Worksheetsunsur intrinsik fabel
Total questions: 20
Worksheet time: 37mins
Bukti kutipan cerita yang menyatakan bahwa kancil memiliki watak licik adalah . . . .
“Sebenarnya aku hanya ingin menyeberang sungai ini, dan aku butuh jembatan untuk lewat. Kalau begitu saya ucapkan terima kasih pada kalian, dan mohon maaf kalau aku mengerjai kalian,”
“Buaya …buaya … ayo keluar … mau daging segar nggak?”
“Wah…. bagus kalian mau keluar, mana yang lain?” kata Kancil kemudian.
“Nah, sekarang aku harus menghitung dulu ada berapa buaya yang datang, ayo kalian para buaya pada baris berjajar hingga ke tepi sungai di sebelah sana,”
Bukti kutipan cerita bahwa Buaya mempunyai watak bodoh adalah ....
“Ada apa Kancil sebenarnya, ayo cepat katakan,” kata buaya.
“Huaahhh… siapa yang teriak-teriak siang-siang begini.. mengganggu tidurku saja.” “Hei Kancil, diam kau.. kalau tidak aku makan nanti kamu.”
“Tanpa berpikir panjang, buaya-buaya itu segera mengambil posisi, berbaris berjajar dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya, sehingga membentukseperti jembatan"
“Ha!….huaahh… sialan… Kancil nakal, ternyata kita cuma dibohongi. Aws kamu ya.. kalau ketemu lagi saya makan kamu,”
Latar tempat pada fabel tersebut adalah ....
Di dalam hutan
di pinggir sungai.
Di bawah pohon dan di pinggir sungai.
Di dalam hutan dan di pinggir sungai.
Buaya setuju. Ia lalu memasukkan moncongnya ke dalam air dan membuat gelembung-gelembung. Burung penyanyi bernyanyi. Suara nyanyiannya sangat pas dengan suara gelembung-gelembung air yang dibuat buaya. Buaya senang sekali dan sejak itu mereka berdua selalu melakukan hal itu setiap hari.
Cuplikan teks fabel tersebut termasuk ke dalam....
koda
resolusi
komplikasi
abstrak
(1) Agar burung penyanyi masuk lagi ke dalam mulutnya, (2) buaya selalu memberitahu dulu sebelum membuka mulutnya. (3) “Wow, rukun ya mereka...!”
Bagian cerita yang menggunakan kosakata percakapan ditandai dengan nomor....
(1)
(2)
(3)
(1) dan (3)
Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.
Waktu terjadinya cerita itu adalah....
pagi
siang
sore
malam
Di hutan, hiduplah seekor singa yang dijuluki si Raja Hutan. Dijuluki demikian karena ia besar dan sangat kuat. Ia menjadi pemimpin seluruh binatang yang ada di hutan tersebut. Jika mengaum, suaranya sangat keras. Menakutkan, dan menggetarkan seluruh isi hutan....
Kalimat yang tepat untuk melengkapi cuplikan fabel tersebut adalah....
Di sana hidup seekor singa buas.
Semua binatang ingin melawannya.
Ia sangat berwibawa.
Kancil pernah disakitinya.
Tetapi buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, membuka mulutnya lebar-lebar dan siap melahap si Sulung. Si Sulung melompat, menerjang buaya dengan kukunya. Kena mata buaya. Dia kesakitan. Lalu, ditanduknya perut buaya itu hingga berdarah. Buaya menjerit kesakitan dan menjatuhkan dirinya ke air.
Yang dimaksud kata sandang dalam cuplikan tersebut adalah....
pada
si
oleh
agak
Apa definisi dari teks cerita fabel?
cerita tentang manusia yang berperilaku seperti hewan / binatang
cerita mengenai kehidupan binatang / hewan yang berperilaku seperti / mirip manusia.
