WorksheetsPerilaku Menyimpang dan Pengendalian Sosial
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Di bawah ini yang merupakan contoh perilaku menyimpang adalah:
Ibu menasehati Tomi agar jangan ngebut dengan mobilnya
Ayah memarahi Timi karena pulang terlalu malam
Rudi tidak sengaja memecahkan vas antik kesayangan nenek
Andi merokok sembunyi-sembunyi karena kalau ayahnya tahu pasti akan menghukumnya
Marleen menulis surat cinta untuk Deirdre
Contoh dari terjadinya proses sosialisasi adalah:
Andi menulis di buku hariannya
Kemi sedang memesan nasi goreng
Jane sedang ngobrol dengan Ryan dan Gerald
Kepala sekolah mengedarkan angket tentang guru
Wali kelas menjelaskan syarat-syarat kenaikan kelas
Contoh pengendalian sosial yang bersifat preventif dengan cara koersif adalah:
Ibu menasehati anaknya yang akan bepergian agar hati-hati di jalan
Sebelum ujian dimulai pengawas mengingatkan, barangsiapa terbukti mencontek akan dikeluarkan dari ruang dan diberi nilai NOL
Setelah banyak anak muda balapan di jalan itu, dibuatlah polisi tidur setiap 5 meter
Seorang anggota DPR yang terbukti melakukan tindak korupsi akhirnya divonis 20 tahun penjara
Sebelum berangkat Study Trip semua siswa dikumpulkan di Aula untuk mendapat penjelasan tata-tertib Trip
Anak diajari cara berjalan, cara berbicara, bagaimana memanggil orang-orang lain serumah, cara makan yang benar, dan lain sebagainya. Proses itu disebut dengan proses:
mengajari anak
membesarkan anak
mendidik anak
sosialisasi primer
sosialisasi sekunder
Peranan sekolah dalam proses sosialisasi sangat berhubungan dengan kepastian ekonomi karena:
masuk sekolah harus membayar
sekolah adalah tempat bermain dan belajar
sekolah mengajarkan kompetensi dan sertifikat untuk memperoleh pekerjaan
kurangnya sekolah yang bermutu menjadi indikator kemiskinan wilayah tersebut
kualitas seorang manusia hanya bisa diukur dari tingkat pendidikannya yang telah ditempuhnya
Di bawah ini, yang merupakan salah satu tujuan proses sosialisasi yaitu
supaya anak tahu semua nilai dan norma yang ada di dunia
agar kepribadian anak tumbuh sesuai dengan nilai dan norma yang ada di keluarga dan masyarakatnya
supaya tercapai kenyamanan di masyarakat sebagai fungsi dari keberadaan nilai dan norma
supaya setiap orang di masyarakat itu bisa hidup lestari/abadi seperti harapan semua orang
supaya hanya nilai dan norma masyarakat itu sajalah satu-satunya yang berlaku
Karena tempat tinggal mereka di pinggir laut dan hidup sebagai nelayan yang setiap hari harus mencebur ke laut, maka mereka biasa berpakaian ala kadarnya. Salah satu kepribadian mereka yang suka berpakaian seperti itu dipengaruhi oleh:
warisan biologis
proses sosialisasi
pengalaman unik
lingkungan alam
pengalaman kelompok
Ketika sedang makan bersama, Ika (7 tahun) ingat ucapan ibunya kemarin agar dia harus selalu menghabiskan makanannya, oleh karena itu Ika segera menghabiskan makanannya. Ketika melihat Ika menghabiskan makannya ibunya segera memujinya sebagai anak yang cantik dan anak yang pandai. Cerita itu juga menjadi contoh pola sosialisasi:
partisipatoris
represif
sekunder
primer
informal
Orang tuanya selalu melarangnya merokok, mereka bahkan akan menghukumnya kalau ketahuan merokok, tetapi semua teman bermainnya merokok, sehingga lama-lama akhirnya diapun kecanduan juga menjadi perokok. Perilaku menyimpang merokok itu terjadi karena:
sosialisasi sub-budaya menyimpang
sosialisasi yang tidak sempurna
general association
labelling
functionalism
Perilaku yang setuju dengan nilai-nilai yang ada tetapi tak mau patuh pada norma-norma yang ada dan malah memakai aturan-aturannya sendiri oleh Lemert disebut dengan:
