NEW
Font size
WorksheetsKuis Sistem Pengendalian Intern
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Berikut ini adalah unsur-unsur sistem pengendalian intern, kecuali:
Organisasi yang memisahkan tanggung jawab dan wewenang secara tegas
Sistem otorisasi dan prosedur yang memberikan perlindungan memadai terhadap kekayaan, utang, pendapatan dan biaya
Menjaga kekayaan organisasi
Praktik yang sehat
Berikut ini adalah contoh-contoh praktik yang sehat sebagai unsur sistem pengendalian intern, kecuali:
Penggunaan formulir bernomor urut tercetak yang pemakaiannya dipertanggungjawabkan oleh yang berwenang
Supprised audit
Job rotation
Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya
Berikut ini adalah tujuan pokok sistem pengendalian intern, kecuali:
Menjaga kekayaan organisasi
Mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi
Mendorong efesiensi
Memisahkan dengan tegas tanggung jawab dan wewenang fungsional dalam organisasi
Untuk menjamin bahwa transaksi telah memiliki kode, karakter dan field size yang sahih untuk diolah dengan komputer digunakan pengujian yang disebut:
Validity test
Completeness test
Logical test
Limit test
Untuk menguji apakah data yang direkam dalam record field dengan komputer telah melampaui batas yang telah ditetapkan digunakan pengujian yang disebut:
Validity test
Completeness test
Logical test
Limit test
Pengendalian yang ditujukan untuk menjamin bahwa arsip yang digunakan dalam pengolahan data dengan komputer adalah benar disebut:
File check
Completeness test
Hash total
Overflow test
Tujuan pengendalian intern akuntansi terkait dengan pencatatan transaksi adalah sebagai berikut, kecuali:
Memastikan transaksi yang dicatat adalah benar terjadi
Memastikan transaksi yang dicatat dalam jumlah yang benar
Memastikan transaksi dengan penggolongan yang seharusnya
Membatasi akses langsung terhadap kekaya
Untuk menjamin ketelitian nomor identifikasi seperti kode rekening dikenal dengan istilah:
Validity tests
Completeness tests
Self-checking digits
Control totals
Pengendalian preventif diperlukan dalam pengolahan data elektronik karena dapat mencegah terjadinya masalah. Unsur-unsur pengendalian preventif adalah sebagai berikut, kecuali:
Otorisasi data sumber
Konversi data
Penyiapan data sumber
Tanda tangan oleh direktur
Mutu karyawan adalah salah satu unsur dalam pengendalian intern. Cara yang dilakukan oleh perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang bermutu dengan cara:
Perputaran kerja antar karyawan
Pengembangan pendidikan untuk top manajen dan direktur saja
Penyeleksian sesuai persyaratan yang dituntut pekerjaan dan pengembangan pendidikan karyawan
Menyetujui adanya audit secara mendadak
