NEW
Font size
WorksheetsUMBK2020-QUR'AN HADITS-MTSNHK
Total questions: 50
Worksheet time: 58mins
Cermatilah ayat berikut!
إِنَّآأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ لِتَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ بِمَآأَرَاكَ
اللهُ وَلاَتَكُن لِّلْخَآئِنِينَ خَصِيمًا {105}
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang khianat" (QS. 4:105).
Berdasarkan ayat tersebut, dapat diambil kesimpulan bawa ....
Al-Qur’an merupakan sumber hukum pertama dalam islam
Al-Qur’an adalah satu-satu sumber hukum dalam islam
Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang paling benar
Kebenaran Al-Qur’an tidak dapat tertandingi dengan apapun
Perhatikan ayat berikut !
ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ ِفيهِ هُدَى لِلْمُتَّقِينَ {2}
Memperhatikan ayat tersebut, kita bisa menentukan bahwa fungsi Al Qur’an terhadap kehidupan manusia adalah sebagai ….
rahmat bagi seluruh alam
petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa
pembeda antara yang banar dengan yang salah
peringatan bagi orang-orang kafir
Perhatikan ayat berikut!
يَآأَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ {57}Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. (QS. 10: 57)
Berdasarkan ayat tersebut, anda dapat menentukan bahwa diantara fungsi Al Qur’an terhadap kehidupan manusia adalah sebagai ….
obat hati manusia
cahaya kehidupan manusia
pembeda antara yang benar dengan yang salah
peringatan bagi manusia yang berbuat salah
Cermatilah ayat berikut!
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا أَطِيعُوا اللهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِى اْلأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلأَخِرِ ذَلِكَ خَيْرُُ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً {59} Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah dan ta'atilah Rasul(-Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." (QS. 4 : 59)
Berdasarkan ayat tersebut, dapat disimpulkan bahwa kedudukan hadis adalah ….
setara dengan Al-Qur’an dalam hukum islam
lebih diutamakan dari pada Al-Qur’an
tidak dapat disejajarkan dengan Al-Qur’an
sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an
Cermatilah ayat berikut!
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا أَطِيعُوا اللهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِى اْلأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلأَخِرِ ذَلِكَ خَيْرُُ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً {59} Artinya: Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah dan ta'atilah Rasul(-Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS. 4:59)
Berdasarkan ayat tersebut, dapat disimpulkan bahwa kedudukan hadis adalah ….
setara dengan Al-Qur’an dalam hukum islam
lebih diutamakan dari pada Al-Qur’an
tidak dapat disejajarkan dengan Al-Qur’an
sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an
Cermatilah ayat dan hadis berikut!
QS. Al-baqarah ayat 43 وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ Artinya, “dan dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat dan ruku’lah kalian bersama dengan orang-orang yang ruku’” Rasulullah Saw. Bersabda: صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُوْنِى أُصَلِّى (رواه البخاري عن مالك) Ärtinya, “sholatlah kalian sebagaimana kalian melihatku sholat” .
Memperhatikan ayat dan hadis tesebut, maka pernyataan yang tepat tentang fungsi hadits terhadap Al Qur’an, adalah ...
Membatasi keumuman Al Qur’an
Mengukuhkan hukum yang ada dalam Al Qur’an
Menjelaskan ayat Al Qur’an yang bersifat mujmal
Menentukan hukum yang belum ada dalam Al Qur’an
Cermatilah sepenggal kisah berikut!
Zaki anak yang mudah bergaul dan memiliki beberapa prestasi, suaranya yang merdu semakin menjadikan teman-temannya banyak yang menyenanginya. Tamam tidak senang terhadap keadaan Zaki sebagaimana di atas, ia membuat berita bohong yang bertujuan menyudutkan Zaki dan dijauhi temannya.
Sikap buruk Tamam tersebut cermin dari ayat …
مِن شَرِّ مَاخَلَقَ {2}
وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ {3
وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فيِ الْعُقَدِ {4
وَمِن شَرِّحاَسِدٍ إِذَا حَسَدَ {5
Perhatikan beberapa perilaku masyarakat dan Q.S. al-Ikhlash: 2 berikut!
