wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PERBAIKAN PTS 7 SMT 2

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 19mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan model karya sastra berikut ini!


Bila terdapat sumur di ladang

Terbuat berdasarkan daun ilalang

Bila ada umur panjang

Boleh kita saling pandang


Contoh karya di atas tidak dapat disebut pantun yang baik karena...

a)

Tidak mempunyai sampiran.

b)

Berisi sampiran dan syair.

c)

Tidak bersajak ab-ab.

d)

Terdiri dari empat baris pada satu bait.

2.

Perhatikan pernyataan berikut!

Akhirnya, Induk Domba berhasil menyelamatkan anak-anak Domba dari cengkraman Serigala jahat. Serigala itu tewas karena kerakusannya.

Dalam teks fabel, pernyataan tersebut sering digunakan pengarang pada tahap….

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

Resolusi

d)

Koda

3.

Bacalah kutipan fabel berikut ini dengan cermat!

Masalahnya Jiji terlalu tinggi untuk melakukan pekerjaan yang ditawarkan kepadanya. Jiji terlalu tinggi untuk menjadi kondektur bus. Ketika berdiri di dalam bus, ia harus menekuk leher dan itu membuat lehernya nyeri. Ia juga terlalu tinggi untuk menjadi sopir truk. Lehernya terlalu panjang di ruang kemudi. Saat ia tekuk, hidungnya menyentuh kemudi truk.

Kemudian Jiji pergi menemui Kus si tikus. Kus sedang mengecat sebuah rumah. Kus berdiri di sebuah tangga pendek sambil tangannya memegang kaleng cat. Kus kelihatan berat mengecat di situ. Kus berkata anadai saja ia punya teman yang tinggi seperti Jiji, tentu ia tidak akan kesulitan mengerjakannya. Jiji kemudian menawarkan diri untuk membantu Kus. Dia menawarkan diri menjadi tangga untuk Kus.

Dengan gembira Kus menerima tawarannya dan menaiki leher Jiji. Dia memegang kaleng cat dengan mulutnya. Dia merasa nyaman menempel di leher sang jerapah. Dengan mudah si tikus menjangkau tempat-tempat yang sulit. Si tikus mengecat langit-langit. Pekerjaan mereka sangat rapi. Pak Beruang, sang pemilik rumah, sangat suka. Lalu, ia memberi ongkos lebih untuk Kus Tikus dan Jiji Jerapah.

Akhirnya, mulai saat itu Jiji dan Kus bekerja sama sebagai tukang cat di kampung tersebut. Mereka tidak pernah kehabisan pekerjaan. Pekerjaan mereka selalu rapi dan memuaskan sehingga banyak yang menggunakan jasa mereka. Hati mereka senang dan gembira.


Bila ditinjau dari pemberian watak dan penggunaan latarnya, kutipan fabel di atas berjenis

a)

fabel adaptasi

b)

fabel alami

c)

fabel koda

d)

fabel tanpa koda

4.

Semua binatang-binatang yang beradadi hutan rimba itu sangat terkejut sekali ketika menyaksikan Si Ruba menari.

Perbaikan yang tepat terhadap kalimat tidak efektif tersebut adalah …


a)

Semua binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut sekali ketika menyaksikan si Ruba menari.

b)

Semua binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut ketika menyaksikan si Ruba menari.

c)

Semua binatang-binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut ketika menyaksikan Si Ruba menari.

d)

Semua binatang-binatang yang berada di hutan rimba itu terkejut sekali ketika menyaksikan Si Ruba menari.

5.

Kalimat langsung berikut ini yang memiliki struktur kutipan - pengiring adalah…

a)

a. Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing!"

b)

“Pergi dari sini, Tuan!” katanya kepada Belalang tersebut.

c)

“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut. “Anda setidaknya harus menghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!”

d)

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar,” Hai, Pak Tua! Aku juga berhak berada di tempat ini.”

6.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar,” Hai, Pak Tua! Aku juga berhak berada di tempat ini.”

Kalimat tidak langsung yang benar dari kalimat langsung di atas adalah…

a)

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa dia juga berhak berada di tempat itu.

b)

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa aku juga berhak berada di tempat ini.

c)

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa Hai, Pak Tua! Aku juga berhak berada di tempat ini

d)

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa Pak Tua juga berhak berada di tempat ini

7.

Bacalah fabel berikut ini!

Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika Singa sedang tidur, Tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik.

