WorksheetsREMEDIAL ULANGAN HARIAN TEKS FABEL
Total questions: 20
Worksheet time: 2hrs 40mins
Sementara menunggu kedatngan Lutung, tikus-tikus itu menutupi tubuh penyu dengan mereka sendiri. Mereka menari-nari sambil bersyair : “Mari kita ikuti gembira ria bersama Sang Lutung jenaka yang berhasil menipu Raja Rimba yang mengira betul ada penyu, padahal hanya kita yang ada.” Lutung yang datang bersama harimau sangat heran, di manakah Penyu? Mendengar syair tikus-tikus, harimau pun menjadi marah karena merasa ditipu. “Mana penyu yang kau katakan itu?” geramnya. Kemudian, Lutung itu diterkam oleh Harimau, dibawa lari ke dalam hutan.
Dalam struktur fabel, kutipan teks cerita fabel di
atas merupakan bagian …
perkenalan
komplikasi
klimaks
koda
Sementara menunggu kedatngan Lutung, tikus-tikus itu menutupi tubuh penyu dengan mereka sendiri. Mereka menari-nari sambil bersyair : “Mari kita ikuti gembira ria bersama Sang Lutung jenaka yang berhasil menipu Raja Rimba yang mengira betul ada penyu, padahal hanya kita yang ada.” Lutung yang datang bersama harimau sangat heran, di manakah Penyu? Mendengar syair tikus-tikus, harimau pun menjadi marah karena merasa ditipu. “Mana penyu yang kau katakan itu?” geramnya. Kemudian, Lutung itu diterkam oleh Harimau, dibawa lari ke dalam hutan.
Tokoh antagonis dalam teks fabel tersebut adalah ...
Penyu
Lutung
Harimau
Tikus
Sementara menunggu kedatangan Lutung, tikus-tikus itu menutupi tubuh penyu dengan mereka sendiri. Mereka menari-nari sambil bersyair : “Mari kita ikuti gembira ria bersama Sang Lutung jenaka yang berhasil menipu Raja Rimba yang mengira betul ada penyu, padahal hanya kita yang ada.” Lutung yang datang bersama harimau sangat heran, di manakah Penyu? Mendengar syair tikus-tikus, harimau pun menjadi marah karena merasa ditipu. “Mana penyu yang kau katakan itu?” geramnya. Kemudian, Lutung itu diterkam oleh Harimau, dibawa lari ke dalam hutan.
Latar tempat yang ada pada teks fabel tersebut adalah ...
di tengah hutan
di laut dekat pemukiman
di atas karang
di pantai pinggir hutan
Sementara menunggu kedatangan Lutung, tikus-tikus itu menutupi tubuh penyu dengan mereka sendiri. Mereka menari-nari sambil bersyair : “Mari kita ikuti gembira ria bersama Sang Lutung jenaka yang berhasil menipu Raja Rimba yang mengira betul ada penyu, padahal hanya kita yang ada.” Lutung yang datang bersama harimau sangat heran, di manakah Penyu? Mendengar syair tikus-tikus, harimau pun menjadi marah karena merasa ditipu. “Mana penyu yang kau katakan itu?” geramnya. Kemudian, Lutung itu diterkam oleh Harimau, dibawa lari ke dalam hutan.
Kata yang digaris bawahi pada teks tersebut bermakna ...
menggelikan
menakutkan
memalukan
mempesona
Kelinci Sang Penakluk
Di sebuah hutan hiduplah seekor singa yang ganas. Suatu hari sang singa ganas itu membuat peraturan bahwa dia tidak akan berburu binatang hutan. Sebagai gantinya harus ada binatang di sekelilingnya yang suka rela menjadi mangsanya. Pada hari pertama setelah peraturan itu diberlakukan datanglah seekor kelinci. Sambil terengah-engah kelinci itu minta maaf kepada sang singa yang ganas itu. “Maaf sang raja, saya datang terlambat. Ada
singa lain tadi membantu saya, “kata si kelinci. Kemudian singa yang ganas itu mengangguk-anggukkan kepala dan langsung menyahut “Mana singa yang mengejarmu? Akan kuhabisi dia sekarang juga.”
