Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perilaku Menyimpang dan Pengendalian Sosial

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Di bawah ini yang merupakan contoh perilaku menyimpang adalah:

a)

Ibu menasehati Tomi agar jangan ngebut dengan mobilnya

b)

Ayah memarahi Timi karena pulang terlalu malam

c)

Rudi tidak sengaja memecahkan vas antik kesayangan nenek

d)

Andi merokok sembunyi-sembunyi karena kalau ayahnya tahu pasti akan menghukumnya

e)

Marleen menulis surat cinta untuk Deirdre

2.

Contoh dari terjadinya proses sosialisasi adalah:

a)

Andi menulis di buku hariannya

b)

Kemi sedang memesan nasi goreng

c)

Jane sedang ngobrol dengan Ryan dan Gerald

d)

Kepala sekolah mengedarkan angket tentang guru

e)

Wali kelas menjelaskan syarat-syarat kenaikan kelas

3.

Contoh pengendalian sosial yang bersifat preventif dengan cara koersif adalah:

a)

Ibu menasehati anaknya yang akan bepergian agar hati-hati di jalan

b)

Sebelum ujian dimulai pengawas mengingatkan, barangsiapa terbukti mencontek akan dikeluarkan dari ruang dan diberi nilai NOL

c)

Setelah banyak anak muda balapan di jalan itu, dibuatlah polisi tidur setiap 5 meter

d)

Seorang anggota DPR yang terbukti melakukan tindak korupsi akhirnya divonis 20 tahun penjara

e)

Sebelum berangkat Study Trip semua siswa dikumpulkan di Aula untuk mendapat penjelasan tata-tertib Trip

4.

Anak diajari cara berjalan, cara berbicara, bagaimana memanggil orang-orang lain serumah, cara makan yang benar, dan lain sebagainya. Proses itu disebut dengan proses:

a)

mengajari anak

b)

membesarkan anak

c)

mendidik anak

d)

sosialisasi primer

e)

sosialisasi sekunder

5.

Peranan sekolah dalam proses sosialisasi sangat berhubungan dengan kepastian ekonomi karena:

a)

masuk sekolah harus membayar

b)

sekolah adalah tempat bermain dan belajar

c)

sekolah mengajarkan kompetensi dan sertifikat untuk memperoleh pekerjaan

d)

kurangnya sekolah yang bermutu menjadi indikator kemiskinan wilayah tersebut

e)

kualitas seorang manusia hanya bisa diukur dari tingkat pendidikannya yang telah ditempuhnya

6.

Di bawah ini, yang merupakan salah satu tujuan proses sosialisasi yaitu

a)

supaya anak tahu semua nilai dan norma yang ada di dunia

b)

agar kepribadian anak tumbuh sesuai dengan nilai dan norma yang ada di keluarga dan masyarakatnya

c)

supaya tercapai kenyamanan di masyarakat sebagai fungsi dari keberadaan nilai dan norma

d)

supaya setiap orang di masyarakat itu bisa hidup lestari/abadi seperti harapan semua orang

e)

supaya hanya nilai dan norma masyarakat itu sajalah satu-satunya yang berlaku

7.

Karena tempat tinggal mereka di pinggir laut dan hidup sebagai nelayan yang setiap hari harus mencebur ke laut, maka mereka biasa berpakaian ala kadarnya. Salah satu kepribadian mereka yang suka berpakaian seperti itu dipengaruhi oleh:

a)

warisan biologis

b)

proses sosialisasi

c)

pengalaman unik

d)

lingkungan alam

e)

pengalaman kelompok

8.

Ketika sedang makan bersama, Ika (7 tahun) ingat ucapan ibunya kemarin agar dia harus selalu menghabiskan makanannya, oleh karena itu Ika segera menghabiskan makanannya. Ketika melihat Ika menghabiskan makannya ibunya segera memujinya sebagai anak yang cantik dan anak yang pandai. Cerita itu juga menjadi contoh pola sosialisasi:

a)

partisipatoris

b)

represif

c)

sekunder

d)

primer

e)

informal

9.

Orang tuanya selalu melarangnya merokok, mereka bahkan akan menghukumnya kalau ketahuan merokok, tetapi semua teman bermainnya merokok, sehingga lama-lama akhirnya diapun kecanduan juga menjadi perokok. Perilaku menyimpang merokok itu terjadi karena:

a)

sosialisasi sub-budaya menyimpang

b)

sosialisasi yang tidak sempurna

c)

general association

d)

labelling

e)

functionalism

10.

