NEW
Font size
WorksheetsCERITA FABEL
Total questions: 45
Worksheet time: 33mins
Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa diajak berbicara dan bermain.
Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....
dihutan, di saat, di ajak
di hutan, di tubuhnya, disaat
di hutan, di tubuhnya, di saat
dihutan, disaat, di ajak
Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa diajak berbicara dan bermain.
Perbaikan kesalahan penggunaan huruf kapital pada tokoh dalam kutipan fabel tersebut adalah ....
Landak, Landa
landak, landa
Landak, landa
landak, Landa
Simak kutipan teks fabel berikut!
Kelelawar yang Pengecut
Disebuah padang rumput diAfrika seekor singa sedang menyantap makanan.Tiba-tiba seekor burung elang terbang rendah dan menyambar makanan milik singa.Sang raja hutan itu sangat marah sehingga memerintahkan seluruh binatang untuk berkumpul dan menyatakan perang terhadap bangsa burung.
“Mulai sekarang segala jenis burung adalah musuh kita.Usir mereka semua,jangan disisakan!” kata sang raja hutan.Binatang setuju lain sebab mereka merasa telah diperlakukan sama oleh bangsa burung.
Kesalahan penggunaan kata depan di- terdapat pada kata- kata . . . .
disebuah dan diAfrika
diperlakukan dan diAfrika
disisakan dan diperlakukan
disebuah dan diperlakukan
“Kura-kura melukis pemandangan gunung.”
Kalimat aktif di atas jika diubah menjadi kalimat pasif menjadi . . . .
”Pemandangan gunung itu dilukis oleh kura-kura.”
”Pemandangan gunung terlukis dengan kura-kura."
”Kura-kura melukis pemandangan gunung.”
”Gunung itu terlukis oleh kura-kura.”
Perhatikan kalimat berikut!
1) Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.
2) Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur.
3) Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
4) Kepompong hanya bisa menggantung di ranting itu.
Kalimat yang mengandung kata keterangan waktu dan tempat adalah . . . .
1 dan 2
2 dan 3
1 dan 3
2 dan 4
Perhatikan kutipan fabel berikut dengan saksama!
Burung Pipit merasa tertekan karena teman-temannya menjauhinya. Teman-temannya dihasut oleh si Jalak kalau makanan yang ia kumpulkan bersama teman-temannya disembunyikan oleh Burung Pipit untuk dimakan sendiri. Padahal Burung Pipit tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menyembunyikan dan menghabiskan makanan itu sendrian.
Pola pengembangan komplikasi pada kutipan fabel tersebut adalah....
diawali dengan konflik fisik
diawali dengan konflik batin
diawali dengan perubahan latar dan peristiwa tidak mengenakkan tokoh
diawali dengan deskripsi latar
Perhatikan kutipan cerita fabel berikut dengan saksama!
Pada suatu malam di sebuah rumah sederhana yang ukurannya tidak begitu besar, ada sebuah keluarga kelinci yang sedang mengadakan pesta. Keluarga kelinci itu terdiri dari ayah, ibu, dan dua anaknya bernama Tita dan Tuti. Keluarga kelinci itu sedang merayakan hari ulang tahun Tita dan Tuti.
Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, kutipan fabel di atas termasuk jenis fabel....
fabel alami
fabel dengan koda
fabel tanpa koda
fabel adaptasi
Bacalah kutipan fabel berikut!
“Makanya Semut, kau harus berlatih berenang! Aku sejak berupa berudu sudah bisa berenang, masa kau tidak bisa? Berenang itu sangat mudah, julurkan saja kakimu,” Ulu menjulurkan kakinya, “dan tendang ke belakang seperti ini! Ups, maaf, kakimu kan pendek.” Sambil tertawa, Ulu melompat meninggalkan semut.
Semut hanya bisa menatap Ulu dengan kesal. Semut tidak dapat berenang
karena ia berjalan.
