wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penilaian Harian Ke 7 dan 8, Kleas VII K.D 3.15 & 3.16 Fabel

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 52mins

Name
Class
Date
1.

Di bawah ini yang bisa dibuat menjadi sebuah fabel adalah . . . .

a)

Andi membolos dan ketahuan guru

b)

Kancil melawan saat diterkam oleh sang buaya

c)

Rina bertengkar dengan kakaknya

d)

Andi memelihara beberapa ekor kucing di rumahnya

2.

Fabel mengambil tokoh para....

a)

Manusia

b)

binatang

c)

tumbuhan

d)

benda mati

3.

Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, fabel dibedakan menjadi....

a)

Fabel alami dan fabel adaptasi

b)

Fabel alami dan fabel tidak alami

c)

Fabel Fabel koda dan tanpa koda

d)

Fabel adaptasi dan fabel koda

4.

Teks fabel bersifat....

a)

Fiksi (khayalan)

b)

Non fiksi

c)

Kenyataan

d)

Berdasarkan peristiwa

5.

Cerita "Kancil dan buaya" merupakan cerita fiksi jenis....

a)

jenaka

b)

legenda

c)

fabel

d)

mite

6.

Perbedaan antara fabel dan cerpen adalah...

a)

wataknya

b)

tokohnya

c)

perilakunya

d)

alurnya

7.

Berikut merupakan kata-kata yang sering digunakan dalam fabel, kecuali....

a)

Pada zaman dahulu

b)

pada suatu hari

c)

Alkisah

d)

peristiwa itu

8.

cerita fiksi yang menceritakan kehidupan binatang yang digambarkan berperilaku menyerupai manusia disebut...

a)

cerpen

b)

novel

c)

dongeng

d)

fabel

9.

Jenis fabel yang memiliki semua unsur fabel tetapi dalam penyampaian ceritanya dipengaruhi oleh unsur sains dan teknologi disebut jenis fabel...

a)

hiburan

b)

modern/adaptasi

c)

tradisional/alami

d)

fiksi ilmiah

10.

Beberapa hari kemudian, singgahlah seorang pedagang minyak wangi di dekat danau itu. Rupanya, nasibnya pun sedang sial. Kacamatanya terjatuh ke danau saat ia hendak mencuci muka.

Latar tempat untuk cerita itu adalah…

a)

Pinggir danau

b)

Dekat sungai

c)

Muara

d)

Dalam laut

11.

“Mengapa pagi ini waktu sangat kacau?” ucap induk gagak. Ia lalu segera mencari anaknya. Namun, ia tidak menemukannya. Ia pun kembali ke sarang. Cemas dan rasa sedih menjadi satu.

Watak Ibu Gagak adalah…

a)

Pemarah

b)

Sayang anak

c)

Pendiam

d)

Sayang orang tua

12.

Monyet sudah diberi pisang oleh Pak Tani. Rupanya, ia tetap ingin pisan yang ada di pohonnya. Sang monyet pun memetik pisang itu. “Dasar monyet, bisanya mencuri!” teriak petani ketika memergoki monyet.


Watak tokoh monyet pada cerita di atas adalah…

a)

Cerdik

b)

Malas

c)

Baik budi

d)

Rakus dan nakal

13.

“Nyet, sudah berapa puluh yang kau makan? Tak satu pun aku kamu kasih,” kata Sang Kodok.

“Kamu makan kulitnya saja, Dok! Ini, terimalah!” jawab Monyet.

Watak kodok adalah peminta-minta, sedangkan Monyet…

a)

Pelit

b)

Cerdik

c)

Pemurah

d)

Angkuh

14.

Raja Kuripan mempunyai dua orang putra, yaitu Raden Panji dan Raden Anom. Raden Anom lebih cerdas daripada Raden Panji. Raden Panji menjadi iri hati melihat kecerdasan Raden Anom. Oleh karena itu, ia ingin mencelakai saudaranya. Dia menyuruh pelayannya membubuhkan racun ke dalam makanan saudaranya itu.

