BARU
Ukuran huruf
Lembar kerjaTPS Pemahaman dan Pengetahuan Umum
Total soal: 20
Worksheet time: 40mins
Bacalah tulisan 1 berikut, kemudian jawablah soal-soal
yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di
antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.
(1) Suplemen vitamin D sering disebut-sebut
sebagai pembantu untuk meningkatkan suasana hati dan
meningkatkan kekuatan tulang. (2) Akan tetapi, sebuah
studi kasus baru menunjukkan bahaya mengonsumsi
terlalu banyak vitamin D. (3) Menurut studi kasus di
Jurnal Asosiasi Medis Kanada (CMAJ), ada seorang
pria berusia 54 tahun yang menghabiskan waktu
berjemur lebih dari 8 jam sehari. (4) Dokter mendapati
dia memiliki kalsium dan vitamin D dalam jumlah
sangat tinggi dalam darahnya yang menyebabkan
masalah ginjal. (5) Pria itu melaporkan bahwa ia
menderita nyeri, hipertensi, dan riwayat keluarga
dengan penyakit ginjal polikistik. (6) Saat itu dokter
bertanya kepada pasien tentang penggunaan
suplemennya. (7) Dia menceritakan telah mengonsumsi
antara delapan dan 12 tetes vitamin D setiap hari
selama 2,5 tahun terakhir.
(8) Mayo Clinic melaporkan bahwa seseorang
yang memperoleh asupan 60.000 IU vitamin D setiap
hari selama berbulan-bulan dapat mengalami
keracunan. (9) Masalah ini ditandai dengan mual,
muntah, nyeri tulang, dan masalah ginjal. (10) Rata-
rata, pria itu mengkonsumsi delapan ribu hingga 12 ribu
IU vitamin D setiap hari. (11) Akibatnya, ia mengalami
gangguan kesehatan termasuk penurunan fungsi ginjal,
perasaan gatal yang tidak nyaman dan konstan,
kelelahan, dan nyeri tulang. Asupan vitamin D yang
ekstrem menyebabkan kadar kalsium dalam darahnya
melonjak para dokter merekomendasikan pria tersebut
untuk segera berhenti mengonsumsi suplemen. (12)
Dokter memberi pria itu hydroxychloroquine, obat yang
biasanya digunakan untuk mengobati penyakit auto
imun. (13) Obat itu berguna untuk membantu tubuhnya
kembali normal. (14) Pasien tersebut meminum obat
selama satu tahun, namun tetap menderita penyakit
ginjal kronis permanen.
(15) Penelitian menunjukan bahwa suplemen
nutrisi seperti vitamin D menawarkan sedikit manfaat
kesehatan bagi orang yang sudah sehat. (16)
Kebanyakan orang bisa mendapatkan jumlah nutrisi
harian yang direkomendasikan melalui makanan. (17)
Sebelum mengonsumsi suplemen gizi, sangat
disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia
layanan kesehatan tentang risiko yang bisa didapatkan.
(18) Menurut National Capital Poison Center,
kelompok tertentu seperti orang lanjut usia, mereka
yang berkulit lebih gelap, dan orang yang tinggal di
daerah dengan sedikit sinar matahari berpotensi
mendapat manfaat dari vitamin D. (19) Akan tetapi,
suplemen tidak dipergunakan untuk semua orang.
Kata masalah ini pada kalimat (9) merujuk pada
laporan Mayo Clinic
asupan 60.000 IU Vitamin D setiap hari selama berbulan-bulan
seseorang mengalami keracunan
Mayo Clinic melaporkan seseorang
Masalah keracunan vitamin D
Bacalah tulisan 1 berikut, kemudian jawablah soal-soal
yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di
antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.
(1) Suplemen vitamin D sering disebut-sebut
sebagai pembantu untuk meningkatkan suasana hati dan
meningkatkan kekuatan tulang. (2) Akan tetapi, sebuah
studi kasus baru menunjukkan bahaya mengonsumsi
terlalu banyak vitamin D. (3) Menurut studi kasus di
Jurnal Asosiasi Medis Kanada (CMAJ), ada seorang
pria berusia 54 tahun yang menghabiskan waktu
berjemur lebih dari 8 jam sehari. (4) Dokter mendapati
dia memiliki kalsium dan vitamin D dalam jumlah
sangat tinggi dalam darahnya yang menyebabkan
masalah ginjal. (5) Pria itu melaporkan bahwa ia
menderita nyeri, hipertensi, dan riwayat keluarga
dengan penyakit ginjal polikistik. (6) Saat itu dokter
bertanya kepada pasien tentang penggunaan
suplemennya. (7) Dia menceritakan telah mengonsumsi
antara delapan dan 12 tetes vitamin D setiap hari
selama 2,5 tahun terakhir.
(8) Mayo Clinic melaporkan bahwa seseorang
yang memperoleh asupan 60.000 IU vitamin D setiap
hari selama berbulan-bulan dapat mengalami
keracunan. (9) Masalah ini ditandai dengan mual,
muntah, nyeri tulang, dan masalah ginjal. (10) Rata-
rata, pria itu mengkonsumsi delapan ribu hingga 12 ribu
IU vitamin D setiap hari. (11) Akibatnya, ia mengalami
gangguan kesehatan termasuk penurunan fungsi ginjal,
perasaan gatal yang tidak nyaman dan konstan,
kelelahan, dan nyeri tulang. Asupan vitamin D yang
ekstrem menyebabkan kadar kalsium dalam darahnya
melonjak para dokter merekomendasikan pria tersebut
untuk segera berhenti mengonsumsi suplemen. (12)
Dokter memberi pria itu hydroxychloroquine, obat yang
biasanya digunakan untuk mengobati penyakit auto
imun. (13) Obat itu berguna untuk membantu tubuhnya
kembali normal. (14) Pasien tersebut meminum obat
selama satu tahun, namun tetap menderita penyakit
ginjal kronis permanen.
(15) Penelitian menunjukan bahwa suplemen
nutrisi seperti vitamin D menawarkan sedikit manfaat
kesehatan bagi orang yang sudah sehat. (16)
Kebanyakan orang bisa mendapatkan jumlah nutrisi
harian yang direkomendasikan melalui makanan. (17)
Sebelum mengonsumsi suplemen gizi, sangat
disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia
layanan kesehatan tentang risiko yang bisa didapatkan.
(18) Menurut National Capital Poison Center,
kelompok tertentu seperti orang lanjut usia, mereka
yang berkulit lebih gelap, dan orang yang tinggal di
daerah dengan sedikit sinar matahari berpotensi
mendapat manfaat dari vitamin D. (19) Akan tetapi,
suplemen tidak dipergunakan untuk semua orang.
Kata berimbuhan yang salah pada paragraf diatas adalah ...
Menunjukkan (kalimat 2)
Menyebabkan (kalimat 4)
Memperoleh (kalimat 8)
Mengkonsumsi (kalimat 10)
Mengobati (kalimat 12)
Bacalah tulisan 1 berikut, kemudian jawablah soal-soal
yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di
antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.
