NEW
Font size
WorksheetsNegosiasi dan Debat
Total questions: 25
Worksheet time: 1hrs 15mins
Transkripsi Negosiasi Antara Anak dan Ayah
Di sebuah ruang keluarga, seorang ayah dan anaknya sedang melepas lelah dengan menonton televisi. Ayah menyukai siaran berita, sedangkan sang anak menyukai film kartun anak-anak.
Anak : Yah, boleh acara televisinya aku ganti dengan Sponge Bob?
Ayah : Dik, kamu kan sudah mahasiswa, masak masih suka lihat film anak-anak? Tayangan berita saja lebih bagus. Mahasiswa kan tidak boleh ketinggalan berita.
Anak : Sponge Bob itu benar-benar lucu, Yah. Acara berita sangat membosankan, isinya kekerasan, demo, korupsi, dan selalu diulang.
Ayah : Berita itu memberikan kita banyak informasi tentang apa yang terjadi di sekitar kita dan juga di seluruh dunia, sedangkan Sponge Bob itu ceritanya terlalu dibuat-buat.
Anak : Sponge Bob itu bisa membuatku tertawa, Yah, benar-benar lucu dan menghibur. Ayah kan sudah bekerja seharian. Ayah juga membutuhkan hal-hal lucu yang menghibur agar pikiran ayah menjadi segar kembali. Tayangan berita membuat kita depresi, ikut-ikutan emosi mendengarkan koruptor yang hartanya bertebaran di mana-mana, pembunuhan, dan hal-hal yang mengerikan seperti tawuran antarpelajar, tawuran antarmahasiswa, dan lain-lain.
Ayah : Baiklah, Ayah setuju dengan pendapatmu. Kita lihat Sponge Bob bersama-sama. Ayah juga ingin tahu, di mana letak kelucuannya.
Pada teks negosiasi tersebut, kalimat manakah yang merupakan orientasi?
Yah, boleh acara televisinya aku ganti dengan Sponge Bob?
Sponge Bob itu benar-benar lucu, Yah. Acara berita sangat membosankan, isinya kekerasan, demo, korupsi, dan selalu diulang.
Berita itu memberikan kita banyak informasi tentang apa yang terjadi di sekitar kita dan juga di seluruh dunia, sedangkan Sponge Bob itu ceritanya terlalu dibuat-buat.
Di sebuah ruang keluarga, seorang ayah dan anaknya sedang melepas lelah dengan menonton televisi. Ayah menyukai siaran berita, sedangkan sang anak menyukai film kartun anak-anak.
Baiklah, Ayah setuju dengan pendapatmu. Kita lihat Sponge Bob bersama-sama. Ayah juga ingin tahu, di mana letak kelucuannya.
Transkripsi Negosiasi Antara Anak dan Ayah
Di sebuah ruang keluarga, seorang ayah dan anaknya sedang melepas lelah dengan menonton televisi. Ayah menyukai siaran berita, sedangkan sang anak menyukai film kartun anak-anak.
Anak : Yah, boleh acara televisinya aku ganti dengan Sponge Bob?
Ayah : Dik, kamu kan sudah mahasiswa, masak masih suka lihat film anak-anak? Tayangan berita saja lebih bagus. Mahasiswa kan tidak boleh ketinggalan berita.
Anak : Sponge Bob itu benar-benar lucu, Yah. Acara berita sangat membosankan, isinya kekerasan, demo, korupsi, dan selalu diulang.
Ayah : Berita itu memberikan kita banyak informasi tentang apa yang terjadi di sekitar kita dan juga di seluruh dunia, sedangkan Sponge Bob itu ceritanya terlalu dibuat-buat.
