WorksheetsPTS Genap KIMIA kelas X MIPA 2
Total questions: 40
Worksheet time: 2hrs 30mins
Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena ….
larutan elektrolit berwujud cair
mempunyai perbedaan keelektonegatifan
terjadi reaksi antara muatan positif dan negatif
adanya ion – ion yang bergerak bebas dalam larutan
larutan elektrolit tersusun dari ion hidrogeb dan ion negatif
Pernyataan yang benar mengenai larutan elektrolit kuat adalah ....
zat terlarut dari senyawa ionik yang terurai sempurna dalam air
zat terlarut dari senyawa ionik yang terurai sebagian dalam air
zat terlarut memiliki derajat ionisasi kurang dari 1
zat terlarut memiliki derajat ionisasi sama dengan 0
zat terlarut dari senyawa yang terurai sempurna menjadi molekul - molekul
Garam dapur dan cuka keduanya menghantarkan arus listrik. Hal ini menunjukkan bahwa kedua larutan itu adalah ....
bersifat asam
dapat saling bereaksi
bersifat basa
mengandung ion
bersifat netral
Suatu larutan mempunyai ciri – ciri berikut :
1) Pada uji daya hantar listrik, lampu menyala terang.
2) Pada uji daya hantar listrik terdapat banyak gelembung gas
3) Masih ada sisa molekul dalam larutannya
Kemungkinan larutan tersebut yaitu ….
NaCl
CO(NH2)2
H2SO4
CH3COOH
C6H12O6
Perhatikan persamaan reaksi berikut ….
1) Ca(OH)2 → Ca2+ + 2 OH-
2) CH3COOH ⇆ CH3COO- + H+
3) NH4OH ⇆ NH4+ + OH-
4) K2SO4 → 2K+ + SO42-
Diantara persamaan reaksi diatas yang benar adalah …..
1) , 2) , 3)
1) dan 3)
2) dan 4)
4) saja
1) , 2) , 3), dan 4)
Berikut ini yang dapat menghantarkan listrik paling kuat adalah …..
Padatan senyawa ionik
Larutan senyawa ionik
Lelehan senyawa kovalen polar
Larutan senyawa molekular
Bukan A, B, C dan D
1 dan 2
2 dan 4
3 dan 4
3 dan 5
4 dan 5
Perhatikan senyawa – senyawa berikut !
1) K2SO4
2) HNO3
3) CO(NH2)2
4) Na2SO4
5) NH4OH
Diantara senyawa – senyawa tersebut yang berikatan secara kovalen polar adalah …..
1) dan 2)
1) dan 3)
2) dan 5)
3) dan 4)
4) dan 5)
Lampu alat penguji elektrolit tidak menyala ketika elektrodanya dicelupkan ke dalam larutan asam cuka, tetapi pada elektroda tetap terbentuk gelembung gas. Penjelasan untuk keadaan ini adalah ....
cuka bukan elektrolit
cuka elektrolit lemah
cuka merupakan elektrolit kuat
alat penguji elektrolit rusak
gas yang terbentuk adalah cuka yang menguap
Di bawah ini, yang dapat menghantarkan listrik paling baik adalah ....
larutan gula 0,1 M
larutan NaCl 0,1 M
larutan asam asetat 0,1 M
larutan urea 0,1 M
larutan asam asetat 0,1 M
Dari suatu uji larutan elektrolit dalam air diperoleh data sebagai berikut :
CH3COOH < C12H22O11
C12H22O11 > HCl
HCl < CH3COOH
C12H22O11 > CH3COOH
CH3COOH < HCl
Lelehan senyawa kovalen polar tidak menghantarkan arus listrik karena ....
lelehannya terdiri atas molekul-molekul
berwujud cair
ikatannya sangat kuat
ion-ionnya bergerak bebas
ada perbedaan keelektronegatifan
Larutan elektrolit yang dimanfaatkan dalam aki mobil adalah ….
HCl
K2SO4
NaNO3
HNO3
H2SO4
Diantara pasangan senyawa berikut, yang dalam keadaan padat tidak menghantarkan listrik, tetapi dalam keadaan cair dan larutan dapat menghantarkan listrik adalah ….
NaCl dan HCl
NaCl dan KCl
HCl dan KCl
CCl4 dan HCl
CCl4 dan KCl
Perhatikan sifat senyawa berikut :
Berdasarkan data diatas , maka dapat disimpulkan bahwa jenis ikatan yang terdapat pada zat x dan zat y berturut – turut adalah….
ion dan logam
kovalen polar dan ion
kovalen polar dan logam
ion dan kovalen non polar
kovalen polar dan kovalen non polar
Reaksi oksidasi selalu disertai dengan terjadinya reduksi. Pernyataan yang tepat mengenai kedua reaksi tersebut yaitu ….
Oksidasi mengakibatkan atom mengalami penurunan bilangan oksidasi, sedangkan reduksi mengakibatkan atom mengalami kenaikkan bilangan oksidasi
Reaksi oksidasi terjadi pada atom yang menyumbang oksigen , sedangkan reaksi reduksi terjadi pada atom yang menerima oksigen
Zat yang mengoksidasi berperan sebagai reduktor, sedangkan zat yang mereduksi berperan sebagai oksidator
Dalam reaksi zat yang teroksidasi menangkap hidrogen, sedangkan zat yang tereduksi melepas hidrogen
Zat yang teroksidasi melepas electron, sedangkan zat yang tereduksi menangkap elektron
Reaksi Cl2 + 2e → 2Cl- ....
redoks
oksidasi
reduksi
autoredoks
disproposionasi
Menurut kaidah pengikatan dan pelepasan elektron, zat yang melepaskan elektron disebut
reduksi
oksidasi
oksidator
reduktor
redoks
Diantara perubahan berikut yang merupakan reduksi adalah...