(1) Suplemen vitamin D sering disebut-sebut
sebagai pembantu untuk meningkatkan suasana hati dan
meningkatkan kekuatan tulang. (2) Akan tetapi, sebuah
studi kasus baru menunjukkan bahaya mengonsumsi
terlalu banyak vitamin D. (3) Menurut studi kasus di
Jurnal Asosiasi Medis Kanada (CMAJ), ada seorang
pria berusia 54 tahun yang menghabiskan waktu
berjemur lebih dari 8 jam sehari. (4) Dokter mendapati
dia memiliki kalsium dan vitamin D dalam jumlah
sangat tinggi dalam darahnya yang menyebabkan
masalah ginjal. (5) Pria itu melaporkan bahwa ia
menderita nyeri, hipertensi, dan riwayat keluarga
dengan penyakit ginjal polikistik. (6) Saat itu dokter
bertanya kepada pasien tentang penggunaan
suplemennya. (7) Dia menceritakan telah mengonsumsi
antara delapan dan 12 tetes vitamin D setiap hari
selama 2,5 tahun terakhir.
(8) Mayo Clinic melaporkan bahwa seseorang
yang memperoleh asupan 60.000 IU vitamin D setiap
hari selama berbulan-bulan dapat mengalami
keracunan. (9) Masalah ini ditandai dengan mual,
muntah, nyeri tulang, dan masalah ginjal. (10) Rata-
rata, pria itu mengkonsumsi delapan ribu hingga 12 ribu
IU vitamin D setiap hari. (11) Akibatnya, ia mengalami
gangguan kesehatan termasuk penurunan fungsi ginjal,
perasaan gatal yang tidak nyaman dan konstan,
kelelahan, dan nyeri tulang. Asupan vitamin D yang
ekstrem menyebabkan kadar kalsium dalam darahnya
melonjak para dokter merekomendasikan pria tersebut
untuk segera berhenti mengonsumsi suplemen. (12)
Dokter memberi pria itu hydroxychloroquine, obat yang
biasanya digunakan untuk mengobati penyakit auto
imun. (13) Obat itu berguna untuk membantu tubuhnya
kembali normal. (14) Pasien tersebut meminum obat
selama satu tahun, namun tetap menderita penyakit
ginjal kronis permanen.
(15) Penelitian menunjukan bahwa suplemen
nutrisi seperti vitamin D menawarkan sedikit manfaat
kesehatan bagi orang yang sudah sehat. (16)
Kebanyakan orang bisa mendapatkan jumlah nutrisi
harian yang direkomendasikan melalui makanan. (17)
Sebelum mengonsumsi suplemen gizi, sangat
disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia
layanan kesehatan tentang risiko yang bisa didapatkan.
(18) Menurut National Capital Poison Center,
kelompok tertentu seperti orang lanjut usia, mereka
yang berkulit lebih gelap, dan orang yang tinggal di
daerah dengan sedikit sinar matahari berpotensi
mendapat manfaat dari vitamin D. (19) Akan tetapi,
suplemen tidak dipergunakan untuk semua orang.
Gagasan utama paragraf pertama adalah ...
Fungsi suplemen vitamin D untuk meningkatkan hati dan kekuatan tulang.
Kasus terbaru menunjukkan bahaya mengkonsumsi vitamin D terlalu banyak.
Konsumsi vitamin D secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit ginjal.
Laporan seseorang pria yang menderita nyeri dan hipertensi.
Dokter menemukan penyebab penyakit ginjal.
Bacalah tulisan 1 berikut, kemudian jawablah soal-soal
yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di
antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.
(1) Suplemen vitamin D sering disebut-sebut
sebagai pembantu untuk meningkatkan suasana hati dan
meningkatkan kekuatan tulang. (2) Akan tetapi, sebuah
studi kasus baru menunjukkan bahaya mengonsumsi
terlalu banyak vitamin D. (3) Menurut studi kasus di
Jurnal Asosiasi Medis Kanada (CMAJ), ada seorang
pria berusia 54 tahun yang menghabiskan waktu
berjemur lebih dari 8 jam sehari. (4) Dokter mendapati
dia memiliki kalsium dan vitamin D dalam jumlah
sangat tinggi dalam darahnya yang menyebabkan
masalah ginjal. (5) Pria itu melaporkan bahwa ia
menderita nyeri, hipertensi, dan riwayat keluarga
dengan penyakit ginjal polikistik. (6) Saat itu dokter
bertanya kepada pasien tentang penggunaan
suplemennya. (7) Dia menceritakan telah mengonsumsi
antara delapan dan 12 tetes vitamin D setiap hari
selama 2,5 tahun terakhir.
(8) Mayo Clinic melaporkan bahwa seseorang
yang memperoleh asupan 60.000 IU vitamin D setiap
hari selama berbulan-bulan dapat mengalami
keracunan. (9) Masalah ini ditandai dengan mual,
muntah, nyeri tulang, dan masalah ginjal. (10) Rata-
rata, pria itu mengkonsumsi delapan ribu hingga 12 ribu
IU vitamin D setiap hari. (11) Akibatnya, ia mengalami
gangguan kesehatan termasuk penurunan fungsi ginjal,
perasaan gatal yang tidak nyaman dan konstan,
kelelahan, dan nyeri tulang. Asupan vitamin D yang
ekstrem menyebabkan kadar kalsium dalam darahnya
melonjak para dokter merekomendasikan pria tersebut
untuk segera berhenti mengonsumsi suplemen. (12)
Dokter memberi pria itu hydroxychloroquine, obat yang
biasanya digunakan untuk mengobati penyakit auto
imun. (13) Obat itu berguna untuk membantu tubuhnya
kembali normal. (14) Pasien tersebut meminum obat
selama satu tahun, namun tetap menderita penyakit
ginjal kronis permanen.
(15) Penelitian menunjukan bahwa suplemen
nutrisi seperti vitamin D menawarkan sedikit manfaat
kesehatan bagi orang yang sudah sehat. (16)
Kebanyakan orang bisa mendapatkan jumlah nutrisi
harian yang direkomendasikan melalui makanan. (17)
Sebelum mengonsumsi suplemen gizi, sangat
disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia
layanan kesehatan tentang risiko yang bisa didapatkan.
(18) Menurut National Capital Poison Center,
kelompok tertentu seperti orang lanjut usia, mereka
yang berkulit lebih gelap, dan orang yang tinggal di
daerah dengan sedikit sinar matahari berpotensi
mendapat manfaat dari vitamin D. (19) Akan tetapi,
suplemen tidak dipergunakan untuk semua orang.
Yang bukan kata melonjak pada kalimat (11) adalah
Melambung
Melejit
Melompat
Meningkat
Meninggi
Bacalah tulisan 1 berikut, kemudian jawablah soal-soal
yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di
antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.