Pola pengembangan watak tokoh pada kutipan fabel di atas adalah....
deskripsi fisik tokoh
kegiatan tokoh
dialog tokoh dengan diri sendiri
dialog dengan tokoh lain
Bacalah kutipan fabel berikut!
Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bacalah kutipan cerita fabel berikut!
Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.
“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”
Variasi pola pengembangan orientasi ceritas tersebuta diawali dengan....
deskripsi latar
latar dan kegiatan tokoh
latar di masa lalu
perubahan latar dan peristiwa tidak mengenakkan tokoh
Bacalah kutipan cerita fabel berikut!
Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”
Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”
Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”
Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah....
pada, di, dari
dari, pada, di
di, dari, pada
di, dari, dari
Pernyataan berikut ini yang tepat digunakan pada bagian klimaks dalam sebuah fabel adalah ....
Cici akhirnya tau ternyata Neneknya dimangsa oleh Si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam.
Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici Si Cicak bersama dengan neneknya.
Cici Si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja baik di dalam maupun di luar sarang.
Akhirnya kedua binatang yang saling bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.
Simak kutipan teks cerita fabel berikut!
1) Hari berganti hari. Setiap hari kura-kura merawat pohon pisangnya.
2) "Ayo, kau di sebelah kanan aku di sebelah kiri," jawab kura-kura.
3) "Tumbuh, tumbuhlah pohon pisangku," kura-kura bernyanyi riang.
4) Di tepi hutan hiduplah seekor monyet dan seekor kura-kura. Pada suatu hari, monyet mengajak kura-kura menanam pohon pisang.
5) Monyet hanya melihat tingkah kura-kura sambil tiduran di rerumputan.
6) "Kura-kura, mari kita menanam pohon pisang," ajak monyet.
Susunan yang tepat atas kutipan teks cerita fabel acak di atas adalah ....
4 - 2 - 3 - 1 - 5 - 6
4 - 6 - 2 - 1 - 3 - 5
4 - 1 - 3 - 2 - 5 - 6
4 - 6 - 3 - 2 - 1 - 5
(1) Setelah lama berjemur, kancil merasa lapar dan menemukan kebun ketimun di seberang sungai. (2) Buaya marah karena merasa ditipu oleh kancil. (3) Kancil mengelabuhi sekumpulan buaya untuk sampai ke seberang sungai. (4) Kancil jalan-jalan di pinggir hutan untuk berjemur dan mencari udara segar.
Urutan peristiwa yang sesuai adalah ....
4-2-3-1
4-1-3-2
4-1-2-3
4-3-2-1
Monyet sudah diberi pisang oleh Pak Kerbau. Rupanya, ia tetap ingin pisang yang ada di pohonnya. Sang monyet pun memetik pisang itu. “Dasar monyet, biasanya mencuri!” teriak Pak Kerbau ketika memergoki monyet.
Watak tokoh monyet pada cerita di atas adalah . .
Cerdik
Nakal
Malas
Rakus
Apa definisi dari teks cerita fabel?
cerita tentang manusia yang berperilaku seperti hewan / binatang
cerita mengenai kehidupan binatang / hewan yang berperilaku seperti / mirip manusia.
