wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LES UN SOSIOLOGI

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Booming ekonomi pariwisata di Bali berdampak pada perubahan social. Salah satunya dapat dibuktikan dalam bidang seni. Dengan mengamati lebih seksama, saat ini kegiatan berkesenian tidak lagi seni untuk mengolah rasa tetapi bertujuan mendulang emas dan dolar. Pada masa lalu, kegiatan menari dilakukan secara mengayah atau sukarela sebagai bakti pada Tuhan Yang Maha Esa pada acara-acara keagaamaan atau pada acara pancayadnya lainnya. Kini setiap dedikasi bernilai dan dihargai dengan sejumlah uang. Penari, tukang tabuh, maupun seniman lainnya menuntut bahkan mematok harga sebagai imbalan atas jerih payah mereka dengan sejumlah uang (Jurnal Mudra : Swandi, 2017). Berdasarkan ilustrasi di atas maka dampak terhadap perubahan social pada mentalitas masyarakat local adalah….

a)

Nilai komunal immaterial menjadi individualis komersil

b)

Nilai tradisonal berubah menjadi nilai modern.

c)

Perkembangan teknologi, komukinasi, dan informasi

d)

Nilai religious berubah menjadi nilai sekuler

e)

Posisi tawar semakin meningkat di dunia internasional.

2.

Perkembangan gadget dari tahun ke tahun terjadi peningkatan kemajuan teknologinya. Gadget salah satunya berfungsi menghubungkan warga masyarakat yang satu dengan yang lainnya tanpa mengenal batas. Hal ini mendorong warga masyarakat untuk selalu mengikuti perkembangan ataupun perubahannya. Sebagaian masyarakat mengikuti perkembangan gadget disesuaikan dengan kebutuhan kerja yang semakin menuntut penggunaan teknologi canggih. Sebagaian masyarakat yang lain hanya sekedar ingin menunjukkan kemampuan membeli, ingin dianggap modern, tidak ingin ketinggalan jaman, dan lain-lain yang tidak berkaitan dengan pekerjaan. Berdasarkan ilustrasi tersebut di atas maka dampak perubahan social pada mentalitas warga masyarakat local adalah….

a)

konsumerisme karena tidak untuk mendukung pekerjaan

b)

realistis karena dibutuhkan untuk berkomunikasi dengan orang lain

c)

praktis karena penggunaannya disesuaikan dengan keperluan pekerjaan

d)

frustasi, minder, stress jika tidak mampu mengikuti perkembangan teknologi

e)

kreatif karena mampu menggunakan teknologi sesuai dengan perkembangannya

3.

Tari Angguk dari Kulon Progo terlahir sebagai dampak pengolahan aspek sosial, budaya dan sejarah yang tumbuh dan berkembang di masyarakat. Mengusung sejumlah nilai-nilai tertentu termasuk sebagai sarana interaksi masyarakat dan hiburan. Terlahir sebagai respon terhadap beragam unsur yang ada saat itu hingga terbentuklah suatu tarian sebagai salah satu identitas dari kebudayaan Kabupaten Kulon Progo. Istilah “Angguk” diambil dari gerakan yang paling mendominasi pada tarian yakni mengangguk-anggukan kepala. Gerakan tarian hingga Kostum yang dikenakannya pun tidaklah terlepas dari unsur-unsur yang ikut membentuk sejarahnya. Terinspirasi oleh gerakan dan seragam dari Serdadu Belanda. Tari Angguk tercipta sebagai tarian pergaulan dikalangan remaja yang terutama digelar sehabis musim panen sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan. Seiring dengan perkembangan dunia pariwisata yang didukung dengan kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi, maka Tari Angguk yang nyaris punah kembali memiliki eksistensi. Berdasarkan ilustrasi tersebut maka bentuk kepemilikan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat komunitas adalah….

a)

konservasi dan pelestarian sumber daya alam

b)

pengembangan pengetahuan dan kebudayaan local

c)

pengembangan kreatifitas keterampilan lokal

d)

penggunaan mekanisme pengambilan keputusan

e)

penanaman dan pelestarian nilai-nilai local

4.