(1) Suplemen vitamin D sering disebut-sebut
sebagai pembantu untuk meningkatkan suasana hati dan
meningkatkan kekuatan tulang. (2) Akan tetapi, sebuah
studi kasus baru menunjukkan bahaya mengonsumsi
terlalu banyak vitamin D. (3) Menurut studi kasus di
Jurnal Asosiasi Medis Kanada (CMAJ), ada seorang
pria berusia 54 tahun yang menghabiskan waktu
berjemur lebih dari 8 jam sehari. (4) Dokter mendapati
dia memiliki kalsium dan vitamin D dalam jumlah
sangat tinggi dalam darahnya yang menyebabkan
masalah ginjal. (5) Pria itu melaporkan bahwa ia
menderita nyeri, hipertensi, dan riwayat keluarga
dengan penyakit ginjal polikistik. (6) Saat itu dokter
bertanya kepada pasien tentang penggunaan
suplemennya. (7) Dia menceritakan telah mengonsumsi
antara delapan dan 12 tetes vitamin D setiap hari
selama 2,5 tahun terakhir.
(8) Mayo Clinic melaporkan bahwa seseorang
yang memperoleh asupan 60.000 IU vitamin D setiap
hari selama berbulan-bulan dapat mengalami
keracunan. (9) Masalah ini ditandai dengan mual,
muntah, nyeri tulang, dan masalah ginjal. (10) Rata-
rata, pria itu mengkonsumsi delapan ribu hingga 12 ribu
IU vitamin D setiap hari. (11) Akibatnya, ia mengalami
gangguan kesehatan termasuk penurunan fungsi ginjal,
perasaan gatal yang tidak nyaman dan konstan,
kelelahan, dan nyeri tulang. Asupan vitamin D yang
ekstrem menyebabkan kadar kalsium dalam darahnya
melonjak para dokter merekomendasikan pria tersebut
untuk segera berhenti mengonsumsi suplemen. (12)
Dokter memberi pria itu hydroxychloroquine, obat yang
biasanya digunakan untuk mengobati penyakit auto
imun. (13) Obat itu berguna untuk membantu tubuhnya
kembali normal. (14) Pasien tersebut meminum obat
selama satu tahun, namun tetap menderita penyakit
ginjal kronis permanen.
(15) Penelitian menunjukan bahwa suplemen
nutrisi seperti vitamin D menawarkan sedikit manfaat
kesehatan bagi orang yang sudah sehat. (16)
Kebanyakan orang bisa mendapatkan jumlah nutrisi
harian yang direkomendasikan melalui makanan. (17)
Sebelum mengonsumsi suplemen gizi, sangat
disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia
layanan kesehatan tentang risiko yang bisa didapatkan.
(18) Menurut National Capital Poison Center,
kelompok tertentu seperti orang lanjut usia, mereka
yang berkulit lebih gelap, dan orang yang tinggal di
daerah dengan sedikit sinar matahari berpotensi
mendapat manfaat dari vitamin D. (19) Akan tetapi,
suplemen tidak dipergunakan untuk semua orang.
Penggunaan PUEBI yang tidak tepat terdapat pada kalimat
(1) dan (3)
(5) dan (7)
(8) dan (10)
(12) dan (15)
(17) dan (19)
Bacalah tulisan 1 berikut, kemudian jawablah soal-soal
yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di
antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.
(1) Suplemen vitamin D sering disebut-sebut
sebagai pembantu untuk meningkatkan suasana hati dan
meningkatkan kekuatan tulang. (2) Akan tetapi, sebuah
studi kasus baru menunjukkan bahaya mengonsumsi
terlalu banyak vitamin D. (3) Menurut studi kasus di
Jurnal Asosiasi Medis Kanada (CMAJ), ada seorang
pria berusia 54 tahun yang menghabiskan waktu
berjemur lebih dari 8 jam sehari. (4) Dokter mendapati
dia memiliki kalsium dan vitamin D dalam jumlah
sangat tinggi dalam darahnya yang menyebabkan
masalah ginjal. (5) Pria itu melaporkan bahwa ia
menderita nyeri, hipertensi, dan riwayat keluarga
dengan penyakit ginjal polikistik. (6) Saat itu dokter
bertanya kepada pasien tentang penggunaan
suplemennya. (7) Dia menceritakan telah mengonsumsi
antara delapan dan 12 tetes vitamin D setiap hari
selama 2,5 tahun terakhir.
(8) Mayo Clinic melaporkan bahwa seseorang
yang memperoleh asupan 60.000 IU vitamin D setiap
hari selama berbulan-bulan dapat mengalami
keracunan. (9) Masalah ini ditandai dengan mual,
muntah, nyeri tulang, dan masalah ginjal. (10) Rata-
rata, pria itu mengkonsumsi delapan ribu hingga 12 ribu
IU vitamin D setiap hari. (11) Akibatnya, ia mengalami
gangguan kesehatan termasuk penurunan fungsi ginjal,
perasaan gatal yang tidak nyaman dan konstan,
kelelahan, dan nyeri tulang. Asupan vitamin D yang
ekstrem menyebabkan kadar kalsium dalam darahnya
melonjak para dokter merekomendasikan pria tersebut
untuk segera berhenti mengonsumsi suplemen. (12)
Dokter memberi pria itu hydroxychloroquine, obat yang
biasanya digunakan untuk mengobati penyakit auto
imun. (13) Obat itu berguna untuk membantu tubuhnya
kembali normal. (14) Pasien tersebut meminum obat
selama satu tahun, namun tetap menderita penyakit
ginjal kronis permanen.
(15) Penelitian menunjukan bahwa suplemen
nutrisi seperti vitamin D menawarkan sedikit manfaat
kesehatan bagi orang yang sudah sehat. (16)
Kebanyakan orang bisa mendapatkan jumlah nutrisi
harian yang direkomendasikan melalui makanan. (17)
Sebelum mengonsumsi suplemen gizi, sangat
disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia
layanan kesehatan tentang risiko yang bisa didapatkan.
(18) Menurut National Capital Poison Center,
kelompok tertentu seperti orang lanjut usia, mereka
yang berkulit lebih gelap, dan orang yang tinggal di
daerah dengan sedikit sinar matahari berpotensi
mendapat manfaat dari vitamin D. (19) Akan tetapi,
suplemen tidak dipergunakan untuk semua orang.
Suntingan yang tepat untuk kalimat (3) adalah ...
Menurut studi kasus di Jurnal Asosiasi Medis
Kanada (CMAJ), ada seorang pria berusia
lima puluh empat tahun menghabiskan waktu
berjemur lebih dari delapan jam sehari.
Menurut studi kasus di Jurnal Asosiasi Medis
Kanada (CMAJ), seorang pria berusia 54
tahun yang menghabiskan waktu berjemur
lebih dari delapan jam sehari.