Anak : Sponge Bob itu bisa membuatku tertawa, Yah, benar-benar lucu dan menghibur. Ayah kan sudah bekerja seharian. Ayah juga membutuhkan hal-hal lucu yang menghibur agar pikiran ayah menjadi segar kembali. Tayangan berita membuat kita depresi, ikut-ikutan emosi mendengarkan koruptor yang hartanya bertebaran di mana-mana, pembunuhan, dan hal-hal yang mengerikan seperti tawuran antarpelajar, tawuran antarmahasiswa, dan lain-lain.
Ayah : Baiklah, Ayah setuju dengan pendapatmu. Kita lihat Sponge Bob bersama-sama. Ayah juga ingin tahu, di mana letak kelucuannya.
Kalimat penawaran dalam teks tersebut adalah…
Yah, boleh acara televisinya aku ganti dengan Sponge Bob?
Sponge Bob itu benar-benar lucu, Yah. Acara berita sangat membosankan, isinya kekerasan, demo, korupsi, dan selalu diulang.
Berita itu memberikan kita banyak informasi tentang apa yang terjadi di sekitar kita dan juga di seluruh dunia, sedangkan Sponge Bob itu ceritanya terlalu dibuat-buat.
Di sebuah ruang keluarga, seorang ayah dan anaknya sedang melepas lelah dengan menonton televisi. Ayah menyukai siaran berita, sedangkan sang anak menyukai film kartun anak-anak.
Baiklah, Ayah setuju dengan pendapatmu. Kita lihat Sponge Bob bersama-sama. Ayah juga ingin tahu, di mana letak kelucuannya.
Transkripsi Negosiasi Antara Anak dan Ayah
Di sebuah ruang keluarga, seorang ayah dan anaknya sedang melepas lelah dengan menonton televisi. Ayah menyukai siaran berita, sedangkan sang anak menyukai film kartun anak-anak.
Anak : Yah, boleh acara televisinya aku ganti dengan Sponge Bob?
Ayah : Dik, kamu kan sudah mahasiswa, masak masih suka lihat film anak-anak? Tayangan berita saja lebih bagus. Mahasiswa kan tidak boleh ketinggalan berita.
Anak : Sponge Bob itu benar-benar lucu, Yah. Acara berita sangat membosankan, isinya kekerasan, demo, korupsi, dan selalu diulang.
Ayah : Berita itu memberikan kita banyak informasi tentang apa yang terjadi di sekitar kita dan juga di seluruh dunia, sedangkan Sponge Bob itu ceritanya terlalu dibuat-buat.
Anak : Sponge Bob itu bisa membuatku tertawa, Yah, benar-benar lucu dan menghibur. Ayah kan sudah bekerja seharian. Ayah juga membutuhkan hal-hal lucu yang menghibur agar pikiran ayah menjadi segar kembali. Tayangan berita membuat kita depresi, ikut-ikutan emosi mendengarkan koruptor yang hartanya bertebaran di mana-mana, pembunuhan, dan hal-hal yang mengerikan seperti tawuran antarpelajar, tawuran antarmahasiswa, dan lain-lain.
Ayah : Baiklah, Ayah setuju dengan pendapatmu. Kita lihat Sponge Bob bersama-sama. Ayah juga ingin tahu, di mana letak kelucuannya.
Kesepakatan dalam teks tersebut adalah….
Yah,boleh acara televisinya aku ganti dengan Sponge Bob?
Sponge Bob itu benar-benar lucu, Yah. Acara berita sangat membosankan, isinya kekerasan, demo, korupsi, dan selalu diulang.
Berita itu memberikan kita banyak informasi tentang apa yang terjadi di sekitar kita dan juga di seluruh dunia, sedangkan Sponge Bob itu ceritanya terlalu dibuat-buat.
Di sebuah ruang keluarga, seorang ayah dan anaknya sedang melepas lelah dengan menonton televisi. Ayah menyukai siaran berita, sedangkan sang anak menyukai film kartun anak-anak.
Baiklah, Ayah setuju dengan pendapatmu. Kita lihat Sponge Bob bersama-sama. Ayah juga ingin tahu, di mana letak kelucuannya.
