wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KELAS 9 AGAMA BUDDHA

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan pernyataan di bawah ini

1 Nanda memberi makan, minuman serta tempat tinggal untuk kucing kucing liar di halamannya

2 Sujatta rajin ke vihara setiap hari Minggu, tak lupa dia juga melakukan dana paramitta

3 Metta mengakui kesalahan kepada ibu karena tidak sengaja telah memecahkan vas bunga di teras

4 Bodhi menasehati Lobhi agar segera pulang dari sekolah karena hujan akan turun dengan deras

5 Cincca pergi ke dokter untuk berobat karena sudah dua hari demamnya tidak segera reda.

Perilaku yang sesuai dengan pelaksanaan dari sila yang keempat Pancasila Buddhis di tunjukkan pada nomor ....

a)

1 dan 2

b)

3 dan 4

c)

1 dan 5

d)

2 dan 4

2.

Andi mengharapkan semua makhluk hidup berbahagia dan cenderung untuk membantu orang lain yang menderita. Perilaku Andi merupakan salah satu contoh pelaksanaan Pancadhamma, yaitu ....

a)

cinta kasih - welas asih (metta karuna)

b)

mata pencaharian benar (samma ajiva)

c)

pengendalian diri (kama samvara)

d)

kejujuran (sacca)

3.

Bodhi diajak Andi mengikuti kompetisi game online, sementara Dani mengajaknya mengikuti latihan Pabbajja Samanera. Kemudian Bodhi memutuskan mengikuti latihan Pabbajja Samanera setelah mempertimbangkan dengan baik keuntungan maupun kerugiannya. Makna yang dapat diambil dari narasi di atas adalah bahwa dalam pergaulan kita harus memiliki sikap ....

a)

pengendalian diri

b)

percaya diri

c)

rendah hati

d)

tanggung jawab

4.

Nanda adalah salah satu remaja yang kurang pergaulan. Nanda memiliki teman bernama Jothi. Jothi mengajaknya ikut bergabung dalam sanggar seni Buddhis di viharanya. Ia juga mengajaknya ikut bergabung dalam tim bola basket di sekolahnya. Semenjak berteman dengan Jothi, Nanda tidak lagi menjadi anak yang kuper, sekarang dia bisa diterima dengan baik di lingkungannya.

Nilai positif yang dapat diperoleh dari pergaulan remaja tersebut adalah ....

a)

Melalui usaha sendiri yang berlandaskan pada ketrampilan dan kesungguhan hati akan membawa pada kebahagiaan.

b)

Seseorang yang masih muda yang memiliki pengendalian diri, dia tidak akan tergoda oleh kesenangan duniawi

c)

Bergaul dengan sahabat yang baik akan membawa kita pada kebahagiaan, percaya diri dan kemajuan batin.

d)

Berbicara atau berbuat sesuai dengan pikiran baik maka kebahagiaan akan mengikutinya.

5.

Vassa adalah masa menetapnya bhikkhu dan bhikkhuni di vihara selama kurun waktu tiga bulan pada musim hujan. Mereka tidak membunuh serangga atau melukai tanaman- tanaman selama kurun waktu tersebut. Yang dilakukan Buddha ketika bervassa pada tahun pertama adalah ....

a)

Berdiam di Taman Rusa Isipatthana membabarkan khotbah Dhammacakkapavatana Sutta

b)

Buddha menempati janji kepada Raja Bimbisara, menunjuk Sariputta dan Mogalana sebagai siswa utama

c)

Buddha mengijinkan Ratu Mahaprajapatti Gautami bersama kelimaratus wanita menjadi bhikkhuni

d)

Ratu Khema dari Maghada menjadi bhikkhuni dan kemudian ditunjuk sebagai salah satu dari siswi bhikkhuni utama

6.

Buddha memiliki siswa utama yaitu Sariputra dan Monggalana. Dalam pencarian kebenaran sejati mereka berdua pernah berguru kepada Sanjaya. Mereka tidak puas kemudian memutuskan untuk meninggalkan gurunya dan sepakat untuk mencari guru yang tepat. Mereka saling berjanji bila salah satu menemukan kebenaran sejati maka mereka wajib saling memberi tahu. Akhir kisah mereka bertemu dengan Bhikkhu Asajji dan akhirnya mencapai kesucian. Sebelum tidur Sariputta dan Moggalana berusaha menghadapkan kepalanya ke arah Bhikkhu Asajji maupun ke arah Buddha. Keteladanan yang dapat dipetik dari Kisah Sariputra dan Monggalana adalah ....

a)

dua petualang sejati tanpa kenal lelah

b)

orang yang menjaga persahabatan

c)

dua siswa utama Sang Buddha

d)

rendah hati dan menghormati gurunya

7.

