NEW
Font size
WorksheetsEjaan Bahasa Indonesia
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Pemakaian tanda baca yang tepat terdapat dalam kalimat …
Kita sering mendengar, upaya membangun kota cerdas, kota berwawasan lingkungan, kota hijau hingga kota kreatif.
Indonesia berkepentingan menumbuhkan pelaku wirausaha karena berciri inovatif; berani mengambil risiko, berorientasi ke depan; berjiwa merdeka.
Karakteristik pembangunan kota – hampir tidak dapat dipungkiri –mengandaikan pemerintah kota yang paling menentukan dan paling bertanggung jawab.
Pekerjaan sebagai petani ditinggalkannya, jumlah penduduk bertambah cepat, sumber daya desa menyusut, dan kemakmuran di kota meningkat.
Besarnya jumlah orang desa tidak berketerampilan khusus yang berpindah ke kota menimbulkan masalah social; pengangguran bertambah, kriminalitas meningkat.
Penulisan kata serapan yang sesuai dengan aturan PUEBI adalah ….
Perlu adanya standarisasi dalam mutu produksi sabun.
Perubahan yang positif sangat diharap-kan entah dalam bentuk material ataupun non material
Agaknya telah terjadi marginalisasi peran terhadap kelompok tertentu.
Keterampilan managerial yang tinggi sangat diperlukan bagi setiap pemimpin.
Respon masyarakat terhadap rencana perbaikan kampung sangat baik.
Di negeri ini, kesulitan dalam hal penyediaan dan penempatan guru merupakan masalah besar bagi pemerintah, khususnya bagi kementerian yang menangani masalah pendidikan yaitu Kemdikbud.
Ejaan pada kalimat tersebut menjadi benar jika diperbaiki dengan cara..
menulis kata negeri dengan huruf awal kapital.
menghilangkan tanda koma (,) setelah kata ini.
menulis kata pemerintah dengan huruf awal kapital.
menambahkan tanda koma (,) sebelum kata yaitu.
menulis kata kementerian dengan huruf awal pnutup kapital.
Penulisan judul karya tulis berikut yang tepat adalah ….
Analisis Penggunaan Tanda Baca dalam Karangan Narasi
Analisis penggunaan Tanda Baca Dalam Karangan Narasi
Analisis penggunaan Tanda Baca dalam Karangan Narasi
Analisis Penggunaan Tanda baca dalam karangan Narasi
Analisis penggunaan tanda baca dalam karangan narasi
Belakangan ini mafia hukum dan mafia pajak sering dibahas, juga disorot mafia pengadilan, pertambangan, dan narkotika. Keadaannya terasa absurd karena perbincangan tentang bahaya mafia hanya menimbulkan kegaduhan dan kehebohan ketimbang menggalang upaya keras untuk mengatasinya. Semua seperti tampak tak berdaya. Tidak hanya masyarakat yang mengeluh, tetapi juga pejabat pemerintah. Apakah negara kalah menghadapi mafia?
Terdapat kesalahan pada kalimat-kalimat pembentuk paragraf di atas, yaitu pada …
Tiadanya tanda koma (,) setelah kata ‘pertambangan’ pada kalimat kedua.
Mestinya tidak ada partikel’-nya’ pada kata ‘keadaannya’ pada kalimat kedua
Kata ‘tampak’ pada kalimat keempat mestinya diganti dengan kata ‘nampak’
Kata penghubung ‘tetapi’ pada kalimat kelima mestinya diganti dengan ‘melainkan
Kata ‘apakah’ pada kalimat keenam mestinya diganti dengan ‘mengapa’
Di antara kalimat-kalimat berikut, kalimat yang memuat tanda koma secara tidak tepat adalah...
Dengan demikian, ada keinginan untuk mempelajari, mempraktikkan, ataupun mendirikan suatu institusi sebagai wadah belajar.
Padahal, menurut Baneson, salah satu penyebabnya adalah kurangnya perhatian pemerintah terhadap budaya asli daerah, terutama di daerah perbatasan.
