wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENILAIAN HARIAN TENTANG PUISI

Total questions: 30

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Bacalah puisi berikut dengan seksama!

Sepatu

Kita adalah sepasang sepatu

Selalu bersama tapi tak bisa bersatu

Kita mati bagai tak berjiwa

Bergerak karena kaki manusia

Aku sepatu kanan

Kamu sang sepatu kiri

Ku senang bila diajak berlari kencang

Tapi ku takut kamu kelelahan

Ku tak masalah bila terkena hujan

Tapi ku takut bila kamu kedinginan

........

Kita sadar ingin bersama

Tapi tak bisa apa-apa

Terasa lengkap bila kita berdua

Terasa sedih bila kita di rak berbeda

.....

Tema puisi yang berjudul sepatu adalah ...

a)

cinta tak berbalas

b)

kasih tak sampai

c)

kecewa karena cinta

d)

kegagalan cinta

e)

keindahan cinta

2.

Bacalah puisi berikut dengan seksama!

Sepatu

Kita adalah sepasang sepatu

Selalu bersama tapi tak bisa bersatu

Kita mati bagai tak berjiwa

Bergerak karena kaki manusia

Aku sepatu kanan

Kamu sang sepatu kiri

Ku senang bila diajak berlari kencang

Tapi ku takut kamu kelelahan

Ku tak masalah bila terkena hujan

Tapi ku takut bila kamu kedinginan

........

Kita sadar ingin bersama

Tapi tak bisa apa-apa

Terasa lengkap bila kita berdua

Terasa sedih bila kita di rak berbeda

.....

Suasana yang tergambar dalam kutipan puisi berjudul sepatu adalah ...

a)

sedih

b)

gembira

c)

syahdu

d)

protes

e)

haru

3.

Bacalah puisi berikut dengan seksama!

Sepatu

Kita adalah sepasang sepatu

Selalu bersama tapi tak bisa bersatu

Kita mati bagai tak berjiwa

Bergerak karena kaki manusia

Aku sepatu kanan

Kamu sang sepatu kiri

Ku senang bila diajak berlari kencang

Tapi ku takut kamu kelelahan

Ku tak masalah bila terkena hujan

Tapi ku takut bila kamu kedinginan

........

Kita sadar ingin bersama

Tapi tak bisa apa-apa

Terasa lengkap bila kita berdua

Terasa sedih bila kita di rak berbeda

.....

Isi yang hendak digambarkan dalam puisi berjudul sepatu adalah ...

a)

Cinta yang bertepuk sebelah tangan

b)

Ingin bersama tapi takut mengatakan

c)

Saling mencintai tapi tak dapat bersatu

d)

Ingin bersatu tapi tidak berani mengatakan

e)

Saling mencintai tapi yang satu menolak

4.

Bacalah puisi berikut dengan seksama!

Sepatu

Kita adalah sepasang sepatu

Selalu bersama tapi tak bisa bersatu

Kita mati bagai tak berjiwa

Bergerak karena kaki manusia

Aku sepatu kanan

Kamu sang sepatu kiri

Ku senang bila diajak berlari kencang

Tapi ku takut kamu kelelahan

Ku tak masalah bila terkena hujan

Tapi ku takut bila kamu kedinginan

........

Kita sadar ingin bersama

Tapi tak bisa apa-apa

Terasa lengkap bila kita berdua

Terasa sedih bila kita di rak berbeda

.....

Makna kata kita mati bagai tak berjiwa dalam lagu berjudul sepatu tersebut adalah ...

a)

Perhatian yang selalu ada membuat indah hubungan

b)

Merasa bahagia bila bersama

c)

Seseorang yang mampu mengisi kekosongan

d)

Tidak bisa bergerak karena ada kuasa yang menggerakkan

e)

wujud perhataian terhadap pasangan

5.

Cermati puisi berikut

Ibunda

Engkau adalah bumi, Mama

aku adalah angin yang kembara.

Engkau adalah kesuburan

atau restu atau kerbau bantaian.

Kuciumi wajahmu wangi kopi

dan juga kuinjaki sambil pergi

karena wajah bunda adalah bumi.

Cinta dan korban tak bisa dibagi.

Kata angin yang kembara melambangkan ...

a)

Anak yang tidak menghormati ibu.

b)

Orang yang selalu mengembara.

c)

Pemuda yang mengharapkan pekerjaan.

d)

Orang yang sedang mencari pekerjaan.

e)

Pemuda yang tidak mempunyai pekerjaan tetap.

6.