cerita mengenai binatang dan manusia yang kehidupannya sangat mirip
cerita tentang kehidupan binatang / hewan yang penuh makna seperti / mirip manusia
Di bawah ini adalah struktur teks cerita fabel, yaitu
orientasi - komplikasi - klimaks - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
orientasi - komplikasi - resolusi - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ikan tertua meninggalkan kolam tersebut pada sore hari dengan seluruh keluarganya. Ikan kedua melihat nelayan datang di kejauhan pada pagi hari dan meninggalkan kolam tersebut dengan seluruh keluarganya. Ikan ketiga tetap menolak untuk pergi. Nelayan tersebut pun datang dan menangkap semua ikan yang tertinggal di kolam. Keberuntungan ikan ketiga tidak menyelamatkannya, dia juga tertangkap dan dibunuh.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
koda
resolusi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ketika ikan yang paling tua mendengar ini, dia gelisah. Dia memanggil ikan-ikan yang lain dan berkata, “Apakah kamu dengar apa yang dikatakan nelayan itu? Kita harus meninggalkan kolam ini. Nelayan itu akan kembali besok dan membunuh kita semua!” Ikan kedua setuju. “Kamu benar”, dia berkata. “Kita harus meninggalkan kolam ini.” Tetapi ikan yang paling muda tertawa. “Kamu cemas tanpa ada alasan”, dia berkata. “Kita telah tinggal di kolam ini semur hidup kita, dan tidak ada nelayan yang datang kesini. Kenapa harus orang-orang itu kembali? Saya tidak akan pergi ke mana-mana keberuntunganku akan menyelamatkan ku.”
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
koda
resolusi
klimaks
komplikasi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ikan yang cemas dahulu dan bertindak sebelum nelayan datang dan ikan yang tertindak ketika nelayan datang berhasil selamat. Tetapi ikan yang mempercayakan hanya pada keberuntungan dan tidak berbuat apa-apa semuanya mati. Begitu juga pada kehidupan.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
resolusi
koda
komplikasi
orientasi
Monyet sudah diberi pisang oleh Pak Kerbau. Rupanya, ia tetap ingin piang yang ada di pohonnya. Sang monyet pun memetik pisang itu. “Dasar monyet, biasanya mencuri!” teriak pak Kerbau ketika memergoki monyet.
Watak tokoh monyet pada cerita di atas adalah . .
Cerdik
Nakal
Malas
Rakus
Terlintaslah di benak kuda itu untuk menakuti binatang-binatang hutan yang melewati dirinya. “Aku harus segera bersembunyi. Tempat itu harus gelap dan sering dilalui oleh binatang hutan. Di mana ya?” tanya kuda dalam hati sambil mencari tempat yang cocok. Akhirnya, dia menemukan semak-semak yang cukup gelap untuk bersembunyi, lalu masuk ke dalamnya dengan menggunakan kulit harimau. Tak lama kemudian, beberapa domba gunung berjalan ke arahnya.
Watak kuda dalam kutipan fabel tersebut adalah...
Jahat
Kejam
Sombong
Jahil
Bagian teks fabel yang memuat pengenalan latar dan tokoh disebut...
Resolusi
Orientasi
Komplikasi
Koda
Di bawah ini yang bisa dibuat menjadi sebuah fabel adalah...
Andi membolos dan ketahuan guru
Rina bertengkar dengan kakaknya
Kancil melawan saat diterkam oleh sang buaya
Yossi memelihara kucing di rumah
Penulisan kalimat langsung yang tepat adalah...
Buaya berteriak,"Awas, ada pemburu datang."
"Ah, masak ada pemburu datang," Sahut Kancil.
"Aku tidak takut pada pemburu", kata Singa.
"Hmm... kalian berisik sekali." kata Semut.
Perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada....
Latar
Amanat
Tema
Tokoh
Kancil merasa paling cepat berlari. Ia menantang siput berlomba. Tetapi siput mengerahkan bangsanya. Setiap kancil memanggil waktu berlomba itu, selalu siput yang di depan yang menyahut. Akhirnya kancil merasa kalah. Amanat penggalan cerita tersebut adalah...
Kancil hewan yang cerdik
Kancil dan siput sama-sama kuat
Kita tidak boleh meremehkan sesama makhluk yang lebih kecil
Jangan menjadi orang yang sombong
Seekor kuda sedang berjalan dari sebuah ladang gandum menuju sebuah hutan yang lebat. Kuda itu telah puas memakan gandum yang ada di ladang itu.
Kutipan cerita fabel tersebut menunjukan latar...
Suasana
Waktu
Tempat
Cerita
"Aku akan mengajak Siput pergi ke sungai," kata Katak.