Menurut studi kasus di Jurnal Asosiasi Medis
Kanada (CMAJ), seorang pria berusia 54
tahun menghabiskan waktu berjemur lebih dari
8 jam sehari
Studi kasus di Jurnal Asosiasi Medis Kanada
(CMAJ), ada seorang pria berusia 54 tahun
menghabiskan waktu berjemur lebih dari
delapan jam sehari
Menurut studi kasus di Jurnal Asosiasi Medis
Kanada (CMAJ), ada seorang pria berusia 54
tahun yang menghabiskan waktu berjemur
lebih dari 8 jam sehari.
Danau Kaco di Provinsi Jambi memiliki pesona. Airnya
jernih kebiruan seperti kaca. Menurut cerita, ada
legenda yang berkembang dari sana. Melalui cerita
yang dipercaya turun-temurun, kilauannya datang dari
intan titipan milik para pemuda yang ingin melamar
putri seorang raja bernama Raja Gagak. Putri itu
sungguh cantik jelita. Namanya Napal Melintang.
Menurut legenda, kecantikannya bahkan mampu
memikat hati ayahnya sendiri. Raja Gagak pun
membawa lari putrinya tersebut lalu meninggalkan
intan dari para pemuda di dasar danau. Sampai saat ini,
masyarakat sekitar masih percaya bahwa kilauan di
dasar danau adalah intan peninggalan Raja Gagak
tersebut.
Terdapat beberapa versi mengenai legenda itu. Ada
yang mempercayai bahwa Raja Gagak begitu tamak.
Siapa pun yang bermaksud meminang putrinya
diwajibkan menyerahkan harta berupa emas dan intan.
Sayangnya, keserakahan itu membuat sang putri
ternoda sehingga ia dibenamkan ke dalam danau
bersama dengan seluruh harta yang diberikan oleh
lelaki yang ingin meminangnya. Sejak itu, danau
tersebut berkilauan cahaya.
Terlepas dari legenda yang berkembang, keindahan
Danau Kaco layak untuk dinikmati. Wisatawan bisa
menjadikan danau ini sebagai destinasi yang mesti
dikunjungi saat berada di Jambi. Lokasi Danau Kaco
ada pada satu kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat,
Desa Lembur, Kecamatan Gunung Raya. Kalau
dipetakan dan digambar, lokasi danau bak mutiara biru
yang berada di tengah rimbunnya pohon rindang. Untuk
menikmati keindahannya, pengunjung mesti rela
melakukan perjalanan yang agak jauh karena letaknya
jauh dari pusat Kota Jambi. Dari kota, wisatawan harus melakukan perjalanan
menuju Sungai Penuh yang berjarak 500 kilometer.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Lumpur
dengan waktu 45 menit. Dari Desa Lumpur,
petualangan mengunjungi Danau Kaco dimulai. Untuk
memasuki Taman Nasional, wisatawan harus berjalan
kaki menyusuri hutan selama kurang lebih 4 jam. Meski
perjalanan terlihat cukup melelahkan, namun segalanya
terbayar ketika sampai di danau tersebut. Pemandangan
sekitar danau dikelilingi oleh rindangnya pepohonan
dengan udara yang sejuk.
Pada malam hari, pesona Danau Kaco makin kentara,
apalagi saat bulan purnama. Cahaya bulan yang terang
membuat air di Danau Kaco lebih bercahaya.
Pemandangannya tampak seperti cahaya besar yang
diarahkan ke langit.
(Diadaptasi dari “Menyusuri Legenda dari Danau
Kaco”, Kompas.com, 11 April 2019).
Melalui cerita yang dipercaya turun-temurun,
kilauannya datang dari intan titipan milik para
pemuda yang ingin melamar putri seorang raja
bernama Raja Gagak.
Lawan kata melamar pada kalimat di atas adalah
Menghindar
Menunang
Meminang
Mempersunting
Meminta
(Paragraf 1)
Danau Kaco di Provinsi Jambi memiliki pesona. Airnya
jernih kebiruan seperti kaca. Menurut cerita, ada
legenda yang berkembang dari sana. Melalui cerita
yang dipercaya turun-temurun, kilauannya datang dari
intan titipan milik para pemuda yang ingin melamar
putri seorang raja bernama Raja Gagak. Putri itu
sungguh cantik jelita. Namanya Napal Melintang.
Menurut legenda, kecantikannya bahkan mampu
memikat hati ayahnya sendiri. Raja Gagak pun
membawa lari putrinya tersebut lalu meninggalkan
intan dari para pemuda di dasar danau. Sampai saat ini,
masyarakat sekitar masih percaya bahwa kilauan di
dasar danau adalah intan peninggalan Raja Gagak
tersebut.
(Paragraf 2)
Terdapat beberapa versi mengenai legenda itu. Ada
yang mempercayai bahwa Raja Gagak begitu tamak.
Siapa pun yang bermaksud meminang putrinya
diwajibkan menyerahkan harta berupa emas dan intan.
Sayangnya, keserakahan itu membuat sang putri
ternoda sehingga ia dibenamkan ke dalam danau
bersama dengan seluruh harta yang diberikan oleh
lelaki yang ingin meminangnya. Sejak itu, danau
tersebut berkilauan cahaya.
(Paragraf 3)
Terlepas dari legenda yang berkembang, keindahan
Danau Kaco layak untuk dinikmati. Wisatawan bisa
menjadikan danau ini sebagai destinasi yang mesti
dikunjungi saat berada di Jambi. Lokasi Danau Kaco
ada pada satu kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat,
Desa Lembur, Kecamatan Gunung Raya. Kalau
dipetakan dan digambar, lokasi danau bak mutiara biru
yang berada di tengah rimbunnya pohon rindang. Untuk
menikmati keindahannya, pengunjung mesti rela
melakukan perjalanan yang agak jauh karena letaknya
jauh dari pusat Kota Jambi. Dari kota, wisatawan harus melakukan perjalanan
menuju Sungai Penuh yang berjarak 500 kilometer.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Lumpur
dengan waktu 45 menit. Dari Desa Lumpur,
petualangan mengunjungi Danau Kaco dimulai. Untuk
memasuki Taman Nasional, wisatawan harus berjalan
kaki menyusuri hutan selama kurang lebih 4 jam. Meski
perjalanan terlihat cukup melelahkan, namun segalanya
terbayar ketika sampai di danau tersebut. Pemandangan
sekitar danau dikelilingi oleh rindangnya pepohonan
dengan udara yang sejuk.
Pada malam hari, pesona Danau Kaco makin kentara,
apalagi saat bulan purnama. Cahaya bulan yang terang
membuat air di Danau Kaco lebih bercahaya.
Pemandangannya tampak seperti cahaya besar yang
diarahkan ke langit.
(Diadaptasi dari “Menyusuri Legenda dari Danau
Kaco”, Kompas.com, 11 April 2019).
