NEW
Font size
WorksheetsUSBN Kamis, 16 April 2020
Total questions: 50
Worksheet time: 3hrs 30mins
Agama hindu mengajarkan bahwa musuh yang paling sulit dikendalikan adalah diri kita sendiri. Pernyataan yang benar dibawah ini adalah …
Sad Ripu adalah ritual agama hindu yang mengajarkan enam musuh
Sad Ripu artinya enam musuh dalam diri manusia yang dibawa sejak lahir
Sad Ripu artinya enam musuh yang muncul pada waktu tertentu Sad Ripu bermakna memotong enam gigi seri dalam upacara potong gigi
Sad Ripu bermakna memotong enam gigi seri dalam upacara potong gigi
Dibawah ini bagian-bagian dari Sad Ripu, yakni …
Kama, Krodha, Lobha, Moha, Madurya, Matsarya
Kama, Akrodha, Lobha, Moha, Mada, Matsarya
Kama, Krodha, Lobha, Moha, Mada, Matsarya
Kama, Akrodha, Lobha, Moha, Mada, Madurya
Rahwana membabi buta merebut Dewi Sita agar dapat dipersunting untuk menjadi permaisuri istana. Saat itu Rahwana sadar Dewi Sita merupakan istri dari Ramadewa. Namun berbagai cara dan tipu daya dilakukan Rahwana untuk memenuhi keinginannya. Sesuai dengan ajaran Sad Ripu hal ini menunjukkan Rahwana tidak mampu mengendalikan …
Kama
Krodha
Lobha
Moha
Pak Ketut bersifat Temperamental, ia sangat mudah tersinggung sehingga mendapat julukan “tiada hari tanpa marah”. Orang yang tidak dapat mengendalikan amarah seperti Pak Ketut berarti orang tersebut masih dipengaruhi oleh sifat …
Kama
Krodha
Lobha
Moha
Dalam cerita Itihasa (Mahabharata) tokoh dibawah ini yang memiliki sifat iri hati, takut kekuasaannya hilang dan takut disaingi adalah …
Yudistira
Arjuna
Bhisma
Duryodhana
Pada saat perayaan Nyepi, Made Darsana mengikuti pawai ogoh-ogoh. Ia dan teman-temannya penuh suka cita bergabung membawa obor mengelilingi wilayah desa. Made Darsana menasehati temannya agar usai pawai tidak minum-minuman keras. Perilaku Made Darsana menuntun temannya agar menghindari perbuatan yang tergolong …
Lobha
Moha
Mada
Matsarya
Seseorang yang memiliki keinginan melebihi kemampuannya, ingin memiliki apa saja yang orang lain bisa miliki, merasa gelisah disaat ia tidak bisa menyamai tetangganya. Yang merupakan contoh perilaku yang dipengaruhi sifat Matsarya dibawah ini adalah…
Minum-minuman keras
Selalu memandang kelebihan yang dimiliki orang lain sebagai hal negative
Cepat merasa tersinggung dan marah apabila mengalami masalah
Melakukan penggelapan uang rakyat
Ajaran dalam agama Hindu yang dapat menuntun kita memiliki jiwa sosial dan memiliki keinginan untuk menolong orang lain, karena menolong orang lain sama dengan menolong diri sendiri. Demikian pula halnya, apabila kita menyakiti orang lain berarti pula menyakiti diri sendiri adalah …
Tri Kaya Parisudha
Tat Twam Asi
Sad Ripu
Sapta Timira
Tokoh yang melaksanakan ajaran Tat Twam Asi dalam cerita Itihasa (Ramayana) adalah Ramadewa dan Laksmana. Rasa sayang yang ditunjukkan oleh Laksmana kepada Ramadewa adalah …
Meninggalkan Ramadewa di hutan
Menjadi Raja menggantikan Ramadewa
