wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

USBN Kamis, 16 April 2020

Total questions: 50

Worksheet time: 3hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Agama hindu mengajarkan bahwa musuh yang paling sulit dikendalikan adalah diri kita sendiri. Pernyataan yang benar dibawah ini adalah …

a)

Sad Ripu adalah ritual agama hindu yang mengajarkan enam musuh 

b)

Sad Ripu artinya enam musuh dalam diri manusia yang dibawa sejak lahir 

c)

Sad Ripu artinya enam musuh yang muncul pada waktu tertentu Sad Ripu bermakna memotong enam gigi seri dalam upacara potong gigi

d)

Sad Ripu bermakna memotong enam gigi seri dalam upacara potong gigi

2.

Dibawah ini bagian-bagian dari Sad Ripu, yakni …

a)

Kama, Krodha, Lobha, Moha, Madurya, Matsarya 

b)

Kama, Akrodha, Lobha, Moha, Mada, Matsarya 

c)

Kama, Krodha, Lobha, Moha, Mada, Matsarya 

d)

Kama, Akrodha, Lobha, Moha, Mada, Madurya

3.

Rahwana membabi buta merebut Dewi Sita agar dapat dipersunting untuk menjadi permaisuri istana. Saat itu Rahwana sadar Dewi Sita merupakan istri dari Ramadewa. Namun berbagai cara dan tipu daya dilakukan Rahwana untuk memenuhi keinginannya. Sesuai dengan ajaran Sad Ripu hal ini menunjukkan Rahwana tidak mampu mengendalikan …

a)

Kama 

b)

Krodha 

c)

Lobha 

d)

Moha

4.

Pak Ketut bersifat Temperamental, ia sangat mudah tersinggung sehingga mendapat julukan “tiada hari tanpa marah”. Orang yang tidak dapat mengendalikan amarah seperti Pak Ketut berarti orang tersebut masih dipengaruhi oleh sifat …

a)

Kama 

b)

Krodha 

c)

Lobha 

d)

Moha

5.

Dalam cerita Itihasa (Mahabharata) tokoh dibawah ini yang memiliki sifat iri hati, takut kekuasaannya hilang dan takut disaingi adalah …

a)

Yudistira 

b)

Arjuna 

c)

Bhisma 

d)

Duryodhana

6.

Pada saat perayaan Nyepi, Made Darsana mengikuti pawai ogoh-ogoh. Ia dan teman-temannya penuh suka cita bergabung membawa obor mengelilingi wilayah desa. Made Darsana menasehati temannya agar usai pawai tidak minum-minuman keras. Perilaku Made Darsana menuntun temannya agar menghindari perbuatan yang tergolong …

a)

Lobha 

b)

Moha 

c)

Mada 

d)

Matsarya

7.

Seseorang yang memiliki keinginan melebihi kemampuannya, ingin memiliki apa saja yang orang lain bisa miliki, merasa gelisah disaat ia tidak bisa menyamai tetangganya. Yang merupakan contoh perilaku yang dipengaruhi sifat Matsarya dibawah ini adalah…

a)

Minum-minuman keras 

b)

Selalu memandang kelebihan yang dimiliki orang lain sebagai hal negative 

c)

Cepat merasa tersinggung dan marah apabila mengalami masalah 

d)

Melakukan penggelapan uang rakyat

8.

Ajaran dalam agama Hindu yang dapat menuntun kita memiliki jiwa sosial dan memiliki keinginan untuk menolong orang lain, karena menolong orang lain sama dengan menolong diri sendiri. Demikian pula halnya, apabila kita menyakiti orang lain berarti pula menyakiti diri sendiri adalah …

a)

Tri Kaya Parisudha 

b)

Tat Twam Asi 

c)

Sad Ripu 

d)

Sapta Timira

9.

Tokoh yang melaksanakan ajaran Tat Twam Asi dalam cerita Itihasa (Ramayana) adalah Ramadewa dan Laksmana. Rasa sayang yang ditunjukkan oleh Laksmana kepada Ramadewa adalah …

a)

Meninggalkan Ramadewa di hutan 

b)

Menjadi Raja menggantikan Ramadewa 

c)

Menghina Ramadewa 

d)

Ikut serta pergi ke hutan bersama Ramadewa

10.