Ide pokok paragraf kedua adalah ...
beberapa versi tentang legenda Danau Kaco
ketamakan Raja Gagak
danau yang berkilauan cahaya
putri Raja Gagak yang termuda
Seorang putri raja yang dibenam ke danau bersama seluruh kekayaannya
Danau Kaco di Provinsi Jambi memiliki pesona. Airnya
jernih kebiruan seperti kaca. Menurut cerita, ada
legenda yang berkembang dari sana. Melalui cerita
yang dipercaya turun-temurun, kilauannya datang dari
intan titipan milik para pemuda yang ingin melamar
putri seorang raja bernama Raja Gagak. Putri itu
sungguh cantik jelita. Namanya Napal Melintang.
Menurut legenda, kecantikannya bahkan mampu
memikat hati ayahnya sendiri. Raja Gagak pun
membawa lari putrinya tersebut lalu meninggalkan
intan dari para pemuda di dasar danau. Sampai saat ini,
masyarakat sekitar masih percaya bahwa kilauan di
dasar danau adalah intan peninggalan Raja Gagak
tersebut.
Terdapat beberapa versi mengenai legenda itu. Ada
yang mempercayai bahwa Raja Gagak begitu tamak.
Siapa pun yang bermaksud meminang putrinya
diwajibkan menyerahkan harta berupa emas dan intan.
Sayangnya, keserakahan itu membuat sang putri
ternoda sehingga ia dibenamkan ke dalam danau
bersama dengan seluruh harta yang diberikan oleh
lelaki yang ingin meminangnya. Sejak itu, danau
tersebut berkilauan cahaya.
Terlepas dari legenda yang berkembang, keindahan
Danau Kaco layak untuk dinikmati. Wisatawan bisa
menjadikan danau ini sebagai destinasi yang mesti
dikunjungi saat berada di Jambi. Lokasi Danau Kaco
ada pada satu kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat,
Desa Lembur, Kecamatan Gunung Raya. Kalau
dipetakan dan digambar, lokasi danau bak mutiara biru
yang berada di tengah rimbunnya pohon rindang. Untuk
menikmati keindahannya, pengunjung mesti rela
melakukan perjalanan yang agak jauh karena letaknya
jauh dari pusat Kota Jambi. Dari kota, wisatawan harus melakukan perjalanan
menuju Sungai Penuh yang berjarak 500 kilometer.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Lumpur
dengan waktu 45 menit. Dari Desa Lumpur,
petualangan mengunjungi Danau Kaco dimulai. Untuk
memasuki Taman Nasional, wisatawan harus berjalan
kaki menyusuri hutan selama kurang lebih 4 jam. Meski
perjalanan terlihat cukup melelahkan, namun segalanya
terbayar ketika sampai di danau tersebut. Pemandangan
sekitar danau dikelilingi oleh rindangnya pepohonan
dengan udara yang sejuk.
Pada malam hari, pesona Danau Kaco makin kentara,
apalagi saat bulan purnama. Cahaya bulan yang terang
membuat air di Danau Kaco lebih bercahaya.
Pemandangannya tampak seperti cahaya besar yang
diarahkan ke langit.
(Diadaptasi dari “Menyusuri Legenda dari Danau
Kaco”, Kompas.com, 11 April 2019).
Pernyataan yang tidak sesuai dengan cerita diatas adalah ...
Danau Kaco adalah danau yang berwarna biru dan sangat jernih seperti kaca
Terdapat beberapa versi tentang Kilauan air Danau Kaco
Danau Kaco semakin mempesona pada malam hari
Danau Kaco dapat menjadi Salah satu destinasi yang mesti dikunjungi saat pergi ketika berada di Jambi
Wisatawan dapat berjalan kaki menyusuri hutan untuk memasuki Taman Nasional
Danau Kaco di Provinsi Jambi memiliki pesona. Airnya
jernih kebiruan seperti kaca. Menurut cerita, ada
legenda yang berkembang dari sana. Melalui cerita
yang dipercaya turun-temurun, kilauannya datang dari
intan titipan milik para pemuda yang ingin melamar
putri seorang raja bernama Raja Gagak. Putri itu
sungguh cantik jelita. Namanya Napal Melintang.
Menurut legenda, kecantikannya bahkan mampu
memikat hati ayahnya sendiri. Raja Gagak pun
membawa lari putrinya tersebut lalu meninggalkan
intan dari para pemuda di dasar danau. Sampai saat ini,
masyarakat sekitar masih percaya bahwa kilauan di
dasar danau adalah intan peninggalan Raja Gagak
tersebut.
Terdapat beberapa versi mengenai legenda itu. Ada
yang mempercayai bahwa Raja Gagak begitu tamak.
Siapa pun yang bermaksud meminang putrinya
diwajibkan menyerahkan harta berupa emas dan intan.
Sayangnya, keserakahan itu membuat sang putri
ternoda sehingga ia dibenamkan ke dalam danau
bersama dengan seluruh harta yang diberikan oleh
lelaki yang ingin meminangnya. Sejak itu, danau
tersebut berkilauan cahaya.
Terlepas dari legenda yang berkembang, keindahan
Danau Kaco layak untuk dinikmati. Wisatawan bisa
menjadikan danau ini sebagai destinasi yang mesti
dikunjungi saat berada di Jambi. Lokasi Danau Kaco
ada pada satu kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat,
Desa Lembur, Kecamatan Gunung Raya. Kalau
dipetakan dan digambar, lokasi danau bak mutiara biru
yang berada di tengah rimbunnya pohon rindang. Untuk
menikmati keindahannya, pengunjung mesti rela
melakukan perjalanan yang agak jauh karena letaknya
jauh dari pusat Kota Jambi. Dari kota, wisatawan harus melakukan perjalanan
menuju Sungai Penuh yang berjarak 500 kilometer.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Lumpur
dengan waktu 45 menit. Dari Desa Lumpur,
petualangan mengunjungi Danau Kaco dimulai. Untuk
memasuki Taman Nasional, wisatawan harus berjalan
kaki menyusuri hutan selama kurang lebih 4 jam. Meski
perjalanan terlihat cukup melelahkan, namun segalanya
terbayar ketika sampai di danau tersebut. Pemandangan
sekitar danau dikelilingi oleh rindangnya pepohonan
dengan udara yang sejuk.
Pada malam hari, pesona Danau Kaco makin kentara,
apalagi saat bulan purnama. Cahaya bulan yang terang
membuat air di Danau Kaco lebih bercahaya.
Pemandangannya tampak seperti cahaya besar yang
diarahkan ke langit.
(Diadaptasi dari “Menyusuri Legenda dari Danau
Kaco”, Kompas.com, 11 April 2019).
Kata yang tidak baku di atas adalah ...
Mempercayai
Mesti
Menyusuri
Meminang
Meski
Danau Kaco di Provinsi Jambi memiliki pesona. Airnya
jernih kebiruan seperti kaca. Menurut cerita, ada
legenda yang berkembang dari sana. Melalui cerita
yang dipercaya turun-temurun, kilauannya datang dari
intan titipan milik para pemuda yang ingin melamar
putri seorang raja bernama Raja Gagak. Putri itu
sungguh cantik jelita. Namanya Napal Melintang.
