wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kimia Farmasi II

Total questions: 55

Worksheet time: 55mins

Name
Class
Date
1.

Pemilihan indikator pada titrasi asam-basa :

a)

Tergantung pada jenis asam/basa pentiter saja.

b)

Tergantung pada jenis asam/basa yang dititer saja.

c)

Tergantung pada jenis asam/basa pentiter dan yang ditetiter.

d)

Tidak tergantung pada jenis asam/basa pentiter.

e)

Tidak tergantung pada jenis asam/basa yang dititer.

2.

Keuntungan metoda titrasi dibandingkan dengan analisis spektrootometri UV-Vis

a)

Kadar sampel lebih kecil.

b)

Tidak memerlukan baku pembanding

c)

Memerlukan baku pembanding

d)

Tidak memerlukan indikator

e)

Memerlukan alat elektronik

3.

Energi atom atau molekul dinyatakan dalam bertuk :

a)

Energi translasi

b)

Energi translasi dan energi rotasi

c)

Energi translasi, energi rotasi dan energi getaran

d)

Energi rotasi, energi gertaran dan energi elektronik

e)

Energi translasi, energi rotasi, energi getaran dan energi elektronik

4.

Pada spektrofotometri UV-Vis memanfaatkan/memperhitungkan

a)

Energi translasi

b)

Energi elektronik

c)

Energi getaran

d)

Energi rotasi

e)

Energi getaran dan energi elektronik

5.

Jika suatu atom atau molekul dikenai REM maka akan terjadi

a)

Hamburan REM oleh atom atau molekul

b)

Absorpsi REM oleh atom atau molekul

c)

Emisi REM oleh atom atau molekul

d)

Hamburan, absorpsi dan emisi REM oleh atom atau molekul

e)

Semua salah

6.

Keuntungan memakai analisis instrumental adalah

a)

Dapat menganalisis kadar zat yang besar

b)

Biaya lebih murah

c)

Dapat menganalisis sampel dengan matriks yang kompleks

d)

Dapat menganalisis sampel dengan matriks yang kompleks, kadar kecil dan lebih cermat

e)

Lebih cermat

7.

Teori kosposkuler disampaikan oleh

a)

Al Hasan

b)

Christian Huygens

c)

Max Planck

d)

Maxwell

e)

Sir Isaac Newton

8.

Cahaya menurut Maxwell secara fisis merupakan gelombang elektromagnetik artinya

a)

Mempunyai vektor listrik

b)

Mempunyai vektor magnetik

c)

Mempunyai vektor listrik dan magnetik yang keduanya saling tegak lurus dengan arah rambatan

d)

Mempunyai vektor listrik dan magnetik

e)

Mempunyai pancaran gelombang

9.

Radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang 380 – 780 nm merupakan

a)

Cahaya tampak

b)

Radiasi ultraviolet

c)

Radiasi inframerah

d)

Mikro wave

e)

Radiasi ultraviolet dekat

10.

Analisis dengan spektrofotometri visible dilakukan untuk

a)

Larutan sampel yang bewarna

b)

Larutan sampel yang tidak bewarna

c)

Larutan sampel konsentrasi tinggi

d)

Larutan sampel konsentrasi rendah

e)

Larutan sampel yang pekat

11.

Pengukuran dengan spektrofotometer Ultraviolet pada panjang gelombang

a)

100 -190 nm

b)

190 – 380 nm

c)

380 – 780 nm

d)

Ultraviolet jauh

e)

200 - 400 nm

12.

Gugus atom yang mengabsorpsi radiasi UV-Vis pada spektrofotmeter UV-Vis disebut

a)

Gugus kromofor

b)

Gugus auksokrom

c)

Gugus fungsi

d)

Karboksilat

e)

Gugus ikatan rangkap terkunjugasi

13.

Terikatnya gugus auksokrom pada gugus kromofor akan mengakibatkan pergerseran pita absorpsi menuju

a)

Panjang gelombang lebih pendek

b)

Pergerseran biru

c)

Efek hiprkromik

d)

Panjang gelombang lebih panjang

e)

Semua benar

14.

Pada ikatan rangkap terkonjugasi terjadi eksitasi elektron pada daerah

a)

Ultrviolet jauh

b)

Ultraviolet dekat

c)

Visible

d)

Infra merah

e)

Ultrviolet jauh dan dekat

15.

