wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal tentang Virus Corona

Total questions: 10

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.

Bukti Asal Usul COVID-19

Para ilmuwan menemukan bahwa bagian RBD dari protein lonjakan SARS-CoV-2 telah berevolusi sehingga bisa efektif menargetkan fitur molekuler di bagian luar sel manusia yang disebut ACE2 -- reseptor yang terlibat dalam pengaturan tekanan darah.

Protein lonjakan SARS-CoV-2 nyatanya sangat efektif untuk mengikat sel-sel manusia. Dari situ, para ilmuwan menyimpulkan, itu adalah hasil seleksi alam dan bukan produk rekayasa genetika.

Bukti evolusi alami ini didukung oleh data tulang punggung (backbone) SARS-CoV-2, yakni struktur molekul keseluruhannya.

Jika seseorang berusaha merekayasa virus corona baru sebagai patogen, misalnya, mereka harus membuatnya dari backbone virus yang diketahui bisa menyebabkan penyakit.

Namun, para ilmuwan menemukan bahwa backbone milik SARS-CoV-2 berbeda secara substansial dengan yang ada pada virus corona lain, yang telah dikenal sebelumnya, dan kebanyakan menyerupai virus terkait yang ditemukan pada kelelawar dan trenggiling.

"Kedua fitur virus, mutasi pada bagian RBD dari protein lonjakan dan backbone yang berbeda mengesampingkan dugaan manipulasi laboratorium sebagai potensi asal SARS-CoV-2," kata Andersen.

Temuan Andersen dan koleganya disambut baik Josie Golding, PhD, pemimpin bagian epidemi Wellcome Trust, yang berpusat di Inggris.

Ia menyebut, temuan tersebut sangat krisial dengan menghadirkan pendapat berbasis bukti untuk menepis rumor yang beredar tentang asal-usul virus SARS-CoV-2 yang memicu pandemi COVID-19.

Jadi, dari mana virus pemicu COVID-19 berasal?

Menurut ilmuwan, berdasarkan analisis urutan genom, ada dua kemungkinan,

Pertama, virus berevolusi ke kondisi patogen saat ini melalui seleksi alam di inang non-manusia dan kemudian melompat ke manusia.

Proses itu mirip dengan wabah Virus Corona yang terjadi sebelumnya, manusia terinfeksi virus setelah terpapar langsung dengan musang (SARS) dan unta (MERS).

Para peneliti menduga kelelawar sebagai reservoir yang paling mungkin untuk SARS-CoV-2. Namun, sejauh ini belum tercatat ada kasus transmisi langsung dari kelelawar ke manusia.

Sumber :https://www.liputan6.com/global/read/4205568/ilmuwan-virus-corona-covid-19-berasal-dari-alam-bukan-buatan-manusia


Dari kutipan berita di atas dari mana virus pemicu COVID-19 berasal?

a)

tulang punggung (backbone) SARS-CoV-2

b)

virus berevolusi ke kondisi patogen saat ini melalui seleksi alam di inang non-manusia dan kemudian melompat ke manusia.

c)

terpapar langsung dengan musang (SARS) dan unta (MERS)

d)

mutasi pada bagian RBD dari protein lonjakan dan backbone yang berbeda

e)

lonjakan SARS-CoV-2 telah berevolusi sehingga bisa efektif menargetkan fitur molekuler di bagian luar sel manusia

2.

Waspada, Ini Cara Penyebaran Virus Corona Menurut Ahli


Jakarta, CNBC Indonesia - Virus corona COVID-19 kini menjadi wabah yang ditakuti umat manusia karena penyebarannya yang begitu cepat. Agar tak terinfeksi Anda harus tahu dulu cara penyebaran virus corona dari ahlinya.

Menurut World Health Organization (WHO), cara virus corona COVID-19 menyebar melalui tetesan kecil yang keluar dari hidung atau mulut ketika mereka yang terinfeksi virus bersin atau batuk.

"Itu sebabnya penting untuk menjaga jarak 1 meter lebih dari orang yang sakit. Hingga kini belum ada penelitian yang menyatakan virus corona COVID-19 bisa menular melalui udara," jelas WHO seperti dikutip dari situsnya, Selasa (17/3/2020).

Menjaga jarak dengan orang lain merupakan bagian dari social distancing. Cara ini sangat disarankan ketika sebuah wabah atau virus menyebar tetapi belum ditemukan obat anti virusnya.

Social distancing juga menyarankan agar tidak menghadiri pertemuan dengan jumlah banyak seperti konser, festival, konferensi, ibadah atau acara olahraga. Tujuannya agar virus tersebut tidak tertular ke orang yang sehat.

WHO menambahkan gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala-gejala ini bersifat ringan dan terjadi secara bertahap.

Namun, beberapa orang yang terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tak merasa tidak enak badan. Kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang yang mendapatkan COVID-19 sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas.

Orang yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah medis seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung atau diabetes, lebih mungkin terkena penyakit serius. Orang dengan demam, batuk dan kesulitan bernapas harus mendapat perhatian medis.