1) Ahmad sering datang ke rumah Pak Karim, meminta air yang dibacakan ayat-ayat al Qur’an, ketika ia akan menghadapai ujian sekolah atau untuk anggota keluarganya yang sakit.
2) tiga bulan sekali atau paling lama enam bulan sekali, Pak joko dan teman seprofesinya, menemui seseorang yang dapat membantu kesuksesan dalam berbagai hal, mereka ikuti semua yang disarankannya, meskipun harus mengorbankan apa yang dimilikinya.
3) Pak Sony selalu menyelenggarakan kenduri, dengan mengundang tetangga, kerabat, bahkan anak yatim, ketika hendak memulai pekerjaan besar yang ia tangani. Untuk diajak berdo’a agar pekerjaan besar yang akan dilakukan dapat terlaksana sesuai rencana.
4) setiap akan melakukan hajat besar, Pak Yatim selalu meminta bantuan seseorang.
Dengan meletakkan benda-benda tertentu di sekitar rumahnya, hujan tidak akan turun, banyak tamu yang datang, dan tidak ada gangguan selama acara berlangsung. Sikap yang sesuai dengan isi kandungan Q.S. al-Ikhlas ayat2 tersebut, ditunjukkan oleh nomor ….
(3) dan (4)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(1) dan (2)
Seluruh santri di Pondok Pesantren Attanwir dididik dan dibiasakan untuk melaksanakan ibadah harian dengan tertib, sesuai jadwal yang ditentukan. Setiap selesai shalat berjama’ah diajak berdzikir (membaca tasbih, tahmid, tahlil, shalawat, dan lain-lain) secara berjama’ah. Apabila bertemu dengan sesama, mengucap salam, mereka saling menghormati dan menghargai satu sama lain, apabila ada santri yang susah, santri yang lain membantu. Sudah mejadi kebiasaan para santri apabila menjumpai sampah atau barang yang yang dapat mengganggu kenyamanan umum, tanpa diingatkan, mereka menyingkirkannya. Rasulullah bersabda:
اْلإِيْماَنُ بِضْعٌ وَسَبْعُوْنَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّوْنَ شُعْبَةً فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ: لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ اْلأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ, وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ اْلإِيْماَنِ (رواه مسلم)
Dari kisah dan hadis tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada kebiasaan perilaku Santri Attanwir mencerminkan ...
cabang iman tertinggi adalah menjaga kebersihan
cabang iman tertinggi adalah rajin beribadah dengan tertib
cabang iman rendah adalah adalah saling menghargai terhadap sesama
cabang iman terrendah yaitu menyingkirkan benda yang mengganggu kenyamanan umum
Perhatikanlah beberapa contoh sikap dan sebuah hadits berikut dengan seksama!
(1) Pak Mahmud melaksanakan Shalat Dhuha secara istiqamah walaupun sudah memasuki usia pensiun
(2) Setiap hari Pak Subandi membersihkan sampah di sepanjang jalan yang menjadi wilayah kerjanya.
Hadits A
اَلْإِيْماَنُ بِضْعٌ وَسَبْعُوْنَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّوْنَ شُعْبَةً فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ: لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ اْلأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ, وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ اْلإِيْماَنِ (رواه مسلم)
Hadits B يآ اَيُّهاَ النَّاسُ اَخْلِصُوْا أعْمَالَكُمْ لله فَإنَّ اللهَ لَا يَقْبَلُ مِنَ الْأعمْاَلِ إلَّا مَا خَلَصَ لَهُ (رواه البزار)
Sikap yang mencerminkan pengamalan dari isi kandungan kedua hadits tersebut adalah …
(1) dengan B
(2) dengan A
(1) dengan A dan B
(2) dengan A dan B
Perhatikanlah beberapa contoh sikap dan sebuah hadits berikut dengan seksama!
