NEW
Font size
WorksheetsUH Sistem Bahan Bakar EFI
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Nama komponen nomor 1 dan 4 pada gambar diatas adalah.....
Fuel tank dan fuel return line
Fuel pump dan fuel return line
Fuel filter dan injektor
Fuel return line dan fuel tank
Delivery pipe dan cold start injektor
Nama komponen nomor 3 dan 5 pada gambar diatas adalah....
Fuel line dan fuel tank
Fuel line dan fuel filter
Fuel tank dan fuel line
Fuel line dan fuel return line
Fuel filter dan fuel line
Nama komponen nomor 2 dan 6 pada gambar diatas adalah....
Fuel tank dan fuel return line
Fuel line dan fuel filter
Fuel pump dan injektor
Injektor dan cold start injektor
Injektor dan fuel pump
Nama komponen nomor 9 dan 7 pada gambar diatas adalah.....
Delivery pipe dan presure regulator
Cold start injektor dan injektor
Injektor dan presure regulator
Presure regulator dan delivery pipe
Sensor dan ecu
Nama komponen nomor 8 pada gambar diatas adalah....
Injektor
Presure regulaor
Sensor
Ecu
Cold start injektor
Fungsi komponen nomor 8 dan 9 pada gambar diatas adalah....
Untuk mengeluarkan bensin dari dalam delivery pipe dengan komposisi yang pas menggunakan selenoid (mengabutkan bahan bakar) dan Untuk menyalurkan bahan bakar bertekanan ke injektor serta Untuk menampung bahan bakar yang bertekanan agar mesin efi selalu siap digunakan
Untuk membantu/menambahkan penginjeksian bahan bakar ketika kondisi mesin dingin dan Untuk menjaga tekanan didalam saluran bensin tetap stabil dan untuk mengatur tekanan bahan bakar yang mengalir ke injektor
Untuk mengembalikan kelebihan bahan bakar dari injektor ke fuel tank dan Untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh aliran bahan bakar
Untuk mengalirkan bensin dari fuel tank ke injektor dan Untuk menghisap bahan bakar dari fuel tank dan menekannya ke delivery line untuk di injeksikan
Untuk menjaga tekanan didalam saluran bensin tetap stabil dan untuk mengatur tekanan bahan bakar yang mengalir ke injektor dan Untuk membantu/menambahkan penginjeksian bahan bakar ketika kondisi mesin dingin
Fungsi komponen nomor 6 dan 7 pada gambar diatas adalah.....
Untuk menyalurkan bahan bakar bertekanan ke injektor serta Untuk menampung bahan bakar yang bertekanan agar mesin efi selalu siap digunakan dan Untuk mengeluarkan bensin dari dalam delivery pipe dengan komposisi yang pas menggunakan selenoid (mengabutkan bahan bakar)
Untuk mengalirkan bensin dari fuel tank ke injektor dan Untuk menghisap bahan bakar dari fuel tank dan menekannya ke delivery line untuk di injeksikan
Untuk membantu/menambahkan penginjeksian bahan bakar ketika kondisi mesin dingin dan Untuk menjaga tekanan didalam saluran bensin tetap stabil dan untuk mengatur tekanan bahan bakar yang mengalir ke injektor
Untuk mengeluarkan bensin dari dalam delivery pipe dengan komposisi yang pas menggunakan selenoid (mengabutkan bahan bakar) dan Untuk menyalurkan bahan bakar bertekanan ke injektor serta Untuk menampung bahan bakar yang bertekanan agar mesin efi selalu siap digunakan
Untuk mengembalikan kelebihan bahan bakar dari injektor ke fuel tank dan Untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh aliran bahan bakar
Fungsi komponen nomor 4 dan 5 pada gambar diatas adalah.....
