NEW
Font size
WorksheetsTeks Fabel
Total questions: 15
Worksheet time: 9mins
Fabel yang menggunakan watak tokoh sesuai kondisi nyata
fabel adaptasi
fabel alami
fabel nyata
fabel tidak nyata
Fabel yang mengubah watak aslinya disebut ...
fabel nyata
fabel tidak nyata
fabel alami
fabel adaptasi
Latar tempat pada kutipan berikut
Ulu, seekor katak hijau, sedang berdiri di pinggir kolam. Hari itu langit sangat gelap dan hari seperti itulah yang Ulu sukai. Tidak lama kemudian, air mulai menetes perlahan-lahan dari angkasa.
di pinggir kolam
di langit
pagi hari
sore hari
Bagian struktur berikut:
Ulu, seekor katak hijau, sedang berdiri di pinggir kolam. Hari itu langit sangat gelap dan hari seperti itulah yang Ulu sukai. Tidak lama kemudian, air mulai menetes perlahan-lahan dari angkasa.
Koda
Resolusi
Orientasi
Komplikasi
Urutan struktur yang benar ....
orientasi - klimaks - resolusi - koda
orientasi - komplikasi - koda - resolusi
resolusi - orientasi - kompikasi - koda
orientasi - kompilkasi - resolusi - koda
Bagian struktur berikut :
“Maafkan aku Burung.” ucap Ulu seraya menatap sendu kearah Semut dan Ikan yang sejak tadi memperhatikan pembicaraan mereka. “Maafkan aku Semut, Ikan, selama ini aku telah menyinggung perasaanmu.” Sejak saat itu, Ulu mulai menghargai teman-temannya dan mereka pun menyukainya kembali
koda
orientasi
kompilkasi
resolusi
Bagian awal dari suatu cerita yang berisi pengenalan tokoh, latar tempat, dan waktu disebut ...
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Konflik atau permasalahan antara satu dengan tokoh yang lain menuju klimaks, disebut ....
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bagian yang berisi pemecahan masalah, disebut ....
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bagian terakhir fabel yang berisi perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita, disebut ....
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bagian orientasi yang diawali dengan deskripsi latar ....
Siang itu harimau pergi ke hutan untuk mencari makan.
Menjelang sore hari nampak seekor katak sedang asyik melompat-lompat sambil bernyanyi riang. Tiba- tiba muncul seekor gajah mengagetkan.
Pada zaman dahulu, hiduplah seekor penyu dan ikan di danau Fantasi tersebut. Mereka tampak akrab menikmati hari-harinya.
Di suatu waktu seekor gajah menerkam rusa yang sedang tertidur. Langit yang sudah mulai gelap itu, tidak menyurutkan niat jahat si gajah yang sedang lapar.
Variasi berdasarkan kegiatan tokoh ....
Raja semut yang baik hati itu segera menghampiri belalang yang sedang kedinginan, dan mempersilahkan masuk.
Tubuhnya yang mungil membuat si Ulu berenang dengan cepat. Sirip yang berwarna-warni itu membuat mata penonton mengikuti gerakkan Ulu.
''Ya Tuhan... siapa yang mau menolongku kalau sudah begini. Teriak sibuaya kesakitan.''
''Ah kau pasti kalah kura-kura, kau kan lelet,'' ucap si kelinci. Kura-kura tersenyum, ''ayo, mari kita coba .'' ajaknya.
Variasi berdasarkan dialog dengan diri sendiri tokoh ....
Raja semut yang baik hati itu segera menghampiri belalang yang sedang kedinginan, dan mempersilahkan masuk.
Tubuhnya yang mungil membuat si Ulu berenang dengan cepat. Sirip yang berwarna-warni itu membuat mata penonton mengikuti gerakkan Ulu.
''Ya Tuhan... siapa yang mau menolongku kalau sudah begini. Teriak sibuaya kesakitan.''
''Ah kau pasti kalah kura-kura, kau kan lelet,'' ucap si kelinci. Kura-kura tersenyum, ''ayo, mari kita coba .'' ajaknya.
Bagian orientasi yang diawali dengan deskripsi latar masa lalu ....
Siang itu harimau pergi ke hutan untuk mencari makan.
Menjelang sore hari nampak seekor katak sedang asyik melompat-lompat sambil bernyanyi riang. Tiba- tiba muncul seekor gajah mengagetkan.
Pada zaman dahulu, hiduplah seekor penyu dan ikan di danau Fantasi tersebut. Mereka tampak akrab menikmati hari-harinya.
Di suatu waktu seekor gajah menerkam rusa yang sedang tertidur. Langit yang sudah mulai gelap itu, tidak menyurutkan niat jahat si gajah yang sedang lapar.
Variasi watak berdasarkan dialog dengan diri sendiri tokoh lain ....
Raja semut yang baik hati itu segera menghampiri belalang yang sedang kedinginan, dan mempersilahkan masuk.
Tubuhnya yang mungil membuat si Ulu berenang dengan cepat. Sirip yang berwarna-warni itu membuat mata penonton mengikuti gerakkan Ulu.
''Ya Tuhan... siapa yang mau menolongku kalau sudah begini. Teriak sibuaya kesakitan.''
''Ah kau pasti kalah kura-kura, kau kan lelet,'' ucap si kelinci. Kura-kura tersenyum, ''ayo, mari kita coba .'' ajaknya.