Perbedaan watak Raden Anom dengan Raden Panji adalah…

a)

Raden Anom cerdas dan Raden Panji kuran cerdas

b)

Raden Anom disayang Raja dan Raden Panji dibenci Raja

c)

Raden Anom tampan dan Raden Panji tidak tampan

d)

Raden Anom adil kepada rakyat dan Raden Panji zalim

15.

Pohon itu tidak bisa menjawab. Ia tertunduk malu. Ia benar-benar tidak tahu tentang jam. Di satu cabang pohon itu, berdiam seekor induk gagak dengan tiga anaknya yang masih kecil. Induk gagak itu sangatlah pandai.

Perbedaan watak dari kedua tokoh dalam penggalan cerita itu terletak pada…

a)

Kepandaiannya

b)

Kesabarannya

c)

Kecintaannya

d)

Kebiasaannya

16.

Segera Kodi menyelam ke dalam danau. Tak lama kemudian, ia muncul dengan sebentuk cincin emas. Segera diberikannya cincin itu pada pedaggang erabah.

“Terima kasih atas kebaikanmu. Sebagai balas budi, kuberikan kau hadiah ini,” pedagang gerabah itu memberikan sebuah mankuk keramik kecil untuk Kodi.

Setelah itu ia melanjutkan perjalanannya.

“Heh! Untuk apa magkuk itu? Kita tidak memerlukannya!” ejek Komal.

Watak Kodi dan Komal adalah…

a)

Kodi pemaaf, Komal pendendam

b)

Kodi penolong, Komal pelit

c)

Kodi pemurah, Komal pencela

d)

Kodi bijaksana, Komal curang

17.

“Kamu akan segera sembuh, Murai. Mudah-mudahan, kamu segera bisa terbang dan bernyanyi lagi bersamaku,” hibur Laura. Lalu dengan hati-hati, ia membaringkan Murai di sarangnya kembali. “Terima kasih, Laura,” ujar Murai sambil tersenyum.”

kedua tokoh dalam fabel tersebut memiliki watak…

a)

Laura senang dipuji, Murai suka meminta-minta

b)

Laura senang menolong, Murai tahu berterima kasih

c)

Laura suka membantu sesama, Murai suka dibantu sesama

d)

Laura bisa bernyanyi, Murai tidak bisa

18.

Dahulu kala, ada seorang putra raja bernama Si Lundu Nipahu. Ia seharusnya hidup berbahagia sebagai seorang paneran bersama keluarga di istana. Namun, bencana datang melanda. Pamannya mengadakan kudeta. Ayah Si Lundu terbunuh. Si Lundu juga dikejar-kejar pamannya. Pemuda ini mewarisi cincin kerajaan pewaris takhta. Lundu pun melarikan diri ke hutan.

Amanat yang terkandung dari penggalan cerita di atas adalah…

a)

Boleh saling membunuh

b)

Tidak boleh merebut hak orang lain

c)

Harus lari kencang apabila dikejar

d)

Tidak boleh mengadakan kudeta

19.

Pada zaman dahulu, ada sebuah gunung yang sangat tinggi. Para penduduk setempat menamakannya Gunung Tikus. Orang-orang mengisahkan cerita yang aneh tentang penamaan gunung ini.


Unsur instrinsik yang tidak tampak atau tidak ada pada cuplikan dongeng tersebut adalah…

a)

Penokohan

b)

Latar

c)

Tema

d)

Amanat

20.

“Wah, usul yang bagus sekali Bu Kucing Putih…,” Ibu Kucing Belang sangat gembira. Ia pulang ke rumah dengan wajah cerah, secerah mentari yang mulai menampakkan dirinya.

Peristiwa yang diceritakan itu terjadinya pada waktu…

a)

Malam hari

b)

Jam 03.00

c)

Jam 00.00

d)

Pagi hari

21.