Hutan mangruv sangat bermanfaat untuk menjaga ekosistem pantai. Untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, maka hutan mangruv di kelola sebagai tempat wisata. Agar pengunjung tertarik maka disediakan sejumlah jembatan agar warga masyarakat dapat memasuki hutan tersebaut dengan aman. Di sediakan spot-spot swafoto yang menarik bagi para pengunjung. Tak lupa wisata air berupa layanan kapal dan restoran/rumah makan. Berdasarkana ilustrasi tersebut maka bentuk kepemilikan local sebgai sarana pemberdayaan komunitas local adalah….

a)

konservasi dan pelestarian sumber daya alam

b)

pengembangan pengetahuan dan kebudayaan local

c)

pengembangan kreatifitas keterampilan lokal

d)

penggunaan mekanisme pengambilan keputusan

e)

penanaman dan pelestarian nilai-nilai local

5.

Seorang anak yang lahir dari keluarga yang kaya. Ia mendapatkan limpahan kasih sayang orang tuanya berlebihan bahkan cenderung di manja. Segala permintaannya selalu dituruti. Ia tidak pernah diberi tugas membantu pekerjaan di rumah karena semua sudah dikerjakan oleh beberapa pembantu.

Berbeda dengan seorang anak yang lahir dari lingkungan keluarga yang kurang. Setiap ia memiliki keinginan maka orang tuanya selalu membujuknya untuk bersabar. Bersabar karena harus mengumpulkan uang sedikit demi sedikit. Bahkan tak jarang ia dilibatkan dengan pekerjaan orang tua baik pekerjaan rumah maupun untuk mencari uang.

Ketika sekolah mereka berdua dalam satu kelompok kemah. Anak orang kaya ini selalu mengandalkan pekerjaan kepada teman-teman kelompoknya. Ia lebih suka bermain-main. Sedangkan anak dari keluarga yang kekuarangan sangat gesit dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari dalam perkemahan.


Berdasarkan ilustrasi tersebut maka peran factor pembentuk identitas sosialnya adalah….

a)

Unsur lingkungan social sebagai wahana untuk menyalurkan kebudayaan

b)

Factor keturunan yang merupakan bawaan lahir dari kedua orang tuanya.

c)

Factor kejiwaan yang terbentuk karena motivasi baik dari dalam maupun luar

d)

Unsur lingkungan alam tempat mereka bertempat tinggal yang berbeda

e)

Unsur sejarah yang nilai-nilai sejarahnya dijadikan semangat dalam bertindak

6.

Seorang remaja yang sejak lahir hidup di lingkungan masyarakat suku bangsa Jawa. Ia terbentuk dengan pola perilaku adat istiadat Jawa. Ketika berbicara dengan orang tua ia bersikap sedikit menunduk. Gaya bicaranya juga halus. Bahasa yang digunakan memperhatikan kedudukan berdasarkan umur maupun kehormatan di dalam masyarakat.

Remaja yang lain hidup dalam lingkungan suku bangsa Batak. Ia terbiasa menggunakan nada yang keras dengan siapapun. Menggunakan Bahasa yang sama baik dengan orang tua maupun dengan orang yang dihormati dalam masyarakat.

Berdasarkan ilustrasi tersebut maka peran factor pembentuk identitas sosialnya adalah….

a)

Unsur lingkungan social sebagai wahana untuk menyalurkan kebudayaan

b)

Factor keturunan yang merupakan bawaan lahir dari kedua orang tuanya

c)

Factor kejiwaan yang terbentuk karena motivasi baik dari dalam maupun luar

d)

Unsur lingkungan alam tempat mereka bertempat tinggal yang berbeda

e)

Unsur kebudayaan khusus yang dikembangkan pada tiap masyarakat yang berbeda

7.

Ibu-ibu desa “Maju Lancar” setiap satu bulan sekali pada minggu terakhir mengadakan pertemuan PKK. Kegiatan yang mereka laksanakan antara lain sosialisasi kesehatan dan berbagai sosialisasi tentang kebijakan pemerintah, berbagai pelatihan keterampilan, arisan, ada pula kegiatan simpan pinjam.


Berdasarkan ilustrasi tersebut di atas maka alasan pembentukan kelompoknya adalah….

a)

Pembangunan sosial bagi ibu-ibu rumah tangga

b)

Memberikan kesibukan bagi ibu-ibu rumah tangga

c)

Tangga Meningkatkan modernisasi ibu-ibu rumah

d)

Mendorong ibu-ibu rumah tangga agar sukses

e)

Berkumpul untuk mengeratkan hubungan mereka

8.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), juga dikenal sebagai Indonesian Hotel & Restaurant Association (IHRA), adalah asosiasi non-profit dari pemilik hotel dan restoran serta para profesional yang memfokuskan kegiatannya untuk pengembangan dan pertumbuhan sektor-sektor penting industri pariwisata di Indonesia.