Untuk mengembalikan kelebihan bahan bakar dari injektor ke fuel tank dan Untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh aliran bahan bakar
Untuk membantu/menambahkan penginjeksian bahan bakar ketika kondisi mesin dingin dan Untuk menjaga tekanan didalam saluran bensin tetap stabil dan untuk mengatur tekanan bahan bakar yang mengalir ke injektor
Untuk mengalirkan bensin dari fuel tank ke injektor dan Untuk menghisap bahan bakar dari fuel tank dan menekannya ke delivery line untuk di injeksikan
Untuk mengeluarkan bensin dari dalam delivery pipe dengan komposisi yang pas menggunakan selenoid (mengabutkan bahan bakar) dan Untuk menyalurkan bahan bakar bertekanan ke injektor serta Untuk menampung bahan bakar yang bertekanan agar mesin efi selalu siap digunakan
Untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh aliran bahan bakar dan Untuk mengembalikan kelebihan bahan bakar dari injektor ke fuel tank
Fungsi komponen nomor 2 dan 3 pada gambar diatas adalah....
Untuk mengeluarkan bensin dari dalam delivery pipe dengan komposisi yang pas menggunakan selenoid (mengabutkan bahan bakar) dan Untuk menyalurkan bahan bakar bertekanan ke injektor serta Untuk menampung bahan bakar yang bertekanan agar mesin efi selalu siap digunakan
Untuk membantu/menambahkan penginjeksian bahan bakar ketika kondisi mesin dingin dan Untuk menjaga tekanan didalam saluran bensin tetap stabil dan untuk mengatur tekanan bahan bakar yang mengalir ke injektor
Untuk mengalirkan bensin dari fuel tank ke injektor dan Untuk menghisap bahan bakar dari fuel tank dan menekannya ke delivery line untuk di injeksikan
Untuk menghisap bahan bakar dari fuel tank dan menekannya ke delivery line untuk di injeksikan dan Untuk mengalirkan bensin dari fuel tank ke injektor
Untuk mengembalikan kelebihan bahan bakar dari injektor ke fuel tank dan Untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh aliran bahan bakar
Fungsi komponen nomor 1 pada gambar diatas adalah....
Untuk mengabutkan bahan bakar
Untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh aliran bahan bakar
Untuk Mengiformasikan/mendeteksi kondisi dan kebutuhan mesin
Untuk Mengolah data-data yang diperoleh dari sensor sesuai dengan kebutuhan mesin
Untuk menampung bahan bakar
Komponen sistem bahan bakar injeksi bahan bakar bensin yang berfungsi untuk menginformasikan/mendeteksi kondisi dan kebutuhan mesin EFI adalah....
Sensor
Ecu
Injektor
Fuel tank
Fuel line
Komponen sistem bahan bakar injeksi bahan bakar bensin yang berfungsi untuk mengolah data – data yang diperoleh dari sesnsor sesuai dengan kebutuhan mesin EFI adalah....
Injektor
Fuel pump
Ecu
Fuel return line
Sensor
Suatu sistem yang berfungsi untuk mensuplai kebutuhan bahan bakar kedalam silinder sesuai dengan kebutuhan mesin yang pengaturannya secara elektronik adalah…..
Sistem bahan bakar konvensional
Sistem pelampung
Sistem karburator
Sistem pendinginan
Sistem bahan bakar injeksi
Kepanjangan dari EFI adalah.....
Electronic full injeksi
Electronic fuel injection
Electronicfull inkection
Electronic fuel injeksi
Electronic control unit
Kepanjangan dari ECU adalah....
Electronic fuel injection
Elektronik kontrol unit
Electronic kontrol unit
Electronic control unit
Elektronik control unit
Fungsi IATS sensor adalah...
ntuk mengukur jumlah udara yang masuk kedalam ruang bakar
Untuk mendeteksi sudut buka katup
Untuk mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam intake manifold
Untuk menghitung kevakuman didalam intake manifold
Untuk mengukur RPM mesin dan mengetahui TOP masing – masing silinder
Fungsi MAF sensor adalah....
Untuk mengukur jumlah udara yang masuk kedalam ruang bakar
Untuk mengukur RPM mesin dan mengetahui TOP masing – masing silinder
Untuk menghitung kevakuman didalam intake manifold
Untuk mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam intake manifold
Untuk mendeteksi sudut buka katup
Fungsi TPS sensor adalah.....