Legenda Malin Kundang menceritakan tentang…

a)

Seorang anak miskin yang menjadi pejabat negara

b)

Seorang anak yatim piatu yang menjadi kaya raya

c)

Seorang anak yang durahaka kepada orang tuanya

d)

Seorang anak yang melupakan tanah kelahirannya

22.

(1) Ketika itu, Raden Banterang mengancam istrinya dengan sebilah senjata, tetapi Dewi Surati saat itu juga menceburkan dirinya ke sungai dan tenggelam. (2) “Banyuwangi, istriku tidak bersalah!” seru Raden Banterang. (3) Ketika itu, memang tercium bau yang harum dari sungai itu.


Cuplikan tersebut merupakan bagian dari jenis cerita…

a)

Fabel

b)

Legenda/cerita rakyat

c)

Cerpen

d)

Dongeng

23.

(1) Ketika itu, Raden Banterang mengancam istrinya dengan sebilah senjata, tetapi Dewi Surati saat itu juga menceburkan dirinya ke sungai dan tenggelam. (2) “Banyuwangi, istriku tidak bersalah!” seru Raden Banterang. (3) Ketika itu, memang tercium bau yang harum dari sungai itu.


Bagian yang tidak masuk akal di dalam cerita tersebut terdapat pada bagian nomor…

a)

1

b)

2

c)

3

d)

1 dan 3

24.

Akan tetapi, Buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, membuka mulutnya besar-besar dan akan melahap Si Sulung. Si Sulung melompat, menerjang Buaya dengan tanduknya. Buaya menjerit kesakitan, lalu menjatuhkan dirinya ke air.


cuplikan cerita tersebut termasuk fabel karena…

a)

Ceritanya tidak masuk akal

b)

Tokohnya biri-biri dan buaya

c)

Terjadi pada masa lalu

d)

Latarnya terjadi di hutan

25.

“Ahh, kalau begini naga-naganya, akan habislah binatang-binatang di hutan ini dimakan Si Raksasa jahat itu. Maka, punahlah kita semua,” demikian kata Si Macan Loreng, raja hutan itu.


Berdasarkan kutipan tersebut yang menjadi tokoh jahat pada cerita tersebut adalah…

a)

Naga

b)

Raksasa

c)

Harimau

d)

Si Macan Loreng

26.

Kupu-Kupu Berhati Mulia

(1) Alkisah, pada suatu hari yang cerah ada seekor Semut berjalan-jalan di taman. Ia sangat bahagia karena bisa berjalan-jalan melihat taman yang indah. sang Semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu.


(2) Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat Semut tergelincir dan jatuh ke dalam lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.

“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”


(3) Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, Kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah Semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang Semut memegang erat ranting itu. Si Kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.


Kutipan teks cerita bernomor (1) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

koda

27.

Kupu-Kupu Berhati Mulia

(1) Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.

“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”


(2) Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, Kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si Kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.


Kutipan teks cerita bernomor (2) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

koda

28.

Bacalah kutipan teks berikut!

Paman Belalang

“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.


Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

Koda

29.

Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.

Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.


Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....

a)

dihutan, di saat, di ajak

b)

di hutan, di tubuhnya, diajak

c)

di hutan, di tubuhnya, di saat

d)

dihutan, disaat, di ajak

30.

Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.

Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.


Perbaikan kesalahan penggunaan huruf kapital pada tokoh dalam kutipan fabel tersebut adalah ....

a)

Landak, Landa

b)

landak, landa

c)

Landak, landa

d)

landak, Landa

31.

Kelelawar yang Pengecut

Disebuah padang rumput diAfrika seekor singa sedang menyantap makanan. Tiba-tiba seekor burung elang terbang rendah dan menyambar makanan milik singa. Sang raja hutan itu sangat marah sehingga memerintahkan seluruh binatang untuk berkumpul dan menyatakan perang terhadap bangsa burung.