Sumber :https://www.cnbcindonesia.com/tech/20200319061451-37-145977/waspada-ini-cara-penyebaran-virus-corona-menurut-ahli


Bagaimana Virus Corona ini dapat menyebar dan menularkan kepada orang lain ...

a)

terdapat orang-orang yang memiliki masalah medis seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung atau diabetes, lebih mungkin terkena penyakit serius.

b)

seringnya menghadiri pertemuan dengan jumlah banyak seperti konser, festival, konferensi, ibadah atau acara olahraga.

c)

ketika seseorang mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare.

d)

tetesan kecil yang keluar dari hidung atau mulut ketika mereka yang terinfeksi virus bersin atau batuk dan menyebar melalui udara.

e)

ketika berinteraksi dengan hewan-hewan pembawa virus, seperti kelelawar, tringgiling, dan babi.

3.

Apakah “social distancing” itu?

Ada yang menyebut jaga jarak sosial, mengurangi kontak antarwarga atau dalam bahasa Inggris, social distancing. Apa artinya itu? Jawaban baku: tindakan-tindakan sangat penting yang diambil pemimpin formal untuk menghentikan atau memperlambat kecepatan penyakit yang sangat mudah menular, seperti virus corona (COVID-19). Tindakan itu mengurangi orang sakit untuk memiliki kontak dengan orang sehat.


Bagaimana melakukan social distancing?

Jaga jarak minimal 1 meter dari orang lain adalah satu langkah. Tapi social distancing lebih dari itu. Termasuk social distancing adalah tidak bersalaman, penundaan acara-acara besar, seperti pertemuan masyarakat, hiburan, olahraga ataupun bisnis.

Anda mungkin bertanya: apakah saya boleh ke supermarket atau pasar? Jawabannya boleh tapi kurangi frekuensinya seminimal mungkin. Bila mungkin, orang yang berisiko (orang lanjut usia dan yang memiliki masalah kesehatan kronis) harus menghindari tempat umum.

Saat Anda berada di tempat umum usahakan sebisa mungkin menjaga jarak dari orang lain dan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan saat kembali pulang ke rumah.

Jika bisa kerja dari rumah, lakukanlah. Kalau harus ke kantor, batasi kontak dengan rekan-rekan kerja dan ikuti etika bersin/ batuk (tutupi bersin/ batuk dengan siku terlipat atau tisu yang dibuang langsung ke tempat sampah).

Kalau sakit, tinggallah di rumah dan kalau mengalami gejala virus corona, cari pengobatan medis atau telephon hotline 119 ext. 9. Jika Anda sedang merawat seseorang yang sakit di rumah, gunakan masker dan sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.

Jika sekolah anak Anda ditutup sementara, itu bukan berarti liburan. Pastikan anak mengikuti instruksi guru untuk belajar di rumah dan jangan lepas mereka ke tempat umum yang ramai orang.

Situasinya berkembang cepat. Jadi, lindungi diri, lindungi sesama dan tetap ikuti perkembangan informasi.


Sumber :https://www.covid19.go.id/2020/03/17/1331/


Apa tujuan Social Distancing dan mengapa harus belajar dari rumah ...

a)

Memperkeruh atau meresahkan mengenai penyakit yang sangat mudah menular, menambah orang sakit untuk memiliki kontak dengan orang sehat. Belajar di rumah bertujuan untuk berlibur sementara.

b)

Menghentikan atau memperlambat kecepatan penyakit yang sangat mudah menular, mengurangi orang sakit untuk memiliki kontak dengan orang sehat. Belajar di rumah bertujuan untuk menjalankan instruksi pemerintah.

c)

Memperkeruh atau meresahkan mengenai penyakit yang sangat mudah menular, mengurangi orang sakit untuk memiliki kontak dengan orang sehat. Belajar di rumah bertujuan untuk mengaplikasikan social distancing.

d)

Keadaan yang sangat terkenal di seluruh dunia, oleh karena itu perlu untuk diikuti. Belajar di rumah bertujuan untuk siswa dapat memantau sejauh mana virus ini berlangsung.

e)

Menghentikan atau memperlambat kecepatan penyakit yang sangat mudah menular, mengurangi orang sakit untuk memiliki kontak dengan orang sehat. Belajar di rumah bertujuan untuk mengaplikasikan social distancing.

4.

7 Langkah Cara Cuci Tangan Menurut WHO


Kebiasaan mencuci tangan sangat penting untuk di terapkan oleh keluarga agar keluarga kita terhindar dari berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh kuman tersebut.