(1) Pak Mahmud melaksanakan Shalat Dhuha secara istiqamah walaupun sudah memasuki usia pensiun
(2) Setiap hari Pak Subandi membersihkan sampah di sepanjang jalan yang menjadi wilayah kerjanya.
Hadits A
اَلْإِيْماَنُ بِضْعٌ وَسَبْعُوْنَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّوْنَ شُعْبَةً فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ: لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ اْلأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ, وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ اْلإِيْماَنِ (رواه مسلم)
Hadits B
يآ اَيُّهاَ النَّاسُ اَخْلِصُوْا أعْمَالَكُمْ لله فَإنَّ اللهَ لَا يَقْبَلُ مِنَ الْأعمْاَلِ إلَّا مَا خَلَصَ لَهُ (رواه البزار)
Sikap yang mencerminkan pengamalan dari isi kandungan kedua hadits tersebut adalah …
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(1) dan (4)
Perhatikanlah beberapa contoh sikap dan sebuah hadits berikut dengan seksama!
(1) Pak Mahmud melaksanakan Shalat Dhuha secara istiqamah walaupun sudah memasuki usia pensiun
(2) Setiap hari Pak Subandi membersihkan sampah di sepanjang jalan yang menjadi wilayah kerjanya.
Hadits A
اَلْإِيْماَنُ بِضْعٌ وَسَبْعُوْنَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّوْنَ شُعْبَةً فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ: لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ اْلأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ, وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ اْلإِيْماَنِ (رواه مسلم)
Hadits B
يآ اَيُّهاَ النَّاسُ اَخْلِصُوْا أعْمَالَكُمْ لله فَإنَّ اللهَ لَا يَقْبَلُ مِنَ الْأعمْاَلِ إلَّا مَا خَلَصَ لَهُ (رواه البزار)
Sikap yang mencerminkan pengamalan dari isi kandungan kedua hadits tersebut adalah …
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(1) dan (4)
Ayat pada Q.S. Al-Kafirun berikut ini yang menjadi landasan hukum terhadap adanya sikap tasamuh atau toleransi dalam beragama adalah ...
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
Bacalah ayat berikut!
لَمْ يَكُنِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ أَهْلِ الْكِتَبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ مُنْفَكِّيْنَ حَتَّى يَأْ تِيَهُمُ الْبَيِّنَةُ {1} رَسُوْلٌ مِّنَ اللهِ يَتْلُوْا صُحُفًا مُّطَهَّرَةً {2}
Sikap fanatik orang-orang kafir Quraisy dan Ahli Kitab yang ditunjukkan dalam QS. Al-Bayyinah di atas adalah ...
mereka tidak akan beriman hingga datang Rasul terakhir yang mereka dambakan
mereka tidak akan beriman hingga melihat Allah dengan mata kepala mereka
mereka berkeyakinan bahwa agama merekalah satu-satunya agama yang benar
mereka tidak akan beriman hingga Allah menurunkan makanan dari langit
Perhatikanlah beberapa contoh sikap dan hadis berikut!
(1) Najwa mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh teman sekelasnya, Rofidah
(2) Arman sudah biasa masuk dan keluar rumah Siswanto tanpa mengetuk pintu, karena ia berteman dan bertetangga dekat.
(3) Aziz sering memberikan makanan kepada tetangganya yang kurang mampu
(4) Fauzan hanya mau bertegur sapa terhadap tetangga yang sudah biasa bertegur-sapa dengannya saja.
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لَا يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُحِبَّ لِجَارِهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ (أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌوَأَبُو يَعْلَى)
Contoh sikap yang sesuai dengan isi hadits tersebut adalah ...
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(3) dan (4)
(2) dan (3)
Berdasarkan isi kandungan QS. Al-Lahab, maka sikap yang seharusnya dihindari oleh setiap muslim adalah ...
menghalang-halangi orang yang berdakwah
berdakwah dengan cara yang tidak benar
mengurangi kegiatan dakwah Islamiyah
berdakwah kepada pemeluk agama lain
Cermatilah ayat berikut!
