wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Menganalisis Puisi

Total questions: 10

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Menceritakan tentang apakah puisi tersebut?

a)

Kepasrahan penyair dalam hidupnya. Ia tidak punya tujuan dalam menghadapi liku-liku kehidupan. Ia hanya pasrah terhadap nasib, bagai biduk yang terbawa arus yang tidak tentu arahnya.

b)

Kebahagiaan penyair dalam hidupnya. Ia punya tujuan dalam menghadapi liku-liku kehidupan. Ia pasrah terhadap nasib, bagai biduk yang terbawa arus yang tidak tentu arahnya.

c)

Kesengsaraan penyair dalam hidupnya. Ia tidak punya tujuan dalam menghadapi liku-liku kehidupan. Ia pasrah terhadap nasib, bagai biduk yang terbawa arus yang tidak tentu arahnya.

d)

Kemarahan penyair dalam hidupnya. Ia marah dalam menghadapi liku-liku kehidupan. Ia tidak suka dengan kuasa Tuhan.

e)

Kebijaksanaan penyair dalam hidupnya. Ia punya tujuan dalam menghadapi liku-liku kehidupan. Ia pasrah terhadap nasib, bagai biduk yang terbawa arus yang tidak tentu arahnya.

2.

Suasana apakah yang tergambar dalam puisi tersebut?

a)

tenang, kecewa

b)

tenang, haru

c)

tenang, pasrah

d)

tenang, sedih

e)

tenang, gelisah

3.

Bacalah kutipan puisi berikut!

Setelah perang memberi kita

Puing demi puing kepapaan dan air mata

Daftar jenazah yang sentiasa bertambah

Hutang dalam ratusan jam kerja

Timbullah kini kesabaran dan kekuatan

Memikul berat beban nestafa

Seorang tiada hingganya


(Taufik Ismail 1965)


Tema puisi tersebut adalah ...

a)

Perang menumbuhkan dendam.

b)

Kedamaian tumbuh setelah perang.

c)

Perang mengakibatkan kesengsaraan.

d)

Perang menimbulkan hutang.

e)

Perang memikul beban nestafa

4.

Bacalah puisi berikut!

Dalam terik matahari esok hari

Ku masih duduk di sini

Bak seonggok sampah

Tertiup angin kemarau yang membakar jiwa

Tergores luka hingga berdarah-darah

Ingin kumenjerit sekuat tenaga

Namun mulut terbekap oleh pisau kedudukan


Tema puisi tersebut adalah ...

a)

Kesanggupan menahan angin

b)

Kepasrahan menjalani hidup

c)

Keperkasaan menantang bahaya

d)

Kesepian menghalau kedudukan

e)

Mulut terbekap pisau kedudukan

5.

Tanah Airku

Karya : Haris R.N.

Angin berdesir di pantai

Burung berkicau dengan merdu

Embun pagi membasahi rumput-rumput

Itulah tanah airku

Sawahnya menghijau

Gunungnya tinggi menjulang

Rakyat aman dan makmur Indonesiaku

Tanah tumpah darahku


Tema puisi tersebut adalah ....

a)

Sawah hijau

b)

Keindahan alam Indonesia

c)

Keindahan gunung

d)

Keamanan rakyat Indonesia

e)

Angin di pantai sangat sejuk

6.

Cermati kutipan puisi berikut dengan Saksama!


Andai esok tak ada lagi mentari

Arah langkah terhenti seketika

Langit berubah warna kelabu

.....

Bunga-mendadak layu


Kalimat bermajas yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang Puisi berikut adalah

a)

Gerimis pun mulai mulai reda lagi.

b)

Udara dingin sekali.

c)

Angin dan embun pagi berhenti

d)

Tanpa lentera akan berbahaya sekali.

e)

Pembawa berita bercerita.

7.

Pilihlah tokoh yang termasuk tokoh sastrawan Indonesia dalam bidang puisi angkatan 45!

a)
b)
c)
d)
8.

Bersyukurlah akan ketidaksempurnaanmu.

Berhati-hatilah dalam kelengkapanmu

Sesungguhnya:

setiap langit ada atapnya

setiap telaga ada dasarnya


("Risalah", Parnami Azmi)

Puisi di atas mengungkapkan..

a)

nasihat

b)

ungkapan syukur

c)

doa kepada Tuhan

d)

kerinduan

e)

kemalangan

9.

Baik-baik aku akan menghadap dia

Menyerahkan diri dan segala dosa

Tapi jangan tantang lagi aku

Nanti darahku jadi beku


Dalam puisinya itu Chairil Anwar mengungkapkan tentang....

a)

pemberontakan

b)

kepasrahan

c)

kesetiaan

d)

pengakuan dosa

e)

penolakan pada nasib

10.

Jika hari ini remang petang

tidak berarti permainan bakal selesai

dan boleh ditinggalkan gelanggang

hanya peran berpuan dari permainan di dalam

menjadi penonton di luar


Amanat yang terkandung dalam penggalan Puisi di atas adalah ..

a)

hari sudah sore

b)

permainan belum selesai

c)

kehidupan akan berubah

d)

kehidupan belum selesai

e)

penonton itu ada di luar