Selama bertahun-tahun, PHRI telah tumbuh menjadi sebuah asosiasi penting yang dekat dengan pemerintah dan sektor swasta terkait, menyajikan aspirasi serta tantangan dari industri kepada pemerintah sehingga tercipta kebijakan yang terstruktur sesuai dengan kebutuhan riil industri.

Yang termasuk dalam keanggotaan PHRI antara lain, hotel, restoran dan dan industri terkait termasuk pemasok dan lembaga pendidikan pariwisata.

http://www.phrionline.com/about-us-basic.html


Berdasarkan ilustrasi tersebut di atas maka alasan pembentukan kelompoknya adalah….

a)

Memenuhi kebutuhan sektor wisata dan mengurangi persaingan

b)

Wahana untuk menampilkan kemampuan terbaik di bidang pariwisata

c)

Membatasi pertumbuhan hotel dan restoran agar mengurangi persaingan

d)

Berkumpul untuk meningkatkan hubungan social yang lebih erat

e)

Rekreasi Bersama setelah bekerja keras di sector pariwisata

9.

Jenis pekerjaan di masyarakat makin berkembang. Tidak lagi hanya bergerak di sector agraris, namun di sector pendidikan, industry dan jasa. Ketika warga masyarakat masih bekerja di sector agraris keamanan lingkungan dilaksanakan secara gotong royong yaitu dengan siskamling. Semua itu berubah ketika warga masyarakat semakin banyak yang bekerja di sector formal di mana mereka di batasi oleh waktu kerja dan peraturan. Berdasarkan ilustrasi tersebut, maka upaya menyesuaikan permasalahan tersebut adalah….

a)

Keamanan diserahkan pada sector formal dengan membayar sekuriti

b)

Swa pengawasan dengan menggunakan teknologi CCTV

c)

Mengijinkan warga masyarakat yang tinggal dengan pekerjaan yang sama

d)

Membentuk komunitas masyarakat yang homogen pekerjaannya

e)

Jaman modern tidak lagi memerlukan keamanan lingkungan

10.

Ketika warga masyarakat masih banyak yang bekerja di sector informal hubungan sosialnya masih langsung dan ikatan sosialnya kuat. Semakin banyak warga masyarakat yang bekerja di sector formal makin mengurangi keeratan hubungan social tersebut. Hal ini disebabkan waktur yang dibutuhkan untuk bekerja menghabiskan waktu siang hari. Pulang kerja sudah capai sehingga tidak lagi dapat berinteraksi social dengan lingkungan sekitarnya. Berdasarkan ilustrasi tersebut, maka upaya menyesuaikan permasalahannya adalah….

a)

Membentuk kelompok paguyuban berdasarkan kepentingan tertentu yang sesuai dengan waktu masing-masing anggota

b)

Pada jaman modern tidak lagi membutuhkan warga masyarakat lain karena pemenuhan kebutuhan dengan menggunakan teknologi

c)

Membentuk group dengan warga masyarakat lingkungan sekitar dengan media social agar dapat berinteraksi secara langsung

d)

Warga masyarakat dianjukan kembali bekerja di sector informal untuk mengembalikan hubungan social yang erat

e)

Interaksi social tidak penting bagi warga masyarakat yang bekerja di sector formal karena telah terpenuhi di lingkungan pekerjaan

11.

Pada jaman dahulu keluarga terdiri dari ayah, ibu, anak-anak, kakek, nenek, paman dan bibi baik yang sudah menikah atau belum yang sering disebut denga keluargan batih atau extended family. Namun sekarang keluarga hanya terdiri dari ayah ibu dan anak-anak yang belum menikah. Berdasarkan ilustrasi tersebut di atas maka timbul beberapa akibat antara lain….

a)

kebutuhan keluarga yang semula dipenuhi oleh kelompoknya berubah menjadi dipenuhi oleh lembaga ekonomi di masyarakat

b)

sosialisasi peran di masa yang akan dating tidak lagi dilaksanakan oleh keluarga batih namun lebih pada lembaga pendidikan formal

c)

pembagian kerja tidak lagi berdasarkan jenis kelamin, namun berubah menjadi pekerjaan formal dengan spesialisasi

d)

nilai-nilai tradisional masih dijunjung tinggi sehingga kehidupan kelompok berpusat pada tradisi yang terpelihara secara turun temurun

e)

keluarga batih maupun keluarga inti memiliki peran penanaman nilai dan norma social serta melatih anak mempelajari peranan sosial

12.

