WorksheetsPemeliharaan Kelistrikan XI TBSM
Total questions: 12
Worksheet time: 18mins
Komponen yang berfungsi untuk meloncatkan bunga api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar adalah
Coil
CDI
Busi
Pulser
Kiprok\
Setelah dilakukan pemeriksaan pada system pengapian sepeda motor, bahwa busi tidak memercikkan bunga api busi, pernyataan yang benar mengenai pemeriksaan komponen pengapian dibawah ini adalah
melakukan pemeriksaan busi, kabel busi dan coil
pemeriksaan kumparan primer coil dilakukan terlebih dahulu
pemeriksaan Pick Up coil secara visual
memeriksa percikan api listrik pada coil
membersihkan busi, menyetel celah busi sebesar 0,05mm
Pada sistem pengapian terjadi percikan bunga api busi yang kecil. Berapakah tegangan listrik yang seharusnya dihasilkan oleh kumparan sekunder (VS) ignition coil, jika tegangan yang dihasilkan kumparan primer (EP) sebesar 450 V dengan jumlah lilitan kumparan primer (NP) 300 lilitan dan jumlah lilitan kumparan sekunder 12000 lilitan
10.000 volt
15.000 volt
8.000 volt
25.000 volt
30.000 volt
Berikut adalah urutan kerja dalam sistem pengapian yang benar adalah
Baterai – kunci kontak – fuse – resistor – CDI – koil – busi
Baterai – fuse – kunci kontak – CDI – koil – busi
Baterai – fuse – resistor – CDI – koil – busi
Baterai – kunci kontak – CDI – koil – busi
Baterai – kunci kontak – resistor – CDI – koil – busi
Terjadinya percikan bunga api yang kuat antara lain dipengaruhi oleh pembentukan tegangan induksi yang dihasilkan oleh sistem pengapian. Semakin tinggi tegangan yang dihasilkan, maka bunga api yang dihasilkan bisa semakin kuat. Agar diperoleh tegangan induksi yang baik dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini, pernyataan yang tidak sesuai adalah
Pemakaian koil pengapian yang sesuai
Penyetelan celah busi yang tepat
Pemakaian kabel yang tepat
Penyetelan saat pengapian yang sesuai
Pemakaian tingkat panas busi yang tepat
Pada sistem pengapian terjadi percikan bunga api busi yang kecil. Berapakah tegangan listrik yang seharusnya dihasilkan oleh kumparan sekunder (VS) ignition coil, jika tegangan yang dihasilkan kumparan primer (EP) sebesar 450 V dengan jumlah lilitan kumparan primer (NP) 300 lilitan dan jumlah lilitan kumparan sekunder 12000 lilitan
10.000 volt
15.000 volt
8.000 volt
25.000 volt
30.000 volt
Sistem yang berfungsi untuk membakar campuran bahan bakar diruang bakar dengan cara membangkitkan tegangan listrik pada koil sehingga menghasilkan percikan bunga api pada busi pada saat yang tepat merupakan pengertian dari
Sistem starter
Sistem pengisian
Sistem pengapian
Sistem bahan bakar
Menurut sumber arusnya, sistem pengapian sepeda motor dibedaian menjadi dua, yaitu
Sistem pengapian luar dan dalam
Sistem pengapian platina dan CDI
Sistem pengapian biasa dan khusus
Sistem pengapian batrei dan magnet
Peristiwa yang terjadi pada saat sistem pengapian kecepatan tinggi adalah
Terjadi pengajuan pengapian
Terjadi pengajuan pelumasan
Terjadi pengajuan pendinginan
Terjadi pengajuan pengapian
Jelaskan proses kerja sistem pengapian magnet konvensional saat kunci kontak off!
Apa saja yang ada dalam flywheel magnet dan altenator? Bagaimana listrik dapat dihasilkan!
Berikut adalah salah satu penerapan K3 dalam praktek pengapian, kecuali
Membaca aturan
Mencoba coba alat tanpa melihat aturan penggunaan
Melepas aksesoris seperti jam tangan dan cincin logam
Menyediakan alat emergency seperti pemadam kebakaran dan sebagainya