Untuk mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam intake manifold
Untuk mengukur jumlah udara yang masuk kedalam ruang bakar
Untuk mengukur RPM mesin dan mengetahui TOP masing – masing silinder
Untuk mendeteksi sudut buka katup
Untuk menghitung kevakuman didalam intake manifold
Fungsi MAP sensor adalah....
Untuk mengukur RPM mesin dan mengetahui TOP masing – masing silinder
Untuk menghitung kevakuman didalam intake manifold
Untuk mendeteksi sudut buka katup
Untuk mengukur jumlah udara yang masuk kedalam ruang bakar
Untuk mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam intake manifold
Fungsi CKP sensor adalah.....
Untuk mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam intake manifold
Untuk mengukur jumlah udara yang masuk kedalam ruang bakar
Untuk mendeteksi sudut buka katup
Untuk menghitung kevakuman didalam intake manifold
Untuk mengukur RPM mesin dan mengetahui TOP masing – masing silinder
Sensor yang berfungsi Untuk mengukur putaran poros nok dan mengetahui posisi TOP 1 silinder adalah.....
ECT sensor
Oxygen sensor
Knock sensor
CMP sensor
ISC sensor
Sensor yang berfungsi Untuk mengukur suhu air pendingin di dalam mesin adalah...
CMP sensor
ECT sensor
ISC sensor
Knock sensor
Oxygen sensor
Sensor yang berfungsi Untuk mendeteksi kandungan oksigen pada gas buang adalah...
Oxygen sensor
Knock sensor
CMP sensor
ISC sensor
ECT sensor
Sensor yang berfungsi Untuk mendeteksi jika terjadi knoking atau getaran pada mesin adalah.....
ISC sensor
CMP sensor
ECT sensor
Oxygen sensor
Knock sensor
Sensor yang berfungsi Untuk mengatur jumlah volume udara yang masuk ke dalam intake manifold melewati saluran by-pass adalah....
Knock sensor
ECT sensor
ISC sensor
Oxygen sensor
CMP sensor
Hasil pemeriksaan tahanan pada injektor adalah 12 Ω pada suhu 20° C. Yang harus dilakukan mekanik adalah......
Tahanan injektor masih sesuai spesifikasi tidak perlu diganti.
Tahanan injektor kurang dari spesifikasi harus diganti
Tahanan injektor melebihi spesifikasi tidak perlu diganti
Tahanan injektor melebihi spesifikasi harus diganti
Injektor rusak harus diganti
Hasil pemeriksaan tahanan fuel pump adalah 0,1 Ω pada suhu 20° C. Yang harus dilakukan mekanik adalah....
Tahanan fuel pump melebihi spesifikasi fuel pump tidak perlu diganti
Fuel pump masih bagus tidak perlu diganti
Tahanan fuel pump masih sesuai spesifikasi fuel pump tidak perlu diganti
Tahanan fuel pump melebihi spesifikasi fuel pump harus diganti
Tahanan fuel pump dibawah spesifikasi fuel pump harus diganti
Hasil pemeriksaan tahanan IATS sensor adalah 2,5 KΩ pada suhu 20° C. Yang harus dilakukan mekanik adalah.....
Tahanan IATS sensor dibawah spesifikasi, sensor IATS harus diganti
Tahanan IATS sensor melebihi spesifikasi, sensor IATS tidak perlu diganti
Tahanan IATS sensor masih sesuai spesifikasi, sensor IATS tidak perlu diganti
IATS sensor rusak harus diganti
Tahanan IATS sensor dibawah spesifikasi, sensor IATS tidak perlu diganti
Spesifikasi tahanan IATS sensor pada suhu 80° C adalah.......
2, 21 – 2, 69 KΩ
0, 29 – 0, 354 KΩ
0, 20 – 0, 30 KΩ
0, 19 – 0, 354 KΩ
0, 29 – 1 KΩ
Hasil pemeriksaan tahanan Knock sensor adalah 10 KΩ. Yang harus dilakukan mekanik adalah......