Perilaku yang setuju dengan nilai-nilai yang ada tetapi tak mau patuh pada norma-norma yang ada dan malah memakai aturan-aturannya sendiri oleh Lemert disebut dengan:

a)

primer

b)

sekunder

c)

ritualism

d)

inovation

e)

retreatism

11.

Dalam ilmu psikologi dikenal istilah pygmalion effect. Istilah ini menunjukkan bahwa sebutan atau cap yang sering dikenakan pada seorang anak akan berpengaruh terhadap anak itu. Anak akan menjadi seperti apa yang sering dikatakan atau cap yang diberikan oleh orang tuanya. Perilaku menyimpang seperti itu terjadi karena:

a)

proses labelling

b)

akibat functionalism

c)

dampak dari alternatif culture

d)

intersection of social structure

e)

product of differential association

12.

RA Kartini pada jamannya perilakunya dianggap menyimpang karena menuntut kepada orang tuanya untuk boleh sekolah. Pada jaman itu wanita pribumi tidak boleh sekolah. Perilaku menyimpang RA Kartini itu termasuk penyimpangan:

a)

sekunder

b)

negatif

c)

gaya hidup

d)

kriminal

e)

penggunaan hal terlarang

13.

Pelaku penyimpangan sekunder seandainyapun sampai divonis hukuman masuk penjara, maka sekeluarnya dia dari penjara, anggota masyarakat di sekitarnya akan bereaksi dengan:

a)

keengganan masyarakat menerimanya

b)

pelaku sudah tidak mampu lagi untuk bergaul kembali

c)

tidak ada halangan untuk menjadi anggota masyarakat lagi

d)

masyarakat akan menginginkan supaya orang itu kembali ke tengah mereka lagi

e)

pelaku memilih untuk tidak berkumpul lagi dengan masyarakat lamanya

14.

Orang yang melanggar norma harus diberi sanksi. Kalau tidak diberi sanksi maka normanya lama-kelamaan akan dilupakan orang. Pemberian sanksi juga untuk mempertegas keberadaan norma, karena norma yang baik sanksinya harus adil, jelas, dan tegas. Sehubungan dengan keberadaan norma, pengendalian sosial bertujuan untuk …

a)

menciptakan masyarakat yang tidak semaunya

b)

menciptakan masyarakat yang tertib dan teratur

c)

menjaga agar norma masyarakat tidak hilang

d)

menciptakan masyarakat adil dan makmur

e)

melestarikan masyarakat itu sendiri

15.

Di setiap SPBU atau pom bensin selalu ada symbol rokok dicoret yang artinya di tempat itu tidak boleh ada orang yang merokok karena bisa memicu kebakaran. Simbol itu merupakan pengendalian social dengan sifat dan cara:

a)

preventif dan persuasif

b)

preventif dan koersif

c)

preventif dan kompulsif

d)

represif dan persuasif

e)

represif dan kompulsif

16.

Tulisan besar-besar “BUANG SAMPAH DI TEMPATNYA!” dan tempat sampah ada di semua sudut sekolah. Kemanapun mata memandang selalu ada tulisan itu dengan tempat sampah di bawahnya. Upaya pengendalian sosial itu dilakukan dengan cara ….

a)

preventif

b)

represif

c)

koersif

d)

kompulsif

e)

pervasif

17.

Ketika beberapa minggu Ani tidak masuk sekolah, teman-temannya mulai ada yang cerita bahwa Ani tidak lagi sekolah karena sudah menikah. Ani yang sebenarnya hanya malas sekolah menjadi malu dikabarkan sudah menikah, maka ia mulai masuk sekolah lagi. Contoh pengendalian sosial itu adalah pengendalian sosial dalam bentuk:

a)

gossip

b)

hinaan

c)

teguran

d)

hukuman

e)

pendidikan

18.

“Sudah malam, jangan main di luar, awas nanti bisa diculik genderuwo!” Upaya pengendalian sosial orang tua terhadap anak-anaknya yang masih kecil itu disebut pengendalian sosial berbentuk:

a)

pengucilan

b)

pendidikan

c)

ditakut-takuti

d)

ancaman

e)

hukuman

19.

