Font size
WorksheetsAKIDAH AKHLAK - XI MIPA - BAB 9: TAKZIYAH 2
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Kata Takziah secara bahasa berasal dari bahasa Arab yaitu......
تَسَلَّى - يَتَسَلِّي
أرَاحَ - يُرِيْ
عَزَّى -يُعَزِّّى
رَفَّهَ - يُرَفِّهُ
Sedangkan menurut istilah, kata Takziah berarti ..................
berkunjung ke keluarga yang tertimpa musibah dengan maksud dan tujuan agar keluarga yang tertimpa musibah mendapatkan hiburan.
berkunjung ke rumah seseorang yang meninggal dunia dengan maksud dan tujuan agar keluarga yang tertimpa musibah mendapatkan dana amal kematian dan ketabahan hati serta kesabaran dalam menghadapi musibah tersebut sera mendoakan agar yang meninggal diampuni dosa-dosanya selama hidup.
berkunjung ke rumah yang meninggal dunia dengan maksud dan tujuan agar dinilai sebagai pribadi yang mempunyai simpati tinggidan berdoa agar keluarga yang tertimpa musibah mendapatkan hiburan dan ketabahan hati serta kesabaran dalam menghadapi musibah tersebut sera mendoakan agar yang meninggal diampuni dosa-dosanya selama hidup.
berkunjung ke rumah atau keluarga yang meninggal dunia dengan maksud dan tujuan agar keluarga yang tertimpa musibah mendapatkan hiburan dan ketabahan hati serta kesabaran dalam menghadapi musibah tersebut sera mendoakan agar yang meninggal diampuni dosa-dosanya selama hidup.
Berikut ini adalah salah satu Hadist Rasulullah SAW tentang bab Takziah,
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَلِيٍّ الْمَنْجُوفِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ الْحَسَنِ وَمُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اتَّبَعَ جَنَازَةَ مُسْلِمٍ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا وَكَانَ مَعَهُ حَتَّى يُصَلَّى عَلَيْهَا وَيَفْرُغَ مِنْ دَفْنِهَا فَإِنَّه يَرْجِعُ مِنْ الْأَجْرِ بِقِيرَاطَيْنِ كُلُّ قِيرَاطٍ مِثْلُ أُحُدٍ وَمَنْ صَلَّى عَلَيْهَا ثُمَّ رَجَعَ قَبْلَ أَنْ تُدْفَنَ فَإِنَّهُ يَرْجِعُ بِقِيرَاطٍ تَابَعَهُ عُثْمَانُ الْمُؤَذِّنُ قَالَ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ
dari Hadist tersebut dapat disimpulkan bahwa ..................
"Barangsiapa mengiringi jenazah muslim, karena iman dan mengharapkan balasan dan dia selalu bersama jenazah tersebut sampai dishalatkan dan selesai dari penguburannya, maka dia pulang dengan membawa dua qiroth, setiap qiroth setara dengan gunung Uhud. Dan barangsiapa menyolatkannya dan pulang sebelum dikuburkan maka dia pulang membawa satu qiroth".
"Barangsiapa mengiringi jenazah muslim, karena iman dan mengharapkan balasan dan dia selalu bersama jenazah tersebut sampai dishalatkan dan selesai dari penguburannya, maka dia pulang dengan membawa satu qiroth, setiap qiroth setara dengan gunung Uhud. Dan barangsiapa menyolatkannya dan pulang sebelum dikuburkan maka dia pulang membawa dua qiroth".
"Barangsiapa mengiringi jenazah muslim, karena iman dan mengharapkan balasan dan dia selalu bersama jenazah tersebut sampai dishalatkan dan selesai dari penguburannya, maka dia pulang dengan membawa dua qiroth, setiap qiroth setara dengan gunung Tsur. Dan barangsiapa menyolatkannya dan pulang sebelum dikuburkan maka dia pulang membawa satu qiroth".