Kalimat tidak langsung yang tepat berdasarkan kalimat langsung tersebut adalah...
Katak berkata akan mengajak Siput pergi ke sungai.
Katak menyatakan bahwa Katak mengajak Siput pergi ke sungai.
Katak berkata ia akan mengajak Siput pergi ke sungai.
Katak mengatakan bahwa ia akan mengajak Siput pergi ke sungai.
Cerry adalah kelinci yang lucu. Bulunya putih bak mutiara. Matanya sebening air danau. Jika ia makan, bibir merahnya yang cantik akan bergerak indah. Kecantikan Cerry tidak diragukan lagi di hutan Ambarata.
Kutipan fabel tersebut menunjukkan pengembangan watak tokoh melalui...
Deskripsi fisik tokoh
Kegiatan tokoh
Dialog tokoh dengan diri sendiri
Dialog dengan tokoh lain
Memang kita harus berhati-hati kalau bertindak. Jika tidak hati-hati akan celaka. Jika kita hati-hati kita akan selamat. Bahkan bisa menyelamatkan orang lain.
Kutipan cerita fabel tersebut termasuk dalam struktur...
Orientasi
Resolusi
Komplikasi
Koda
Pada zaman dahulu kala hiduplah keluarga kura-kura yang sangat rukun. Akan tetapi, banyak di sekeliling mereka yang iri dengan keluarga kura-kura. Suatu hari, Bara si Kura-kura ingin pergi mencari makan. Saat di jalan Bara bertemu dengan Rodi si Kuda. “Hei kamu, kura-kura yang lambat sini kamu!” kata Rodi.
Teks tersebut termasuk teks fabel karena ....
menceritakan kisah hidup seseorang
menceritakan asal-usul terjadinya suatu tempat
berisi tentang penggambaran karakter tokoh
menggunakan tokoh hewan yang dapat bertingkah seperti manusia
Pada zaman dahulu kala hiduplah keluarga kura-kura yang sangat rukun. Akan tetapi, banyak di sekeliling mereka yang iri dengan keluarga kura-kura. Suatu hari, Bara si Kura-kura ingin pergi mencari makan. Saat di jalan Bara bertemu dengan Rodi si Kuda. “Hei kamu, kura-kura yang lambat sini kamu!” kata Rodi.
Pesan moral yang dapat diambil dari penggalan teks tersebut adalah ....
selalu hiduplah rukun dengan keluarga
janganlah memiliki sifat iri terhadap sesama
sebaiknya saling menegur dengan tetangga
janganlah memaksakan kehendak kepada sesama
Bacalah teks berikut. Konon,
Konon di tepi desa damai hiduplah sepasang merpati yang amat rukun. Mereka sedang membuat rumah. Keluarganya amat rukun karena yakin bahwa setelah rumahnya jadi, mereka akan segera menempatinya dengan tenang.
Dalam struktur teks fabel, bagian teks tersebut adalah ....
koda
resolusi
komplikasi
orientasi
Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah ….
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” Teriak" Si Semut.
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” teriak Si Semut.
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! Teriak Si Semut.”
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! teriak Si Semut.”
Perhatikan pernyataan berikut!
Akhirnya,induk domba berhasil menyelamatkan anak-anak domba dari cengkraman serigala jahat. Serigala itu tewas karena kerakusannya.
Teks fabel tersebut merupakan....
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Dikisahkan hiduplah sekelompok binatang di sebuah kampung. Binatang-binatang itu bekerja sesuai dengan keahliannya masing-masing. Di kampung itu mereka saling bekerja sama untuk menyelesaikan pekerjaan.
Pada suatu hari ada seekor jerapah yang tengah mencari pekerjaan. Sang Jerapah itu bernama Jiji. Dia ingin segera mendapat pekerjaan. Pekerjaan apa saja yang penting tidak merugikan orang lain. Masalahnya, Jiji terlalu tinggi untuk melakukan pekerjaan yang ditawarkan padanya.