Bacalah kalimat berikut dengan saksama!
Ya, sudahlah kalau begitu. Bagi Ibu yang terpenting adalah tidak semua waktumu dihabiskan untuk menonton televisi sehingga melupakan belajar.
Kalimat di atas merupakan kalimat ….
Kesepakatan dalam teks negosiasi
Perbandingan dalam teks negosiasi
Topik dalam teks negosiasi
Tahapan dalam teks negosiasi
Definisi dalam teks negosiasi
Perhatikan kutipan percakapan berikut!
Anak : “Ayah tenang saja, semuanya sudah aku pikirkan. Ayah doakan saja biar aku mudah meraih cita-cita.”
Ayah : “Ya, sudahlah kalau itu mau kamu, tapi nanti malam kamu pikirkan lagi, ya.”
Kalimat manakah dalam kutipan tersebut yang merupakan kalimat persuasif?
Ayah tenang saja, semuanya sudah aku pikirkan.
Ayah doakan saja biar aku mudah meraih cita-cita.
Ya, sudahlah kalau itu mau kamu.
tapi nanti malam kamu pikirkan lagi, ya.
Ya, sudahlah kalau itu mau kam, tapi nanti malam kamu pikirkan lagi, ya.
Pembeli: Wah, mahal juga ya... gak bisa kurang mbak?
Penjual: Ini sudah murah mas, toko lain gak segini harganya.
Makna yang tersirat dalam kalimat persuasif tersebut adalah....
Toko lain mempunyai harga barang yang berbeda dengan toko ini.
Toko lain harganya berbeda dengan toko ini.
Barang ini mempunyai harga yang berbeda-beda
Toko ini paling murah dikelasnya.
Toko inilah yang berani pasang harga paling murah.
Berikut ini yang merupakan kalimat argumen adalah …
Dokter, tolonglah saya. Anak perempuan saya mengalami gangguan jiwa. Indikasinya, ia tidak lagi memperhatikan diri maupun pelajarannnya. Dari hari ke hari kondisinya memburuk.
Sungguh tidak adil jika para perokok diizinkan merokok di sekitar orang-orang yang tidak merokok.
Yah, boleh acara televisinya aku ganti dengan Sponge Bob?
Dik, Ibu perhatikan akhir-akhir ini waktumu terlalu banyak kau habiskan untuk kegiatan olahraga. Waktu belajarmu sangat kurang.
Sudah kucoba, ternyata aku malah tidak bisa belajar dan tidak bisa konsentrasi, Bu. Kalau televisinya nyala itu terasa nyaman, apa yang kupelajari mudah kuingat. Televisinya memang terdengar tapi tidak kusimak semuanya dengan baik. Hanya acara tertentu atau kalau ada informasi menarik saja yang kuperhatikan dengan saksama.
Cermatilah kata yang tercetak miring dalam kutipan surat penawaran berikut!
....
Beriringan dengan surat ini kami sertakan daftar barang yang kami tawarkan beserta kualifikasi dan harganya. Sambil menunggu balasan dari Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Kelompok kata yang tepat untuk mengganti kelompok kata yang tercetak miring pada kalimat tersebut adalah ....
Sehubungan dengan surat ini
Dengan surat ini
Bersama surat ini
Kemudian daripada itu
Bersamaan dengan surat ini
Bacalah penulisan alamat surat berikut dengan saksama!
Kepada
Yth. Bapak Direktur CV Buana Mulya
Jln. Makmur No 34
YOGYAKARTA
Penulisan alamat surat dinas yang tepat adalah ...
Yth:
Bapak Direktur CV Buana Mulya
Jln Makmur 34
Yogyakarta
Kepada:
Yth. Bapak Direktur CV. Buana Mulya
Jalan Makmur 34
YOGYAKARTA
Yth. Direktur CV Buana Mulya
Jalan Makmur 34
Yogyakarta
Kepada
Yth: Bapak Direktur C.V. Buana Mulya
Jln. Makmur 34
Yogyakarta
Kepada
Yth: Bapak Direktur C.V. Buana Mulya,
Jl. Makmur 34,
Yogyakarta
Cermati ilustrasi berikut!