Pengaruh modernisasi dan industrialisasi menyebabkan masyarakat pedesaan berubah menjadi masyarakat perkotaan. Masyarakat pedesaan yang cenderung homogen menjadi lebih heterogen karena transportasi semakin maju sehingga mobilitas semakin mudah. Berdasarkan ilustrasi tersebut di atas maka timbul beberapa akibat antara lain….

a)

Hubungan sosial yang erat berubah menjadi keterikatan kontrak/karena kepentingan tertentu

b)

Pola piker masyarakat tidak lagi berdasarkan tradisi/mulai meninggalkan tradisi leluhur

c)

Hubungan pemimpin dengan rakyat berlangsung secara informal berubah menjadi lebih formal

d)

Warga masyarakat mayoritas bekerja di sector agraris, seperti bersawah, berladang, dan beternak

e)

Warga masyarakat mendapatkan pendidikan yang bersifat informal dari keluarga batihnya

13.

Pasar tradisional dikenal masyarakat sebagai tempat jual beli barang-barang yang yang murah harganya dan dan kurang berkualitas. Sarana dan prasarana pasar tradisional juga kurang memadai dengan tempat yang kurang nyaman. Sedangkan supermarket dan super mal merupakan tempat jual beli barang-barang yang berkulitas dengan harga yang mahal bahkan super mahal. Sarana prasarana sangat memadai sehingga konsumen nyaman dalam berbelanja. Konsumen pasar tradisional adalah orang-orang yang tidak memiliki daya beli yang kuat dan sebaliknya konsumen supermarket dan super mal merupakan wagra masyarakat kelas social tinggi sehingga daya belinya kuat.


Berdasarkan ilustrasi tersebut maka konsumen pasar tradisional merupakan kelompok ekslusif karena….

a)

terputusnya ikatan sosial karena ketidakmampuan mendapatkan pelayanan public seperti kelompok lainnya.

b)

konsumen pasar tradisional memiliki solidaritas social yang sangat kuat karena persamaan nasib

c)

konsumen pasar tradisional memiliki karakteristik khusus yang tidak dimiliki oleh kelompok-kelompok lainnya

d)

konsumen pasar tradisional bersama-sama berjuang untuk mendapatkan pelayanan public yang layak

e)

konsumen pasar tradisonal menginginkan perubahan kondisi pelayanan untuk kelompok mereka

14.

Masyarakat desa dalam kehidupan sehari-harinya menggantungkan pada alam, karena alam memberikan apa yang dibutuhkan manusia bagi kehidupannya. Mereka mengolah alam dengan peralatan yang sederhana untuk dipetik hasilnya guna memenuhi kebutuhan sehari hari. Masyarakat pedesaan sering diidentikkan sebagai masyarakat agraris, yaitu masyarakat yang kegiatan ekonominya terpusat pada pertanian. Seiring dengan meningkatnya pendidikan masyarakat dan terbukanya arus informasi, kini warga masyarakat banyak yang beralih profesi. Jenis profesi semakin beragam menyesuaikan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat pula. Profesi di bidang jasa dan perdagangan semakin menjamur. Profesi di bidang formalpun semakin meningkat.


Berdasarkan ilustrasi tersebut di atas, maka sikap yang tepat untuk menghadapi perubahan social tersebut adalah….

a)

Meningkatkan profesionalisme dan integritas di segala bidang profesi

b)

Mengembangkan seni dan estetika sesuai jenis profesinya.

c)

Mengembangkan sosialisasi dan internalisasi yang berkelanjutan

d)

Berkomitmen melestarikan nilai-nilai budaya bangsa yang luhur

e)

Mengembangkan diri agar dapat bekerja sampai ke luar negeri

15.

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) merupakan pasar tunggal memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat. Masyarakat Ekonomi Asean tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lainnya. MEA mensyaratkan adanya penghapusan aturan-aturan yang sebelumnya menghalangi perekrutan tenaga kerja asing. Dengan demikian akan banyak barang dan tenaga kerja asing masuk ke dalam negeri bersaing dengan barang dan tenaga kerja local.


Berdasarkan ilustrasi tersebut di atas, maka sikap yang tepat untuk menghadapi perubahan social tersebut adalah….

a)

Meningkatkan kualitas barang dan profesionalisme di segala bidang.

b)

Mengembangkan seni dan estetika sesuai jenis profesinya.

c)

Mengembangkan sosialisasi dan internalisasi yang berkelanjutan.

d)

Berkomitmen melestarikan nilai-nilai budaya bangsa yang luhur.

e)

Mengembangkan diri agar dapat bekerja sampai ke luar negeri