Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TUGAS MAPEL PDTO

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Setiap kali putaran penuh 360 derajat pada skala timble micrometer menunjukkan gerakan sepanjang adalah :

a)

0,5 mm

b)

0,05 mm

c)

1 mm

d)

0,1 mm

e)

0,01 mm

2.

Alat untuk mengukur keolengan velg roda / rim wheel adalah :

a)

Dial gauge

b)

Micrometer

c)

Vernier Caliper

d)

Cylinder gauge

e)

Feeler Gauge

3.

Hasil akhir pengukuran diameter silinder adalah 53,54 mm, maka rod dan washer yang digunakan adalah :

a)

Rod 50 mm, washer 3 mm + 1 mm

b)

Rod 50 mm, washer 3 mm + 0,5 mm

c)

Rod 50 mm, washer 2 mm + 1 mm

d)

Rod 50 mm, washer 2 mm + 0,5 mm

e)

Rod 50 mm, washer 1 mm + 1 mm

4.

Penggunaan jangka sorong berikut yang paling tepat berdasarkan nilai ketelitiannya adalah pada pengukuran :

a)

Ketebalan kanvas kopling

b)

Diameter dalam blok silinder

c)

Jarak main (free play) pedal rem

d)

Diameter luar piston

e)

Celah katup

5.

Fungsi utama skala vernier adalah untuk :

a)

Menambah ketelitian pengukuran sampai angka desimal

b)

Mengetahui diameter luar benda kerja silindris

c)

Menyesuaikan panjang suatu benda kerja

d)

Menunjukan angka nominal hasil pengukuran

e)

Mengetahui toleransi ukuran benda kerja

6.

Suatu jangka sorong dengan ketelitian 0,05 mm menampilkan data pengukuran sebagai berikut : "angka 0 skala vernier tepat segaris dengan angka 10 skala utama". Pembacaan tersebut sama dengan :

a)

10,0 mm

b)

0,01 mm

c)

10,10 mm

d)

0,10 mm

e)

10,01 mm

7.

Yang berfungsi sebagai skala utama paada micrometer adalah :

a)

Skala sleeve

b)

Lock nut

c)

Spindle

d)

Rachet

e)

Skala timble

8.

Untuk mengukur diameter luar piston, maka alat ukur yang paling tepat digunakan adalah :

a)

Micrometer

b)

Jangka sorong

c)

Bore Gauge

d)

Dial gauge

e)

Cylinder gauge

9.

Angka ketelitian yang sering dijumpai pada peralatan ukur jangka sorong / mistar geser adalah :

a)

0,02 dan 0,05 mm

b)

0,002 dan 0,005 mm

c)

0,2 dan 0,5 mm

d)

0,0002 dan 0,0005 mm

e)

0,01 dan 0,001 mm

10.

Berikut ini adalah jenis-jenis pekerjaan yang dapat dilakukan oleh dial gauge / jam pengukur, kecuali :

a)

Mengukur diameter luar suatu poros

b)

Mengukur kerataan permukaan bidang datar

c)

Mengukur kerataan serta kebulatan sebuah poros

d)

Mengukur kerataan permukaan dinding silinder

e)

Mengukur keolengan suatu roda/piringan

11.

Fungsi dari skala timble pada micrometer adalah :

a)

Menunjukkan nilai angka desimal hasil pengukuran

b)

Menunjukkan nilai angka nominal hasil pengukuran

c)

Mengunci putaran jika spindle sudah menempel pada benda kerja

d)

Mengatur tekanan pada benda kerja

e)

Berputar mengukuti gerakan dari proses pengukuran

12.

Ukuran standart sebuah piston Toyota Kijang adalah 71,10 mm, maka batas ukur Micrometer yang digunakan untuk mengukur piston tersebut adalah:

a)

50 - 75 mm

b)

0 - 25 mm

c)

25 - 50 mm

d)

25 - 75 mm

e)

75 - 100 mm

13.

Pada saat mengukur diameter silinder jika kita tidak mengetahui tipe mesinnya, alat ukur yang pertama kali digunakan adalah :

a)

Jangka sorong

b)

Feeler gauge

c)

Cylinder bore gauge

d)

Mistar baja

e)

Micrometer

14.

Pada jangka sorong dengan ketelitian 0,05 mm skala verniernya terbagi dalam berapa ruas :

a)

20

b)

25

c)

40

d)

50

e)

10

15.

Setiap ruas pada skala utama inchi jangka sorong nilainya adalah :

a)

1/16 inch

b)

1/24 inch

c)

1/32 inch

d)

1/128 inch

e)

1 inch

16.

Nilai setiap ruas pada skala sleeve mikrometer bagian bawah adalah :

a)

0,5 mm

b)

0,01 mm

c)

0,5 cm

d)

1,0 mm

e)

0,005 mm

17.

Apabila poros micrometer sudah menyentuh permukaan bidang kerja yang diukur maka agar tidak merusak micrometer, maka bagian yang harus diputar adalah :

a)

Ratchet

b)

Skala timble

c)

Spindle

d)

Skala sleeve

e)

Pengunci

18.

Gambar berikut adalah menunjukan hasil pengukuran dengan mistar geser sebesar :

a)

23,75 mm

b)

20,55 mm

c)

22,53 mm

d)

21,55 mm

e)

24,60 mm

19.

Jarum pendek pada dial gauge akan bergerak satu ruas jika jarum panjang bergerak :

a)

1 putaran

b)

2 putaran

c)

3 putaran

d)

4 putaran

e)

½ putaran

20.

Hasil pengukuran diameter silinder di suatu titik tertentu, jarum indikator bergerak ke kanan lebih besar di banding posisi lainnya, maka bagian tersebut :

a)

Keausan lebih kecil

b)

Keausan lebih besar

c)

Ketirusan lebih besar

d)

Dinding silinder tidak rata

e)

Diameternya lebih besar