“Ya sang raja, dia ada di dalam sumur itu.”
Akhirnya binatang-binatang itu menjadi lega. Berikut kecerdikan kelinci Sang singa yang ganas itu masuk ke dalam sumur dan tidak ada lagi pemangsa di hutan itu.
Pesan moral yang tersirat dalam kutipan teks fabel di atas adalah...
Jangan galak terhadap sesama makhluk hidup
Tak ada gunanya bersahabat dengan orang yang galak
Jangan sewenang-wenang jika menjadi penguasa.
Kesewenang-wenangan dapat dikalahkan dengan kelicikan.
Kelinci Sang Penakluk
Di sebuah hutan hiduplah seekor singa yang ganas. Suatu hari sang singa ganas itu membuat peraturan bahwa dia tidak akan berburu binatang hutan. Sebagai gantinya harus ada binatang di sekelilingnya yang suka rela menjadi mangsanya. Pada hari pertama setelah peraturan itu diberlakukan datanglah seekor kelinci. Sambil terengah-engah kelinci itu minta maaf kepada sang singa yang ganas itu. “Maaf sang raja, saya datang terlambat. Ada
singa lain tadi membantu saya, “kata si kelinci. Kemudian singa yang ganas itu mengangguk-anggukkan kepala dan langsung menyahut “Mana singa yang mengejarmu? Akan kuhabisi dia sekarang juga.”
“Ya sang raja, dia ada di dalam sumur itu.”
Akhirnya binatang-binatang itu menjadi lega. Berikut kecerdikan kelinci Sang singa yang ganas itu masuk ke dalam sumur dan tidak ada lagi pemangsa di hutan itu.
Watak tokoh kelinci dalam kutipan teks fabel tersebut di atas adalah...
Cerdik
Licik
Penakluk
Penakut
Kelinci Sang Penakluk
Di sebuah hutan hiduplah seekor singa yang ganas. Suatu hari sang singa ganas itu membuat peraturan bahwa dia tidak akan berburu binatang hutan. Sebagai gantinya harus ada binatang di sekelilingnya yang suka rela menjadi mangsanya. Pada hari pertama setelah peraturan itu diberlakukan datanglah seekor kelinci. Sambil terengah-engah kelinci itu minta maaf kepada sang singa yang ganas itu. “Maaf sang raja, saya datang terlambat. Ada
singa lain tadi membantu saya, “kata si kelinci. Kemudian singa yang ganas itu mengangguk-anggukkan kepala dan langsung menyahut “Mana singa yang mengejarmu? Akan kuhabisi dia sekarang juga.”
“Ya sang raja, dia ada di dalam sumur itu.”
Akhirnya binatang-binatang itu menjadi lega. Berikut kecerdikan kelinci Sang singa yang ganas itu masuk ke dalam sumur dan tidak ada lagi pemangsa di hutan itu.
Latar suasana dalam kutipan teks fabel di atas
adalah …
Sedih
Mencekam
Senang
Terharu
Akhirnya binatang-binatang itu menjadi lega. Berikut kecerdikan kelinci Sang singa yang ganas itu masuk ke dalam sumur dan tidak ada lagi pemangsa di hutan itu.
Kutipan teks fabel tersebut merupakan bagian dari struktur ...
Perkenalan
Komplikasi
Koda
Resolusi
Penulisan kata sandang dalam kalimat berikut yang tepat adalah ...
Sang Singa membuat peraturan yang keras
Sang singa membuat peraturan yang keras
Sambil terengah-engah si Kelinci itu minta maaf kepada singa
Sambil terengah-engah si kelinci itu minta maaf kepada singa
Di sebuah hutan hiduplah seekor singa yang ganas. Suatu hari sang singa ganas itu membuat peraturan bahwa dia tidak akan berburu binatang hutan. Sebagai gantinya harus ada binatang di sekelilingnya yang suka rela menjadi mangsanya.
Kutipan teks febal tersebut merupakan bagian dari struktur...
Perkenalan
Komplikasi
Resolusi
Koda
Judy, Kelinci yang hebat mengajarkan bahwa trauma ataupun ketakutan terbesar dalam diri harus dilawan untuk meraih cita-cita gemilang. Sungguh kisah Judy memberikan banyak pesan yang dapat diteladani.