Menurut legenda, kecantikannya bahkan mampu
memikat hati ayahnya sendiri. Raja Gagak pun
membawa lari putrinya tersebut lalu meninggalkan
intan dari para pemuda di dasar danau. Sampai saat ini,
masyarakat sekitar masih percaya bahwa kilauan di
dasar danau adalah intan peninggalan Raja Gagak
tersebut.
Terdapat beberapa versi mengenai legenda itu. Ada
yang mempercayai bahwa Raja Gagak begitu tamak.
Siapa pun yang bermaksud meminang putrinya
diwajibkan menyerahkan harta berupa emas dan intan.
Sayangnya, keserakahan itu membuat sang putri
ternoda sehingga ia dibenamkan ke dalam danau
bersama dengan seluruh harta yang diberikan oleh
lelaki yang ingin meminangnya. Sejak itu, danau
tersebut berkilauan cahaya.
Terlepas dari legenda yang berkembang, keindahan
Danau Kaco layak untuk dinikmati. Wisatawan bisa
menjadikan danau ini sebagai destinasi yang mesti
dikunjungi saat berada di Jambi. Lokasi Danau Kaco
ada pada satu kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat,
Desa Lembur, Kecamatan Gunung Raya. Kalau
dipetakan dan digambar, lokasi danau bak mutiara biru
yang berada di tengah rimbunnya pohon rindang. Untuk
menikmati keindahannya, pengunjung mesti rela
melakukan perjalanan yang agak jauh karena letaknya
jauh dari pusat Kota Jambi. Dari kota, wisatawan harus melakukan perjalanan
menuju Sungai Penuh yang berjarak 500 kilometer.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Lumpur
dengan waktu 45 menit. Dari Desa Lumpur,
petualangan mengunjungi Danau Kaco dimulai. Untuk
memasuki Taman Nasional, wisatawan harus berjalan
kaki menyusuri hutan selama kurang lebih 4 jam. Meski
perjalanan terlihat cukup melelahkan, namun segalanya
terbayar ketika sampai di danau tersebut. Pemandangan
sekitar danau dikelilingi oleh rindangnya pepohonan
dengan udara yang sejuk.
Pada malam hari, pesona Danau Kaco makin kentara,
apalagi saat bulan purnama. Cahaya bulan yang terang
membuat air di Danau Kaco lebih bercahaya.
Pemandangannya tampak seperti cahaya besar yang
diarahkan ke langit.
(Diadaptasi dari “Menyusuri Legenda dari Danau
Kaco”, Kompas.com, 11 April 2019)
Kalimat yang tepat digunakan untuk paragraf terakhir adalah ..
Karena hal tersebut, beberapa pengunjung
sering berkemah di tempat ini, terutama saat
purnama.
Oleh karena itu, Danau Kaco menjadi destinasi
terfavorit.
Dengan demikian, banyak orang dapat
menikmati malam purnama di Danau Kaco
Untuk itu, malam bulan purnama adalah saat
paling tepat untuk menikmati Danau Kaco.
Jadi, destinasi terfavorit adalah Danau Kaco
pada saat purnama.
Danau Kaco di Provinsi Jambi memiliki pesona. Airnya
jernih kebiruan seperti kaca. Menurut cerita, ada
legenda yang berkembang dari sana. Melalui cerita
yang dipercaya turun-temurun, kilauannya datang dari
intan titipan milik para pemuda yang ingin melamar
putri seorang raja bernama Raja Gagak. Putri itu
sungguh cantik jelita. Namanya Napal Melintang.
Menurut legenda, kecantikannya bahkan mampu
memikat hati ayahnya sendiri. Raja Gagak pun
membawa lari putrinya tersebut lalu meninggalkan
intan dari para pemuda di dasar danau. Sampai saat ini,
masyarakat sekitar masih percaya bahwa kilauan di
dasar danau adalah intan peninggalan Raja Gagak
tersebut.
Terdapat beberapa versi mengenai legenda itu. Ada
yang mempercayai bahwa Raja Gagak begitu tamak.
Siapa pun yang bermaksud meminang putrinya
diwajibkan menyerahkan harta berupa emas dan intan.
Sayangnya, keserakahan itu membuat sang putri
ternoda sehingga ia dibenamkan ke dalam danau
bersama dengan seluruh harta yang diberikan oleh
lelaki yang ingin meminangnya. Sejak itu, danau
tersebut berkilauan cahaya.
Terlepas dari legenda yang berkembang, keindahan
Danau Kaco layak untuk dinikmati. Wisatawan bisa
menjadikan danau ini sebagai destinasi yang mesti
dikunjungi saat berada di Jambi. Lokasi Danau Kaco
ada pada satu kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat,
Desa Lembur, Kecamatan Gunung Raya. Kalau
dipetakan dan digambar, lokasi danau bak mutiara biru
yang berada di tengah rimbunnya pohon rindang. Untuk
menikmati keindahannya, pengunjung mesti rela
melakukan perjalanan yang agak jauh karena letaknya
jauh dari pusat Kota Jambi. Dari kota, wisatawan harus melakukan perjalanan
menuju Sungai Penuh yang berjarak 500 kilometer.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Lumpur
dengan waktu 45 menit. Dari Desa Lumpur,
petualangan mengunjungi Danau Kaco dimulai. Untuk
memasuki Taman Nasional, wisatawan harus berjalan
kaki menyusuri hutan selama kurang lebih 4 jam. Meski
perjalanan terlihat cukup melelahkan, namun segalanya
terbayar ketika sampai di danau tersebut. Pemandangan
sekitar danau dikelilingi oleh rindangnya pepohonan
dengan udara yang sejuk.
Pada malam hari, pesona Danau Kaco makin kentara,
apalagi saat bulan purnama. Cahaya bulan yang terang
membuat air di Danau Kaco lebih bercahaya.
Pemandangannya tampak seperti cahaya besar yang
diarahkan ke langit.
(Diadaptasi dari “Menyusuri Legenda dari Danau
Kaco”, Kompas.com, 11 April 2019). Judul yang tepat untuk tulisan di atas adalah ...
Surga Tersembunyi di Jambi
Pesona Danau Kaco
Pesona dan Legenda Danau Kaco
Perjalanan Menuju Danau Kaco
Mutiara Biru Danau Kaco di Jambi
Do you like to drink Coca-Cola? You can
thank enslaved Africans. They brought the kola nut –
one of the main parts of Coca-Cola – to what is now the
United States. West Africans chewed the nut for
its caffeine. Enslaved Africans also brought
watermelon, okra, yams, black-eyed peas and some
peppers. These foods are commonly eaten in the U.S.
today. They show how Africans forced into slavery --
beginning in the 1500s -- influenced the American diet.
