WorksheetsQuiz 1
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Pernyataan yang benar tentang osmosis
sama dengan difusi
dari konsentrasi tinggi ke renda
proses absorbsi
semua senyawa yang larut dalam air menghasilkan tekanan osmotik
injeksi boleh hipertonis berdasarkan pertimbangan
hemolisis
dosis
rasa nyeri
keseimbangan elektrolit
Sediaan dikatakan hipotonis jika
B = +
B = -
b1.c > 0.52
b1.c = 0.52
Buffer yang sesuai untuk zat aktif dengan kelarutan maksimal pada pH 5
Buffer pKa 5.7
Buffer pKa 4.76
Buffer pKa 5.5
Buffer pKa 4.5
Zat yang ditambahkan untuk mengatasi efek pH sediaan terlalu asam
benzalkonium klorida
benzyl alkohol
EDTA
ko-solven
Bahan pembantu sediaan infus
NaOH
Dapar fosfat
benzalkonium klorida
Lidokain
Untuk sediaan yang mudah teroksidasi, pembawa yang digunakan adalah
Aqua pro injeksi
Aqua pro injeksi bebas CO2
Aqua pro injeksi bebas O2
Aqua pro injeksi bebas pyrogen
JIka zat aktif tidak larut dalam air, maka
gunakan pembawa non-air
buat injeksi kering
buat injeksi sistem depo
gunakan co-solven
Yang bukan merupakan cara mengatasi JIka zat aktif mudah terhidrolis,..
buat bentuk suspensi
atur pH sediaan
buat injeksi bentuk kering
tambahkan tokoferol
Yang dianggap isotonis dengan cairan tubuh adalah
NaCl 0.5%
Sukrosa 9.5%
Glukosa 5.5%
NAtrium Sulfat 2%
Sediaan butuh penambahan buffer saat
terjadi interaksi dengan komponen wadah
pH stabilitas <3
kelarutan obat terbatas pH tertentu
dibuat sediaan infus
Pengawet dapat ditambahkan kedalam sediaan
injeksi dosis tunggal, sterilisasi akhir
injeksi dosis tunggal, metode filtrasi
injeksi volume kecil, rute intratekal
injeksi volume besar
pH target 6, saat IPC pH sediaan 5.5, saran...
tambah buffer
tambah NaOH
tambah HCl
tambah fosfat
Bahan yang tidak bisa digunakan sebagai pembawa non air
alkohol
propilenglikol
isopropil miristat
parafin cair
Bahan yang bisa ditambahkan untuk menjaga stabilitas zat aktif, kecuali
pengawet
buffer
antioksidan
adjust pH
Data kelarutan zat aktif diperlukan dalam prfaormulasi sediaan injeksi kecuali...
menentukan pembawa
menentukan frekuensi pemberian
menentukan rute pemberian
menentukan bentuk sediaan
Pada praformulasi, rute pemberian juga berpengaruh pada..
tonisitas sediaan
dosis sediaan
Sediaan yang bersifat hipertonis dapat diatasi dengan
penggunaan anestetik lokal
infusi lambat
untuk membebas pyrogen-kan pembawa, dapat dilakukan
penambahan karbo adsorben
membebas alkalikan
Persyaratan sediaan larutan injeksi dosis tunggal
isotonis
isohidris
bebas partikulat
isoosmosis