Ia mengaum, “Berani sekali kamu mengganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”

Si Tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”

Sang Singa tertawa keras, “Buat apa sang Raja Hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”

Kata yang tepat untuk melengkapi fabel di atas adalah. . . .

a)

Di, dari, pada

b)

Pada, di, dari

c)

Dari, pada, di

d)

Di, dari, dari

8.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya pohon yang akarnya menjulai. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan yakin diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu. Dengan demikian rakyatnya bisa menyeberang.

Kalimat yang mengandung kata hubung urutan waktu pada kutipan fabel di atas adalah …

a)

kalimat pertama

b)

kalimat kedua

c)

kalimat ketiga

d)

kalimat keempat

9.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar,” Hai, Pak Tua! Aku juga berhak berada di tempat ini.”

Kata seru yang digunakan dalam kalimat di atas adalah…

a)

berisik

b)

hai

c)

kasar

d)

lebih keras

10.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Si Semut semakin sombong dan terus berkata demikian kepada semua hewan yang ada di hutan. Sampai pada suatu hari, si Semut terjebak dalam lumpur. Si Semut tidak tahu kalau ia berjalan di atas lumpur hidup yang bisa menarik dan menelannya ke dalam lumpur tersebut. Ia tidak tahu juga kalau akan segera mati.

Kalimat yang mengandung kata sifat pada kutipan fabel di atas adalah …

a)

kalimat pertama

b)

kalimat kedua

c)

kalimat ketiga

d)

kalimat keempat

11.

1. Perhatikan kalimat-kalimat berikut!

a) Kelinci tertidur dan akhirnya Kura-kura menang

b) Kelinci yang sombong mengejek Kura-kura yang jalannya lambat

c) Ketika lomba di mulai Kelinci lari dengan cepat dan jauh meninggalkan ura-kura

d) Kura-kura menantang Kelinci untuk lomba lari

e) Kelinci yang sombong yakin kalau dia pasti menang

f) Karena Kelinci merasa Kura-kura sangat jauh ia beristirahat di bawah pohon

Urutan yang tepat agar kalimat-kalimat diatas menjadi sebuah fabel singkat adalah….

a)

b- d-e-c-f-a

b)

b-e-d-f-c-a

c)

a-b-d-f-c-e

d)

b-d-c-e-f-a

12.

Pada suatu sore di musim panas yang hangat, Burung Hantu tua tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang yang bersantai di dekat lubang pohon itu mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.

Latar waktu terjadinya peristiwa dalam teks cerita di atas diungkapkan dengan cara

a)

implisit

b)

eksplisit

c)

tidak langsung

d)

pembaca menyimpulkan kemauan pengarang

13.

Pada suatu musim panas yang hangat, matahari merangkak di ufuk barat. Burung Hantu tua tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang yang bersantai di dekat lubang pohon itu mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.

“Pergi dari sini, Tuan!” katanya kepada Belalang tersebut. “Anda setidaknya harus menghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut sang Burung Hantu tua itu.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak berada di tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik.

Watak keras kepala Belalang pada kutipan di atas diungkapkan melalui…


a)

dialog tokoh

b)

penggambaran fisik

c)

komentar/narasi penulis

d)

penggambaran tindakan tokoh

14.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

“Harimau yang baik, jangan kau makan aku, tubuhku yang kecil pasti tak akan mengenyangkanmu.”

“Aku tak perduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini”, Ujar Si Harimau. Angin tiba-tiba berhembus lagi, kriet kriet. “Suara apa itu?” Tanya Harimau penasaran.

Perbaikan ejaan dan tanda baca yang tepat pada kalimat kedua kutipan di atas adalah …


a)

“Aku tak perduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini.” ujar Si harimau.

b)

“Aku tak peduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini,” Ujar si Harimau.

c)

“Aku tak perduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini.” Ujar Si Hariamu.

d)

“Aku tak peduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini.” ujar si Harimau.

15.

Simak kutipan teks fabel berikut!

Di sebuah padang rumput di Afrika seekor singa sedang menyantap makanan. Tiba-tiba seekor burung elang terbang rendah dan menyambar makanan milik singa. Sang raja hutan itu sangat marah sehingga memerintahkan seluruh binatang untuk berkumpul dan menyatakan perang terhadap bangsa burung.

“Mulai sekarang segala jenis burung adalah musuh kita. Usir mereka semua, jangan di sisakan!” kata sang raja hutan. Binatang-binatang setuju sebab mereka merasa telah di perlakukan sama oleh bangsa burung.

Kesalahan penggunaan awalan di- terdapat pada kata- kata . . . .

a)

di sebuah dan di Afrika

b)

di perlakukan dan di Afrika

c)

di sisakan dan di perlakukan

d)

di sebuah dan di perlakukan

16.

