wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perlawanan BI terhadap Jepang

Total questions: 20

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Perlawanan Peta di Blitar dipimpon oleh ....

a)

Urip Sumoharjo

b)

Slamet Riyadi

c)

Supriyadi

d)

Sudirman

e)

Ahmad Yani

2.

Perlawanan rakyat Singaparna, Jawa Barat melawan Jepang dipimpin oleh ....

a)

K.H. Zaenal Mustafa

b)

Abdul Jalil

c)

Abdul Hamid

d)

K.H. Madriyas

e)

K.H. Zainal Abidin

3.

Hubungan antara propaganda Jepang dengan perlawanan rakyat terhadap pendudukan Jepang di berbagai daerah di Indonesia adalah ....

a)

Propaganda Jepang telah melecehkan harga diri bangsa Indonesia

b)

Penerapan penyerahan wajib padi dan pengerahan kerja paksa oleh Jepang

c)

Sikap Jepang tidak sesuai dengan propaganda yang di janjikan sebelumnya

d)

Propaganda tersebut menyebabkan masyarakat merasa tertipu

e)

Sikap Jepang yang sewenang-wenang terhadap rakyat Indonesia

4.

Taktik perjuangan yang dilaksanakan oleh para tokoh pergerakan nasional selama masa pendudukan Jepang adalah ....

a)

Kooperatif

b)

Nonkooperatif

c)

Moderat

d)

Radikal

e)

Sangat radikal

5.

Tokoh yang memakai taktik non-kooperasi dalam menghadapi Jepang adalah ....

a)

Soekarno

b)

Hatta

c)

Sutan Syahrir

d)

Ahmad Subarjo

e)

Muhammad Yamin

6.

Di Indonesia, Jepang menyebut dirinya sebagai saudara tua, serta mempropagandakan perang Pasifik sebagai Perang Asia Timur Raya. Selain itu juga membentuk Gerakan Tiga A, Putera dan Jawa Hokokai. Putera didirikan pada tanggal 9 Maret 1943 dengan pimpinan 4 serangkai yaitu Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan K.H. Mas Mansyur. Bagi bangsa Indonesia Putera dimanfaatkan untuk ....

a)

Membantu Jepang dalam memenangkan Perang Pasifik

b)

Mengajukan usul kepada pemerintahan Jepang

c)

Menghimpun tenaga rakyat Indonesia untuk membantu Jepang

d)

Mengkoordinasi berbagai kegiatan umat Islam

e)

Menumbuhkan semangat kebangsaan dalam jiwa

7.

Penjajahan Jepang di Indonesia memicu reaksi dan perlawanan yang dilakukan rakyat Indonesia. Perlawanan yang dilakukan antara lain melalui gerakan bawah tanah dan perlawanan bersenjata. Salah satu bentuk perlawanan bersenjata terjadi di daerah Singaparna yang dipimpin oleh K.H. Zainal Mustafa yang dilatar belakangi oleh ....

a)

Kebijakan Jepang mewajibkan kerja paksa pada kaum santri

b)

Penyiksaan yang dilakukan Jepang terhadap rakyat Singaparna

c)

Kekejaman Jepang terhadap rakyat yang melakukan salat

d)

Kewajiban penghormatan saikerei kepada kaisar

Jepang

e)

K.H Zainal Mustafa mendapatkan bantuan anggota Peta untuk menentang Jepang

8.

Pada awal pendudukan Jepang di Indonesia, Jepang mendirikan banyak organisasi massa, setelah organisasi yang ada sebelum Jepang masuk dibubarkan. Salah satunya organisasi yang dibentuk adalah Pusat Tenaga Rakyat (Putera). Namun bangsa Indonesia tidak tinggal diam, organisasi tersebut dimanfaatkan oleh para nasionalis sebagai sarana untuk mengobarkan semangat kemerdekaan rakyat Indonesia. Mengapa hal tersebut terjadi ….

a)

Hanya cara tersebut yang dapat digunakan untuk mengalahkan Jepang

b)

Menghindari pertumpahan darah karena tentara Jepang dikenal kejam

c)

Para tokoh nasional dapat mengambil alih logistik persenjataan tentara Jepang

d)

Melalui organisasi tersebut bangsa Indonesia dapat belajar kemiliteran

e)

Untuk mempersiapkan berdirinya tentara nasional jika Indonesia merdeka

9.