Menghina Ramadewa
Ikut serta pergi ke hutan bersama Ramadewa
Contoh perilaku yang mencerminkan ajaran Tat Twam Asi yang dapat diamalkan disekolah adalah …
Tertib menunggu giliran saat antri di Bank
Mentaati perintah guru, dan saling mengasihi antar teman
Menjaga kebersihan lingkungan dengan cara ikut bergotong royong
Menghormati orang tua dan menyayangi adik
Saling menjaga keharmonisan dengan orang lain dan berkata sopan merupakan cerminan perilaku Tat Twam Asi. Menjaga keharmonisan dengan sesama manusia dalam ajaran Tri Hita Karana disebut …
Parahyangan
Pawongan
Palemahan
Kahyangan
Menjaga hubungan yang harmonis antara manusia dengan lingkungan dapat dilakukan dengan cara …
Rajin Sembahyang
Membantu ibu menjaga adik
Melakukan Tri Sandhya 3x sehari
Membersihkan selokan dan halaman rumah
Melakukan persembahyangan dan rajin membersihkan tempat suci merupakan upaya menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan …
Sang Hyang Widhi Wasa
Alam
Manusia
Lingkungan
Hutang atau kewajiban manusia meliputi hutang jiwa kepada Sang Hyang Widhi, hutang hidup kepada orang tua, dan hutang pengetahuan kepada guru dan orang suci. Tiga hutang atau kewajiban yang harus dibayar dengan didasari keikhlasan disebut ….
Tri Hita Karana
Tri Kaya Parisudha
Tri Rna
Tri Mala
Ajaran Tri Rna mengajarkan kita untuk mengetahui hak dan kewajiban dalam kehidupan, sehingga menuntun kita untuk menyadari bahwa hidup kita ini memiliki hutang atau kewajiban yang wajib kita bayar. Tiga hutang tersebut antara lain …
Asih, Punia, Bhakti
Dewa Rna, Pitra Rna, Rsi Rna
Sabda, Bayu, Idep
Asah, Asih, Asuh
Tri Rna dibayar melalui Yadnya, dan Panca Yadnya timbul karena adanya Tri Rna. Dalam kitab Nitisastra disebutkan ada lima jasa orang tua kepada anaknya, mengupacarai anak-anaknya dengan upacara Manusa Yadnya adalah arti dari …
Ametuwaken
Maweh Bhojana
Mangupandhyaya
Anyangaskara
Perhatikan
pernyataan dibawah ini !
1) Membantu
ibu menjaga adik
2) Melaksanakan
ajaran agama hindu dengan baik
3) Rajin
melakukan Tri Sandhya
4) Merawat
orang tua
5) Mentaati
nasihat guru
6) Membersihkan
tempat suci
7) Berbhakti
kepada orang tua
8) Memberikan
busana kepada orang suci
Upaya yang dapat
dilakukan untuk membayar hutang kepada Sang Hyang Widhi yang benar dinyatakan
pada nomor …
1, 2 dan 8
2, 3 dan 6
3, 5 dan 7
4, 6 dan 8
Seorang guru mendidik siswanya, mengajarkan ilmu pengetahuan, dan melatih siswa dengan berbagai keterampilan agar berguna bagi masa depan mereka. Sebagai siswa kita berhutang jasa kepada guru. Hutang kepada guru dalam Tri Rna disebut …
Dewa Rna
Pitra Rna
Rsi Rna
Manusa Rna
Sejak dalam kandungan ibu, kita telah menerima kasih sayang dan jasa yang tak terhingga. Setelah lahir orang tua merawat dan membesarkan kita dengan baik. Hal ini menimbulkan Rna kepada orang tua/leluhur. Yadnya yang dapat kita lakukan untuk membayar Rna tersebut adalah …
Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya
Dewa Yadnya dan Manusa Yadnya
Pitra Rna dan Rsi Rna
Manusa Yadnya dan Bhuta Yadnya
Panca Marga Yadnya yaitu lima jenis jalan pengorbanan suci untuk mendapatkan kesempurnaan hidup. Bagian-bagian dari Panca Marga Yadnya yaitu …
Drvya Yadnya, Tapa Yadnya, Yoga Yadnya, Bhuta Yadnya, Jnana Yadnya
Dewa Yadnya, Pitra Yadnya, Manusa Yadnya, Rsi Yadnya, Bhuta Yadnya
Dewa Yadnya, Tapa Yadnya, Manusa Yadnya, Jnana Yadnya, Bhuta Yadnya
Drvya Yadnya, Tapa Yadnya, Yoga Yadnya, Swadyaya Yadnya, Jnana Yadnya
Terjadi percakapan yang penuh makna Antara Sri Krishna dengan Arjuna di medan Kuru Ksetra di saat munculnya keraguan Arjuna ketika berhadapan dengan Korawa. Wejangan Sri Krishna mampu membangunkan kesadaran Arjuna. Sesungguhnya Shri Krishna dalam percakapan ini adalah …
Awatara Wisnu
Bhatara Wisnu
Bhagawan Wisnu
Dewa Wisnu
Bhagawadgita artinya nyanyian tuhan atau nyanyian suci yang merupakan hakekat segala pengetahuan Weda. Bhagawadgita disebut dengan nama lain yaitu …
Upanisad
Gitoupanisad
Pancawali Weda
Kathapanisad
Tentara-tentara Korawa dan Pandawa siaga untuk bertempur. Arjuna, menjadi lemah, pikirannya bingung, dan ragu untuk bertempur,melihat yang ada disana adalah sanak keluarga, guru-guru dan kawan-kawannya. Kejadian ini pada Kitab Bhagawadgita pada Bab …
I
II
III
IV
Atas nasehat Sri Khrisna kepada Arjuna menjadikan Arjuna sadar bahwa dirinya sebagai sebagai seorang kesatria harus memiliki kewajiban untuk …
Menjadi seorang kesatria yang membela diri sendiri
Menjadi seorang kesatria yang mengutamakan keluarga
Menjadi seorang kesatria yang mengutamakan kepentingan pribadi
Menjadi seorang kesatria yang membela negara
Pada percakapan XVII terdapat beberapa bentuk pengendalian diri yang tertuang secara jelas dalam kitab Bhagawadgita. Pernyataan yang paling benar berikut ini adalah …
Mengendalikan pikiran, perkataan, dan perbuatan
Mengendalikan pikiran, perbuatan, dan jasmani atau badan
Mengendalikan mulut, pikiran, dan jasmani atau badan
Mengendalikan mata, mulut dan hati
Percakapan Antara Sri Krishna dengan Arjuna saat perang Bharatayudha tertuang dalam salah satu kitab Itihasa yaitu pada cerita Mahabharata. Cerita Mahabharata ditulis oleh …
Maharsi Walmiki
Maharsi Wamadewa
Maharsi Wyasa
Maharsi Panuluh
Banyak jalan yang dapat ditempuh seseorang untuk mencapai tujuan akhir agama. Jalan atau usaha untuk mempersatukan Atman dan Brahman berdasarkan pelaksanaan tapa, brata, yoga dan Samadhi tergolong menempuh jalan …
Bhakti Marga
Karma Marga
Jnana Marga
Raja Yoga Marga
Menjelang odalan di pura, Bu Made sangat sibuk mempersiapkan banten upakara untuk mempersembahkan kepada Ida Sang Hyang Widhi. Saat odalan Bu Made tersebut ngayah dengan rasa yang tulus. Bu Made mengamalkan ajaran …
Bhakti Marga
Karma Marga
Jnana Marga
Raja Yoga Marga
Dalam Bhagawadgita bab VI mengajarkan tentang pentingnya seseorang memiliki pengetahuan dalam upaya mencapai tujuan. Sebagai seorang siswa kelas VI hal yang dapat dilakukan sesuai ajaran di atas adalah …