Senyawa yang dapat ditentukan kadarnya secara spektrofometri UV antara lain

a)

Semua senyawa organik

b)

Senyawa anorganik

c)

Senyawa organik yang mempunyai ikatan rangkap terkonjugasi

d)

Senyawa organik yang mempunyai ikatan rangkap

e)

Senyawa organik dan anorganik

16.

Urutan skematik instrumen spektrofotometer UV-Vis adalah

a)

Sumber radiasi-sampel kompartemen-monomkomator-detektor

b)

Sumber radiasi-monokromator-sampel kompartemen-detektor

c)

Sumber radiasi-detektor-sampel kompartemen-monomkomator

d)

Sumber radiasi-sampel kompartemen-monomkomator-detektor

e)

Detektor-sampel kompartemen-monomkomator-detektor-sumber radisasi

17.

Pengukuran kadar dengan spektrofotometer UV-Vis dengan kesalahan yang dapat diterima 0,5 – 1 % yaitu yang memberikan Absorban (A) pada rentang

a)

0,1 - 0,8

b)

0,2 – 0,9

c)

0,1 – 0,9

d)

0,2 – 0,8

e)

0,3 – 0,8

18.

Persyaratan analisis kuantitatif dengan metode perbandingan dengan reference standard adalah

a)

Kadar sampel dan refernce standard harus sama

b)

Kadar sampel dan refernce standard harus berbeda jauh

c)

Kadar sampel dan refernce standard harus tidak jauh berbeda

d)

Kadar sampel harus lebih kecil dari refernce standard

e)

Kadar sampel harus lebih besar dari refernce standard

19.

Pengukuran Absorban zat dengan spektrofotometer UV-Vis harus dilakukan

a)

Pada panjang gelombang minimum

b)

Pada panjang gelombang terkecil

c)

Pada panjang gelombang terbesar

d)

Pada panjang gelombang terbesar dan terkecil

e)

Pada panjang gelombang maksimum

20.

Analisis kuantitatif dengan spektrofotometer UV-Vis metode kurva baku

a)

Menggunakan baku pembanding

b)

Tidak menggunakan baku pembanding

c)

Konsentrasi sebagai ordinat

d)

Absorban sebagai absis

e)

Pengukuran pada panjang gelombang minimum

21.

Tahapan pelaksanaan secara tertulis yang menyangkut pelaksanaan metode analisis pada garis besarnya saja disebut

a)

Protokol analisis

b)

Metode analisis

c)

Prosedur analisis

d)

Protokol analisis dan prosedur analisis

e)

Metode analisis dan prosedur analisis

22.

Sumber radiasi pada spektrofotometer UV-Vis dapat berupa

a)

Lampu merkuri

b)

Lampu deuterium

c)

Lampu tungstein

d)

Lampu tungstein-iodin

e)

Semua benar

23.

Fluoresensi biasanya terjadi pada molekul

a)

Yang mempunyai inti aromatis yang kaku

b)

Yang mempunyai ikatan rangkap

c)

Yang mempunyai ikatan rangkap terkonjugasi

d)

Semua molekul senyawa organik

e)

Senyawa anorganik

24.

Pernyataan yang benar adalah

a)

Adanya oksigen tidak bepengaruh terhadap fluoresensi

b)

Adanya oksigen berpengaruh terhadap fluoresensi

c)

Konsentrasi zat yang diukur tidak berpengaruh terhadap fluoresensi

d)

Temperatur tidak berpengaruh terhadap fluoresensi zat

e)

Semua benar

25.

Pernyataan yang benar adalah

a)

Panjang gelombang sinar ultraviolet lebih panjang dari sinar tampak

b)

Panjang gelombang sinar tampak lebih panjang dari sinar infra merah

c)

Panjang gelombang sinar tampak lebih panjang dari sinar ultraviolet

d)

Panjang gelombang sinar ultraviolet lebih panjang dari sinar infra merah

e)

Panjang gelombang sinar ultraviolet sama dengan sinar tampak

26.

Pengukuran dengan spektrofotometer visible pada daerah

a)

Ultravolet dekat

b)

Ultraviolet jauh

c)

Ultraviolet menengah

d)

100 – 190 nm

e)

380 – 780 nm

27.