Karena perilakunya yang mau menang sendiri dan selalu menuntut hormat dari orang lain sehingga teman-teman dan tetangganya menjauhinya dan tak mengajaknya berbicara, lama-lama orang itu menyadari kekurangannya dan mulai memperbaiki perilakunya. Pengendalian sosial itu dalam bentuk:

a)

hukuman

b)

pendidikan

c)

pengucilan

d)

ancaman

e)

hinaan

20.

Dalam proses pengendalian secara formal oleh institusi negara terhadap kasus tindak kejahatan yang disidangkan di Pengadilan. Dalam sidang di Pengadilan itu tugas utama jaksa adalah untuk ….

a)

Menangkap terdakwa tindak kejahatan yang masih berkeliaran di luar

b)

Memberi teladan perilaku yang benar dan taat pada setiap perundangan yang berlaku

c)

Mengajukan tuntutan bahwa terdakwa bersalah dan harus dihukum

d)

Memutuskan bahwa terdakwa terbukti bersalah atau justru terbukti tidak bersalah

e)

memutuskan bentuk dan besarnya hukuman yang harus diberikan kepada si terdakwa

21.

Perilaku menyimpang bisa pula terjadi karena agen sosialisasi yang satu mengajarkan norma yang berbeda dengan agen sosialisasi lainnya sehingga membingungkan anak yang mengalami proses sosialisasi. Akhirnya anak memilih sendiri norma yang disenanginya dan ternyata justru yang salah. Perilaku menyimpang seperti ini disebut penyimpangan yang disebabkan oleh:

a)

situasi anomi

b)

proses labeling

c)

sosialisasi yang tidak sempurna

d)

sosialisasi subbudaya meyimpang

e)

teori konflik antara golongan atas dengan golongan bawah

22.

Karena datang ke tempat peribadatan agama Katolik sambil membawa persembahan yang biasa dibawa ketika pergi ke tempat ibadah Hindu, bahkan memecahkan kelapa di depan altar gereja, maka PK diseret keluar gereja. Tindakan menyeret PK keluar gereja dan mengunci pintu gereja agar dia tidak bisa masuk dan membuat keributan di dalam gereja itu disebut:

a)

Pengendalisn sosial yang bersifat preventif i

b)

Pengendalian sosial dengan cara koersif

c)

Pengendalian sosial dengan cara kompulsif

d)

Pengendalian sosial dalam bentuk ancaman

e)

Pengendalian sosial dalam bentuk menakut-nakuti

23.

Pengendalian sosial yang dialami PK akhirnya menyadarkannya tentang perilaku-periaku yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Oleh Karena itu tindakan pengendalian sosial mirip dengan sosialisasi karena sama-sama melibatkan proses:

a)

interaksi sosial

b)

pengendalian sosial

c)

keterkaitan satu orang dengan orang lain

d)

dilakukan oleh masyarakat yang ditujukan kepada orang lain

e)

pemberitahuan nilai atau norma sosial, baik langsung maupun tak langsung

24.


Ketika orang tua Jaggu yang India/Hindu tahu bahwa Jaggu sedang pacaran serius dengan Sarfaraz yang orang Pakistan/Islam, ayahnya langsung mengajaknya bertemu online dengan guru agamanya, Tapaswi. Dia mengatakan bahwa Sarfaraz akan menipu Jaggu, sehingga ayahnya mengultimatum tidak akan dianggap anak lagi bila Jaggu tetap pacaran dengan Sarfaraz. Pengendalian sosial di atas merupakan pengendalian sosial yang sifat, cara, dan bentuknya:

a)

Preventif, persuasive, nasihat

b)

Preventif, koersif, nasihat

c)

Represif, persuasive, pendidikan

d)

Represif, koersif, ancaman

e)

Kompulsif, retorika, lisan

25.

Di negara-negara maju jarang ada polisi lalu lintas berdiri di perempatan-perempatan jalan untuk mengatur lalu-lintas. Cukup dengan rambu-rambu dan lampu pengatur lalu-lintas anggota masyarakat akan berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku.

Pengendalian sosial dilakukan secara persuasif karena:

a)

dilakukan sebelum terjadinya perilaku menyimpang

b)

dilakukan setelah terjadinya perilaku menyimpang

c)

menekankan pada ketakutan terhadap denda pelanggarannya

d)

dilakukan dengan cara halus, hanya sekedar memberi simbol-simbol

e)

bentuknya membuat semua orang sadar perlunya mentaati peraturan