Cermati puisi berikut

Ibunda

Engkau adalah bumi, Mama

aku adalah angin yang kembara.

Engkau adalah kesuburan

atau restu atau kerbau bantaian.

Kuciumi wajahmu wangi kopi

dan juga kuinjaki sambil pergi

karena wajah bunda adalah bumi.

Cinta dan korban tak bisa dibagi.

Maksud puisi tersebut adalah ...

a)

Ada kesamaan antara ibu dan bumi keduanya tumpuan harapan.

b)

Cinta seorang ibu merupakan wujud sebuah pengorbanan kepada anaknya.

c)

Wajah ibu dan wajah bumi menggambarkan kesuburan dan kedamaian.

d)

Cinta dan pengorbanan seorang ibu kepada anaknya yang sangat besar.

e)

Restu dari seorang ibu selalu diharapkan oleh anak-anaknya.

7.

Cermati puisi berikut!

KIDUNG AKHIR TAHUN


Seorang tua jalan sendiri

Meninggalkan gerbang duniawi

Tak ada yang lain kecuali pergi

Lewat jalan akhir sunyi

Slamet Sukirnanto

Tema puisi tersebut addalah ….

a)

kerinduan

b)

kepedulian

c)

kepiluan

d)

kepasrahan

e)

kesewenangan

8.

Cermati puisi berikut!

KIDUNG AKHIR TAHUN


Seorang tua jalan sendiri

Meninggalkan gerbang duniawi

Tak ada yang lain kecuali pergi

Lewat jalan akhir sunyi

Slamet Sukirnanto

Citraan yang tergambar pad larik pertama pada puisi tersebut adalah .....

a)

pendengaran

b)

penglihatan

c)

perasaan

d)

pemikiran

e)

pengecapan

9.

Cermati puisi berikut!

KIDUNG AKHIR TAHUN


Seorang tua jalan sendiri

Meninggalkan gerbang duniawi

Tak ada yang lain kecuali pergi

Lewat jalan akhir sunyi

Slamet Sukirnanto

Makna larik”meninggalkan gerbang dunia” pada puisi tersebut adalah....

a)

kembali ke kampung

b)

meninggalkan kesenangan

c)

meninggal dunia

d)

menjauhi keburukan

e)

meninggalkan kesenangan

10.

Cermati puisi berikut!

KIDUNG AKHIR TAHUN


Seorang tua jalan sendiri

Meninggalkan gerbang duniawi

Tak ada yang lain kecuali pergi

Lewat jalan akhir sunyi

Slamet Sukirnanto

Maksud puisi tersebut adalah...

a)

Akhir perjalanan seseorang menjelajahi dunia ini.

b)

Kepergian orang yang sudah berusia lanjut.

c)

Orang yang sudah tua pergi seorang diri.

d)

Seorang yang kesunyian ingin pergi seorang diri.

e)

Kepasrahan seseorang yang siap menerima ajal.

11.

Cermati puisi berikut!

Diliurmu, Masih Sempat Kau Berkata yang Paling Bijak


Mentari menepati janji menyinari bumi Menjalankan estafet sebagai matanya dunia Menggerakkan embun-embun yang enggan bangun


Mentari tak pernah lelah menyinari dunia Mewakilkan pada sinar rembulan kala malam Memberi keteduhan kepada jiwa-jiwa yang merindu

Menemani sang kodok bernyanyi nyaring ditepi muara


Pohon-pohon besar bak raksasa kala malam

Memberi nuansa damai pengantar tidur lelap manusia

Rayuan-rayuan air terjun menggelinding ditebing

Isi puisi tersebut bercerita tentang …

a)

Ungkapan rasa sedih rakyat yang sangat menderita akibat perbuatan semena- mena seorang pemimpin.

b)

Seorang pemimpin telah berjanji akan memberikan perlindungan kepada rakyatnya, tetapi dia tidak menempati janjinya.

c)

Pengungkapan rasa dukacita terhadap kerusakan alam atas tidakan kebijakan seorang pemimpin.

d)

Kesedihan bangsa Indonesia atas kegagalan perjuangan dan cita-cita yang akan diwujudkan oleh pemimpinnya.

e)

Sulitnya seorang pemimpin untuk menyusun janji-janji yang baik untuk diwujudkan terhadap rakyatnya.

12.

Cermati puisi berikut!