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا
Perintah Allah SWT. yang terkandung pada ayat tersebut adalah ...
bertasbih, bersyukur dan bertaubat kepada Allah SWT
memohon pertolongan hanya kepada Allah SWT
sabar dan tawakal atas segala yang menimpanya
memeluk agama Allah SWT. dengan ikhlas
Cermatilah potongan ayat berikut:
(1) لإِيلاَفِ قُرَيْشٍ
(2) إِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّخَبِيْرُ
(3) إِيلاَفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَآءِ وَالصَّيْفِ
(4) فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ
Yang merupakan contoh hukum bacaan mad layin adalah ...
(1), (2),(3)
(2), (3),(4)
(1), (2),(4)
(2), (3),(4)
Cermatilah ayat berikut!
أَفَلاَ يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَمَا فِي الْقُبُوْرِ {9}
Akhir ayat tersebut hukum bacaan mad arid lissukun karena ...
ada wau sukun sesudah dlumah di akhir kalimat, huruf terakhir disukun karena waqaf, bisa dibaca panjang 4 harakat
ada wau sukun di akhir kalimat dan dibaca panjang 6 harakat
ada ra’ sukun sesudah wau di akhir kalimat, bisa dibaca panjang 6 harakat
ada ra’ di akhir kalimat, huruf terakhir dimatikan, bisa dibaca panjang 4 harakat.
Perhatikanlah ayat-ayat berikut!
Q.S. al-Quraisy : إِيلاَفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَآءِ وَالصَّيْفِ {2}
Q.S. al-Insyirah فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ {7}
Keterkaitan isi kandungan kedua ayat tersebut adalah ...
memerintahkan kepada kita untuk beribadah dan berharap hanya kepada Allah SWT
menjelaskan tentang pentingnya senantiasa bekerja keras
tentang kegigihan Suku Quraisy dalam berdagang
memerintahkan untuk menyembah Allah Allah SWT
Perhatikanlah ayat berikut!
إِنَّاأَعْطَيْنَاكَالْكَوْثَرَ (1) فَصَلِّلِرَبِّكَوَانْحَرْ (2) إِنَّشَانِئَكَهُوَالْأَبْتَرُ (3)
Lafadz dalam QS. Al-Kautsar di atas yang berisi tentang sikap kepedulian sosial adalah ...
الْكَوْثَرَ
وَانْحَرْ
إِنَّشَانِئَكَ
الْأَبْتَرُ
Perhatikanlah ayat-ayat berikut!
أَرَءَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ {1} فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ {2} وَلاَيَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ {3}
Dari ketiga ayat tersebut, dapat disimpulkan, bahwa sikap yang tidak termasuk pendusta agama adalah ...
enggan memberikan bantuan terhadap sesama
menghardik anak yatim dan mengabaikan si miskin
abaikan terhadap orang miskin miskin dan senantiasa berbuat riya
menyantuni anak yatim dan suka membantu si miskin
Perhatikanlah ayat-ayat berikut!
أَرَءَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ {1} فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ {2} وَلاَيَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ {3} فَوَيْلُ لِّلْمُصَلِّينَ {4} الَّذِينَ هُمْ عَن صَلاَتِهِمْ سَاهُونَ {5} الَّذِينَ هُمْ يُرَآءُونَ {6} وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ {7}
Dengan beberapa ayat tersebut, dapat disimpulkan bahwa sikap yang pendusta agama adalah ...
menghardik anak yatim dan peduli terhadap si miskin
memelihara yatim dan lalai akan shalatnya
melaksanakan shalat dengan riya dan enggan memberikan bantuan
Peduli terhadap si miskin dengan memberikan bantuan
Perhatikanlah hadis berikut!