Penulisan kalimat langsung yang benar adalah …

a)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! teriak Si Semut.”

b)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” Teriak Si Semut.

c)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! Teriak Si Semut.”

d)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” teriak si Semut.

17.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya pohon yang akarnya menjulai. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan yakin diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu. Dengan demikian rakyatnya bisa menyeberang.

Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …

.

a)

Melakukan sesuatu harus sesuai dengan keinginannya.

b)

Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya

c)

Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun

d)

Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil

18.

Sementara menunggu kedatangan Lutung, Tikus-tikus itu menutupi tubuh Penyu dengan tubuh mereka sendiri. Mereka menari-nari sambil bersyair, “Mari kita ikuti gembira ria … bersama sang Lutung yang jenaka … yang berhasil menipu Raja Rimba …yang mengira betul ada penyu, padahal hanya kita yang ada …”

Lutung yang datang bersama Harimau sangat heran, di manakah Penyu? Mendengar syair Tikus-tikus, Harimau pun menjadi marah karena merasa ditipu.

“Mana Penyu yang kau katakan itu?” geramnya.

Kemudian, Lutung itu diterkam oleh Harimau, dibawa lari ke dalam hutan.


Dalam struktur fabel, kutipan teks cerita fabel di atas merupakan bagian ….

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

19.

Walupun sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena aktivitas mereka yang berbeda, mereka masih bisa sering bertemu. Selama ini sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan sang Elang lebih banyak terbang. Namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, sang Kura-kura.

Tema kutipan fabel di atas adalah…


a)

perhatian

b)

percintaan

c)

persaudaraan

d)

persahabatan

20.

Perhatikan penggalan cerita fabel berikut!

Di keheningan malam Kura-kura nampak tidur pulas bersama Katak sahabat baiknya. Sudah dua bulan ini Kura-kura sakit dan sahabatnya dengan setia mendampinginya.

Penggalan orientasi cerita fabel di atas diungkapkan dengan variasi . . .

a)

Diawali dengan deskripsi latar

b)

Diawali dengan latar masa lalu

c)

Diawali dengan perubahan latar

d)

Diawali dengan latar dan kegiatan tokoh

21.

Pada suatu musim panas yang hangat, matahari merangkak di ufuk barat. Burung Hantu tua tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang yang bersantai di dekat lubang pohon itu mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.

“Pergi dari sini, Tuan!” katanya kepada Belalang tersebut. “Anda setidaknya harus menghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang.” lanjut sang Burung Hantu tua itu.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar,” Hai, Pak Tua! Aku juga berhak berada di tempat ini.”

Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik.

Watak tokoh Belalang yang tergambar pada bagian bercetak tebal dalam kutipan teks fabel di atas adalah….

a)

tenang

b)

tidak suka tidur

c)

saling menghormati

d)

tidak punya sopan santun

22.

Berikut ini gurindam yang sempurna sesuai dengan ciri-cirinya adalah….

a)

Jika ingin sebagai mulia

Ingatlah selalu menjadi baik

b)

Buah duku butir durian

Durian matang enak sekali

c)

Jika ingin jadi anak pintar

Lakukan selalu rajin belajar

d)

Buah duku butir durian

Hanya kamu kesayangan

23.

Perhatikan pantun berikut ini!


Ambillah kapas menjadi benang

Ambillah benang menjadi kain

Kalau kamu ingin dikenang

Berbuat baiklah kepada orang lain

Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan, maka pernyataan yang salah adalah ….

a)

Larik 1 dan 2 menggunakan kalimat ajakan

b)

Larik 1 dan 2 menggunakan kalimat perintah

c)

Larik 3 dan 4 bila digabungkan merupakan kalimat majemuk

d)

Larik 3 dan 4 merupakan kalimat saran dengan pola hubungan syarat

24.

Perhatikan pantun berikut!


Jalan-jalan ke kota Paris

Lihat rumah berbaris-baris

Biarpun mati di ujung keris

Asal dapat si hitam manis


Komentar yang tepat tentang bentuk pantun tersebut adalah...


a)

Isi pentun ini tidak baik untuk ditiru

b)

Mana mungkin bahagia apabila mati

c)

Pantun ini perlu diubah sampirannya.

d)

Pantun ini belum sempurna karena belum bersajak silang

25.

Faras sangat gembira. Sepeda yang ia impikan selama ini menjadi kenyataan. Sepeda itu, hadiah dari Ibu karena ia mendapat peringkat di kelas.

Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....


Select one:

a)

Raja buah si raja pisang

Sedap disantap di kala senja

Riang hati bukan kepalang

Sepeda impian di depan mata

b)

Kota Jambi kota beradat

Tempat tinggal sanak saudara

Mari kita belajar giat

Supaya kelak tidak sengsara

c)

Buah duku buah durian

Dibeli ibu di pasar kenari

Senang hati dapat undian

Seperti mimpi siang hari

d)

Ke Selat beli ikan selar

Beli juga tempoyak durian

Jika kita rajin belajar

Prestasi tinggi mudah diraih

26.

Berikut ini pantun nasihat berkaitan dengan wabah corona yang benar sesuai ciri-cirinya adalah...

a)

corona datang semua resah

membikin hati gunda-gulana

semua warga paniklah sudah

menjaga diri dari corona

b)

Bila ingin terhindar dari corona

Jagalah kebersihan di mana-mana

c)

Ibu berbelanja di pasar Jogja

Membeli baju juga celana

Sabarlah tinggal di rumah saja

Agar terhindar dari corona

d)

Berjalan-jalan bersama Asih

Menyeberang jalan ketemu Paina

Biasakan selalu hidup bersih

Agar terhindar dari corona

27.

Perhatikan pantun-pantun berikut ini!

Elok rupanya kumbang jati, 1)

dibawa titik pulang petang. 2)

Tidak terkata besar hati, 3)

melihat ibu sudah datang. 4)

Daging dipotong berkerat-kerat, 5)

dicuri seekor kucing manja. 6)

Tekun belajar memang berat, 7)

tapi kelak terasa manfaatnya. 8)

Struktur sampiran teks pantun tersebut terdapat pada nomor . . . .

a)

1), 2), 4), dan 8)

b)

3), 4), 7), dan 8)

c)

1), 2), 5), dan 6)

d)

3), 4), 5), dan 8)

28.

Perhatikan gurindam berikut ini!

Sebelum bekerja pikir dahulu

Agar pekerjaan selamat selalu


Isi dari gurindam tersebut adalah…

a)

Bekerjalah sesuka hati kita

b)

Bekerjalah sesuai dengan kemampuan kita

c)

Jangan bekerja terlalu pilih-pilih, yang penting mendapatkan pekerjaan.

d)

Jangan sembarangan memilih suatu pekerjaan,agar kita tidak terperosok karena pekerjaan yang salah.

29.

Perhatikan syair berikut ini!

Wahai ananda intan pilihan

Berterus terang janganlah segan

Apa yang benar engkau katakan

Apa yang salah engkau tunjukkan


Isi dari syair tersebut adalah …

a)

Agar anak jangan malu-malu.

b)

Agar kita tidak durhaka pada kedua orang tua.

c)

Agar kita berterus terang. Katakan salah jika salah, katakan benar jika benar.

d)

Agar anak selalu jujur kepada semua orang, berkata tidak bohong agar selalu selamat dunia akhirat.

30.

Perhatikan kutipan pantun berikut !

Sungguh indah pulau Pinang,

banyak kolam juga taman.

Tempat yang pas untuk berenang,

melihat bunga yang tumbuh di taman.

Kesalahan yang terdapat dalam kutipan pantun tersebut adalah ....

a)

Tidak memiliki isi

b)

Tidak memiliki sajak

c)

Tidak memiliki tema

d)

Tidak memiliki sampiran

31.

Cermati pantun rumpang berikut!

Budaya bangsa disanjung-sanjung,

pakai batik tidaklah malu.

[ . . . . ]

agar bangsa dihormat selalu.

Larik tepat untuk melengkapi isi pantun tersebut adalah . . .

a)

Ada kucing belajar terbang,

b)

Kejarlah cita-cita setinggi gunung,

c)

Laku dijaga adat di junjung,

d)

Terbang tinggi dengan burung elang,

32.

Perhatikan pantun berikut!

Rumput jadi rakit sederhana

Ringan ada di air tengah

[…] (1)

[…] (2)

Larik yang tepat untuk melengkapi pantun rumpang tersebut adalah .…

a)

(1) Meskipun sedikit harta

(2) Jangan lupa bersedekah

b)

(1) Bila kamu rajin belajar

(2) Prestasi pasti akan diraih

c)

(1) Jika ingin masuk surga

(2) Mari kita tebalkan iman

d)

(1) Untuk dapat raih nikmat

(2) Kerja keras dan ibadah

33.

Perhatikan larik-larik pantun berikut!