Mengagumi karya-karya sastra yang ditulis oleh Maharsi
Berusaha mengumpulkan pengetahuan sebanyak-banyaknya
Menjaga dan menyimpan koleksi lontar-lontar yang ada
Mempelajari, mendalami, dan mengamalkan pengetahuan
Oh, Bharata, bilamana di dunia ini dharma hilang, dan adharma makin menguasai dunia, waktu itu Aku menjelma diri-Ku. (Bhagawadgita. IV.7). Terjemahan sloka di atas mengandung makna bahwa saat dunia hancur akan diselamatkan oleh …
Diri kita sendiri
Bharata
Sri Krishna
Sang Hyang Widhi
Melaksanakan ajaran agama dalam bentuk ritual hendaknya sastra agama dijadikan tuntunan. Kerangka dasar agama hindu yang berisi tentang tuntunan kegiatan agama secara mendalam dituangkan dalam ajaran …
Tattwa
Susila
Upacara
Filsafat
Lima dasar keyakinan atau kepercayaan umat hindu disebut dengan Panca Sradha. Urutan Panca Sradha yang benar adalah …
Brahman, Moksa, Atman, Karmaphala, Punarbhawa
Brahman, Atman, Karmaphala, Punarbhawa, Moksa
Brahman, Atman, Punarbhawa, Karmaphala, Moksa
Brahman, Karmaphala, Atman, Punarbhawa, Moksa
Kebahagiaan hidup sekarang maupun akan datang ditentukan oleh Karma yang dilakukan. Keyakinan terhadap kebenaran adanya hukum sebab akibat atau hasil perbuatan merupakan pengertian dari …
Widhi Sradha
Atma Sradha
Karmaphala Sradha
Punarbhawa Sradha
Dalam kitab suci Weda disebutkan “Moksartham Jagadhita ya ca iti dharma”, yang artinya bahwa agama (dharma) bertujuan untuk mencapai kebahagiaan rohani dan kesejahteraan hidup jasmani. Moksa Sradha merupakan keyakinan atau kepercayaan terhadap kebebasan tertinggi yakni bersatunya …
Brahman dengan Wisnu
Paramatman dengan Brahman
Atman dengan Brahman
Brahman dengan Atman
Dasar pokok ajaran agama Hindu adalah keyakinan atau Sradha. Keyakinan yang berkaitan dengan ajaran ke-Tuhan-an tergolong …
Widhi Sradha
Karmaphala Sradha
Punarbhawa Sradha
Moksa Sradha
Agama mengajarkan bahwa kita tidak ada perbuatan yang luput dari hasil. Perbuatan seseorang yang dilakukan pada kehidupan terdahulu namun hasilnya diterima pada masa kehidupan ini tergolong …
Kriyamana Karmaphala
Prarabda Karmaphala
Sancita Karmaphala
Karmani Karmaphala
Oleh karena masih terikat oleh kehidupan duniawi atau masih terbungkus oleh Karma Wesananya, sehingga menyebabkan manusia mengalami kelahiran kembali atau berulang-ulang. Dalam ajaran Panca Sradha disebut …
Atma Sradha
Karmaphala Sradha
Punarbhawa Sradha
Moksa Sradha
Kebebasan atau Moksa tidak hanya didapatkan pada saat setelah meninggal, akan tetapi juga bisa dirasakan ketika kita masih hidup. Kebebasan yang dapat dicapai oleh seseorang semasa hidupnya disebut …
Jiwanmukti
Adi Moksa
Sayujya
Punarmukti
Sang Hyang Widhi adlah dia yang Maha Kuasa, sebagai pencipta, pemelihara dan pelebur segala yang ada di alam semesta ini. Untuk dapat meyakini keberadaan Sang Hyang Widhi dapat diketahui melalui ajaran …
Panca Mahabhuta