Pandu akan membuka kursus komputer. Ia membutuhkan beberapa komputer. Untuk itu, ia mengirimkan surat permintaan penawaran ke beberapa toko yang menjual komputer untuk mengetahui harga dan spesifikasinya.
Kalimat permintaan penawaran yang tepat berdasarkan ilustrasi di atas adalah ....
Kami membutuhkan sejumlah mesin komputer. Oleh karena itu, mohon dikirimkan ke alamat kami secepatnya karena kursus akan segera dimulai.
Kami akan membuka kursus komputer dan membutuhkan sejumlah komputer. Dapatkah Anda mengirimkannya?
Lembaga pendidikan kami yang bergerak di bidang kursus membutuhkan sejumlah komputer. Untuk itu kami akan memesan sejumlah komputer pada perusahaan Anda.
Lembaga pendidikan kami membutuhkan sejumlah komputer, dapatkah kiranya Bapak mengirimkan komputer kepada kami sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.
Lembaga kami bergerak di bidang kursus komputer membutuhkan sejumlah komputer, untuk itu kami mohon Bapak dapat mengirimkan brosur untuk kami pelajari.
Bacalah ilustrasi berikut dengan cermat!
Agi tertarik dengan mesin bordir yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan. Untuk itu dia memesan mesin bordir tersebut lewat surat.
Kalimat pembuka surat pesanan barang berdasarkan ilustrasi di atas yang tepat adalah ....
Surat Saudara tanggal 16 September 2018 No. 19/P/18 tentang penawaran mesin bordir merek “Juwita” telah kami terima. Untuk itu kami akan memesan mesin tersebut dengan rincian sebagai berikut ...
Saya tertarik dengan penawaran dari perusahaan Saudara yaitu mesin bordir merek “Juwita”. Untuk itu dapatkah Saudara memberikan contoh terlebih dahulu hasil bordiran mesin tersebut sebelum kami memesan.
Setelah membaca surat penawaran dari saudara tentang mesin bordir merek “Juwita” dengan No. 19/P/18 tanggal 16 September 2018, maka saya tertarik untuk memiliki mesin tersebut.
Surat penawaran dari Saudara tentang mesin bordir “Juwita” telah kami terima. Untuk itu dapatkah Saudara mendemonstrasikan bagaimana cara mengoperasikan mesin tersebut sebelum kami pesan.
Saya tertarik dengan mesin bordir merek “Juwita” yang Saudara tawarkan. Segera kirimkan kepada kami mesin tersebut agar kami mesin tersebut agar kami dapat mencoba dan kemudian memesannya.
Cermati ilustrasi berikut!
(1) Ponco: Bi, modal untuk jualan besok masih kurang, pinjami aku ya. Aku janji tepat waktu untuk mengembalikannya.
(2) Robi: Tidak! Waktu kau pinjam kemarin, katanya juga tepat waktu, tapi nyatanya hampir satu bulan baru kau kembalikan.
(3) Ponco: Kali ini tidak. Jika satu minggu belum aku kembalikan, aku janji tidak akan meminjam uangmu lagi.
(4) Robi: Serius nih? Patut diuji juga janjimu itu! Ini uangnya.
(5) Ponco: Terima kasih atas kepercayaanmu. Dalam jangka waktu satu minggu, uangmu sudah kembali.
Kalimat negosiasi yang meyakinkan pendapat dalam ilustrasi di atas ditandai dengan nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Perhatikan negosiasi berikut ini!