Intensitas fluoresensi suatu molekul

a)

Tidak tergantung inti aromatis

b)

Makin tinggi pada jumlah inti aromatis yang kecil

c)

Makin tinggi pada jumlah inti aromatis yang banyak

d)

Tergantung pada jumlah ikatan tunggal

e)

Tidak tergantung pada jumlah ikatan rangkap

28.

Pengaruh pH atau keasaman terhadap fluoresensi adalah

a)

Terjadinya diamagenetik

b)

Terjadinya paramagentik

c)

Terjadinya eksitasi

d)

Terjadinya resonansi

e)

Terjadinya intersistem

29.

Keuntungan spektrofotometri fluoresensi adalah

a)

Jumlah sampel kecil

b)

Jumalh sampel besar

c)

Konsentrasi zat besar

d)

Konsentrasi zat tidak berpengaruh

e)

Konsentrasi zat lebih kecil

30.

Pernyataan yang benar tentang spektrofluorometri adalah

a)

Dapat digunakan pada molekul organik dan anorganik

b)

Dapat digunakan pada molekul anorganik saja

c)

Dapat digunakan pada semua molekul organik

d)

Dapat digunakan pada molekul organik yang mempunyai inti aromatis yang kaku

e)

Dapat digunakan pada molekul anorganik tertentu

31.

Konsep radiasi infra merah diajukan pertama kali oleh

a)

Sir William Herschel

b)

Christian Huygens

c)

Max Planck

d)

Maxwell

e)

Sir Isaac Newton

32.

Radiasi infra merah yang digunakan pada spketrofotometri infra merah adalah

a)

4000 – 200 Cm-1

b)

50 – 1000 μm

c)

4000 – 670 Cm-1

d)

2,5 – 50 μm

e)

4000 – 500 Cm-1

33.

Spketrofotometri infra merah terutama ditujukan untuk

a)

Analisa kuantitatif

b)

Analisa kuantitatif dan kualitatif

c)

Analisa kuantitatif gugus fungsi

d)

Analisa kualitatif gugus fungsi

e)

Penentuan kadar zat organik

34.

Molekul metana (CH4) tidak menyerap radiasi IR karena

a)

Molekul metena tidak simetris

b)

Molekul metana memberikan perubahan netto momen dipol

c)

Molekul metana simetris

d)

Terjadi perbedaan muatan listrik pada kedua kutub

e)

Terjadi perubahan vibrasi

35.

Sampel padat untuk spektrofometri infra merah dapat disiapkan dengan cara

a)

Melarutkan dalam pelarut karbon disulfida mutlak bebas air

b)

Melarutkan dalam pelarut karbon tetraklorida mutlak bebas air

c)

Disuspensikan dalam nujol

d)

Dibuat tablet kempa dengan KBr

e)

Semua benar

36.

Susunan sistem optik spektrofometri infra merah

a)

Sumber radiasi - monokromator – sampel kopartemen – detektor

b)

Sumber radiasi – sampel kopartemen – monokromator - detektor

c)

Sumber radiasi - monokromator– detektor – sampel kopartemen

d)

Sumber radiasi – detektor - sampel kopartemen – monokromator

e)

Sampel kopartemen - sumber radiasi– monokromator - detektor

37.

Sumber radiasi spektrofometri infra merah yang banyak dipakai

a)

Lampu xenon

b)

Lampu merkuri

c)

Globar

d)

Lampu deuterium

e)

Laser nitrogen

38.

Jika molekul CH4 tidak linier maka jumlah fibrasi fundamentalnya adalah

a)

7

b)

11

c)

8

d)

10

e)

9

39.

Tingkat energi elektron triplet bersifat

a)

Diamagnetik, karena tidak terorientasi terhadap medan magnet

b)

Diamagnetik, karena terorientasi terhadap medan magnnet

c)

Paramagntik, karena tidak terorientasi terhadap medan magnet

d)

Paramagnetik, karena terorientasi terhadap medan magnet

e)

Diamagnetik dan paramagnetik

40.

Elektron pada tingkat elektron singlet

a)

Berpasangan

b)

Tidak berpasangan

c)

Selalu tereksitasi

d)

Selalu tidak tereksitasi

e)

Tereksitasi dan berpasangan

41.