قَالَ رَسُوْلُ الله ص.م اَلْمُسْلِمُ أَخُوا الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يُسْلِمُهُ وَ مَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيْهِ كَانَ الله فِى حَاجَتِهِ وَ مَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً فَرَّجَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرُبَاتِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَ مَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ الله يَوْمَ الْقِيَامَةِ (رواه البخاري)
Terjemahan yang benar dari kalimat yang bergaris bawah pada hadits tersebut adalah ….
barang siapa yang membantu saudara yang seiman, maka Allah akan meringankan bebanya pada hari kiamat hidupnya
barang siapa yang meringankan beban saudaranya, Allah akan meringankan bebannya pada hari kiamat
barang siapa yang membantu memenuhi kebutuhan seorang muslim, Allah akan memenuhi kebutuhannya
barang siapa yang menutupi aib saudaranya, Allah akan menutupi iabnya pada hari kiamat
Perhatikanlah hadits berikut!
قَالَ رَسُوْلُ الله ص.م اَلْمُسْلِمُ أَخُوا الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يُسْلِمُهُ وَ مَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيْهِ كَانَ الله فِى حَاجَتِهِ وَ مَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً فَرَّجَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرُبَاتِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَ مَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ الله يَوْمَ الْقِيَامَةِ (رواه البخاري)
Terjemahan yang benar dari kalimat yang bergaris bawah pada hadits tersebut adalah ...
barang siapa yang membantu saudara yang seiman, maka Allah akan meringankan bebanya pada hari kiamat hidupnya
barang siapa yang meringankan beban saudaranya, Allah akan meringankan bebannya pada hari kiamat
barang siapa yang membantu memenuhi kebutuhan saudaranya, Allah akan memenuhi kebutuhannya
barang siapa yang menutupi aib saudaranya, Allah akan menutupi iabnya pada hari kiamat
Perhatikanlah hadis berikut!
قال رسول الله ص.م : خَيْرُ بَيْتٍ فِى الْمُسْلِمِيْنَ بَيْتٌ فِيْهِ يَتِيْمٌ يُحْسَنُ إِلَيْهِ وَ شَرُّ بَيْتٍ فِى الْمُسْلِمِيْنَ بَيْتٌ فِيْهِ يَتِيْمٌ يُسَآءُ إِلَيْهِ (رواه ابن ماجة)
Isi kandungan kalimat yang bergaris bawah dari hadis tersebut, adalah ...
apabila di suatu rumah terdapat anak yatim, maka harus diperlakukan dengan baik
rumah yang paling baik adalah rumah yang didalamnya terdapat anak yatim
sebaiknya, setiap rumah, di dalamnya terdapat anak yatim
apabila di dalam rumah kita tidak terdapat anak yatim, maka termasuk rumah yang buruk
Perhatikanlah hadits berikut!
قال رسول الله ص.م : خَيْرُ بَيْتٍ فِى الْمُسْلِمِيْنَ بَيْتٌ فِيْهِ يَتِيْمٌ يُحْسَنُ إِلَيْهِ وَ شَرُّ بَيْتٍ فِى الْمُسْلِمِيْنَ بَيْتٌ فِيْهِ يَتِيْمٌ يُسَآءُ إِلَيْهِ (رواه ابن ماجة)
Isi kandungan kalimat yang bergaris bawah dari hadits tersebut adalah ...
sebaiknya, setiap rumah, di dalamnya terdapat anak yatim
apabila di dalam rumah terdapat anak yatim mendapat perlakuan buruk, maka itu rumah yang buruk
tolok ukur kebaikan suatu rumah, dilihat dari keadaan anak yatim yang ada di dalamnya
rumah yang paling baik adalah rumah yang didalamnya terdapat anak yatim
Cermatilah beberapa ayat berikut!
(1) فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ نَاقَةاللَّهِ وَسُقْياَهَاَ
(2) أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِينَ
(3) الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
(4) فَيُعَذِّبُهُ اللَّهُ الْعَذَابَ اْلأَكْبَرَ
Dari beberapa ayat tersebut, yang memenuh syarat ketentuan hukum bacaan lam adalah ...
1, lam tafkhim, lafzdz jalalah didahului lam
3, lam tarqiq, lafadz jalalah didahului kasroh
2, lam tarqiq, lafadz jalalah didahului fathah
4, lam tafkhim, lafadz jalalah berharakat dhumah
Cermatilah kalimat kalimat berikut!