Perlawanan rakyat Indramayu disebabkan oleh adanya ....

a)

kewajiban ekonomi

b)

pengibaran bendera Hinomaru di Balai desa

c)

perlakuan sewenang-wenang dari tentara Jepang

d)

Penculikan paksa para pemuda untuk kebutuhan romusha

e)

Kewajiban menyetorkan sebagian hasil padi yang memberatkan penduduk

10.

Pada akhir masa pemerintahan Jepang di Indonesia, Jepang mendirikan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) (Dokuritsu Junbi Cosakai) yang disahkan

pada 28 Mei 1945 di Gedung Cuo Sang In dengan ketuanya Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat. Sidang

BPUPKI dilaksanakan selama dua tahap sidang, yaitu Sidang BPUPKI pertama pada

29 Mei-1 Juni 1945 dan sidang BPUPKI kedua pada 10-17 Juli 1945. Pembahasan

pada sidang BPUPKI yang kedua adalah ….

a)

mengesahkan dasar Negara

b)

merumuskan dasar negara

c)

mengesahkan UUD 1945

d)

merancang UUD

e)

menetapkan 8 provinsi

11.

1. Peristiwa penting yang menandai vacum of

power Jepang di Indonesia yaitu ….

a)

penyerahan Jepang di kapal Missouri

b)

dibomnya kota Hiroshima dan Nagasaki

c)

dibomnya pangkalan angkatan laut AS di Pearl Harbour

d)

Jepang masuk ke Indonesia melalui Tarakan

e)

Indonesia menyerah pada Jepang

12.

Kelompok tokoh nasional yang menyambut dengan baik kedatangan Jepang ke Indonesia dilandasi dengan adanya optimisme akan kemerdekaan yang akan diberikan Jepang kepada Indonesia. Lain halnya dengan kelompok nonkooperatif yang perjuangannya dilakukan melalui gerakan bawah tanah. Strategi perjuangan non koperatif gerakan bawah tanah yang dimaksud adalah ….

a)

Kegiatan oraganisasi kebangsaan bersifat lunak dan terbuka

b)

Bersifat radikal dan menolak kerjasama dengan penjajah

c)

Kegiatan organisasi dilakukan secara sembunyi-sembunyi

d)

Kegiatan organisasi dilakukan secara masif dan ekstrimis

e)

Oragnisasi dengan terang-terangan menggalang persatuaan

13.

Pendudukan Jepang di Indonesia menimbulkan kesengsaraan bagi rakyat Indonesia. Hal ini disebabkan Jepang mengadakan eksploitasi baik bidang ekonomi maupun sosial. Pada Maret 1943 pemerintah Jepang membentuk Pusat Tenaga Rakyat (Putra) yang dipimpin oleh empat serangkai yaitu Ir. Soekarno, Hatta, Mas Mansyur , Ki Hajar Dewantara. Melalui Putra, para pemimpin Indonesia dapat berhubungan dengan rakyat secara langsung, baik melayu rapat maupun media masa milik Jepang. Pada perkembangan organisasi Putra dimanfaatkan oleh para pemimpin Indonesia dalam proses perjuangan bangsa Indonesia, karena....

a)

menarik perhatian bangsa Indonesia agar membantu pasukan Jepang dalam perang Asia Timur Raya

b)

membujuk kaum nasionalis sekuler dan kaum intelektual agar dapat mengerahkan tenaga untuk melawan Jepang

c)

mengerahkan rakyat Indonesia untuk mendukung peperangan Jepang menghadapi sekutu

d)

membangkitkan semangat nasionalisme serta menumbuhkan rasa percaya diri serta harga diri bangsa

e)

mempersatukan rakyat Jawa dalam menghadapi serangan sekutu dalam perang Asia Timur Raya

14.

Perlawanan rakyat Aceh terhadap pemerintah Jepang yang pertama adalah perlawanan yang dipimpin oleh Tengku Abdul Jalil. Perlawanan tersebut dilatarbelkangi oleh ...

a)

Adanya motif agama yaitu kebijakan seikerei yang diterapkan pemerintah Jepang

b)

Praktif eksploitasi Jepang terhadap tanah pertanian rakyat

c)

Adanya penindasan yang dilakukan oleh pemerintah Jepang

d)

Rasa sakit hati Tengku Abdul Jalil terhadap pemerintah Jepang

e)

Ketidakadilan pemerintah Jepang dalam memilih rakyat yang dijadikan romusha

15.