"Barangsiapa mengiringi jenazah muslim, karena iman dan mengharapkan balasan dan dia selalu bersama jenazah tersebut sampai dishalatkan dan selesai dari penguburannya, maka dia pulang dengan membawa dua qiroth, setiap qiroth setara dengan gunung Uhud. Dan barangsiapa menyolatkannya dan pulang sebelum dikuburkan maka dia pulang membawa dua qiroth".
Bagaimana dasar hukum melaksanakan Takziah ?
Mubah
Wajib
Sunnah
Makruh
Berikut adalah Hadist 5 kewajiban seorang muslim terhadap muslim yang lain ,
وَعَنْ أبي هُريرةَ رَضِي الله عَنْهُ أَنَّ رَسُول الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّمَ قَالَ :
حَقُّ الْمُسْلِمِِ عَلََى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ، رَدُّ السَّلَامِ. وَعِيَادَةُ الْمَرِيْضِ، وَاتِّبَاعُ الجَنَائِزِ، وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ . وتَشْمِيْتُ الْعَاطِسِ
urutan kewajiban seorang muslim terhadap muslim yang lain berdasarkan hadist tersebut adalah ..................
menjawab salam, mengunjungi orang sakit, mengikuti jenazah-jenazah, memenuhi undangan, dan menjawab orang yang bersin.
mengunjungi orang sakit, menjawab salam, memenuhi undangan, mengikuti jenazah-jenazah, dan menjawab orang yang bersin.
menjawab orang yang bersin mengunjungi orang sakit , menjawab salam, mengikuti jenazah-jenazah, dan memenuhi undangan.
memenuhi undangan, menjawab salam, mengunjungi orang sakit, mengikuti jenazah-jenazah, dan menjawab orang yang bersin.
Apa perbedaan pelaksanaan Takziah menurut Imam Nawawi dan Imam Hanafi ?
Imam Nawawi : takziah disunnahkan sebelum dan sesudah dimakamkan
Imam Hanafi : takziah disunnahkan sebelum jenazah dimakamkan dan 3 hari sesudahnya.
Imam Nawawi : takziah disunnahkan sebelum jenazah dimakamkan dan 7 hari sesudahnya.
Imam Hanafi : takziah disunnahkan sebelum dimakamkan
Imam Nawawi : takziah disunnahkan sebelum jenazah dimakamkan dan 3 hari sesudahnya.
Imam Hanafi : takziah disunnahkan sebelum dan sesudah dimakamkan
Imam Nawawi : takziah disunnahkan sebelum jenazah dimakamkan dan 5 hari sesudahnya.
Imam Hanafi : takziah disunnahkan sebelum dan sesudah dimakamkan
Bagaimana bunyi kalimat istirja' itu ? ..............
اللهُ أكْبَرُ
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ
Identifikasi adab Takziah sesuai dengan Syariat Islam !
Mengenakan pakaian berwarna hitam, menghibur keluarga yang ditinggalkan dengan perkataan yang hasan, membawa bingkisan, berusaha mengikuti shalat jenazah dan memakamkannya.
Mengenakan pakaian berwarna putih, menghibur keluarga yang ditinggalkan dengan perkataan yang hasan, membawa sumbangan , berusaha mengikuti shalat jenazah dan memakamkannya.
Mengenakan pakaian yang sopan, menghibur keluarga yang ditinggalkan dengan mengungkit-ungkit kesalahan si mayit, membawa sumbangan , berusaha mengikuti shalat jenazah dan memakamkannya.
Mengenakan pakaian yang sopan, menghibur keluarga yang ditinggalkan dengan perkataan yang hasan, membawa sumbangan , berusaha mengikuti shalat jenazah dan memakamkannya.
Bagaimana praktek shalat jenazah yang benar ?
1. Membaca niat sholat jenazah.
2. Melakukan takbir pertama diikuti dengan membaca surat Al- Fatihah.
3. Melakukan takbir kedua, diikuti dengan membaca surat pendek
4. Melakukan takbir ketiga diikuti dengan membaca doa (Allohummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu........)