Pembeli : "Boleh kurang bu harganya? 1,7 juta boleh?" (1)
Penjual : "Waduh, tidak bisa mas kalo harga segitu, soalnya ini gitar original mas" (2)
Pembeli : "Hmm, kalau 1,75 juta boleh bu? Kan gitarnya bekas bu" (3)
Penjual : "Harganya naikin dikit mas, 1,8 juta deh ibu lepas" (4)
Pembeli : "Iya deh bu, 1.8 juta saya setuju. Bentar ya bu saya ambil uangnya" (5)
Bagian berikut ini yang termasuk dalam pengajuan ditujukan oleh nomor....
(1) dan (3)
(1) dan (2)
(2) dan (4)
(2) dan (5)
(4) dan (5)
Teks yang menyajikan kegiatan adu argumenasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok dalam mendebatkan atau memutuskan sesuatu masalah dan perbedaan.
Penjelasan di atas merupakan definisi dari …
Teks negosiasi
Teks debat
Teks eksposisi
Teks Laporan Hasil Obsevasi
Teks biografi
Apa sajakah unsur-unsur dalam debat?
Orientasi, pengajuan, penawaran
Tema, tokoh, alur, setting, amanat
Mosi, tim afirmasi, tim oposisi, tim netral, moderator, penulis
Mosi, tim pro, tim afirmasi, tim oposisi, moderator, penulis
Orientasi, mosi, tim afirmasi, tim oposisi, tim netral, moderator, penulis
Kami sangat tidak setuju jika cara menentukan kelulusan harus dengan UN, ini bukan cara terbaik. Dengan adanya UN, siswa menjadi depresi, stress, bahkan ketakutan ketika menghadapi UN dengan ambang batas minimal yang cukup tinggi. Aspek psikologi ini memengaruhi siswa pada saat pelaksanaannya. Tak sedikit siswa yang ketakutan sehingga banyak melakukan ketakutan yang sehausnya tidak dia lakukan dalm kondisi normal. Jadi, hasil UN tidak mencerminkan kemampuan siswa yang sebenarnya.
Kalimat di atas merupakan struktur isi dari teks debat yang merupakan …
Argumen
Mosi
Simpulan
Orientasi
Orientasi dan simpulan
Pendapat akhir yang dirumuskan dari rangkaian-rangkaian argumen yang telah dikemukakan merupakan definisi dari ….
mosi
orientasi
simpulan
argumen
penawaran
Bacalah teks berikut!
…
Moderator : Hampir sudah menjadi kebisaaan yang mengasyikan, ketika menonton televisi atau film di bioskop, kerapkali kita menikmatinya sambil “ngemil”, seperti berondong Jagung, keripik kentang, kacang, atau kuwaci. Kebisaaan seperti itu sehatkah? Inilah topik diskusi kali ini.
Siswa 1 : Menurut saya, makanan ringan seperti berondong Jagung, keripik kentang, kacang, atau kuwaci sebenarnya adalah makanan yang menyehatkan jika kita memakannya dalam jumlah yang wajar.
Siswa 2 : Menurut saya, makanan ringan seperti berondong Jagung, keripik kentang, kacang, atau kuwaci adalah makanan yang berbahaya jika dalam proses pengolahannya digoreng kemudian dilumuri mentega dan garam.
Siswa 3 : Menurut saya makanan ringan tersebut sehat untuk dikonsumsi disebabkan karena bebas kolesterol dn bersumber dari makanan nabati.
Siswa 4 : Saya tidak sependapat. Makanan ringan tersebut termasuk makanan yang tidak sehat karena dalam pengolahannya pada umumnya digoreng menggunakan minyak kelapa atau margarin yang amat jenuh.
Judul yang paling tepat untuk teks di atas adalah ….
Kebisaaan Ngemil
Menonton TV sambil Ngemil
Ngemil, Sehatkah?
Ngemil dan Kesehatan
Mari Ngemil
Bacalah teks berikut!