“Mulai sekarang segala jenis burung adalah musuh kita.Usir mereka semua,jangan disisakan!” kata sang raja hutan.Binatang setuju lain sebab mereka merasa telah diperlakukan sama oleh bangsa burung.


Kesalahan penggunaan awalan di- terdapat pada kata- kata . . . .

a)

disebuah dan diAfrika

b)

diperlakukan dan diAfrika

c)

disisakan dan diperlakukan

d)

disebuah dan diperlakukan

32.

"Saya akan pergi ke danau itu." kata Kodok.


Kalimat tidak langsung yang sesuai dengan cuplikan tersebut adalah . . . .

a)

Kodok berkata bahwa dia akan pergi ke danau itu.

b)

"Saya akan pergi ke danau itu." kata Kodok.

c)

Kodok berkata, " saya akan pergi ke danau itu."

d)

Dia akan pergi ke danai itu," kata Kodok.

33.

Perhatikan kata-kata berikut!

1). meraung 2). memanggil 3). mengaum 4).memakai 5). melaju


Yang termasuk kata kerja transitif (memerlukan objek) pada kata di bawah ini ...

a)

1 dan 2

b)

4 dan 5

c)

2 dan 4

d)

3 dan 4

34.

Perhatikan kalimat berikut!

1) Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.

2) Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur.

3) Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.

4) Kepompong hanya bisa menggantung di ranting itu.


Kalimat yang mengandung kata keterangan waktu dan tempat adalah . . . .

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

1 dan 3

d)

2 dan 4

35.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

{1} Kambing kecil mulai tumbuh dan membuat dia berfikir bahwa dia sudah dewasa. {2} Dia dapat menjaga dirinya sendiri. {3} Suatu sore segerombolan kambing pulang ke peternakan. {4} Induk kambing memanggil anaknya.


Kata kerja intransitif (tidak memerlukan objek) pada paragraf di atas di tandai nomor...

a)

{1} dan {2}

b)

{2} dan {4]

c)

{3} dan {4}

d)

{1} dan {3}

36.

Bacalah fabel berikut ini!

Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”

Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”

Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”


Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah. . . .

a)

Pada, di, dan dari

b)

Dari, pada, dan di

c)

Di, dari, dan pada

d)

di, dari, dan dari

37.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Pesan moral yang dapat di ambil dari fabel tersebut ialah kita jangan pernah menganggap remeh orang lain. Setiap orang memilki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Kesombongan suatu saat akan dikalahkan oleh kerendahan hati.


Penggalan fabel di atas termasuk struktur fable pada bagian…

a)

resolusi

b)

orientasi

c)

koda

d)

komplikasi

38.

Bacalah dialog berikut!

Kancil :”Tuan, raja kami siap untuk berperang. Sebagai buktinya, raja kami pun mengirimkan kumisnya.(Kancil pun menyerahkan kumis Landak kepada Panglima Harimau).

Panglima Harimau :”ini kumis rajamu?”

Kancil :”iya, itu adalah kumis raja kami yang paling kecil. Raja kami menerima tantangan dari raja kalian”.(Para harimau sangat terkejut melihat kumis raja pulau kecil yang besar dan tajam).

Prajurit Harimau :”Kumis raja Kancil sangat besar, sangat besar dari kumis raja kita. Kita pasti akan sulit untuk melawannya”.(Sambil berbisik kepada Panglima Harimau).

Prajurit Harimau 2 :”Lalu bagaimana?”

Panglima Harimau :”sebaiknya kita segera pergi dari pulau ini”.


Berdasarkan dialog di atas ekspresi Panglima Harimau dan Prajurit harimau yang tepat adalah . . . .

a)

Merasa takut

b)

Berani dan melawan

c)

Merasa malu

d)

Merasa kecewa

39.

Dikisahkan hiduplah sekelompok binatang di sebuah kampung.