Contoh perilaku yang mencerminkan ajaran Tat Twam Asi yang dapat diamalkan disekolah adalah …

a)

Tertib menunggu giliran saat antri di Bank 

b)

Mentaati perintah guru, dan saling mengasihi antar teman 

c)

Menjaga kebersihan lingkungan dengan cara ikut bergotong royong 

d)

Menghormati orang tua dan menyayangi adik

11.

Saling menjaga keharmonisan dengan orang lain dan berkata sopan merupakan cerminan perilaku Tat Twam Asi. Menjaga keharmonisan dengan sesama manusia dalam ajaran Tri Hita Karana disebut …

a)

Parahyangan 

b)

Pawongan 

c)

Palemahan 

d)

Kahyangan

12.

Menjaga hubungan yang harmonis antara manusia dengan lingkungan dapat dilakukan dengan cara …

a)

Rajin Sembahyang 

b)

Membantu ibu menjaga adik 

c)

Melakukan Tri Sandhya 3x sehari 

d)

Membersihkan selokan dan halaman rumah

13.

Melakukan persembahyangan dan rajin membersihkan tempat suci merupakan upaya menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan …

a)

Sang Hyang Widhi Wasa 

b)

Alam 

c)

Manusia 

d)

Lingkungan

14.

Hutang atau kewajiban manusia meliputi hutang jiwa kepada Sang Hyang Widhi, hutang hidup kepada orang tua, dan hutang pengetahuan kepada guru dan orang suci. Tiga hutang atau kewajiban yang harus dibayar dengan didasari keikhlasan disebut ….

a)

Tri Hita Karana 

b)

Tri Kaya Parisudha 

c)

Tri Rna 

d)

Tri Mala

15.

Ajaran Tri Rna mengajarkan kita untuk mengetahui hak dan kewajiban dalam kehidupan, sehingga menuntun kita untuk menyadari bahwa hidup kita ini memiliki hutang atau kewajiban yang wajib kita bayar. Tiga hutang tersebut antara lain …

a)

Asih, Punia, Bhakti 

b)

Dewa Rna, Pitra Rna, Rsi Rna 

c)

Sabda, Bayu, Idep 

d)

Asah, Asih, Asuh

16.

Tri Rna dibayar melalui Yadnya, dan Panca Yadnya timbul karena adanya Tri Rna. Dalam kitab Nitisastra disebutkan ada lima jasa orang tua kepada anaknya, mengupacarai anak-anaknya dengan upacara Manusa Yadnya adalah arti dari …

a)

Ametuwaken 

b)

Maweh Bhojana 

c)

Mangupandhyaya 

d)

Anyangaskara

17.

Perhatikan pernyataan dibawah ini ! 
1)      Membantu ibu menjaga adik 
2)      Melaksanakan ajaran agama hindu dengan baik 
3)      Rajin melakukan Tri Sandhya 
4)      Merawat orang tua 
5)      Mentaati nasihat guru 
6)      Membersihkan tempat suci 
7)      Berbhakti kepada orang tua 
8)      Memberikan busana kepada orang suci 
Upaya yang dapat dilakukan untuk membayar hutang kepada Sang Hyang Widhi yang benar dinyatakan pada nomor …

a)

1, 2 dan 8 

b)

2, 3 dan 6 

c)

3, 5 dan 7 

d)

4, 6 dan 8

18.

Seorang guru mendidik siswanya, mengajarkan ilmu pengetahuan, dan melatih siswa dengan berbagai keterampilan agar berguna bagi masa depan mereka. Sebagai siswa kita berhutang jasa kepada guru. Hutang kepada guru dalam Tri Rna disebut …

a)

Dewa Rna 

b)

Pitra Rna 

c)

Rsi Rna 

d)

Manusa Rna

19.

Sejak dalam kandungan ibu, kita telah menerima kasih sayang dan jasa yang tak terhingga. Setelah lahir orang tua merawat dan membesarkan kita dengan baik. Hal ini menimbulkan Rna kepada orang tua/leluhur. Yadnya yang dapat kita lakukan untuk membayar Rna tersebut adalah …

a)

Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya 

b)

Dewa Yadnya dan Manusa Yadnya  

c)

Pitra Rna dan Rsi Rna 

d)

Manusa Yadnya dan Bhuta Yadnya

20.