Diliurmu, Masih Sempat Kau Berkata yang Paling Bijak


Mentari menepati janji menyinari bumi Menjalankan estafet sebagai matanya dunia Menggerakkan embun-embun yang enggan bangun


Mentari tak pernah lelah menyinari dunia Mewakilkan pada sinar rembulan kala malam Memberi keteduhan kepada jiwa-jiwa yang merindu

Menemani sang kodok bernyanyi nyaring ditepi muara


Pohon-pohon besar bak raksasa kala malam

Memberi nuansa damai pengantar tidur lelap manusia

Rayuan-rayuan air terjun menggelinding ditebing

Gaya bahasa yang terdapat dalam bait pertama puisi tersebut adalah …

a)

Hiperbola

b)

litotes

c)

personifikasi

d)

metafora

e)

pelonasme

13.

Perhatikan puisi berikut.

Sepuluh November


Saat itu

Api yang membakar dadamu

Mengukuhkan semangat juangmu

Saat ini

Meskipun jasmanimu cacat

Jiwamu, pahlawan

Memihak yang benar

Semangat yang benar

Semangat itu bergemuruh di dada

Di hati para pemuda


Makna kata yang dicetak tebal dalam puisi di atas adalah . .

a)

semangat

b)

zat yang panas

c)

suara

d)

perjuangan

e)

bahaya

14.

Bacalah kutipan puisi berikut!


Bertudung langit selalu biru

Tempat cahaya selalu benderang

Tempat udara selalu bersih

Termpat angin selalu nikmat

[...]


Larik majas untuk melengkapi bagian rumpang puisi tersebut adalah...

a)

Tempat menari siburung camar

b)

Di tempat sepi, dimana hanya

c)

Disana ku ingin berkubur

d)

Di pundakmu wahai Ibuku

e)

Tempat berteduh sepanjang hari

15.

Bacalah puisi dibawah ini!


Saat dedauanan mulai memanggilmu.

Tersenyum manis kala bersentuhan dengan alam.

Yang tak akan bosan menyapamu.

Awan pun akan menangis merindukan hadirmu.


Majas yang terkandung dalam puisi diatas adalah……

a)

Majas hiperbola.

b)

Majas personifikasi.

c)

Majas pararelisme.

d)

Majas metonimia

e)

Majas perumpamaan

16.

Bungaku Bersemi Kembali


Bungaku kini bersemi kembali

setelah seminggu terkurung di lembah sunyi

kini bertunas lagi daunnya yang dulu menguning dan….

rantingnya yang dulu kering

kini segar kembali

Tidak sia-sia

kusiram bungaku hingga bersemi dan mekar kembali


Diksi yang tepat untuk melengkapi larik puisi tersebut adalah......

a)

Berjatuhan

b)

Bermunculan

c)

Berguguran

d)

Bertebangan

e)

Berserakan

17.

Sajak kita

Dik, pagi kita cerah

Akankah hari ini kita indah

Dik, jika senja kita merah

Mungkinkah malam benderang dengan sinar mentari

.....

Dik, rimba kita gersang

Sanggupkah kita menadah hujan-Nya kelak kita

Dia curahkan diam diam

Sutoyo


Kalimat yang bermajas untuk melengkapi bangian yang rumpang pada puisi tersebut yang tepat aadalah …

a)

malam begitu indah

b)

cinta kita selalu ada

c)

pasti hidupmu bahagia

d)

jangan lupa hidup ini cuma sementara

e)

adakah rumah yang ramah untuk kita

18.

Ayahku


Ayahku tidak kaya harta

Kekayaannya ialah cita-cita

Dia minyak, dia obor

Kami tinggal memanfaatkannya


Ayahku presiden

Dalam hatiku

Dalam hati kami


Tema puisi tersebut adalah ...

a)

kehebatan seorang ayah

b)

kebanggan pada ayah

c)

kasih sayang seorang ayah

d)

kesederhanaan seorang ayah

e)

Kekuatan seorang ayah

19.

Perhatikan kutipan puisi berikut!


Seruling di pasir ipis

Antara gundukan pohon pina

Tembang menggema di dua kaki

Burang-rang tangkuban perahu

Jamrud di pucuk-pucuk

Jamrud di air tipis menurun


Penggalan puisi tersebut melukiskan suasana

a)

tentram dan damai

b)

sedih dan pilu

c)

sunyi dan syahdu

d)

terang dan nyaman

e)

senyap dan nyaman

20.

Bacalah penggalan puisi berikut!