…
Moderator : Hampir sudah menjadi kebisaaan yang mengasyikan, ketika menonton televisi atau film di bioskop, kerapkali kita menikmatinya sambil “ngemil”, seperti berondong Jagung, keripik kentang, kacang, atau kuwaci. Kebisaaan seperti itu sehatkah? Inilah topik diskusi kali ini.
Siswa 1 : Menurut saya, makanan ringan seperti berondong Jagung, keripik kentang, kacang, atau kuwaci sebenarnya adalah makanan yang menyehatkan jika kita memakannya dalam jumlah yang wajar.
Siswa 2 : Menurut saya, makanan ringan seperti berondong Jagung, keripik kentang, kacang, atau kuwaci adalah makanan yang berbahaya jika dalam proses pengolahannya digoreng kemudian dilumuri mentega dan garam.
Siswa 3 : Menurut saya makanan ringan tersebut sehat untuk dikonsumsi disebabkan karena bebas kolesterol dn bersumber dari makanan nabati.
Siswa 4 : Saya tidak sependapat. Makanan ringan tersebut termasuk makanan yang tidak sehat karena dalam pengolahannya pada umumnya digoreng menggunakan minyak kelapa atau margarin yang amat jenuh.
Dilihat dari struktur isi teks di atas, bagian yang diucapkan oleh moderator merupakan unsur …
isu/topik
argumen
simpulan
penegasan
penjelas
Bacalah teks berikut!
…
Moderator : Hampir sudah menjadi kebisaaan yang mengasyikan, ketika menonton televisi atau film di bioskop, kerapkali kita menikmatinya sambil “ngemil”, seperti berondong Jagung, keripik kentang, kacang, atau kuwaci. Kebisaaan seperti itu sehatkah? Inilah topik diskusi kali ini.
Siswa 1 : Menurut saya, makanan ringan seperti berondong Jagung, keripik kentang, kacang, atau kuwaci sebenarnya adalah makanan yang menyehatkan jika kita memakannya dalam jumlah yang wajar.
Siswa 2 : Menurut saya, makanan ringan seperti berondong Jagung, keripik kentang, kacang, atau kuwaci adalah makanan yang berbahaya jika dalam proses pengolahannya digoreng kemudian dilumuri mentega dan garam.
Siswa 3 : Menurut saya makanan ringan tersebut sehat untuk dikonsumsi disebabkan karena bebas kolesterol dn bersumber dari makanan nabati.
Siswa 4 : Saya tidak sependapat. Makanan ringan tersebut termasuk makanan yang tidak sehat karena dalam pengolahannya pada umumnya digoreng menggunakan minyak kelapa atau margarin yang amat jenuh.
Dilihat dari struktur isi teks debat di atas, bagian yang diucapkan oleh siswa 1 merupakan unsur …
isu/topik
argumen
simpulan
penegasan
klasifikasi
Ragam bahasa baku terdapat dalam kalimat ....
Kelurahan merupakan tempat kerja pak lurah di daerah kabupaten atau di kota.
Riak ombak berulang ngecup pantai, membuih di pasir yang lembut.
Kami bicara-bicara di bawah pohon beringin besar itu.
Tim arkeologi yang menemukan situs tersebut terdiri atas berbagai disiplin ilmu.
Lahan di kawaasan perusahaan itu berdiri dulunya adalah lahan sawah pertanian yang subur.
Cermatilah pendapat berikut!
Untuk menjaga agar rupiah tidak merosot terhadap dolar, Bank Indonesia harus menaikkan suku bunga rupiah. Dengan suku bunga yang tinggi, peredaran rupiah akan berkurang sehingga nilai rupiah otomatis akan naik.
Kalimat yang logis untuk menyanggah pendapat tersebut adalah ....
Untuk menjaga agar nilai rupiah tidak merosot, semua impor harus dihentikan sehingga cadangan devisa (dolar) kita utuh. Kalau devisa kita banyak, nilai rupiah akan terangkat.