Tahanan knock sensor dibawah spesifikasi, sensor knock harus diganti
Tahana knock sensor melebihi spesifikasi, sensor knock tidak perlu diganti
Knock sensor tidak perlu diganti
Tahanan knock sensor masih sesuai spesifikasi, senssor knock tidak perlu diganti
Tahanan knock sensor melebihi spesifikasi, sensor knock harus diganti
Hasil pemeriksaan MAP sensor adalah 3 V. Yang harus dilakukan mekanik adalah.....
Hasil pemeriksaan map sensor masih sesuai spesifikasi, sensor map tidak perlu diganti
Hasil pemeriksaan map sensor diatas spesifikasi, sensor map tidak perlu diganti
MAP senssor masih bagus tidak perlu diganti
Hasil pemeriksaan MAP sensor diatas spesifikasi, sensor map harus diganti
Hasil pemeriksaan MAP sensor dibawah spesifikasi, sensor MAP harus diganti
Hasil pemeriksaan tahanan TPS sensor adalah 2 kΩ pada suhu 25º C. Yang harus dilakukan mekani kadalah…..
Tahanan TPS sensor masih sesuai spesifikasi, TPS sensor tidak perlu diganti
Tahanan TPS sensor dibawah spesifikasi, TPS sensor harus diganti
Tahanan TPS sensor diatas spesifikasi. TPS sensor tidak perlu diganti
Tahanan TPS sensor dibawah spesifikasi, TPS sensor tidak perlu diganti
Tahanan TPS sensor diatas spesifikasi, TPS sensor harus diganti
Hasil pemeriksaan tahanan ECT sensor adalah 0, 320 kΩ pada suhu 80º C. Yang harus dilakukan mekanik adalah….
Tahanan ECT sensor dibawah spesifikasi, ECT sensor harus diganti
Tahanan ECT sensor diatas spesifikasi, ECT sensor tidak perlu diganti
Tahanan ECT sensor dibawah spesifikasi, ECT sensor tidak perlu diganti
Tahanan ECT sensor masih sesuai spesifikasi, ECT sensor tidak perlu diganti
Tahanan ECT sensor diatas spesifikasi, ECT sensor harus diganti
Spesifikasi tahanan ECT sensor pada suhu 20º C adalah….
2 – 3 kΩ
2,5 – 3,5 kΩ
2, 29 – 2, 59 kΩ
2, 20 – 2, 50 kΩ
1, 29 – 2, 59 kΩ
Hasil pemeriksaan tahanan CMP sensor adalah 750 Ω pada suhu 20º C. Yang harus dilakukan mekanik adalah….
Tahanan CMP sensor dibawah spesifikasi, CMP sensor harus diganti
Tahanan CMP sensor diatas spesifikasi, CMP sensor harus diganti
Tahanan CMP sensor dibawah spesifikasi, CMP sensor tidak harus diganti
Tahanan CMP sensor masih sesuai spesifikasi, CMP sensor tidak perlu diganti
Tahanan CMP sensor diatas spesifikasi, CMP sensor tidak perlu diganti
Hasil pemeriksaan tahanan CKP sensor adalah 1000 Ω pada suhu 20ºC. Yang harus dilakukan mekanik adalah….
Tahanan CKP sensor masih sesuai spesifikasi, CKP sensor tidak perlu diganti
TahananCKP sensor diatas spesifikasi, CKP sensor tidak perlu diganti
Tahanan CKP sensor dibawah spesifikasi, CKP sensor tidak harus diganti
Tahanan CKP sensor dibawah spesifikasi, CKP sensor harus diganti
Tahanan CKP sensor diatas spesifikasi, CKP sensor harus diganti
Hasil pemeriksaan tahanan oxygen sensor adalah 1,5 Ω pada suhu 20º C. Yang harus dilakukan mekanik adalah….