primer
sekunder
ritualism
inovation
retreatism
Dalam ilmu psikologi dikenal istilah pygmalion effect. Istilah ini menunjukkan bahwa sebutan atau cap yang sering dikenakan pada seorang anak akan berpengaruh terhadap anak itu. Anak akan menjadi seperti apa yang sering dikatakan atau cap yang diberikan oleh orang tuanya. Perilaku menyimpang seperti itu terjadi karena:
proses labelling
akibat functionalism
dampak dari alternatif culture
intersection of social structure
product of differential association
RA Kartini pada jamannya perilakunya dianggap menyimpang karena menuntut kepada orang tuanya untuk boleh sekolah. Pada jaman itu wanita pribumi tidak boleh sekolah. Perilaku menyimpang RA Kartini itu termasuk penyimpangan:
sekunder
negatif
gaya hidup
kriminal
penggunaan hal terlarang
Pelaku penyimpangan sekunder seandainyapun sampai divonis hukuman masuk penjara, maka sekeluarnya dia dari penjara, anggota masyarakat di sekitarnya akan bereaksi dengan:
keengganan masyarakat menerimanya
pelaku sudah tidak mampu lagi untuk bergaul kembali
tidak ada halangan untuk menjadi anggota masyarakat lagi
masyarakat akan menginginkan supaya orang itu kembali ke tengah mereka lagi
pelaku memilih untuk tidak berkumpul lagi dengan masyarakat lamanya
Orang yang melanggar norma harus diberi sanksi. Kalau tidak diberi sanksi maka normanya lama-kelamaan akan dilupakan orang. Pemberian sanksi juga untuk mempertegas keberadaan norma, karena norma yang baik sanksinya harus adil, jelas, dan tegas. Sehubungan dengan keberadaan norma, pengendalian sosial bertujuan untuk …
menciptakan masyarakat yang tidak semaunya
menciptakan masyarakat yang tertib dan teratur
menjaga agar norma masyarakat tidak hilang
menciptakan masyarakat adil dan makmur
melestarikan masyarakat itu sendiri
Di setiap SPBU atau pom bensin selalu ada symbol rokok dicoret yang artinya di tempat itu tidak boleh ada orang yang merokok karena bisa memicu kebakaran. Simbol itu merupakan pengendalian social dengan sifat dan cara:
preventif dan persuasif
preventif dan koersif
preventif dan kompulsif
represif dan persuasif
represif dan kompulsif
Tulisan besar-besar “BUANG SAMPAH DI TEMPATNYA!” dan tempat sampah ada di semua sudut sekolah. Kemanapun mata memandang selalu ada tulisan itu dengan tempat sampah di bawahnya. Upaya pengendalian sosial itu dilakukan dengan cara ….
preventif
represif
koersif
kompulsif
pervasif
Ketika beberapa minggu Ani tidak masuk sekolah, teman-temannya mulai ada yang cerita bahwa Ani tidak lagi sekolah karena sudah menikah. Ani yang sebenarnya hanya malas sekolah menjadi malu dikabarkan sudah menikah, maka ia mulai masuk sekolah lagi. Contoh pengendalian sosial itu adalah pengendalian sosial dalam bentuk:
gossip
hinaan
teguran
hukuman
pendidikan
“Sudah malam, jangan main di luar, awas nanti bisa diculik genderuwo!” Upaya pengendalian sosial orang tua terhadap anak-anaknya yang masih kecil itu disebut pengendalian sosial berbentuk:
pengucilan
pendidikan
ditakut-takuti
ancaman
hukuman
Karena perilakunya yang mau menang sendiri dan selalu menuntut hormat dari orang lain sehingga teman-teman dan tetangganya menjauhinya dan tak mengajaknya berbicara, lama-lama orang itu menyadari kekurangannya dan mulai memperbaiki perilakunya. Pengendalian sosial itu dalam bentuk:
hukuman
pendidikan
pengucilan
ancaman
hinaan
Dalam proses pengendalian secara formal oleh institusi negara terhadap kasus tindak kejahatan yang disidangkan di Pengadilan. Dalam sidang di Pengadilan itu tugas utama jaksa adalah untuk ….