Keberadaan rumah panjang atau betang sebagai tempat siswa berlatih tari, juga diperlukan sebagai simbol kembalinya karakter masyarakat Dayak.
Dalam pengelolaan sumber daya alam, misalnya, provinsi ketiga terluas di Indonesia ini dihadapkan pada dua kepentingan pengelolaan, yakni antara pemerintah pusat dan daerah.
Oleh karena itu, menurutnya, perlu dilakukan persiapan sehingga apabila pengajuan disetujui pada tahun 2017, hal itu bukan merupakan awal gerak, melainkan sebagai bonus terhadap program yang secara nasional telah dilakukan.
Kalimat yang di dalamnya dijumpai penulisan bilangan yang salah adalah ....
Dia memanfaatkan lahan 2,5 ha untuk membuat hutan kecil.
Petani singkong Imogiri, mengolah singkong rata-rata 25 kilogram per dua hari.
Satu proyek membutuhkan 20 tenaga terlatih.
Selama ini, setiap penelitian besar, hanya tersedia dana sekitar Rp250 juta.
Wakatobi berjarak lebih dari 2.000 kilometer dari Yogyakarta.
Data sebuah buku sebagai berikut :
Tahun terbit : 2008
Penulis : Eko Pramudya, Edi Harahap, dan Novel Ridwan
Judul buku : Manusia Unggul Emosi, Spiritua, dan IQ
Penerbit : Cahaya Bintang
Tempat terbit : Semarang
Penulisan daftar pustaka buku di atas yang benar sebagai berikut …
Pramudya, Eko, Harahap, dan Ridwan. 2008. Manusia Unggul Emosi, Spiritual, dan IQ. Semarang: Cahaya Bintang.
Pramudya, Eko, Edi Harahap, Novel Ridwan, 2008. Manusia Unggul Emosi, Spiritual, dan IQ. Semarang: Cahaya Bintang.
Eko Pramudya, Edi Harahap, dan Novel Ridwan, 2008. Manusia Unggul Emosi, Spiritual, dan IQ. Semarang: Cahaya Bintang.
Pramudya, Eko, Harahap, Edi, Ridwan, Novel. 2008. Manusia Unggul Emosi, Spiritual, dan IQ. Semarang: Cahaya Bintang.
Pramudya, Eko, Edi Harahap, dan Novel Ridwan. 2008. Manusia Unggul Emosi, Spiritual, dan IQ. Semarang: Cahaya Bintang.
Penggunaan tanda petik tunggal (’) yang tepat terdapat pada kalimat ...
"Apakah kalian dengar suara ’tok, tok, tok’ seperti orang mengetuk pintu?" tanya Ria kepadaku.
Di masa itu, ada istilah ’indehoy’, yaitu berpacaran di tempat-tempat yang jauh dari perhatian orang, misalnya di taman yang rimbun atau di gedung bioskop yang gelap.
’Dia telah banyak berubah sekarang,’ kataku dalam hati ketika bertemu Kartika dalam reuni itu.
Karena ciri fisiknya yang menonjol, Lesmana diberi julukan ’si jangkung’ oleh teman-temannya.
Dalam tahap tersebut, pasien akan mengalami gejala ’angina’ atau "nyeri dada".
Kalimat dengan pemakaian kata berhuruf miring yang tidak tepat adalah... .
Penyelam gua bawah laut dapat menemukan sarang ikan kerapu macan atau Epinepehelus fuscoguttatus.
Para penulis untuk majalah Pujangga Baru mencurahkan energinya untuk mengembangkan bahasa Indonesia.
Berita tentang letusan Gunung Kelud dimuat di Kompas.
Tak Pandai Bohong adalah salah satu tulisan yang terdapat dalam kumpulan tulisan Orang dan Bambu Jepang karya Ajip Rosidi.
Kisah dalam Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alyisyahbana berawal di gedung akuarium kota.