Pernyataan tersebut merupakan bagian struktur isi fabel yaitu …

a)

orientasi

b)

konflik

c)

klimaks

d)

resolusi

40.

Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah …

a)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” Teriak Si Semut.

b)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” teriak si Semut.

c)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! Teriak Si Semut.”

d)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! teriak Si Semut.”

41.

Farni adalah kelinci yang imut. Bulunya puti bak mutiara. Matanya sebening air danau. Jika ia makan, bibir merahnya yang cantik akan bergerak indah. Kecantikan Farni tidak diragukan lagi di hutan Ambarata.


Pola pengembangan penokohan atau watak tokoh pada cuplikan tersebut adalah...?

a)

Pola deskripsi fisik tokoh

b)

pola kegiatan tokoh

c)

pola dialog dengan diri sendiri

d)

pola dialog dengan tokoh lain

42.

Urutan struktur fabel yang benar adalah...

a)

Orientasi-koda-resolusi-komplikasi

b)

Orientasi-komplikasi-resolusi-koda

c)

koda-komplikasi-orientasi-resolusi

d)

koda-koda-komplikasi-resolusi

43.

Pengertian koda dalam struktur fabel adalah....

a)

Pengenalan tokoh dan latar

b)

Puncak masalah atau konflik

c)

Penyelesaian masalah atau konflik

d)

Pesan moral atau amanat yang disampaikan kepada pembaca atau penonton baik secara eksplisit maupun tidak.

44.

1. Tinggi

2. Besar

3. Hemat


Antonim dari kata-kata tersebut adalah.....

a)

1. Baik

2. Kecil

3. Ramah

b)

1. Pendek

2. Kecil

3. Boros

c)

1. Boros

2. Marah

3. Dingin

d)

1. Pendek

2. Kecil

3. Dengki

45.

Sinonim dari kata Tinggi Hati adalah....

a)

Angkuh, sombong

b)

Baik budi

c)

Ceroboh

d)

Bersih

46.

Di bawah ini, kalimat langsung yang benar adalah....

a)

masa kamu tidak bisa? Berenang itu sangat mudah, julurkan saja kakimu," Ulu menjulurkan kakinya, "dan tendang ke belakang seperti ini! Ups, maaf, kakimu kan pendek." Sambii tertawa, Ulu melompat meninggalkan semut.

b)

"Apa yang kau maksud Buerung? Tentu saja aku tidak bisa!" Ulu cemberut dan menatap kearah dua kakinya.

c)

"Makanya Semut, kau harus berlatih berenang " kata semut

d)

"Aku sejak berupa berudu sudah bisa berenang " kata ulu.

47.

Di bawah ini, yang merupakan kata penghubung intrakalimat adalah....

a)

..., padahal ...

b)

.... bahwa ...

c)

... sehingga ...

d)

... maka ...

48.

Berikut ini judul fabel yang berasal dari nama tokoh adalah....

a)

Tikus yang Baik Hati

b)

Semua Istimewa

c)

Kerbau dan Burung Jalak

d)

Gajah Penolong

49.

(1) Pada suartu hari sekitar jam 16.00 Wib, Kera mencuri pisang di kebun Pak Tani, di pinggir hutan. (2) Kera memakan pisang dengan rakus, sampai-sampai, dia tak lagi tahu kalau Pak Tani sudah berdiri di bawah pohon pisang. (3) Melihat kulit pisang berserakan, Pak Tani itu marah dan melempar Kera.


Kalimat yang menggunakan keterangan waktu ditandai dengan nomor...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

50.

"Janganlah engkau pergi ke kebun mentimun itu, Anankku. Dengarkan nasihat Ibu, jangan kau pergi ke kebun itu! Jika Serigala menangkapmu, ia akan memakanmu," kata Ibu Kelinci.

Cuplikan tersebut harus diperankan dengan perasaan...

a)

Semangat

b)

Ceria

c)

Khawatir

d)

Sedih