(1) وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ شَهِيدٌ
(2) الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
(3) وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يُوعُونَ
(4) فَيُعَذِّبُهُ اللَّهُ الْعَذَابَ اْلأَكْبَرَ
Dari beberapa ayat di atas, yang memenuh syarat ketentuan hukum bacaan lam adalah ...
1 dan 2, lam tarqiq
2 dan 4, lam tarqiq
3 dan 4, Lam tafkhim
2 dan 3, Lam tafkhim
Cermatilah ayat berikut!
اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُواإِلَهًا وَاحِدًا لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ (التوبة:31)
Lafadz pada ayat di atas yang mengandung hukum bacaan ra’ tarqiq adalah ...
أَحْبَارَهُمْ
وَرُهْبَانَهُمْ
أَرْبَابًا
يُشْرِكُونَ
Cermatilah sepengal kisah berikut!
Pak Zulfikar seorang yang tergolong sangat kaya di daerahnya, rumahnya mewah, mobil yang dikendarainnya selalu baru. Setiap bulan berbelanja ke luar negeri bersama anggota keluarganya. Namun ketikan ada petugas yayasan sosial meminta bantuan untuk santunan anak yatim, ia enggan berpartisipasi, kecuali sangat kecil.
Sikap tersebut dikecam dalam Islam, sebagaimana ayat ...
ثُمَّ لَتُسْئَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ
كَلاَّ سَوْفَ تَعْلَمُونَ
الَّذِي جَمَعَ مَالاً وَعَدَّدَهُ
Parhatikanlah ayat-ayat berikut!
أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ {1} , كَلاَّ سَوْفَ تَعْلَمُونَ {3} , ثُمَّ لَتُسْئَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ {8}
Kesimpulan yang dapat diambil dari isi kandungan ketiga ayat tersebut adalah ...
Nikmat dan kemegahan dunia, kelak akan dipertanggungjawabkan dan akan ditujukkan balasannya
hanya orang yang bermegahan selama hidup di dunia yang akan mendapat balasan di akhirat
kita dilarang untuk bermegah-megahan, karena kita harus mempertanggungjawabkannya
orang yang hidup dalam kemewahan dunia, akan dimasukkan ke neraka jahim
Parhatikanlah ayat-ayat berikut!
أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ {1} , كَلاَّ سَوْفَ تَعْلَمُونَ {3} , ثُمَّ لَتُسْئَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ {8}
Memperhatikan ketiga ayat tersebut, maka dapat diambil kesimpulan bahwa ...
barang siapa yang bermegahan selama hidup di dunia, akan dibalas di akhirat
kita dilarang untuk bermegah-megahan, karena kita harus mempertanggungjawabkannya
orang yang hidup mewah di dunia akan dimasukkan ke neraka jahim
orang yang terlena dengan kemegahan dunia, akan diperlihatkan neraka jahim secara langsung
Cermatilah cuplikan kisah berikut!
Pak Halil sebagai pengusaha yang sukses. Usahanya banyak dan berada di mana-mana, Ia kumpulkan hasil usahanya hingga nilainya mencapai milyaran rupiah. Dalam menjalankan bisnis dan usahanya, tak segan ia menipu sana-sini, yang penting terkumpul banyak. Hal tersebut bisa terjadi karena Pak Halil lupa bahwa semua kekayaan yang ia miliki akan diminta pertanggungjawabannya, sebagaimana ayat ...
ثُمَّ لَتُسْئَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ
أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ
الَّذِي جَمَعَ مَالاً وَعَدَّدَهُ
Perhatikanlah hadits berikut!
لَيْسَ بِخَيْرِكُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لاخِرَتِهِ وَلاَ آخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتَّى يُصِيْبَ مِنْهُمَا جَمِيْعًا فَإِنَّ الدُّنْيَا بَلاَغٌ إِلَى اْلاخِرَةِ وَلاَ تَكُوْنُوا كَلاًّ عَلَى النَّاسِ. (رواه ابن عساكر عن أنس)
Isi kandungan kalimat yang bergaris bawah dari hadits tersebut adalah ...
