NEW
Font size
WorksheetsUJIAN AKHIR SEMESTER TEKNIK LABORATORIUM BIODIK
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Hal penting yang harus diperhatikan sebelum menimbang adalah
Bentuk neraca
Bentuk bahan
Kapasitas neraca
Kapasitas bahan
Neraca memiliki beberapa tipe, yaitu
Neraca besar dan neraca halus
Neraca halus dan neraca kasar
Neraca besar dan neraca kasar
Neraca halus dan neraca kecil
Untuk mengukur volume dapat dilakukan dengan menggunakan
Gelas kimia dan gelas ukur
Gelas ukur dan pipet gondok
Tabung reaksi dan pipet gondok
Pipet gondok dan gelas kimia
Menimbang bahan kimia dengan cara menggeser skrup pengatur sampai menunjukan skala nol adalah cara kerja dari menggunakan alat timbangan
Neraca Pegas
Neraca Analitik
Neraca Ohaus
Neraca Kasar
Saat mengukur volume bahan pada saat pembacaan skala bila permukaannya cembung maka skala dibaca pada bagian
Permukaan paling atas
Permukaan paling bawah
Samping
Cekungan
Pada saat mengukur bahan berupa air raksa maka pembacaan skala pada bagian
Permukaan paling bawah
Samping
Cekungan
Permukaan paling atas
Mengocok bahan dalam tabung reaksi yang benar adalah
Dari atas ke bawah
Dari depan ke belakang
Dari atas ke belakang
Dari depan ke atas
Pada saat menyaring bahan biasanya menggunakan kertas saring misalnya
Kertas lakmus
Kertas biasa
Kertas Whatman
Kertas HVS
Cara mencegah terjadi meloncatnya cairan akibat peningkatan suhu drastis (bumping) pada saat proses pemanasan bahan misalnya ditambahkan
Batu didih
Batu kapur
Batu bata
Batu es
Titrasi merupakan metode analisis kuantitatif untuk menentukan
Konsentrasi indikator
Konsentrasi pelarut
Konsetrasi larutan
Konsentrasi zat terlarut
Secara umum sterilisasi bahan kimia terbagi atas 3, yaitu
Kimiawi, fisik dan permukaan
Fisik, sinar UV i dan mekanik
Pemijaran, fisik dan sinar UV
Kimiawi, fisik dan mekanik
Sterilisasi secara fisik dapat dilakukan dengan cara
Menggunakan antiseptik
Menggunakan uap air panas
Menggunakan alkohol 70%
Menggunakan saringan yang berpori
Bahan yang digunakan untuk permukaan benda misalnya lantai atau logam maka digunakan bahan berupa
Antiseptik
Antimikroba
Antivirus
Desinfektan
Larutan yang telah diketahui konsentrasinya dengan tepat disebut
Larutan baku
Larutan Benedict
Larutan peyangga
Larutan Saliwanoff
Satuan kepekatan atau konsentrasi dari suatu larutan
Mol
Molaritas
Molalitas
Fraksi mol
Larutan gula 5% dalam air, artinya: dalam 100 gram larutan terdapat
Gula 5 gram dan air 100 gram
Gula 5 gram dan air 95 gram
Gula 5 gram dan air 10 gram
Gula 5 gram dan air 9,5 gram
Berikut adalah rumus dari
m =kilogram pelarutmol
Mol
Fraksi mol
Molaritas
Molalitas
Dalam menyatakan kadar yang sangat kecil, suatu racun atau logam berat yang terkandung dalam air yang tercemar maka digunakan satuan
pmm
ppb
ppn
ppk
Larutan dengan kadar Pb++ 21 ppm berarti terdapat
21 gram ion Pb++ untuk setiap 1.000 gram larutan
21 gram ion Pb++ untuk setiap 100.000 gram larutan
21 gram ion Pb++ untuk setiap 100 gram larutan
21 gram ion Pb++ untuk setiap 1.000.000 gram larutan
Fungsi larutan penyangga adalah
Mempertahankan nilai pH
Mempertahankan jumlah air dalam larutan
Mempertahankan nilai bilangan oksida
Mempertahankan nilai titrasi
