NEW
Font size
WorksheetsParafrase Puisi
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Pedang di kanan dan keris di kiri
Berselempang semangat tak bisa mati
Ini barisan tak bergenderung-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu
Penggalan puisi Chairil Anwar di atas melukiskan ....
perjuangan tanpa senjata,
sikap pasrah terhadap Tuhan,
semangat yang terbelenggu,
semangat perjuangan yang pantang menyerah,
perjuangan bangsa Indonesia yang penuh keprihatinan
Niatkanlah menegakkan kalimat Allah
Di atas bumi kita ini
Dengan menegakkan keadilan
Dan kebenaran
Tanpa dendam dan kebencian
Kemudian lafazkan kesaksian pada Tuhan
Serta Rasul kita yang tercinta
(Taufik Ismail)
Amanat yang terkandung dalam penggalan puisi di atas adalah ...
perjuangan atas nama Allah,
hindarkan dendam dan kebencian,
perjuangan dengan gagah berani,
perjuangan sampai tetes darah penghabisan,
perjuangan menghendaki pengorbanan,
Kau depanku menarik menari
Citraan yang ditimbulkan dari penggalan puisi tersebut adalah....
Penciuman,
Pendengaran,
Penglihatan,
Pikiran,
Perasaan,
Perhatikan penggalan puisi berikut!
Hati yang terbuat dari baja
Tangguh sungguh perkasa
Kata baja dalam baris puisi tersebut bisa melambangkan....
Kerasnya hidup,
Kekuatan yang sulit terpecahkan,
Sultnya menjalani hidup,
Manusia harus dapat menjalani cobaan hidup
Hidup yang sederhana
Berikut ini termasuk langkah-langkah yang harus diperhatikan untuk memahami makna puisi, kecuali...
Menemukan kata kunci dalam setiap baris atau larik karena kata-kata tesebut merupakan inti baris tersebut.
Mengaitkan isi puisi dengan kehidupan nyata.
Menguraikan baik puisi kedalam bentuk prosa atau parafrasa.
Menulis hasil interpretasi dengan tepat.
Menemukan latar belakang penulis puisi.
Puisi merupakan karya sastra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia yang bahasanya terikat oleh hal-hal berikut, kecuali...
Ragam,
Irama,
Mantra
Rima
Sajak
Guruku
Ilmu yang engkau berikan
Laksana pelita yang tak pernah padam
Menerangi jalan gulita
Agar kaki tak salah melangkah
Yang dimaksud pelitaku dalam puisi di atas adalah ...
Penerang
Cahaya
Jalan
Guru
Ilmu
Tuhan telah menegurmu
Tuhan telah menegurmu dengan sopan
Lewat perut anak-anak yang kelaparan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat semayup suara azan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup menehan kesabaran
Lewat gempa bumi yang mengguncang
Deru angina yang meruang kencang
Hujan dan banjir yang melintang pukang
Adakah kau degar? (Apip Mustafa)
Puisi di atas mengungkapkan….
Manusia selalu ada dalam kasih sayang.
Tuhan menegur manusia melalui bencana.
Siksaan Tuhan akan datang bagi orang lupa.
Manusia yang melupakan Tuhan.
Manusia serah yang hidup di bumi.
hari masih pagi
semangat kita terlalu dini untuk mati
Amanat yang tersirat dalam puisi tersebut adalah....
Jangan mau meracun hati.
Jadilah lalai di saat pagi hari.
Janganlah lalai di saat pagi hari.
Giat dan berprestasilah selagi muda.
Menyaksikan orang lain giat bekerja.
Sahabat
Katakan pada dunia
Kita adalah sahabat
Suka dan duka kita kan selalu bersama
Walau jurang memisahkan kita
Parafrase yang tepat untuk penggalan puisi di atas adalah ..
Katakanlah pada dunia bahwa kita adalah sahabat yang selalu bersama dalam keadaan suka maupun duka. Kita juga akan tetap bersama meski jurang memisahkan kita.
Katakan pada dunia, kita ini sahabat setia satu selamanya.
Sahabat untuk selamanya. Kau dan aku sahabat untuk selama-lamanya.
Kita ini bersahabat, kita tidak akan berjauh-jauhan. Kita selalu bersama hingga jurang memisahkan kita.
Kita harus menjadi sahabat meskipun kadang kita dilukai.