Perintah untuk memperhatikan dunia daripada kepentingan akhirat
Larangan mengejar kepentingan akhirat dengan meninggalkan kepentingan dunia
Sikap hidup didunia, menetukan nasibnya di akhirat
anjuran untuk meraih kebahagiaan hidup dunia dan akhirat
Perhatikanlah hadits berikut!
لَيْسَ بِخَيْرِكُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لاخِرَتِهِ وَلاَ آخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتَّى يُصِيْبَ مِنْهُمَا جَمِيْعًا فَإِنَّ الدُّنْيَا بَلاَغٌ إِلَى اْلاخِرَةِ وَلاَ تَكُوْنُوا كَلاًّ عَلَى النَّاسِ. (رواه ابن عساكر عن أنس)
Isi kandungan kalimat yang bergaris bawah dari hadits tersebut adalah ...
Kategori bukan orang yang baik, jika mengejar kepentingan dunia dengan mengabaikan kepentingan akhirat
orang yang baik adalah orang yang senantiasa mengejar kepentingan akhirat
orang yang baik adalah yang senantiasa mengejar kepentingan akhitar dan tidak mejadi beban bagi orang lain
sebaiknya kebahagiaan dunia dan akhirat sama-sama diraih, dan berusaha tidak menjadi beban orang lain
Perhatikanlah contoh sikap berikut!
Pak Mahmud rutin berolah raga, mengonsumsi makanan bergizi, Ia juga rajin bekerja, terus belajar, dan beribadah kepada Allah Swt. Dengan cara itulah ia yakin akan menjadi orang yang sehat dan kuat. Yang dilakukan Pak Mahmud sesuai dengan hadis Rasulullah Saw. yaitu ….
اَلْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ اَلْمُؤْ مِنُ الضَّعِيْفِ
وَفِى كُلِّ خَيْرٌ. اِحْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ
اِحْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ
وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلاَ تَعْجِزْ
Perhatikanlah hadits berikut!
لأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ أَحْبَلاً فَيَأْخُذَ حُزْمَةً مِنْ حَطَبٍ فَيَبِيْعُ فَيَكُفَّ اللهُ بِهِ وَجْهَهُ خَيْرٌ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ اُعْطِيَ أَمْ مُنِعَ. (رواه البخاري عن الزبير ابن العوام)
Isi kandungan dari hadits tersebut adalah ...
meminta kepada orang lain untuk memenuhi kebutuhan boleh, asalkan tidak memaksa
bekerja keras dengan hasil sedikit untuk memenuhi kebutuhan, lebih baik dari pada meminta
Perintah untuk makan dari hasil usaha sendiri maupun penberian orang lain
perumpamaan orang bekerja, seperti penjual kayu bakar
Cermatilah ayat-ayat dan hukum bacaan berikut!
(1) فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعًا
(2) فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ
(3) أَيَحْسَبُ أَنْ لَمْ يَرَهُ أَحَدٌ
Dari ayat di atas yang mengandung hukum bacaan mad silah adalah ...
(1), mad shilah qashirah, ada ha dhamir bertemu ha panjang
(2), mad shilah thawilah, ada ha dhamir bertemu hamzah
(3) mad shilah thawilah, ada ha dhamir didahului kasrah
(3) mad shilah qashirah, ada ha dhamir didahului kasrah
Cermatilah ayat-ayat dan hukum bacaan berikut!
(1) مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ
(2) إِنَّ الَّذِيْنَ ءَا مَنُوْا وَعَمِلُوْا الصَّلِحَتِ
(3) أَيَحْسَبُ أَنْ لَمْ يَرَهُ أَحَدٌ
A. Mad Shilah Qashirah
B. Mad Shilah Thawilah
C. Mad badal
Penggabungan yang tepat antara hukum bacaan dengan ayat tersebut adalah ....