Perhatikan langkah-langkah meditasi berikut ini !

(1) Bersikap anjali dengan mengucapkan tekad untuk bermeditasi lalu kedua tangan diletakkan dipangkuan.

(2) Kedua kaki dalam posisi bersila, badan tegak lurus tetapi rileks

(3) Mata dipejamkan, tarik napas panjang pelan-pelan dari lubang hidung lalu keluarkan pelan-pelan melalui mulut.

(4) Setelah rileks bernapas biasa, yaitu masuk keluar napas melalui lubang hidung kemudian bayangkan saat ini sedang duduk dihadapan Buddha.

(5) Konsentrasikan pikiran pada Buddha lalu merenungkan sifat-sifat luhur Buddha.

Urutan langkah-langkah yang benar dalam melaksanakan meditasi dengan objek perenungan sifat luhur Buddha ditunjukkan pada nomor ....

a)

1, 2, 3, 4, 5

b)

2, 1, 3, 4, 5

c)

3, 2, 1, 4, 5

d)

2, 1, 4, 3, 5

8.

Kamachanda merupakan rintangan batin yang menghambat perkembangan pikiran dalam meditasi. Kamachanda muncul apabila pikiran memperhatikan objek yang indah tanpa disertai kebijaksanaan. Kamachanda dapat dilenyapkan dengan cara ....

a)

meditasi dengan objek yang indah

b)

meditasi dengan objek yang menjijikkan

c)

mengembangkan cinta kasih

d)

merenungkan sifat-sifat luhur Buddha

9.

Bhikkhu Ananda pergi ke Kusinara untuk mengumumkan kepada Suku Malla bahwa Buddha sudah Parinibbana. Ketika mendengar pengumuman itu, warga Suku Malla merasa sedih dan berduka. Mereka mengumpulkan semua wangi-wangian, bunga, dan alat musik dari Kusinara ke Hutan Sala.

Dari narasi di atas, hal yang akan dilakukan Suku Malla untuk menghormat jenazah Buddha adalah ....

a)

mengajak semua warga melihat jenazah Buddha

b)

menaburkan wangi-wangian bunga, menyanyi disertai tabuhan musik

c)

menangis untuk menunjukkan kesedihan

d)

duduk di dekat jenazah sambil menangis

10.

Sukaramanddava merupakan makanan istimewa yang disajikan Cunda untuk Buddha. Selesai makan Buddha meminta Cunda untuk mengubur sisa makanan tersebut karena hanya perut Buddha yang mampu mencernanya. Sukaramanddava adalah jenis makanan yang terbuat dari ....

a)

tepung beras yang dicampur dengan madu

b)

bubur yang dicampur dengan dadih susu

c)

jamur yang dimasak dengan sayuran segar

d)

jamur yang dicampur dengan daging lunak

11.

Buddha bersabda: “Semua bentuk perpaduan di dunia ini adalah tidak kekal. Berjuanglah dengan sungguh-sungguh untuk mencapai kebebasan sejatimu”.

Syair di atas jika dikaitkan dengan kewajiban pelajar mengandung makna bahwa belajar harus ....

a)

atas kehendak orang tua

b)

serius dan bertanggung jawab

c)

dipengaruhi lingkungan

d)

meraih prestasi dan kemenangan

12.

Buddha Parinibbana di bawah pohon Sala Kembar. Pada saat itu terjadilah gempa bumi, namun tidak menimbulkan bencana karena pengaruh kebajikan yang luar biasa dari Buddha. Makna dari peristiwa tersebut adalah ....

a)

tanda penghormatan para siswanya

b)

sebagai bentuk penghormatan alam kepada Buddha

c)

sebagai ungkapan pesan terakhir Buddha

d)

sebagai ungkapan terima kasih

13.

Dalam kitab suci Dhammapada syair 257 Buddha bersabda; “Orang yang mengadili orang lain dengan tidak tergesa-gesa, bersikap adil dan tidak berat sebelah, yang senantiasa menjaga kebenaran, pantas disebut orang adil”.