cerita mengenai binatang dan manusia yang kehidupannya sangat mirip
cerita tentang kehidupan binatang / hewan yang penuh makna seperti / mirip manusia
Di bawah ini adalah struktur teks cerita fabel, yaitu
orientasi - komplikasi - klimaks - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
orientasi - komplikasi - resolusi - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ikan tertua meninggalkan kolam tersebut pada sora hari dengan seluruh keluarganya. Ikan kedua melihat nelayan datang di kejauhan pada pagi hari dan meninggalkan kolam tersebut dengan seluruh keluarganya. Ikan ketiga tetap menolak untuk pergi. Nelayan tersebut pun datang dan menangkap semua ikan yang tertinggal di kolam. Keberuntungan ikan ketiga tidak menyelamatkannya, dia juga tertangkap dan dibunuh.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
klimaks
resolusi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Suatu ketika, terdapatlah tiga ikan yang hidup di sebuah kolam. Di suatu sore, beberapa nelayan melewati kolam tersebut dan melihat ikan-ikan itu. “Kolam ini penuh dengan ikan”, mereka berbicara satu sama lain dengan bergairah. “Kita belum pernah memancing di sini sebelumnya. Kita harus datang lagi besok pagi dengan jaring kita dan manangkap ikan-ikan ini!” Kemudian nelayan-nelayan tersebut pergi.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ketika ikan yang paling tua mendengar ini, dia gelisah. Dia memanggil ikan-ikan yang lain dan berkata, “Apakah kamu dengar apa yang dikatakan nelayan itu? Kita harus meninggalkan kolam ini. Nelayan itu akan kembali besok dan membunuh kita semua!” Ikan kedua setuju. “Kamu benar”, dia berkata. “Kita harus meninggalkan kolam ini.” Tetapi ikan yang paling muda tertawa. “Kamu cemas tanpa ada alasan”, dia berkata. “Kita telah tinggal di kolam ini semur hidup kita, dan tidak ada nelayan yang datang kesini. Kenapa harus orang-orang itu kembali? Saya tidak akan pergi ke mana-mana keberuntunganku akan menyelamatkan ku.”
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
koda
resolusi
klimaks
komplikasi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ikan yang cemas dahulu dan bertindak sebelum nelayan datang dan ikan yang tertindak ketika nelayan datang berhasil selamat. Tetapi ikan yang mempercayakan hanya pada keberuntungan dan tidak berbuat apa-apa semuanya mati. Begitu juga pada kehidupan.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
resolusi
koda
komplikasi
orientasi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Pesan moral yang dapat kita ambil dari cerita tersebut adalah satu rencana yang berjalan lebih baik daripada seribu rencana yang masih diragukan.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
"Saya hanya tahu satu cara untuk menjauh dari anjing" kata si kucing. "Kamu harus mengajari saya beberapa trik menjauh dari anjing".
"Oke, mungkin suatu hari nani, saat saya punya waktu, saya bisa mengajarkan kamu beberapa trik sederhana" jawab rubah enteng.
Saat itu mereka mendengar gonggongan dari anjing dari kejauhan. Lama-kelamaan anjing itu datang ke arah mereka
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
klimaks
resolusi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Seketika itu pun kucing berlari ke arah pohon terdekat dan naik ke cabang di luar jangkauan anjing tersebut "Ini adalah trik yang satu-satunya aku tahu" kata si kucing. "Mana seribu trik yang akan kau gunakan?".
Rubah itu pun duduk diam di bawah pohon, bertanya-tanya pada dirinya trik apa yang harus dipakai. Sebelum dia akan mengambil keputusan, anjing-anjing tersebut tiba, dan anjing itu menghajar rubah dan mencabik-cabiknya.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian …
koda
resolusi
komplikasi
klimaks
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Suatu hari, ada seekor rubah dan seekor kucing sedang mengobrol. Si rubah adalah hewan yang sombong, yang membual betapa pintarnya dia. "Kenapa, saya tahu setidaknya seribu cara untuk menjauh dari musuh kita bersama, yaitu anjing" katanya.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian …
orientasi
resolusi
komplikasi
klimaks
Pada zaman dahulu, ada sebuah gunung yang sangat tinggi. Para penduduk setempat menamakannya Gunung Tikus. Orang-orang mengisahkan cerita yang aneh tentang penamaan gunung ini.
Unsur intrinsik yang tidak tampak pada cuplikan dongeng di atas adalah ....
penokohan
latar
tema
amanat
Pada suatu ketika, selama bertahun-tahun, hujan tidak kunjung turun. Sungai mengering. Udara sangat panas. Orang-orang tidak dapat bercocok tanam karena tak ada air. Pepohonan menjadai kering. Binatang ternak mati karena kelaparan dan kehausan. Kelaparan yang paling dahsyat itu membuat oranag sampai harus memakan anjing dan kucing. Tidak sedikit dari mereka yang mati kelapran dan kehausan.
Cuplikan dongeng tersebut lebih banyak mengungkapkan unsur ....
tema
latar
penokohan
alur