5. Melakukan takbir keempat diikuti dengan membaca doa (Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa taftinnaa ba'dahu waghfirlanaa walahu)
6. Mengucap salam.
1. Membaca niat sholat jenazah.
2. Melakukan takbir pertama diikuti dengan membaca surat Al- Fatihah.
3. Melakukan takbir kedua, diikuti dengan membaca sholawat Nabi.
4. Melakukan takbir ketiga diikuti dengan membaca doa (Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa taftinnaa ba'dahu waghfirlanaa walahu)
5. Melakukan takbir keempat diikuti dengan membaca doa (Allohummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu........)
6. Mengucap salam.
1. Membaca niat sholat jenazah.
2. Melakukan takbir pertama diikuti dengan membaca surat Al- Fatihah.
3. Melakukan takbir kedua, diikuti dengan membaca sholawat Nabi.
4. Melakukan takbir ketiga diikuti dengan membaca doa (Allohummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu........)
5. Melakukan takbir keempat diikuti dengan membaca doa (Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa taftinnaa ba'dahu waghfirlanaa walahu)
6. Mengucap salam.
1. Membaca niat sholat jenazah.
2. Melakukan takbir pertama diikuti dengan membaca surat Al- Fatihah.
3. Melakukan takbir kedua, diikuti dengan membaca sholawat Nabi.
4. Melakukan takbir ketiga diikuti dengan membaca doa (Allohummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu........)
5. Melakukan takbir keempat diikuti dengan membaca doa shalat jenazah
6. Mengucap salam.
Hikmah melaksanakan Takziah, yaitu (kecuali) .........
mempererat tali silaturahmi
mengingat kematian dapat datang sewaktu-waktu
keluarga yang ditinggalkan dapat terhibur
mengetahui aib jenazah setelah ikut memandikannya
Definisi secara etimologi dan arti dari Ziarah adalah .............
زار – يزور = masuk
زار – يزور = mampir
زار – يزور = berkunjung
زار – يزور = datang
Identifikasi hukum berziarah kubur !
Sunnah = laki-laki Muslim
Mubah = wanita Muslimah
Haram = laki-laki dan wanita muslim dengan niat selain lillahi ta'ala
Wajib = laki-laki Muslim
Mubah = wanita Muslimah
Haram = laki-laki dan wanita muslim dengan niat selain lillahi ta'ala
Makruh = laki-laki Muslim
Sunnah = wanita Muslimah
Haram = laki-laki dan wanita muslim dengan niat selain lillahi ta'ala
Sunnah = laki-laki Muslim
Makruh = wanita Muslimah
Haram = laki-laki dan wanita muslim dengan niat selain lillahi ta'ala
Suatu hari, Ahmad diajak ayahnya untuk berziarah ke makam kakeknya. Sesampainya di pemakaman, Ahmad menginjak beberapa makam karena tidak ada jalan yang khusus untuk peziarah. Ketika sampai di makam kakeknya, Ahmad bersama ayahnya membaca surat Yasin dengan duduk di plesteran makam lain, bagaimana menurutmu sikap Ahmad dan ayahnya ?
Ahmad dan ayahnya harusnya mencari jalan setapak lain yang bisa dilewati sehingga tidak menginjak makam yang lain.
Ahmad dan ayahnya tidak harus membaca surat Yasin karena sesungguhnya surat apapun dalam Al-Qur'an baik dibaca untuk ahli kubur
Ahmad dan ayahnya dapat berdiri saja atau duduk di tanah bukan menduduki plesteran makam yang lain
Sikap Ahmad dan ayahnya sudah betul.
Bagaimana doa dan salam ketika memasuki pemakaman ?
اِنِّىْ اَسْأَلُكَ فَوْزًا بِالْجَنَّةِ
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، وَعَنْ يَسَارِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
اِنِّىْ اَسْأَلُكَ نَجَةً مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ اْلحِسَابِ
"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati" ,
terjemahan ayat di atas dapat dituliskan ...........
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِنْ قَبْلِكَ الْخُلْدَ
أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ
