NEW
Font size
Worksheets7 CARA KERJA ILMU DAN ARGUMENTASI ILMIAH II
Total questions: 10
Worksheet time: 4mins
Problem dalam ilmu adalah metode atau prosedur penemuan, pengembangan, dan penyempurnaan ilmu itu sendiri. Hal ini dikemukakan oleh ....
Cornelius Benjamin
Michael Berry
Viktor Lenzen
Frederick Suppe
D.W. Theobald
Walter Weimer menyatakan bahwa problem dalam ilmu adalah ....
pengetahuan
keberadaan
metode
penimpulan
estetika
Metabolisme di dalam sebuah sel merupakan serangkaian reaksi rumit yang melibatkan bahan organik, enzim, dan tahapan serta kondisi tertentu. Metabolisme terdapat dua macam yaitu anabolisme dan katabolisme.
Informasi di atas menunjukkan bahwa pada ilmu terdapat problem yaitu ....
keberadaan
pengetahuan
metode
penyimpulan
moralitas
Berikut penggolongan problem dalam ilmu menurut Philip Wienar, kecuali ....
bahan dan alat
pengetahuan
keberadaan
penyimpulan
metode
Sains merupakan bukti tidak langsung akan ....
hipotesis rasionalitas alam semesta
rasionalitas alam semesta
hipotesis terbentuknya alam semesta
rasionalitas hipotesis alam semesta
hipotesis alam semesta
1. Fakta
2. Generalisasi
3. Teori
4. Konsep
1 -> 4 -> 2 -> 3
3 -> 4 -> 2 -> 1
1 -> 2 -> 4 -> 3
2 -> 4 -> 1 -> 3
1 -> 2 -> 4 -> 3
Apa yang bukan peran fakta bagi pembentukan teori?
membantu prakarsa
memberi jalan
memberikan penolakan
memformulasi teori lama
memberi definisi
Berdasarkan gambar di atas, konsep apa yang sesuai?A
DNA
Reaksi
Pemotongan
Reproduksi
Replikasi
Berikut peran teori bagi ilmu, kecuali ...
memberikan definisi terhadap jenis-jenis data yg akan dibuat abstraksinya
memberikan ringkasan terhadap fakta dalam bentuk generalisasi empiris dan sistem generalisasi
melengkapi kekurangan pengetahuan dan metode yang telah dicapai
memberikan prediksi terhadap fakta
memperjelas celah-celah dalam pengetahuan
Apa yang menjadi asumsi dengan dilakukannya bioremediasi?
(Bioremediasi merupakan penggunaan mikroorganisme untuk mengurangi polutan di lingkungan. Saat bioremediasi terjadi, enzim-enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme memodifikasi polutan beracun dengan mengubah struktur kimia polutan. Peristiwa ini disebut biotransformasi. Pada banyak kasus, biotransformasi berujung pada biodegradasi, saat polutan beracun terdegradasi, strukturnya menjadi tidak kompleks, dan akhirnya menjadi metabolit yang tidak berbahaya dan tidak beracun). Sumber: https://id.wikipedia.org.
Lingkungan dapat berubah karena aktivitas manusia
Lingkungan merupakan bagian dari ekosistem
Lingkungan adalah tempat hidup manusia
Lingkungan adalah segala sesuatu di luar manusia
Lingkungan tidak boleh membahayakan kehidupan