Tokoh Jerapah dalam cuplikan fabel di atas menggambarkan watak/sifat. . .
bijaksana
pemalas
culas dan curang
penolong
Bacalah kutipan fabel berikut!
Jiji terlalu tinggi untuk menjadi kondektur bus. Ketika berdiri di dalam bus, ia harus menekuk leher dan itu membuat lehernya nyeri. Ia juga terlalu tinggi untuk menjadi sopir truk. Lehernya terlalu panjang di ruang kemudi. Saat ia tekuk, hidungnya menyentuh kemudi truk.
“Hm, sepertinya aku cocok untuk melakukan pekerjaan di luar ruangan. Ya, ya,” gumam Jiji pada suatu pagi, sambil matanya menerawang memperhatikan sekitarnya.
Kalimat apakah yang menjadi konflik (munculnya masalah) dalam fabel tersebut?
Jiji cocok melakukan pekerjaan apa saja
Jiji cocok bekerja dengan menerawang perhatian
Jiji terlalu tinggi bekerja di dalam ruangan
Hidungnya menyentuh kemudi truk
Bacalah kutipan cerita fabel berikut!
Akhirnya, mulai saat itu Jiji dan Kus bekerja sama sebagai tukang cat di kampung tersebut.
Pernyataan tersebut merupakan bagian struktur isi yaitu …
orientasi
klimaks
resolusi
koda
Penulisan kata depan di- yang benar berikut ini adalah….
Aku akan berhati-hati agar duri di tubuhku tidak menusuk kalian.
Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.
Ketika si landak sedang melamun dipinggir sungai, seekor kura-kura menghampirinya
Dia tidak terima melihat teman-temannya di tangkap serigala
Seekor kepompong menangis dan bersedih di sebuah pohon yang sudah tumbang. "Hu hu ... betapa sedihnya kita, diterjang badai tapi tak ada satu pun tempat yang aman untuk berlindung...hu hu!" ratap Sang Kepompong.
Kepompong menangis karena ...
pohon yang tumbang
diterjang badai
diterjang angin topan
diterjang tsunami
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Suatu ketika, terdapatlah tiga ikan yang hidup di sebuah kolam. Di suatu sore, beberapa nelayan melewati kolam tersebut dan melihat ikan-ikan itu. “Kolam ini penuh dengan ikan”, mereka berbicara satu sama lain dengan bergairah. “Kita belum pernah memancing di sini sebelumnya. Kita harus datang lagi besok pagi dengan jaring kita dan manangkap ikan-ikan ini!” Kemudian nelayan-nelayan tersebut pergi.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Suatu hari, ada seekor rubah dan seekor kucing sedang mengobrol. Si rubah adalah hewan yang sombong, yang membual betapa pintarnya dia. "Kenapa, saya tahu setidaknya seribu cara untuk menjauh dari musuh kita bersama, yaitu anjing" katanya.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian …
orientasi
resolusi
komplikasi
klimaks
Kalimat berikut ini yang menggunakan kata sifat adalah
Si Kupu-kupu menolong Si Semut yang terkebak di lumpur hidup.
Ia adalah seekor Burung Hantu yang sombong.
Si Semut menyesali perbuatannya dan mau bertobat.
Serigala mengamuk dan membuatseluruh penghuni hutan ketakutan.
Kemudian, Rusa mendekati lubang dan menolong anak gajah itu keluar dari lubang. Tak lama kemudian, anak gajah bisa keluar dari kubangan itu dengan berlumuran lumpur yang tidak terkira. “Terima kasih, Rusa, aku tidak menyangka bahwa kamu baik. Saya kira kamu akan membalas kejahilanku. Maafkan aku, Rusa.”
Kutipan fabel di atas mengisyaratkan bahwa peristiwa itu terjadi ...
Di dalam kebun binatang
Di rawa-rawa
di kubangan dalam hutan
di dekat danau