Tahanan oxygen sensor dibawah spesifikasi, oxygen sensor harus diganti
Tahanan oxygen sensor masih sesuai spesifikasi, oxygen sensor tidak perlu diganti
Tahanan oxygen sensor diatas spesifikasi, oxygen sensor tidak perlu diganti
Tahanan oxygen sensor dibawah spesifikasi, oxygen sensor tidak harus diganti
Tahanan oxygen sensor diatas spesifikasi, oxygen sensor harus diganti
Hasil pemeriksaan tahanan ISC sensor adalah 50 Ω pada suhu 27º C. Yang harus dilakukan mekanik adalah…
Tahanan ISC sensor diatas spesifikasi, ISC sensor harus diganti
Tahanan ISC sensor dibawah spesifikasi, ISC sensor harus dihanti
Tahanan ISC sensor diatas spesifikasi, ISC sensor tidak perlu diganti
Tahanan SC Sensor dibawah spesifikasi, ISC sensor tidak harus diganti
Tahanan ISC sensor masih sesuai spesifikasi, ISC sensor tidak perlu diganti
Spesifikasi tahanan injector mesin EFI bensin pada suhu 20° C adalah….
12 Ω
15 Ω
20 Ω
25 Ω
12 kΩ
Spesifikasi tahanan fuel pump pada suhu 20° C adalah....
1 – 3 Ω
0,1 – 2 Ω
0,2 – 3 Ω
0,5 – 5 Ω
0,2 – 3 kΩ
Spesifikasi tahanan IATS sensor pada suhu 20° C adalah.....
2 – 2,5 kΩ
2,21 – 2,69 kΩ
2, 21 – 3 kΩ
2,10 – 2,69 kΩ
2,21 – 2,69 Ω
Spesifikasi tahanan knock sensor adalah...
5 kΩ atau lebih
15 kΩ atau lebih
10 kΩ atau kurang
10 Ω atau lebih
10 kΩ atau lebih
Spesifikasi voltase MAP sensor adalah....
4 – 5 V
3 – 5,5 V
4, 5 – 5,5 V
4,5 – 5 V
4,5 – 5,5 kV
Spesifikasi tahanan TPS sensor pada suhu 25° C adalah.....
2,5 – 5 kΩ
2 – 5 kΩ
2,5 – 5,5 kΩ
2,5 – 5 Ω
3,5 – 6 kΩ
Spesifikasi tahanan ECT sensor pada suhu 80° C adalah....
0,305 – 0,4 kΩ
0,305 – 0,325 Ω
0,3 – 0,325 kΩ
0,305 – 0,325 kΩ
0,300 – 0,350 kΩ
Spesifikasi tahanan CMP sensor pada suhu 20°C adalah....
750 – 1250 Ω
950 – 1300 Ω
950 – 1250 kΩ
900 – 1200 Ω
950 – 1250 Ω
Spesifikasi tahanan CKP sensor pada suhu 20° C adalah...
1850 – 2500 Ω
1850 – 2450 kΩ
1750 – 2450 Ω
1850 – 2450 Ω
1650 – 2550 Ω
Spesifikasi tahanan oxygen sensor pada suhu 20° C adalah....
0,2 – 3 kΩ
0,1 – 3 Ω
0,2 – 3 Ω
0,2 – 5 Ω
0,1 – 3,5 Ω
Spesifikasi tahanan ISC sensor pada suhu 27° C adalah.....
45,6 – 50,4 kΩ
45,6 – 50,4 Ω
40, 6 – 50,4 Ω
45,6 – 55,4 Ω
45,5 – 50,5 Ω
Urutan langkah kerja sisstem bahan bakar EFI bensin adalah.....
5 – 7 – 3 – 8 – 2 – 6 – 1 – 9 – 4
1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – 7 – 8 – 9
9 – 8 – 7 – 6 – 5 – 4 – 3 – 2 – 1
5 – 7 – 3 – 8 – 4 – 9 – 1 – 6 – 2
2 – 8 – 3 – 7 – 5 – 6 – 1 – 9 – 4