NH3 menjadi NH4+
NH3 menjadi NH2-
NO2 menjadi NO3-
N2 menjadi NH3
N2 menjadi NO2
Dalam reaksi berikut: Cu(s) + H2SO4(aq) → CuSO4(aq) +H2O(l) +SO2(g) dapat dikatakan ....
tembaga mengalami reduksi
asam sulfat bersifat oksidator
asam sulfat dehydrator
gas SO2 adalah reduktor
bilangan oksidasi Cu dari 0 menjadi +1
Pada reaksi redoks, oksidator merupakan ....
Zat pereduksi
Zat yang mengalami kenaikkan bilangan oksidasi
Zat yang menangkap oksigen
Zat melepaskan elektron
Zat yang mengalami reduksi
Pada reaksi berikut: NaI (aq) + MnO2(aq) + H2SO4(aq) → H2O(l) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + I2(g) yang bertindak sebagai oksidator adalah ....
NaI dan MnO2
MnO2 dan H2SO4
MnO2
NaI
H2SO4
Reaksi pemurnian logam alumunium melalui tahapan dibawah ini :
1. 3H2O(l) + 2AlF3(aq) → Al2O3(s) + 6HF(aq)
2. 3CaO(s) + 2AlF3(aq) → CaF2(aq) + Al2O3(s)
3. 2Al2O3(s) + 3C(s) + 6Cl2(g) → 4AlCl3(aq) + CO2(g)
4. 2AlCl3(aq) → 2Al(s) + Cl2(g)
Dari reaksi diatas , yang reaksi redoks adalah …..
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
Besi yang mempunyai bilangan oksidasi +6 terdapat pada senyawa...
FeCl63-
FeCl64-
Fe3O4
Fe2O3
CaFeO4
Bilangan oksidasi iodin (I) dalam H4IO6- adalah...
+7
+5
+1
0
-1
Hasil reduksi pada reaksi
3CuS + 2NO3-+ 8H+ → 3Cu2+ + 3S + 4H2O + 2NO
Cu2+
S
H2O
NO
S dan NO
Diantara senyawa berikut , yang atom hidrogennya memiliki bilangan oksidasi -1 adalah ….
H2O
Fe(OH)3
AlH3
H2S
Mg(OH)2
Diketahui :
2FeCl2(aq) + Cl2(g) → 2FeCl3(s)
Pernyataan yang benar dari reaksi tersebut adalah …..
reaksinya dinamakan autoredoks
hasil oksidasi = hasil reduksi yaitu FeCl3
FeCl2 sebagai zat oksidator
Cl2 sebagai reduktor
FeCl3 sebagai oksidator dan reduktor
Proses pembuatan kaca dilakukan melalui salah satu tahapan reaksi berikut ini.
Na2SO4(aq) + C(s) → Na2SO3(aq) + CO(g)
Bilangan oksidasi C berubah dari ….
0 menjadi +2
+2 menjadi +4
+2 menjadi 0
+4 menjadi +2
+4 menjadi 0
Zat yang bertindak sebagai reduktor dari reaksi :
Zn(s) + 2HCl(aq) → ZnCl2(aq) + H2(g) adalah …..
Zn
HCl
ZnCl2
H2
Zn/HCl
Dibawah ini yang merupakan reaksi autoredoks adalah ….
2KClO3 →2KCl + 3O2
Fe + Fe2(SO4)3 → 2FeSO4
Ba + 2H2O → Ba(OH)2 + H2
Cl2 + 2KOH → KCl + KClO3 + H2O
C + 4HNO3 →CO2 + H2O + 4NO
Nama senyawa CaO adalah ....
Kalium oksida
Kalsium oksida
kalsium(II) oksida
monokalium monoksida
monokalsium monoksida
Nama IUPAC yang benar untuk senyawa Ni(OH)2 adalah...
nikel hidroksida
nikel dihidroksida
nikel(II) hidroksida
nikel(II) dihidroksida
mononikel dihidroksida
Rumus kimia dari emas (III) klorida adalah
AuCl
AuCl2
Au2Cl
AuCl3
Au3Cl
Jika tersedia ion: NH4+ ; Al3+; NO3- ; PO43- , maka rumus kimia yang benar adalah ....
AlPO4
Al3NO3
Al(PO4)3
(NH4)2NO3
NH4(PO4)3
1, 3, dan 4
1, 4, dan 5
2, 3, dan 4
2, 4, dan 5
3, 4, dan 5
Diantara nama kimia senyawa – senyawa berikut yang sesuai dengan rumus kimianya adalah ….
CuCl2 = tembaga diklorida
CCL4 = karbon klorida
Al2S3 = dialumunium trisulfida
FeS = besi sulfida
N2O5 = dinitrogen pentaoksida
Rumus kimia dari senyawa kromium(III) klorida dan timbal (IV) oksida berturut – turut adalah ….
KClO3 dan TiO2
CrCl3 dan TiO2
CrCl3 dan PbO2
KCl dan PbO2
CrCl3 dan SnO2
Rumus kimia dari fosfor (V) klorida adalah ….
PCl5
P2O5
P2O3
N2O5
N2O3
Nama yang tepat untuk senyawa H2C2O4 ….
Hidrogen sulfat
Hidrogen nitrat
Asam sulfat
Asam oksalat
Asam karbonat