Pada dasarnya mencuci tangan bukan hanya sekedar membasahi tangan saja, namun juga harus kita ketahui bagaimana cara mencuci tangan dengan benar. Mengapa kita harus cuci tangan dengan benar?? Karena kuman tidak mudah mati atau hilang jika hanya dengan membasahi tangan dengan air saja, ingat kuman sangat mudah untuk berkembang biak. Oleh karena itu ikutilah 7 langkah mencuci tangan dengan benar menurut WHO sebagai berikut:

  1. Gosok kedua telapak tangan bersama menggunakan sabun anti bakteri
  2. Gosok punggung tangan keduanya
  3. Buka telapak tangan kemudian gosok selah jari jari satu persatu
  4. Kemudian balikkan telapak tangan bersihkan sela-sela punggung jari jemari bergantian
  5. Gosok ibu jari dengan cara melingkar satu arah mengikuti daerah antara jari telunjuk dan ibu jari lakukan bergantian kepada kedua tangan
  6. Gosok ujung jari pada telapak tangan dan lakukan bergantian pada kedua tangan
  7. Gosok pergelangan tangan secara berputar lakukan juga pada keduanya


Sumber : https://aladokter.com/7-langkah-cara-cuci-tangan-menurut-who/


Berikut langkah yang benar mencuci tangan menurut WHO yaitu ... (boleh klik lebih dari satu)

a)

Buka telapak tangan kemudian gosok selah jari jari satu persatu

b)

Gosok kedua telapak tangan bersama menggunakan batu kali

c)

Gosok ibu jari dengan cara melingkar satu arah mengikuti daerah antara jari telunjuk dan ibu jari lakukan bergantian kepada kedua tangan

d)

Gosok ujung jari pada telapak kaki dan lakukan bergantian pada kedua kaki

e)

Gosok pergelangan tangan secara berputar lakukan juga pada keduanya

5.

ETIKA BATUK YANG BAIK DAN BENAR


Etika batuk adalah tata cara batuk yang baik dan benar, dengan cara menutup hidung dan mulut dengan tissue atau lengan baju. Jadi bakteri tidak menyebar ke udara dan tidak menular ke orang lain.

Mencegah penyebaran suatu penyakit secara luas melalui udara bebas (Droplets) dan membuatkenyamanan pada orang di sekitarnya. Droplets tersebut dapat mengandung kuman infeksiusyang berpotensi menular ke orang lain disekitarnya melalui udara pernafasan. Penularan penyakit melalui media udara pernafasan disebut “air borne disease”.


Kebiasaan Batuk Yang Salah

Tidak menutup mulut saat batuk atau bersin di tempat umum. Tidak mencuci tangan setelah digunakan untuk menutup mulut atau hidung saat batuk dan bersin. Membuang ludah batuk di sembarang tempat. Melakukan resusitasi dan stabilisasi. Membuang atau meletakkan tissue yang sudah dipakai di sembarang tempat. Tidak menggunakan masker saat flu atau batuk.

Sumber :http://rsusemararatih.co.id/2019/10/25/ppi-etika-batuk-dan-bersin/


Berdasarkan infografis di atas, manakah etika batuk dan bersin yang tidak tepat ...

a)

tutuplah mulut menggunakan tisu

b)

buang tisu pada tempatnya

c)

ketika batuk dan bersin gunakan baju lengan atas untuk menutupinya

d)

membuang ludah sembarangan

e)

saat batuk atau flu gunakan masker agar orang lain tidak tertular

6.

Banyak hal yang perlu dipahami tentang penyebaran virus Corona. Virus ini menyebar ketika partikel virus dari orang yang positif terjangkit masuk ke dalam mata, hidung, dan mulut ke orang yang sehat. Hindarilah keramaian.

Sumber :https://twitter.com/BKKBNofficial/status/1239372436262367233


Berdasarkan infografis Tips Pencegahan Penyebaran Virus Corona BKKN, manakah hal yang tidak tepat ...

a)

Jangan menyentuh wajahmu atau wajah orang lain. Cuci tangan dengan sabun antiseptik dan air mengalir selama 60 detik secara menyeluruh (bagian belakang telapak, sela-sela jari, dan bagian bawah kuku) terlebih dahulu.

b)

Buanglah masker setelah seharian beaktifitas. Jangan menggunakan masker lebih dari satu hari, karena bakteri dapat berkembang biak di maskermu jika terlalu lama. Usahakan jangan menyentuh bagian luar masker. Segera cuci tanganmu jika terlanjur menyentuhnya.

c)

Usahakan membuka dan menutup pintu dengan kaki atau dengkulmu.

d)

Jangan berbagi makan, alat makan, gelas, dan handuk. Setiap keluarga harus memiliki alat makan, gelas, dan handuk masing-masing

e)

Selalu cuci tangamnu dengan sabun sebelum makan, dan setelah pergi ke tempat umum

7.

Organisasi kesehatan dunia adalah ...

a)

FAO

b)

ILO

c)

UNICEP

d)

WHO

8.

Virus itu bisa masuk ke dalam tubuh lewat

a)

lewat tangan

b)

tetesan seni

c)

tetesan mata

d)

tetesan air dari mulut saat bersin atau batuk.

9.

Virus Corona pertama kali ditemukan pada tanggal ...

a)

10 Desember 2019

b)

11 Desember 2019

c)

12 Desember 2019

d)

13 Desember 2019

10.

apa covid-19 itu...

a)

adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis hewan langka yang hidup di hutan dan diburu oleh orang orang yang tak bertanggung jawab sehingga dapat dijual di pasar-pasar tradisional

b)

adalah penyakit menular yang disebabkan binatang , kelelawar, binatang buas, ular

c)

adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan.

d)

adalah penyakit menular yang disebabkan burung