Panca Marga Yadnya yaitu lima jenis jalan pengorbanan suci untuk mendapatkan kesempurnaan hidup. Bagian-bagian dari Panca Marga Yadnya yaitu …

a)

Drvya Yadnya, Tapa Yadnya, Yoga Yadnya, Bhuta Yadnya, Jnana Yadnya 

b)

Dewa Yadnya, Pitra Yadnya, Manusa Yadnya, Rsi Yadnya, Bhuta Yadnya 

c)

Dewa Yadnya, Tapa Yadnya, Manusa Yadnya, Jnana Yadnya, Bhuta Yadnya 

d)

Drvya Yadnya, Tapa Yadnya, Yoga Yadnya, Swadyaya Yadnya, Jnana Yadnya

21.

Terjadi percakapan yang penuh makna Antara Sri Krishna dengan Arjuna di medan Kuru Ksetra di saat munculnya keraguan Arjuna ketika berhadapan dengan Korawa. Wejangan Sri Krishna mampu membangunkan kesadaran Arjuna. Sesungguhnya Shri Krishna dalam percakapan ini adalah …

a)

Awatara Wisnu 

b)

Bhatara Wisnu 

c)

Bhagawan Wisnu 

d)

Dewa Wisnu

22.

Bhagawadgita artinya nyanyian tuhan atau nyanyian suci yang merupakan hakekat segala pengetahuan Weda. Bhagawadgita disebut dengan nama lain yaitu …

a)

Upanisad 

b)

Gitoupanisad 

c)

Pancawali Weda 

d)

Kathapanisad

23.

Tentara-tentara Korawa dan Pandawa siaga untuk bertempur. Arjuna, menjadi lemah, pikirannya bingung, dan ragu untuk bertempur,melihat yang ada disana adalah sanak keluarga, guru-guru dan kawan-kawannya. Kejadian ini pada Kitab Bhagawadgita pada Bab …

a)

b)

II 

c)

III 

d)

IV

24.

Atas nasehat Sri Khrisna kepada Arjuna menjadikan Arjuna sadar bahwa dirinya sebagai sebagai seorang kesatria harus memiliki kewajiban untuk …

a)

Menjadi seorang kesatria yang membela diri sendiri 

b)

Menjadi seorang kesatria yang mengutamakan keluarga 

c)

Menjadi seorang kesatria yang mengutamakan kepentingan pribadi 

d)

Menjadi seorang kesatria yang membela negara   

25.

Pada percakapan XVII terdapat beberapa bentuk pengendalian diri yang tertuang secara jelas dalam kitab Bhagawadgita. Pernyataan yang paling benar berikut ini adalah …

a)

Mengendalikan pikiran, perkataan, dan perbuatan 

b)

Mengendalikan pikiran, perbuatan, dan jasmani atau badan 

c)

Mengendalikan mulut, pikiran, dan jasmani atau badan 

d)

Mengendalikan mata, mulut dan hati  

26.

Percakapan Antara Sri Krishna dengan Arjuna saat perang Bharatayudha tertuang dalam salah satu kitab Itihasa yaitu pada cerita Mahabharata. Cerita Mahabharata ditulis oleh …

a)

Maharsi Walmiki 

b)

Maharsi Wamadewa 

c)

Maharsi Wyasa 

d)

Maharsi Panuluh

27.

Banyak jalan yang dapat ditempuh seseorang untuk mencapai tujuan akhir agama. Jalan atau usaha untuk mempersatukan Atman dan Brahman berdasarkan pelaksanaan tapa, brata, yoga dan Samadhi tergolong menempuh jalan …

a)

Bhakti Marga 

b)

Karma Marga 

c)

Jnana Marga 

d)

Raja Yoga Marga

28.

Menjelang odalan di pura, Bu Made sangat sibuk mempersiapkan banten upakara untuk mempersembahkan kepada Ida Sang Hyang Widhi. Saat odalan Bu Made tersebut ngayah dengan rasa yang tulus. Bu Made mengamalkan ajaran …

a)

Bhakti Marga 

b)

Karma Marga 

c)

Jnana Marga 

d)

Raja Yoga Marga

29.