Suatu senja di kala sunyi

Nelayan itu berjalan tegap

Ke arah debur ombak berbunyi

Dikelilingi cuaca gelap

(“Nelayan” karya Helmi Nasution)


Penggalan puisi di atas menceritakan . . .

a)

para nelayan yang pergi melaut setelah sore tiba di rumah

b)

para nelayan yang seharian mencari ikan di laut lepas baru kembali setelah larut malam

c)

para nelayan yang mencari ikan di laut lepas pada malam hari dan pagi hari baru kembali

d)

para nelayan yang mencari ikan di laut lepas baru mendengar suara ombak setelah malam hari

e)

para melayan berjalan kea rah debur ombak

21.

Bacalah penggalan puisi berikut!

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada


Kutipan puisi itu memiliki pengimajiuan tentang:

a)

Seseorang jatuh cinta namun tak sempat mengutarakannya

b)

Seseorang putus cinta karena hujan

c)

Seseorang putus cinta karena tak direstui

d)

Seseorang jatuh cinta kepada api

e)

Seseorang jatuh cinta lalu putus cinta

22.

Bacalah penggalan puisi berikut!

Dalam ribaan bahagia datang

Tersenyum bagai kencana

Mengharum bagai cendana…


Dari penggalan puisi tersebut terdapat gaya bahasa:

a)

Hiperbola

b)

Metafora

c)

Litotes

d)

Ironi

e)

Asosiasi

23.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!


Aku lalai di hari pagi

Beta lengah di masa muda

Kini hidup meracun hati

Miskin ilmu miskin harta

(Menyesal, A. Hasyim)


Kata meracun hati pada puisi di atas melambangkan….

a)

kekesalan

b)

kekhwatiran

c)

kelalaian

d)

keteledoran

e)

kesusahan

24.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

..............

Tuhan kami

Telah terlalu mudah kami Menggunakan asma-Mu Bertahan di negeri ini

Semoga Kau rela menerima kembali

Kami dalam barisan-Mu

Taufiq Ismail


Hal yang diungkapkan penyair dalam puisi di atas....

a)

permohonan untuk mernakai namanya

b)

permohonan ampun kepada Tuhan

c)

kemudahan dalam menyebut nama Tuhan

d)

kemudahan dalam menerima seseorang

e)

kerelaan untuk menerima yang bersalah

25.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!


Tentang Pohon 3

gergaji tak penah berjanji kepada angin untuk mengembalikan pohon kepada burung

(Karya Sapardi Djoko Damono)


Tema puisi tersebut adalah ....

a)

ketenagakerjaan

b)

masalah lingkungan

c)

keindahan alam

d)

penanaman pohon

e)

angin, pohon, dan burung

26.

Cermati kutipan puisi berikut !


Saya tak mengerti

Tentang kematian

Tetapi mengerti sekali tentang diri

Tak mengenal benar akan kelahiran

Tapi sadar akan cinta


Makna yang terkandung dalam bait puisi tersebut adalah....

a)

Apalah artinya diri, yang penting urusan mati

b)

Penyair tidak tahu benar tentang kematian sehingga belum rela untuk mati

c)

Yang lebih penting bukan urusan lahir atau mati, tetapi kehadiran diri dan cinta

d)

Penyair tidak peduli pada lahir, mati, dan cinta

e)

sadar akan kematian dan kelahiran sama dengan sadar akan kehadiran diri sendiri.

27.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

Malam pekat

Bersembunyi di balik mimpi, raga

Pulas menanggung lelah

….

Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi terebut adalah …

a)

Kami dating tiba-tiba orang masih tertidur.

b)

Gempa menggeliat, meliuk, robohkan setiap yang tegak.

c)

Mereka tertidur dengan nyenyak sekali.

d)

Musibah disinyalir bersumber dari Gunung Merapi.

e)

Malapetaka menimpa desa terpencil.

28.

Bacalah penggalan puisi berikut!


Banyak peluh tiada angin

Bau badan jadi bertelungkup

Jangan suruh orang berdisiplin

Kalau kamu sendiri belum sanggup


Bait di atas menggunakan rima . . . .

a)

rata

b)

silang

c)

kembar

d)

berpeluk

e)

putus

29.

Bacalah penggalan puisi berikut!


Berdiri aku di tepi pantai

Memandang lepas ketengah laut

Ombak pulang, memecah berderai

Keribaan pasir rindu berpaut

Larik ke-2 puisi di atas mengandung citraan ......

a)

penglihatan

b)

Pendengaran

c)

perabaan

d)

Perasaan

e)

penciuman

30.

Daun kering gugur

Tanah kerontang

Rumput kuning

Semua menunggumu

[…]

Kau sumber kehidupan

Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ....

a)

Batu kerikil

b)

Awan datang

c)

Langit cerah

d)

Air hujan

e)

sawah mongering