Soal Vignette (Skenario)




Jika pada titrasi basa lemah dengan asam kuat diketahui :

Indikator          Wujud       Asam       Basa      Rentang pH

Lakmus             Kertas     Merah                 Biru       5,5 – 8,0
Metil jingga       Cair         Merah                 Kuning  3,1 – 4,4
Metil merah      Cair         Merah                 Kuning  4,4 – 6,2
Bromtimol biru Cair         Kuning    Biru       6,0 – 7,6
Fenolftalein      Cair      Tdkwarna Merah     8,3 – 10,0
 Dan kurva titrasi A:

Maka 

a)

Kurva titrasi A cocok untuk titrasi HCl dengn asam asetat

b)

Kurva ttirasi B cocok menggambarkan titrasi HCl dengan NaOH

c)

Kurva titrasi C cocok untuk titrasi HCl dengn asam asetat

d)

Kurva titrasi A cocok untuk titrasi HCl dengn amonia

e)

Kurva titrasi B cocok untuk titrasi asam lemak dengn NaOH

42.

Bouguer, Lambert dan Beer membuat formula secara matematik hubungan antara transmitan atau absorban terhadap intensitas radiasi atau konsentrasi zat yg dianalisis dan tebal larutan yg mengabsorpsi. Bila T = It/Io = 10 pangkat -abC dan A = log 1/T, dimana :

T = Transmitan

It = Intensitas REM sesudah melalui sampel

Io = Intensitas REM sebelum melalui sampel

A = Absorban

a = absorbsipitas molar molekul

b = tebal kuvet

C = konsentrasi sampel


maka

a)

Besarnya absorban radiasi berbanding terbalik dengan kadar zat

b)

Besarnya absorban radiasi tergantung dari pelarut yang digunakan

c)

Besarnya absorban radiasi berbanding lurus dengan kadar zat

d)

Besarnya absorban sebanding dengan volume larutan

e)

Besarnya absorban berbanding terbalik dengan volume larutan

43.

Panjang gelombang absorbsi maksimum suatu molekul tergantung kepada gugus kromofor dan gugus ausokrom yang membentuk molekul tersebut. Bila menurut kaidah Woodward gugus ausokrom benzen serapan maksimum 215 nm dan serapan gugus OH 5 nm, gugus karbonil 10 nm, gugus NH 7 nm dan gugus CH3 8 maka panjang gelombang maksimum senyawa Fenol adalah

a)

205 nm

b)

215 nm

c)

220 nm

d)

230 nm

e)

240 nm

44.

Pada penentuan kadar zat dengan Spektrofotometri UV-Vis dengan metoda perbandingan langsung serapan sampel (As) dan serapan Reference standard (Ars) didapat data :


As = 0.4

Ars = 0,5

Crs = 10 ug/ml

Bila As/Cs = Ars/Crs

Maka kadar sampel adalah

a)

12 ug/ml

b)

7 ug/ml

c)

10 ug/ml

d)

8 ug/ml

e)

9 ug/ml

45.

Asam asetat bila diukur kadarnya secara spektrifotometri UV panjang gelombang maksimumnya pada daerah UV Jauh yang harus dalam keadaan hampa udara (tidak ada alat yang hampa udara). Bila dalam laboratorium terdapat pereaksi :


- Fenol dan H2SO4,

- Dragendorf

- Benedict

Maka penentuan kadar dapat dilakukan dengan

a)

Mereaksikan Asam asetat dengan Dragendorf diukur secara Sp-UV

b)

Mereaksikan Asam asetat dengan Benedict diukur secara Sp-UV

c)

Mereaksikan Asam asetat dengan Fenol diukur secara Sp-Vis

d)

Mereaksikan Asam asetat dengan Fenol diukur secara Sp-UV

e)

Mereaksikan Asam asetat dengan Fenol katalis H2SO4 diukur secara Sp-UV

46.

Jika REM (Radiasi Elektro Magnetik) terdiri dari Sinar Tampak (Visible), UV, IR, Gelombang Radio,Sinar X dan lain-lain. Masing-masing REM mempunyai energi dan mermbat berupa gelombang. Sedangkan Atom atau Molekul mempunyai energi Translasi, Rotasi, Vibrasi dan energi elektronik.


Maka jika hasil interaksi atom/molekul dengan REM menghasilkan eksitasi elektron ke tingkat orbital molekul yang lebih tinggi terjadi pada Metoda analisis

a)

Sp. IR

b)

Sp. UV-Vis

c)

Sp. Massa

d)

Titrasi

e)

Ekstraksi

47.