1).Mendapat kawan senang rasanya

2).Bila dimasak dan dimakan

3).Tentu boleh kita berkenalan

4).Ikan laut enak rasanya

Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . .

a)

1 – 3 – 2 – 4

b)

4 – 3 – 2 – 1

c)

2 – 3 – 1 – 4

d)

4 – 2 – 1 – 3

34.

Perhatikan teks pantun berikut !

Ayo kita belanja ke pasar Selasa 1)

untuk membeli ikan dan beras 2)

Ayo kita belajar bersama-sama 3)

menghadapi ulangan kenaikan kelas 4)


Struktur isi teks pantun tersebut terdapat pada nomor ....

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

1 dan 3

35.

Kalau ada sumur di ladang,

.....

.....

Bolehlah kita berjumpa lagi.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi larik kedua dan ketiga pantun di atas adalah ….

a)

Bolehlah kita menumpang mandi.

Kalau ada umurku panjang,

b)

Bolehlah kita menimbanya

kalau ada uang banyak

c)

Kita boleh mandi sambil berlari

Kalau sedang bermain di ladang

d)

Kita akan mandi bersama

Kalau kita mempunyai umur yang panjang

36.

Bacalah dengan cermat Syair berikut ini!

Seorang Putri hidup sendiri

Berjuang makmur di suatu negeri

Sepi sebab keluarga pergi

Namun Pencipta ada menemani


Pantun yang memiliki makna yang sama dengan syair tersebut adalah ....

a)

Laut merah semerah bara

Api mentari laksana api

Walau Tuan sebatang kara

Yakin Tuhan melindungi

b)

Lurus jalan ke Payakumbuh

Kayu jati bertimpal jalan

Di mana hati takkan rusuh

Ibu mati bapak berjalan

c)

Hidup telah sebatang kara

Tiada punya sanak saudara

Namun tiada usah merana

Karena ada Yang Maha Esa

d)

Seorang Putri hidup sendiri

Bertahan terus di suatu negeri

Tiada satu pun sebagai teman

seorang setia sebagai idaman

37.

Bacalah dengan cermat puisi rakyat berikut ini!


Usaha yang selalu ada

dapat mengubah nasib sengsara

karena Tuhan pemberi segala

selalu mendengar doa dan pinta


Alasan yang tidak tepat untuk menggolongkan puisi di atas sebagai syair dan membedakannya dengan puisi rakyat yang lain adalah...

a)

baitnya terdiri atas empat baris

b)

rima akhir (sajak) berpola a-a-a-a

c)

setiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata

d)

terdiri dari sampiran dan isi

38.

Perhatikan larik-larik pantun berikut!

Ikan laut enak rasanya

Bila dimasak dan dimakan.

Mendapat kawan senang rasanya

Tentu boleh kita berkenalan.

Variasi bentuk (larik yang bisa menggantikan) sampiran kutipan pantun tersebut yang lebih tepat adalah . . .

a)

Indahnya dunia persahabatan,

Selamanya tak kan terlupakan.

b)

Makan garut enak sarinya

Oleh-oleh dari berjalan-jalan

c)

Beli duku di pasar minggu,

Jangan lupa membeli baju.

d)

Lihatlah awan biru warnanya,

Ramai berarak seolah temannya.

39.

Perhatikan pantun berikut ini!


Ambillah kapas menjadi benang

Ambillah benang menjadi kain

Kalau kamu ingin dikenang

Berbuat baiklah kepada orang lain

Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan, maka pernyataan yang salah adalah ….

a)

Larik 1 dan 2 menggunakan kalimat perintah

b)

Larik 3 dan 4 merupakan kalimat saran dengan pola hubungan syarat

c)

Larik 1 dan 2 menggunakan kalimat ajakan

d)

Larik 3 dan 4 bila digabungkan merupakan kalimat majemuk

40.

Rindu Dendan

Beta menunggu tidak tersabar,

Dalam hati berdebar-debar,

Rasa rindu tidak terkhabar,

Bila bersua tersenyum lebar.

Di DWI Maya beta khabarkan,

Rindu di hati beta luahkan,

Khabar tersusun beta tuliskan,

Untuk dikongsi bersama rakan.

Warkah abang sudahlah tamat,

Rindu di hati terlalu amat,

Cinta abang di hati tersemat,

Syaaban 1424 tamat.


Syair tersebut bertema …

a)

Ketuhanan adalah segalanya.

b)

Kemanusiaan menjadi maya dalam hati.

c)

Cinta tanah air diperjuangkan hingga tamat.

d)

Cinta kasih mempererat kedamaian hati.