Menangkap terdakwa tindak kejahatan yang masih berkeliaran di luar
Memberi teladan perilaku yang benar dan taat pada setiap perundangan yang berlaku
Mengajukan tuntutan bahwa terdakwa bersalah dan harus dihukum
Memutuskan bahwa terdakwa terbukti bersalah atau justru terbukti tidak bersalah
memutuskan bentuk dan besarnya hukuman yang harus diberikan kepada si terdakwa
Perilaku menyimpang bisa pula terjadi karena agen sosialisasi yang satu mengajarkan norma yang berbeda dengan agen sosialisasi lainnya sehingga membingungkan anak yang mengalami proses sosialisasi. Akhirnya anak memilih sendiri norma yang disenanginya dan ternyata justru yang salah. Perilaku menyimpang seperti ini disebut penyimpangan yang disebabkan oleh:
situasi anomi
proses labeling
sosialisasi yang tidak sempurna
sosialisasi subbudaya meyimpang
teori konflik antara golongan atas dengan golongan bawah
Karena datang ke tempat peribadatan agama Katolik sambil membawa persembahan yang biasa dibawa ketika pergi ke tempat ibadah Hindu, bahkan memecahkan kelapa di depan altar gereja, maka PK diseret keluar gereja. Tindakan menyeret PK keluar gereja dan mengunci pintu gereja agar dia tidak bisa masuk dan membuat keributan di dalam gereja itu disebut:
Pengendalisn sosial yang bersifat preventif i
Pengendalian sosial dengan cara koersif
Pengendalian sosial dengan cara kompulsif
Pengendalian sosial dalam bentuk ancaman
Pengendalian sosial dalam bentuk menakut-nakuti
Pengendalian sosial yang dialami PK akhirnya menyadarkannya tentang perilaku-periaku yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Oleh Karena itu tindakan pengendalian sosial mirip dengan sosialisasi karena sama-sama melibatkan proses:
interaksi sosial
pengendalian sosial
keterkaitan satu orang dengan orang lain
dilakukan oleh masyarakat yang ditujukan kepada orang lain
pemberitahuan nilai atau norma sosial, baik langsung maupun tak langsung
Ketika orang tua Jaggu yang India/Hindu tahu bahwa Jaggu sedang pacaran serius dengan Sarfaraz yang orang Pakistan/Islam, ayahnya langsung mengajaknya bertemu online dengan guru agamanya, Tapaswi. Dia mengatakan bahwa Sarfaraz akan menipu Jaggu, sehingga ayahnya mengultimatum tidak akan dianggap anak lagi bila Jaggu tetap pacaran dengan Sarfaraz. Pengendalian sosial di atas merupakan pengendalian sosial yang sifat, cara, dan bentuknya:
Preventif, persuasive, nasihat
Preventif, koersif, nasihat
Represif, persuasive, pendidikan
Represif, koersif, ancaman
Kompulsif, retorika, lisan
Di negara-negara maju jarang ada polisi lalu lintas berdiri di perempatan-perempatan jalan untuk mengatur lalu-lintas. Cukup dengan rambu-rambu dan lampu pengatur lalu-lintas anggota masyarakat akan berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku.
Pengendalian sosial dilakukan secara persuasif karena:
dilakukan sebelum terjadinya perilaku menyimpang
dilakukan setelah terjadinya perilaku menyimpang
menekankan pada ketakutan terhadap denda pelanggarannya
dilakukan dengan cara halus, hanya sekedar memberi simbol-simbol
bentuknya membuat semua orang sadar perlunya mentaati peraturan