Kalau dilihat secara historis, nilai rupiah terhadap dolar terus merosot dari waktu ke waktu. Barangkali ini takdir Tuhan yang tidak bisa diubah oleh manusia.
Merosotnya nilai rupiah terhadap dolar tidak hanya karena rupiah yang beredar sedikit, tetapi juga karena kebutuhan dolar meningkat sehingga harga dolar naik dan sebaliknya rupiah tertekan.
Menaikan suku bunga merupakan instrumen klasik yang tidak akan efektif untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, apalagi untuk menaikkannya.
Suku bunga bank tidak ada kaitannya dengan nilai tukar rupiah. Buktinya sejak dulu suku bunga selalu ada, tetapi nilai rupiah terus merosot terhadap dolar.
Pendapat pro dari mosi “Kebudayaan Indonesia merupakan aset utama negara Indonesia dalam menghadapi era globalisasi” yaitu…
Belum tentu kita gagal total dalam menghadapi era globalisasi jika kita tidak mengandalkan budaya kita. Harus diakui budaya Indonesia memang sangat unik dan variatif.
Namun itu juga tidak selalu tujuan utama para wisatawan datang ke Indonesia. Mayoritas turis yang datang ke Indonesia karena mereka ingin menikmati keindahan pantai Indonesia, atau menikmati pengalaman memandang matahari terbit di puncak gunung.
Itu bukan merupakan kebudayaan kita, namun itu adalah anugerah alam yang diberikan Tuhan.
Lagipula, tanpa berpegang pada kebudayaan, kita masih memiliki aset-aset lain yang juga dapat memperkuat negara kita dalam menghadapi era globalisasi, contohnya di bidang politik, bisnis, olahraga, kuliner, dan lain sebagainya.
Harus diakui, kebudayaan Indonesia merupakan satu-satunya milik negara kita yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain.
Pendapat kontra yang paling tepat dari mosi “Penggunaan bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari menunjukkan kurangnya rasa nasionalisme seseorang” adalah...
Masyarakat terlihat tidak menghargai bahasanya sendiri, ini merupakan tanda dari menurunnya sikap nasionalisme bangsa kita.
Kini arti kalimat “berbahasa satu, bahasa Indonesia” tampaknya tidak begitu penting lagi. Kalimat tersebut tidak lebih dari sebuah wacana belaka.
Justru dengan mencoba berbahasa lain, banyak warga kita yang ditambah pengetahuannya, bertambah kosa katanya, dan itu jelas tidak akan menghilangkan rasa cinta orang tersebut terhadap negaranya yang asli.
Banyak warga Indonesia yang bercakap-cakap dengan selipan canda ala Inggris membuat bahasa Indonesia perlahan mengalami kepunahan.
Pengaruh globalisasi juga merambah pada ranah kebahasaan, ini ditunjukkan dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang dinilai lebih suka belajar bahasa asing daripada bahasanya sendiri
Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
1. Jumlah artis yang mencalonkan diri untuk berpartisipasi di bidang Politik Indonesia semakin banyak.
2. Namun sebenarnya para artis itu tidaklah pantas berkecimpung di dunia politik, karena apabila seseorang tidak terlalu mengerti tentang politik dan ikut menjalankannya, hal itu akan membawa kerugian bagi banyak rakyat Indonesia.
3. Beberapa artis yang pada akhirnya terjun ke dunia politik tidak dapat menjalankan perannya dengan baik.
Penarikan kesimpulan yang tepat dengan cara generalisasi adalah....
Banyak orang yang ingin mencalonkan diri sebagai politikus.
Profesi sebagai artis belum tentu bisa berkecimpung di dunia politik
Banyaknya partisipan artis yang ingin ikut serta dalam bidang politik membuat masyarakat meragukan kinerja politikus yang berlatar belakang artis.
Artis dinilai tidak pantas menjadi politisi hukum karena hanya bermodal popularitas.
Menjadi politikus adalah impian sejumlah artis.