Sesuai dengan pernyataan soal no. 41 Jika interaksi atom/molekul dengan REM menghasilkan perubahan energi vibrasi dan rotasi atom/molekul terjadi pada metoda analisis

a)

Sp. IR

b)

Sp. UV-Vis

c)

Sp. Fluoremetri

d)

Sp. Massa

e)

Titrasi

48.

Sesuai dengan pernyataan soal no. 46 Jika interaksi atom/molekul dengan REM pada panjang gelombang maksimum 240 nm terjadi metoda analisis

a)

Sp. IR

b)

Sp. UV

c)

Sp. Visible

d)

Sp. Fluoremetri

e)

Titrasi

49.

Sesuai dengan pernyataan soal no. 46 Jika interaksi atom/molekul dengan REM pada panjang gelombang maksimum 550 nm terjadi metoda analisis

a)

Sp. IR

b)

Sp. UV

c)

Sp. Visible

d)

Sp. Fluoremetri

e)

Titrasi

50.

Sesuai dengan pernyataan soal no. 41 Jika interaksi atom/molekul dengan REM pada bilanangan 4.000 – 670 Cm-1 terjadi metoda analisis

a)

Sp. IR

b)

Sp. UV

c)

Sp. Visible

d)

Sp. Fluoremetri

e)

Titrasi

51.

Pada Sp. IR Interaksi REM Infra Merah dengan atom/molekul akan terjadi Vibrasi Fundamental yang jumlahnya tergantung pada Atom atau struktur molekul tersebut yang akan menggambarkan jumlah puncak pada Spektrum IR. Untuk struktur molekul liner jumlah Vibrasi Fundamental 3N-5 dan jika tidak liner 3N-6, dimana N adalah jumlah atom


Jika hasil spektrum IR suatu molekul menghasilkan jumlah puncak 7 maka molekul tersebut mempunyai

a)

molekul tidak liner dan jumlah atom 4

b)

molekul liner dan jumlah atom 3

c)

molekul tidak liner dan jumlah atom 5

d)

molekul liner dan jumlah atom 4

e)

molekul tidak liner dan jumlah atom 3

52.

Parameter Metoda Analisis adalah Kecermatan (akurasi), Ketelitian, Keterulangan, Sensitivitas, Rentang Kelurusan, Spesifisitas dan Kemantapan (Robustnes). Jika dalam suatu uji Metode Analisis menggunakan baku standar didapat kadar 70 mg/ml, yang seharusnya 100 mg/ml, maka Metode Analisis tersebut tidak memenuhi Parameter Metoda Analisis

a)

Sensitivitas

b)

Ketelitian

c)

Rentang Kelurusan

d)

Kecermatan

e)

Keterulangan

53.

Berdasarkan pernyataan Parameter Metoda Analisis soal no 52 Jika dalam suatu uji Metode Analisis menggunakan baku standar didapat hasil analisis kadar percobaan pertama 90 mg/ml, percobaan ke dua 70 mg//ml dan percobaan ke tiga 100 mg/ml, maka Metode Analisis tersebut tidak memenuhi Parameter Metoda Analisis

a)

Sensitivitas

b)

Ketelitian

c)

Rentang Kelurusan

d)

Kecermatan

e)

Keterulangan

54.

Berdasarkan pernyataan Parameter Metoda Analisis soal no 52 Jika dalam suatu uji Metode Analisis menggunakan baku standar didapat hasil analisis kadar pada suhu 20 ˚C adalah 90 mg/ml, pada suhu 25 ˚C adalah 100 mg/ml dan suhu 30 ˚C adalah 80 mg/ml, maka Metode Analisis tersebut tidak memenuhi Parameter Metoda Analisis

a)

Sensitivitas

b)

Ketelitian

c)

Rentang Kelurusan

d)

Kecermatan

e)

Kemantapan

55.

Pada Spektrootometri UV-Vis pengukuran sampel bisa pada panjang gelombang !90 – 380 nm (Sp UV) dan panjamg gelombang 380 – 780 nm (Sp Visible). Jika suatu senyawa mempunyai panjang gelombang maksimum pada rentang 190 – 380 adalah senyawa yang mengandung ikatan rangkap terkonkugasi, maka senyawa tersebut adalah

a)

Fenol

b)

Asam asetat

c)

Glukosa

d)

Sukrosa

e)

Sukrosa