Frederick Opie wrote a book about some of the
foods that connect Africa and America. The book is
called "Hog and Hominy: Soul Food from Africa to
America." Opie also teaches history at Babson College
in Massachusetts. He says, “If you know what people
eat, you can find out where they‟re from”. Opie
explains that people who were bringing enslaved
Africans to North America wanted to keep them alive
and earn a profit.
As a result, Africans on the slave ships were
fed food they knew and liked. Those foods landed along
with the people. Moreover, Opie contends that fruits
and vegetables brought from Africa grew well in
America. One reason is because enslaved Africans
planted their own gardens to help feed themselves.
In time, the plants from Africa slowly moved
from gardens of the enslaved to those of the wealthy
and powerful. For example, the homes of U.S.
presidents George Washington and Thomas Jefferson
had gardens planted with seeds from Africa. Those
fruits and vegetables changed the way cooks made pies
in America. In England, pies were made with meat.
African-Americans took the English meat pie and made
it with fruit or vegetables, such as sweet potatoes.
Source:selvi://https://learningenglish.voanews.com "Diet" also means ...
Nutrition
Vegetables
Food
Health
Plantation
Do you like to drink Coca-Cola? You can
thank enslaved Africans. They brought the kola nut –
one of the main parts of Coca-Cola – to what is now the
United States. West Africans chewed the nut for
its caffeine. Enslaved Africans also brought
watermelon, okra, yams, black-eyed peas and some
peppers. These foods are commonly eaten in the U.S.
today. They show how Africans forced into slavery --
beginning in the 1500s -- influenced the American diet.
Frederick Opie wrote a book about some of the
foods that connect Africa and America. The book is
called "Hog and Hominy: Soul Food from Africa to
America." Opie also teaches history at Babson College
in Massachusetts. He says, “If you know what people
eat, you can find out where they‟re from”. Opie
explains that people who were bringing enslaved
Africans to North America wanted to keep them alive
and earn a profit.
As a result, Africans on the slave ships were
fed food they knew and liked. Those foods landed along
with the people. Moreover, Opie contends that fruits
and vegetables brought from Africa grew well in
America. One reason is because enslaved Africans
planted their own gardens to help feed themselves.
In time, the plants from Africa slowly moved
from gardens of the enslaved to those of the wealthy
and powerful. For example, the homes of U.S.
presidents George Washington and Thomas Jefferson
had gardens planted with seeds from Africa. Those
fruits and vegetables changed the way cooks made pies
in America. In England, pies were made with meat.
African-Americans took the English meat pie and made
it with fruit or vegetables, such as sweet potatoes.
Source:selvi://https://learningenglish.voanews.com. What is plausible to be the preceding of the text above ?
The role of enslaved Africans in American diets
A history of enslaved Africans in the US
The plantations brought by African slaves
The great history of Coca Cola
The American cook African foods
Do you like to drink Coca-Cola? You can
thank enslaved Africans. They brought the kola nut –
one of the main parts of Coca-Cola – to what is now the
United States. West Africans chewed the nut for
its caffeine. Enslaved Africans also brought
watermelon, okra, yams, black-eyed peas and some
peppers. These foods are commonly eaten in the U.S.
today. They show how Africans forced into slavery --
beginning in the 1500s -- influenced the American diet.
Frederick Opie wrote a book about some of the
foods that connect Africa and America. The book is
called "Hog and Hominy: Soul Food from Africa to
America." Opie also teaches history at Babson College
in Massachusetts. He says, “If you know what people
eat, you can find out where they‟re from”. Opie
explains that people who were bringing enslaved
Africans to North America wanted to keep them alive
and earn a profit.
As a result, Africans on the slave ships were
fed food they knew and liked. Those foods landed along
with the people. Moreover, Opie contends that fruits
and vegetables brought from Africa grew well in
America. One reason is because enslaved Africans
planted their own gardens to help feed themselves.
In time, the plants from Africa slowly moved
from gardens of the enslaved to those of the wealthy
and powerful. For example, the homes of U.S.
presidents George Washington and Thomas Jefferson
had gardens planted with seeds from Africa. Those
fruits and vegetables changed the way cooks made pies
in America. In England, pies were made with meat.
African-Americans took the English meat pie and made
it with fruit or vegetables, such as sweet potatoes.
Source:selvi://https://learningenglish.voanews.com. The statements below are FALSE according to the text above, except ...
Pira are made of vegetables US
Enslaved Africans where brought to the North America to warm a profit
Thomas Jefferson came to Africa to see the gardens
African-American cook pies using meat
The African vegetables brought to North America didn't grow well
Do you like to drink Coca-Cola? You can
thank enslaved Africans. They brought the kola nut –
one of the main parts of Coca-Cola – to what is now the
United States. West Africans chewed the nut for
its caffeine. Enslaved Africans also brought
watermelon, okra, yams, black-eyed peas and some
peppers. These foods are commonly eaten in the U.S.
today. They show how Africans forced into slavery --
beginning in the 1500s -- influenced the American diet.
Frederick Opie wrote a book about some of the
foods that connect Africa and America. The book is
called "Hog and Hominy: Soul Food from Africa to
America." Opie also teaches history at Babson College
in Massachusetts. He says, “If you know what people
eat, you can find out where they‟re from”. Opie
explains that people who were bringing enslaved
Africans to North America wanted to keep them alive
and earn a profit.
As a result, Africans on the slave ships were
fed food they knew and liked. Those foods landed along
with the people. Moreover, Opie contends that fruits
and vegetables brought from Africa grew well in
America. One reason is because enslaved Africans
planted their own gardens to help feed themselves.
In time, the plants from Africa slowly moved
from gardens of the enslaved to those of the wealthy
and powerful. For example, the homes of U.S.
presidents George Washington and Thomas Jefferson
had gardens planted with seeds from Africa. Those
fruits and vegetables changed the way cooks made pies
in America. In England, pies were made with meat.
African-Americans took the English meat pie and made
it with fruit or vegetables, such as sweet potatoes.
Source:selvi://https://learningenglish.voanews.com. What is the conclusions of the text ?
African slaves make Coca Cola as the American drink
The enslaved Africans have mostly influenced North American diets
Americans plant all seeds brought by enslaved Africans
Enslaved Africans free plants in their gardens for Americans
Americans changed their foods to enslaved African foods
A new study suggests some language learning
can take place during sleep. Researchers from
Switzerland‟s University of Bern say they discovered
people were able to learn new language words during
deep levels of sleep. Results of the study
recently appeared in the publication Current Biology.
Sleeping hours are generally considered unproductive
time. But several studies have suggested some learning
activity can happen. Studies involving mice provided
evidence that sleep learning is possible in the brain
of mammals.
Other human studies, the Swiss researchers
said, found that simple learning through sounds may be
possible during sleep. But they added that “complex
verbal learning” has not yet been demonstrated.
Much of the earlier research found that memories made
when people were awake were reinforced and
strengthened during sleep. This supported the idea that
information learned while awake is replayed and
deeply embedded in the sleeping brain.