(1) - A, (2) – B, (3) – C
(1) - C, (2) – B, (3) – A
(1) - C, (2) – A, (3) – B
(1) - C, (2) – B, (3) – A
Perhatikanlah ayat berikut!
قَالُوا فَمَا جَزَاؤُهُ إِنْ كُنْتُمْ كَاذِبِينَ
Panjang bacaan mad shilah yang terdapat pada ayat tersebut adalah ...
2 harakat
2½ harakat
3 harakat
5 harakat
Ketika Aminah membaca Al-Qur’an Surah al An’am ayat 143, ia mendapati kalimat
قُلْءَآلذَّكَرَيْنِثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ مِّنَ الضَّأْنِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْمَعْزِ اثْنَيْنِ قُلْ ءَآلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ اْلأُنثَيَيْنِ أَمَّااشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ اْلأُنثَيَيْنِ نَبِّئُونِي بِعِلْمٍ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ {143}
Saat Aminah membaca ayat yang bergaris bawah tersebut, sebaiknya ia memanjangkan bacaannya…. harakat
2
3
4
6
Cermatilah ayat berikut!
ءَآلْئَانَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنتَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ {91}
Lafal ءَآلْئَانَ pada ayat tersebut adalah hukum bacaan ...
mad shilah thawilah
mad lazim musaqal kilmi
mad lazim mukhaffaf kilmi
mad lazim mukhaffaf harfi
Perhatikanlah ayat berikut!
فَإِذَا جَآءَتِ الصَّاخَّةُ {33}
Hukum bacaan yang terdapat pada kalimat الصَّاخَّةُ dari ayat tersebut adalah ...
mad lazim musaqal kilmi, karena dibaca panjang 6 harakat
mad lazim mukukhaffaf kilmi, karena ada mad bertemu tasydid
mad lazim musaqal kilmi, karena ada mad bertemu tasdid, didzghamkan
mad lazim muhaffaf kilmi, karena terdapat diakhir kalimat yang dibaca 6 harakat
Cermatilah contoh perilaku berikut!
Salah satu indikator berkembangnya perekonomian masyarakat, dintandai dengan semakin banyaknya dan beragamnya tempat usaha baru. Arman, pemuda yang gaul, ia sering nongkrong bersama teman-temannya di kafe dan tempat-tempat hiburan sampai larut malam. Hal tersubut ia lakukan hampir setiap malam, berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
Sikap tersebut tergolong merugi, sesuai ayat ...
وَالْعَصْرِ
إِنَّ الإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
إِلاَّ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ
وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Perhatikan contoh sikap dan ayat berikut!
(1) lham, rajin membaca buku, jurnal hasil penelitian, bahka ia sering mencatat apa diketahuinya.
(2) Arifin jarang belajar namun dia, rajin berdo’a dan mengamalkan ilmu yang telah ia peroleh, ia sadar bahwa ilmu yang dipelajarinya adalah dari Allah.
(3) Rahman menuntut ilmu dengan membaca atau menghadiri majelis ilmu dan ia rajin mencatat apa yang telah ia dapatkan.
(4) Zainuri santri yang memiliki ketawadhu’an tinggi, apa pun yang dianjurkan gurunya, sebisa mungkina ia lakukan. sehinga ia sering menguasai ilmu yang belum diajarkan gurunya.
عَلَّمَ اْلإِنسَانَ مَالَمْ يَعْلَمْ {5}
Sikap pencari ilmu yang sesuai dengan isi kandungan ayat tersebut adalah ...
(1) dan (3)
(3) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
Kemukjizatan Al-Qur’an dari segi bahasa dapat dirasakan karena ...
Ayat-ayat al-Qur’an menghimpun antara keindahan dan kejelasan
Ayat-ayat al-Qur’an memberikan informasi ghaib secara puitis
Ayat-ayat al-Qur’an dikhiri dengan irama bersajak
Ayat-ayat al-Qur’an dapat dibaca dengan mujawwadah secara indah
Ayat-ayat al-Qur’an memiliki seni baca yang dapat dipelajari