Dalam Bhagawadgita bab VI mengajarkan tentang pentingnya seseorang memiliki pengetahuan dalam upaya mencapai tujuan. Sebagai seorang siswa kelas VI hal yang dapat dilakukan sesuai ajaran di atas adalah …

a)

Mengagumi karya-karya sastra yang ditulis oleh Maharsi 

b)

Berusaha mengumpulkan pengetahuan sebanyak-banyaknya 

c)

Menjaga dan menyimpan koleksi lontar-lontar yang ada 

d)

Mempelajari, mendalami, dan mengamalkan pengetahuan

30.

Oh, Bharata, bilamana di dunia ini dharma hilang, dan adharma makin menguasai dunia, waktu itu Aku menjelma diri-Ku. (Bhagawadgita. IV.7). Terjemahan sloka di atas mengandung makna bahwa saat dunia hancur akan diselamatkan oleh …

a)

Diri kita sendiri 

b)

Bharata 

c)

Sri Krishna 

d)

Sang Hyang Widhi

31.

Melaksanakan ajaran agama dalam bentuk ritual hendaknya sastra agama dijadikan tuntunan. Kerangka dasar agama hindu yang berisi tentang tuntunan kegiatan agama secara mendalam dituangkan dalam ajaran …

a)

Tattwa 

b)

Susila 

c)

Upacara 

d)

Filsafat

32.

Lima dasar keyakinan atau kepercayaan umat hindu disebut dengan Panca Sradha. Urutan Panca Sradha yang benar adalah …

a)

Brahman, Moksa, Atman, Karmaphala, Punarbhawa 

b)

Brahman, Atman, Karmaphala, Punarbhawa, Moksa 

c)

Brahman, Atman, Punarbhawa, Karmaphala, Moksa

d)

Brahman, Karmaphala, Atman, Punarbhawa, Moksa

33.

Kebahagiaan hidup sekarang maupun akan datang ditentukan oleh Karma yang dilakukan. Keyakinan terhadap kebenaran adanya hukum sebab akibat atau hasil perbuatan merupakan pengertian dari …

a)

Widhi Sradha 

b)

Atma Sradha 

c)

Karmaphala Sradha 

d)

Punarbhawa Sradha

34.

Dalam kitab suci Weda disebutkan “Moksartham Jagadhita ya ca iti dharma”, yang artinya bahwa agama (dharma) bertujuan untuk mencapai kebahagiaan rohani dan kesejahteraan hidup jasmani. Moksa Sradha merupakan keyakinan atau kepercayaan terhadap kebebasan tertinggi yakni bersatunya …

a)

Brahman dengan Wisnu 

b)

Paramatman dengan Brahman

c)

Atman dengan Brahman 

d)

Brahman dengan Atman

35.

Dasar pokok ajaran agama Hindu adalah keyakinan atau Sradha. Keyakinan yang berkaitan dengan ajaran ke-Tuhan-an tergolong …

a)

Widhi Sradha 

b)

Karmaphala Sradha 

c)

Punarbhawa Sradha 

d)

Moksa Sradha

36.

Agama mengajarkan bahwa kita tidak ada perbuatan yang luput dari hasil. Perbuatan seseorang yang dilakukan pada kehidupan terdahulu namun hasilnya diterima pada masa kehidupan ini tergolong …

a)

Kriyamana Karmaphala 

b)

Prarabda Karmaphala 

c)

Sancita Karmaphala 

d)

Karmani Karmaphala

37.

Oleh karena masih terikat oleh kehidupan duniawi atau masih terbungkus oleh Karma Wesananya, sehingga menyebabkan manusia mengalami kelahiran kembali atau berulang-ulang. Dalam ajaran Panca Sradha disebut …

a)

Atma Sradha 

b)

Karmaphala Sradha 

c)

Punarbhawa Sradha 

d)

Moksa Sradha

38.

Kebebasan atau Moksa tidak hanya didapatkan pada saat setelah meninggal, akan tetapi juga bisa dirasakan ketika kita masih hidup. Kebebasan yang dapat dicapai oleh seseorang semasa hidupnya disebut …

a)

Jiwanmukti 

b)

Adi Moksa 

c)

Sayujya 

d)

Punarmukti

39.

Sang Hyang Widhi adlah dia yang Maha Kuasa, sebagai pencipta, pemelihara dan pelebur segala yang ada di alam semesta ini. Untuk dapat meyakini keberadaan Sang Hyang Widhi dapat diketahui melalui ajaran …

a)

Panca Mahabhuta 

b)

Tri Pramana 

c)

Panca Sradha 

d)

Tat Twam Asi

40.