Kutipan teks fabel tersebut merupakan bagian dari struktur...
Perkenalan
Komplikasi
Resolusi
Koda
Sesampainya di Zootopia, Judy pun segera memulai kariernya sebagai Polisi. Akan tetapi gambaran muluk Judy menjadi Polisi untuk menuntaskan kasus besar harus pupus ditangan Chief Bogo selaku pimpinan Kepolisian Zootopia yang hanya menugaskannya sebagai Polisi lalu lintas. Walau merasa diremehkan akan kemampuannya, Judy tetap tegar dan semangat menjalankan tugasnya. Dari sinilah awal mula Judy bertemu dengan Nick Wilde, seekor rubah yang cerdik tetapi licik dimana ia memanfaatkan kebaikan Judy yang secara tidak sadar membantu melakukan tindak curangnya bersama rekannya Finnick. Sadar bahwa dirinya dimanipulasi, Judy berupaya menangkap Nick namun ia tak berhasil dikarenakan Nick si rubah yang memang kehendak alam terlahir sebagai predator cerdik.
Tokoh protagonis dalam kutipan teks tersebut adalah...
Chief Bogo
Judy
Nick Wilde
Finnick
Sesampainya di Zootopia, Judy pun segera memulai kariernya sebagai Polisi. Akan tetapi gambaran muluk Judy menjadi Polisi untuk menuntaskan kasus besar harus pupus ditangan Chief Bogo selaku pimpinan Kepolisian Zootopia yang hanya menugaskannya sebagai Polisi lalu lintas. Walau merasa diremehkan akan kemampuannya, Judy tetap tegar dan semangat menjalankan tugasnya. Dari sinilah awal mula Judy bertemu dengan Nick Wilde, seekor rubah yang cerdik tetapi licik dimana ia memanfaatkan kebaikan Judy yang secara tidak sadar membantu melakukan tindak curangnya bersama rekannya Finnick. Sadar bahwa dirinya dimanipulasi, Judy berupaya menangkap Nick namun ia tak berhasil dikarenakan Nick si rubah yang memang kehendak alam terlahir sebagai predator cerdik.
Berdasarkan kutipan tersebut, tokoh Chief Bogo berwatak ...
Kejam
Cerdik
Sombong
Licik
Raja Hutan bertanya kepada Kelinci, di mana hewan yang mengaku sebagai pesaingnya .
Penulisan kalimat langsung yang benar dari kalimat tidak langsung di atas adalah….
“Di mana hewan itu? Tanya Raja Hutan"
Raja Hutan bertanya kepada Kelinci, “Di mana hewan itu?”
"Raja Hutan bertanya bahwa," Di mana hewan itu?
“Di mana hewan itu" tanya Raja Hutan.
Penulisan kata depan di- yang benar berikut ini adalah….
Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.
Aku akan berhati-hati agar duri di tubuhku tidak menusuk kalian.
Ketika si landak sedang melamun dipinggir sungai, seekor kura-kura menghampirinya.
Dia tidak terima melihat teman-temannya di tangkap serigala.
Kalimat berikut ini yang menggunakan kata sifat adalah…..
Si Kupu-kupu menolong Si Semut yang terkebak di lumpur hidup.
Ia adalah seekor Burung Hantu yang sombong.
Si Semut menyesali perbuatannya dan mau bertobat.
Serigala mengamuk dan membuatseluruh penghuni hutan ketakutan.
Perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada…
Alur
Latar
Tema
Tokoh
(1) Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. (2) Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. (3) Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. (4) Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.
Kalimat yang mengandung latar waktu adalah ...
(1)
(2)
(3)
(4)
Kalimat yang menyatakan keterangan tempat berikut ini adalah….
Belalang melihat pohon tua yang ada di hadapannya.
Belalang merapikan sarangnya setiap bangun tidur.
Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua.
Burung Hantu Tua melirik ke arah belalang yang tak menghiraukannya.
Belalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua. Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.
Makna kata yang digaris bawahi adalah ...
terbawa arus
terlalu asyik
terpesona
tenggelam