The researchers theorized that, if replay during
sleep improves the storage of information that is
learned while awake, the processing and storage of new
information should also be possible during sleep.
The research group was led by Katharina Henke, a
professor at the University of Bern and founder of the
school‟s Center for Cognition, Learning and Memory.
The researchers carried out experiments on a group of
young German-speaking men and women. The
experiments centered on periods of deep sleep called
“up-states.” They identified these slow-wave peaks as
the best moments for sleep-learning.
During normal sleep, human brain cells are
commonly active for a short period of time before they
enter a state of brief inactivity, the researchers said. The
two states are continuously changing. The researchers
observed individuals in a controlled environment during
brief periods of sleep. They recorded brain activity as
pairs of words were played for the study subjects. One
word in the pair was a real German word. The other
was a made-up foreign word. For later identification
purposes, the German words chosen were things clearly
larger or smaller than a shoebox.
Source: selvi://https://learningenglish.voanews.com.
What is the main idea of the text ?
The study of language learning in human's brain can take place durung sleeping time
Sleeping is always considered to be an unproductive activity
The researchs experimented German-speaking men and women during the deep sleep called "Up-States"
The study using mice has been carried out to research about sleep learning
The discovery of Swiss researchers is about the sleep learning
A new study suggests some language learning
can take place during sleep. Researchers from
Switzerland‟s University of Bern say they discovered
people were able to learn new language words during
deep levels of sleep. Results of the study
recently appeared in the publication Current Biology.
Sleeping hours are generally considered unproductive
time. But several studies have suggested some learning
activity can happen. Studies involving mice provided
evidence that sleep learning is possible in the brain
of mammals.
Other human studies, the Swiss researchers
said, found that simple learning through sounds may be
possible during sleep. But they added that “complex
verbal learning” has not yet been demonstrated.
Much of the earlier research found that memories made
when people were awake were reinforced and
strengthened during sleep. This supported the idea that
information learned while awake is replayed and
deeply embedded in the sleeping brain.
The researchers theorized that, if replay during
sleep improves the storage of information that is
learned while awake, the processing and storage of new
information should also be possible during sleep.
The research group was led by Katharina Henke, a
professor at the University of Bern and founder of the
school‟s Center for Cognition, Learning and Memory.
The researchers carried out experiments on a group of
young German-speaking men and women. The
experiments centered on periods of deep sleep called
“up-states.” They identified these slow-wave peaks as
the best moments for sleep-learning.
During normal sleep, human brain cells are
commonly active for a short period of time before they
enter a state of brief inactivity, the researchers said. The
two states are continuously changing. The researchers
observed individuals in a controlled environment during
brief periods of sleep. They recorded brain activity as
pairs of words were played for the study subjects. One
word in the pair was a real German word. The other
was a made-up foreign word. For later identification
purposes, the German words chosen were things clearly
larger or smaller than a shoebox.
Source: selvi://https://learningenglish.voanews.com. "Carry Out" has the closest meaning to ...
Bring
Take
Perform
Finish
Lead
A new study suggests some language learning
can take place during sleep. Researchers from
Switzerland‟s University of Bern say they discovered
people were able to learn new language words during
deep levels of sleep. Results of the study
recently appeared in the publication Current Biology.
Sleeping hours are generally considered unproductive
time. But several studies have suggested some learning
activity can happen. Studies involving mice provided
evidence that sleep learning is possible in the brain
of mammals.
Other human studies, the Swiss researchers
said, found that simple learning through sounds may be
possible during sleep. But they added that “complex
verbal learning” has not yet been demonstrated.
Much of the earlier research found that memories made
when people were awake were reinforced and
strengthened during sleep. This supported the idea that
information learned while awake is replayed and
deeply embedded in the sleeping brain.
The researchers theorized that, if replay during
sleep improves the storage of information that is
learned while awake, the processing and storage of new
information should also be possible during sleep.
The research group was led by Katharina Henke, a
professor at the University of Bern and founder of the
school‟s Center for Cognition, Learning and Memory.
The researchers carried out experiments on a group of
young German-speaking men and women. The
experiments centered on periods of deep sleep called
“up-states.” They identified these slow-wave peaks as
the best moments for sleep-learning.
During normal sleep, human brain cells are
commonly active for a short period of time before they
enter a state of brief inactivity, the researchers said. The
two states are continuously changing. The researchers
observed individuals in a controlled environment during
brief periods of sleep. They recorded brain activity as
pairs of words were played for the study subjects. One
word in the pair was a real German word. The other
was a made-up foreign word. For later identification
purposes, the German words chosen were things clearly
larger or smaller than a shoebox.
Source: selvi://https://learningenglish.voanews.com. The statements below are TRUE according the text above, except ...
Mice are experimented to understand the process of sleep learning
Swiss researchers found that people can still acquire new language worlds during deep sle
"Up-States" identified the slow-wave peaks as the best moments for sleep-learning.
Simple learning through touch mau occur during sleep
The storage of new information probably occurs during sleep
A new study suggests some language learning
can take place during sleep. Researchers from
Switzerland‟s University of Bern say they discovered
people were able to learn new language words during
deep levels of sleep. Results of the study
recently appeared in the publication Current Biology.
Sleeping hours are generally considered unproductive
time. But several studies have suggested some learning
activity can happen. Studies involving mice provided
evidence that sleep learning is possible in the brain
of mammals.
Other human studies, the Swiss researchers
said, found that simple learning through sounds may be
possible during sleep. But they added that “complex
verbal learning” has not yet been demonstrated.
Much of the earlier research found that memories made
when people were awake were reinforced and
strengthened during sleep. This supported the idea that
information learned while awake is replayed and
deeply embedded in the sleeping brain.
The researchers theorized that, if replay during
sleep improves the storage of information that is
learned while awake, the processing and storage of new
information should also be possible during sleep.
The research group was led by Katharina Henke, a
professor at the University of Bern and founder of the
school‟s Center for Cognition, Learning and Memory.
The researchers carried out experiments on a group of
young German-speaking men and women. The
experiments centered on periods of deep sleep called
“up-states.” They identified these slow-wave peaks as
the best moments for sleep-learning.
During normal sleep, human brain cells are
commonly active for a short period of time before they
enter a state of brief inactivity, the researchers said. The
two states are continuously changing. The researchers
observed individuals in a controlled environment during
brief periods of sleep. They recorded brain activity as
pairs of words were played for the study subjects. One
word in the pair was a real German word. The other
was a made-up foreign word. For later identification
purposes, the German words chosen were things clearly
larger or smaller than a shoebox.
Source: selvi://https://learningenglish.voanews.com. From the text above, it can be concluded that ...
The researchers can't conduct an experiment using mice since it isn't possible
Some learning activities can happen while sleeping
Human's brain is commonly active for a very long period of time
Complex verbal learning has every been demonstrated
The memories Made when people are awake are reinforced during sleep