Perlawanan rakyat Aceh selanjutnya dilakukan oleh Teuku Hamid. Perlawanan tersebut terjadi karena Teuku Hamid tidak setuju terhadap praktik eksploitasi Jepang terhadap tanah pertanian rakyat. Praktik eksploitasi tanah pertanian yang diterapkan Jepang dilakukan dengan dua cara. Salah satunya adalah dengan ...

a)

Mewajibkan rakyat untuk menanam pohon jarak dan kapas untuk kepentingan perang Jepang

b)

Mewajibkan rakyat untuk menanam 80% tanahnya dengan tanaman tembakau

c)

Menancapi sawah rakyat dengan bambu runcing, sebagai langkah agar pasukan terjun payung sekutu tidak dapat mendarat di Aceh

d)

Mamksa rakyat Aceh menyerahkan seluh padi dari hasil panen yang diperoleh petani, padahal Jepang menetapkan kewajiban penyetoran padi hanya 30% dari hasil panen

e)

Melarang rakyat Aceh untuk menanam padi

16.

Penderitaan yang terjadi akibat kesewang-wenangan Jepang menyebabkan rakyat Papua melakukan perlawanan. Perlawanan rakyat Papua diawali oleh sebuah gerakan yang muncul di Biak. Gerakan tersebut bernama ...

a)

Gerakan ratu adil

b)

Gerakan bawah tanah

c)

Gerakan bersama

d)

Gerakan Koreri

e)

Gerakan Biak

17.

Perlawanan rakyat Papua di Biak dipimpin oleh L. Rumkorem dengan berbekal senjata sederhana. Kemudian perlawanan rakyat Biak meluas ke wilayah Yapen Selatan. Pemimpin perlawanan di Yapen Selatan adalah seorang pahlawan dari Papua yang aktif berjuang melawan penindasan Jepang. Pemimpin di Yapen Selatan yang dimaksud adalah ....

a)

Mako Tabuni

b)

Benny Wenda

c)

Silas Papare

d)

L. Rumkorem

e)

Filep Karma

18.

Perlawanan terhadap Jepang di Blitar dipelopori oleh Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). Yang melatarbelakangi perlawanan Pta terhadap Jepang adalah ....

a)

Penindasan yang dilakukan Jepang terhadap anggota Peta

b)

Kekecewaan tentara Peta terhadap Jepang atas penindasan yang dilakukan kepada para romusha saat membangun kubu-kubu pertahanan di panatai Selatan Jawa Timur

c)

Tipu muslihat Jepang yang telah memperdaya Muradi sehingga masuk perangkap Jepang

d)

Ditawannya tokok-tokoh Peta yang terlibat dalam pemberontakan melawan Jepang

e)

Kekecewaan para tokoh Peta karena Jepang ingkar janji dari propaganda yang sudah dilakukan kepada Bangsa Indonesia untuk memberikan kemerdekaan

19.

Untuk menghadapi perlawanan Supriyadi dan Muradi, Jepang akhirnya menggunakan strategi tipu muslihat. Strategi ini dilakukan oleh Komandan pasukan Jepang Kolonel Katagiri. Tipu muslihat yang dilakukan oleh Kolonel Katagiri adalah dengan ...

a)

Pura-pura menyerah kepada pasukan Supriyadi dan Muradi

b)

Bertukar pikiran dengan anggota pasukan Peta untuk memberikan kemerdekaan kepada Bangsa Indonesia

c)

Mengepung pasukan Peta dan melucuti senjatanya

d)

Pura-pura akan menghentikan para pekerja romusha di pantai Selatan Jawa Timur

e)

Berunding dengan tentara Peta

20.

Pang Suma merupakan pemimpin Suku Dayak yang melakukan perlawanan terhadap Jepang. Perlawanan Pang Suma terjadi akibat adnya dua alasan. Kedua alasan tersebut adalah ....

a)

Penindasan Jepang terhadap rakyat dan kebijakan seikerei yang diterapkan pemerintah Jepang

b)

Aksi rektutmen mata-mata yang dilakukan Jepang terhadap penduduk lokal dan kebijakan seikerei yang diterapkan pemerintah Jepang

c)

Penindasan Jepang terhadap rakyat dan Aksi rektutmen mata-mata yang dilakukan Jepang terhadap penduduk lokal

d)

Penindasan Jepang terhadap para petani yang megharuskan petani untuk menyerahkan seluruh hasil panennya dan aksi Jepang menancapi tanah pertanian dengan bambu runcing

e)

kebijakan seikerei yang diterapkan pemerintah Jepang dan aksi Jepang menancapi tanah pertanian dengan bambu runcing