Inti dari nasihat tersebut adalah ....

a)

bersikap adil dalam mengambil kebijakan

b)

perlu waktu yang lama dalam memutuskan masalah

c)

kebenaran harus membutuhkan pengorbanan

d)

keadilan perlu dukungan orang banyak

14.

Dalam Culasila Digha Nikaya dituliskan “Petapa Gotama adalah seorang yang menjauhi merusak benih dan hasil panen. Beliau makan sekali sehari dan tidak makan pada waktu malam, menjahui makan pada waktu yang salah.“

Penerapan dari nasihat tersebut yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah ....

a)

memanfaatkan lingkungan secara maksimal

b)

menanam semua jenis tanaman pada satu lahan

c)

merawat, menjaga dan melestarikan lingkungan

d)

makan sesuai dengan keinginannya

15.

Buddha mengangkat YA Sariputta dan YA Moggalan sebagai siswa utama. Buddha juga mengangkat Bhikkhuni Khema dan Uppalavana sebagi siswa utama wanita. Makna dari narasi tersebut adalah ....

a)

pria dan wanita bisa mencapai tingkat kesucian

b)

laki-laki dan perempuan memiliki kewajiban yang sama

c)

Bhikkhu dan bhikkhuni memiliki tugas yang sama

d)

Buddha menjunjung tinggi persamaan gender

16.

Buddha menerima permohonan YA Ananda untuk mentahbiskan Maha Pajjapati Gotami berserta 500 wanita menjadi bhikkhuni. Alasan Buddha menerima perempuan menjalani kehidupan tanpa berumah tangga adalah ....

a)

merasa berhutang budi karena Pajjapatti telah merawat Pangeran Siddharta sejak kecil

b)

merasa kasihan karena Pajjapatti dan 500 wanita telah mengikuti Buddha hingga kakinya terluka

c)

laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam mencapai kesucian

d)

permohonan tersebut diajukan oleh YA Ananda selaku pembantu tetap Buddha

17.

Toni suka mengganggu teman-teman wanita. Perbuatan Toni merupakan perbuatan yang tidak baik. Sebagai teman yang baik, sikap yang seharusnya kita lakukan yaitu ....

a)

membiarkannya agar tidak bertengkar dengan Toni

b)

menegur dan mengingatkan perbuatan tersebut tidak baik

c)

ikut menyoraki dan memberikan semangat kepada Toni

d)

menegur dan memarahi Toni di depan teman- teman satu sekolah

18.

Raja Jigme Singye Wangcaok adalah raja Bhutan periode 1972 s.d 2006. Ia memberlakukan laarangan merokok diseluruh negeri dan melarang impor kantung plastik.Bhutan terkenal sebagai negara yang paling damai dan bahagia di dunia. Keteladanan yang dapat diterapkan dari tokoh tersebut adalah ....

a)

pola hidup sederhana dan hemat

b)

memimpin tanpa kekerasan

c)

disiplin dalam mengambil kebijakan

d)

kepedulian terhadap lingkungan hidup

19.

Perhatikan kutipan syair kitab Dhammapada Sukha Vagga berikut ini :“Kemenangan menimbulkan kebencian dan yang kalah hidup dalam penderitaan. Setelah dapat melepaskan diri dari kemenangan dan kekalahan maka orang yang penuh damai hidupnya akan bahagia”

Perilaku umat Budha yang mencerminkan isi kutipan Dhammapada tersebut di atas adalah ....

a)

mencapai kemenangan dengan cara membenci dan mengalahkan musuh

b)

agar hidup bahagia harus mengalahkan lawan dengan berbagai strategi

c)

batin tetap seimbang bila mencapai kemenangan maupun mengalami kekalahan

d)

mengumpulkan dukungan dengan cara memanfaatkan kelemahan orang lain

20.

Pada jaman Buddha, suku Koliya dan Suku Sakya bertikai memperebutkan air sungai Rohini untuk mengairi ladang mereka. Kedua suku itu saling mengejek sehingga timbul pertikaian dan saling pukul. Pertikaian itu meluas dan menjadi semakin sengit. Melalui kekuatan batin Sang Buddha melihat peristiwa pertikaian itu. Buddha mendamaikan pertikaian ini dengan cara menasehati kedua suku agar membagi dua aliran air sungai Rohini.

Cara menyelesaikan masalah yang dapat kita teladani dari kisah tersebut dengan cara .....

a)

perdebatan yang sengit

b)

voting suara terbanyak

c)

keputusan pemimpin

d)

musyawarah mufakat