Meyakini adanya Sang Hyang Widhi melalui kesaksian yang disampaikan dalam kitab suci Weda dan dengan mendengar cerita-cerita yang disampaikan oleh orang suci yang dipercaya tahu tentang Tuhan melalui penglihatan batinnya disebut …

a)

Anumana Pramana 

b)

Upamana Pramana 

c)

Pratyaksa Pramana 

d)

Agama Pramana

41.

Taat melaksanakan Tri Sandhya tiga kali sehari, rajin mengunjungi serta bersembahyang ke tempat-tempat suci agama Hindu, melaksanakan ajaran-ajaran agama dengan ketulusan hati merupakan amalan bhakti kepada guru …

a)

Swadhyaya 

b)

Rupaka 

c)

Pengajian 

d)

Wisesa

42.

Pemerintah memiliki tugas, wewenang, dan tanggung jawab terhadap masyarakat, bangsa, dan Negara. Pemerintah dalam Catur Guru disebut juga …

a)

Guru Rupaka 

b)

Guru Pengajian 

c)

Guru Wisesa 

d)

Guru Swadhyaya

43.

Kajeng Kliwon adalah rerahinan yang perhitungannya berdasarkan atas bertemunya panca wara dan tri wara. Rerahinan ini datangnya setiap …

a)

Setahun sekali 

b)

210 hari sekali 

c)

30 hari sekali 

d)

15 hari sekali

44.

Menurut ajaran agama Hindu flora dan fauna adalah habitat yang perlu dijaga keseimbangannya agar memberikan manfaat bagi kehidupan. Cara agama Hindu menjaga keseimbangan fauna adalah dengan melaksanakan …

a)

Tumpek Wariga  

b)

Tumpek Uye 

c)

Tumpek Wayang 

d)

Tumpek Klurut 

45.

Hari suci yang dirayakan sebagai hari untuk memperingati turunnya ilmu pengetahuan suci ke dunia jatuh setiap …

a)

Saniscara Kliwon wuku Watugunung

b)

Saniscara Pahing wuku Watugunung 

c)

Saniscara Umanis wuku Watugunung 

d)

Saniscara Wage wuku Watugunung

46.

Perayaan hari suci Nyepi dilakukan dalam beberapa rangkaian yakin : Melasti, Pangrupukan, Nyepi Sipeng, dan Ngembak Geni. Nyepi sipeng menjadi puncak perayaan sebagai refleksi diri dengan melaksanakan Catur Brata Penyepian, diantaranya adalah …

a)

Amati Karya artinya tidak menyalakan api 

b)

Amati Lelanguan artinya tidak beraktivitas 

c)

Amati Geni artinya tidak berfoya-foya 

d)

Amati Lelungan artinya tidak bepergian

47.

Dalam kitab suci Rg. Weda disebutkan Sang Hyang Widhi hanya satu, namun orang bijaksana meyebutnya dengan banyak nama seperti Agni. Yama dan Matrisvanam. Maharsi yang menyusun Kitab Reg. Weda adalah …

a)

Maharsi Pulaha 

b)

Maharsi Jaimini 

c)

Maharsi Waisampayana 

d)

Maharsi Sumantu

48.

Di masa lalu ada seorang raja dari Tanah Jawa yang memiliki kemampuan tajam dibidang Ilmu tenung. Raja tersebut adalah …

a)

Ken Arok 

b)

Jayabaya 

c)

Raden Wijaya 

d)

Hayam Wuruk

49.

Keberadaan Pura Sakenan tidak terlepas dari perjalanan orang-orang suci seperti Dang Hyang Nirartha, Mpu Kuturan dan lainnya. Pura Sakenann terletak di Desa Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan. Pura ini tergolong jenis tempat suci …

a)

Khusus 

b)

Umum 

c)

Teritorial 

d)

Genealogis

50.

Tempat suci (pura) bagi umat Hindu adalah suatu tempat yang disucikan, dikeramatkan sebagai tempat pemujaan. Berikut ini yang bukan syarat-syarat untuk dapat memasuki tempat suci yaitu …

a)

Sehat jasmani dan rohani 

b)

Berpakaian yang sopan, rapi dan bersih 

c)

Tidak dalam keadaan cuntaka 

d)

Berpakaian yang mewah dan mahal