Tri Pramana
Panca Sradha
Tat Twam Asi
Meyakini adanya Sang Hyang Widhi melalui kesaksian yang disampaikan dalam kitab suci Weda dan dengan mendengar cerita-cerita yang disampaikan oleh orang suci yang dipercaya tahu tentang Tuhan melalui penglihatan batinnya disebut …
Anumana Pramana
Upamana Pramana
Pratyaksa Pramana
Agama Pramana
Taat melaksanakan Tri Sandhya tiga kali sehari, rajin mengunjungi serta bersembahyang ke tempat-tempat suci agama Hindu, melaksanakan ajaran-ajaran agama dengan ketulusan hati merupakan amalan bhakti kepada guru …
Swadhyaya
Rupaka
Pengajian
Wisesa
Pemerintah memiliki tugas, wewenang, dan tanggung jawab terhadap masyarakat, bangsa, dan Negara. Pemerintah dalam Catur Guru disebut juga …
Guru Rupaka
Guru Pengajian
Guru Wisesa
Guru Swadhyaya
Kajeng Kliwon adalah rerahinan yang perhitungannya berdasarkan atas bertemunya panca wara dan tri wara. Rerahinan ini datangnya setiap …
Setahun sekali
210 hari sekali
30 hari sekali
15 hari sekali
Menurut ajaran agama Hindu flora dan fauna adalah habitat yang perlu dijaga keseimbangannya agar memberikan manfaat bagi kehidupan. Cara agama Hindu menjaga keseimbangan fauna adalah dengan melaksanakan …
Tumpek Wariga
Tumpek Uye
Tumpek Wayang
Tumpek Klurut
Hari suci yang dirayakan sebagai hari untuk memperingati turunnya ilmu pengetahuan suci ke dunia jatuh setiap …
Saniscara Kliwon wuku Watugunung
Saniscara Pahing wuku Watugunung
Saniscara Umanis wuku Watugunung
Saniscara Wage wuku Watugunung
Perayaan hari suci Nyepi dilakukan dalam beberapa rangkaian yakin : Melasti, Pangrupukan, Nyepi Sipeng, dan Ngembak Geni. Nyepi sipeng menjadi puncak perayaan sebagai refleksi diri dengan melaksanakan Catur Brata Penyepian, diantaranya adalah …
Amati Karya artinya tidak menyalakan api
Amati Lelanguan artinya tidak beraktivitas
Amati Geni artinya tidak berfoya-foya
Amati Lelungan artinya tidak bepergian
Dalam kitab suci Rg. Weda disebutkan Sang Hyang Widhi hanya satu, namun orang bijaksana meyebutnya dengan banyak nama seperti Agni. Yama dan Matrisvanam. Maharsi yang menyusun Kitab Reg. Weda adalah …
Maharsi Pulaha
Maharsi Jaimini
Maharsi Waisampayana
Maharsi Sumantu
Di masa lalu ada seorang raja dari Tanah Jawa yang memiliki kemampuan tajam dibidang Ilmu tenung. Raja tersebut adalah …
Ken Arok
Jayabaya
Raden Wijaya
Hayam Wuruk
Keberadaan Pura Sakenan tidak terlepas dari perjalanan orang-orang suci seperti Dang Hyang Nirartha, Mpu Kuturan dan lainnya. Pura Sakenann terletak di Desa Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan. Pura ini tergolong jenis tempat suci …
Khusus
Umum
Teritorial
Genealogis
Tempat suci (pura) bagi umat Hindu adalah suatu tempat yang disucikan, dikeramatkan sebagai tempat pemujaan. Berikut ini yang bukan syarat-syarat untuk dapat memasuki tempat suci yaitu …
Sehat jasmani dan rohani
Berpakaian yang sopan, rapi dan bersih
Tidak dalam keadaan cuntaka
Berpakaian yang mewah dan mahal
