NEW
Font size
WorksheetsBudaya Indonesia_Nias_Mentawai_Batak
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Pulau Nias yang merupakan pulau terbesar dari seluruh deretan pulau yaitu: Pulau Simeulue, Banyak, Nias, Batu, Mentawai dan Enggano. Sebagian besar dari penduduk Nias menganut agama:
Katholik
Kristen Protestan
Islam
Budha
Selain memeluk Agama Islam, Kristen Protestan, Katholik, dan Budha, masyarakat Nias mempunyai agama asli yang disebut:
Pelebegu
Lumolumo
Molohe Adu
Tateholi Ana’a
Kebudayaan yang dominan dan mantab di Pulau Nias sejak zaman perunggu yang telah mengembangkan suatu kepribadian sendiri dengan suatu nilai bangunan yang indah. Kebudayaan yang dimaksud adalah:
Kebudayaan Hindu
Kebudayaan Islam
Kebudayaan Megalithic
Kebudayaan Perunggu
Terdapat beberapa bahasa daerah di seluruh Nusantara . Untuk bahasa Penduduk Nias adalah termasuk rumpun:
Bahasa Melayu-Polinesia
Bahasa Tagalog
Bahasa Aceh
Bahasa Minang
Orang Nias banyak berhubungan dengan orang Aceh, Cina, Melayu, dan Bugis. Dalam penggunaan bahasa orang Nias mempunyai dua logat yaitu, pilih yang paling benar dibawah ini:
Logat Nias Utara dipergunakan oleh Nias Bagian Utara, danTimur
Logat Nias Utara dipergunakan oleh Nias bagian Timur dan Barat
Logat Nias Selatan dipergunakan oleh Nias Bagian Tengah, Selatan, dan Kepulauan Batu
Logat Nias Selatan dipergunakan oleh Nias Bagian Tengah dan Selatan
Di muka rumah tradisionil Nias pada umumnya terdapat bangunan Megalithik seperti Tugu Batu (Menhir). Ada beberapa nama Tugu Batu antara lain yang disebut “Saitagari“ yaitu Tugu Batu yang berasal dari:
Nias Tenggara
Nias Selatan
Nias Barat
Nias Utara
Pada masa dahulu ilmu lompat tinggi penting untuk melompati pagar pertahanan musuh bagi penduduk Nias. Di lapangan Desa Nias Selatan pada saat ini masih dapat dilihat batu-batu untuk lompat tinggi. Batu–batu yang dimaksud dinamakan:
Zawozawo atau Fahombo
Behu
Gowe Zalapa
Daro-Daro
Kebudayaan asli Nias mengenal adanya pengerahan tenaga untuk kerja bakti yang dilakukan setelah musyawarah oleh wakil bangsawan dan wakil dari pemuka rakyat. Pengerahan tenaga kerja untuk kerja bakti disebut dengan:
Halowo sato
Si’ulu
Si’ila
Holito
Kepulauan Mentawai yang lebih khusus terdiri dari dari Pulau Siberut, Sipora, Pagai Utara, dan Pagai Selatan. Kebudayaan di Pulau Mentawai yang telah dikembangkan sendiri dan dianggap sebagai kebudayaan asli sebelum abad 17 adalah:
Kebudayaan Melayu
Kebudayaan Astronesia
Kebudayaan Minangkabau
Kebudayaan Islam
Agama yang dianut masyarakat Mentawai pada saat ini mayoritas adalah:
Islam
Kristen Protestan
Katholik
Hindu
Sebutan desa atau “ kampung “, pada saat ini di daerah Pulau Mentawai. Namun pada zaman dahulu terkenal dengan sebutan:
Laggai
Pagai
Matobe
Uma
Bagi masyarakat Mentawai adanya waktu istirahat yang bersifat keramat yang disebut “punen“. Namun pada saat ini kata ”punen“ juga berarti:
Hari libur dan hari suci Agama Kristen
Puasa, pantang makanan tertentu
Pantang melakukan pekerjaan di kebun
Pantang berburu, mencari ikan, dan pekerjaan lainnya
Beberapa kebudayaan asli Suku Mentawai sudah banyak ditinggalkan oleh masyarakat Mentawai. Hanya satu pulau yang masih mempertahankan kebudayaan asli Mentawai dan saat ini satu-satunya pulau destinasi untuk mempelajari kebudayaan dari suku Mentawai asli yaitu:
Pulau Sipora
Pulau Pagai
Pulau Siberut
Pulau Simeulue
Dalam sistem kekerabatan Suku Batak dikenal istilah Marga dan Tarombo. Apa yang disebut dengan Tarombo?
Sekelompok kekerabatan menurut garis keturunan ayah (Patrilinial)
Silsilah atau asal usul menurut garis keturunan ayah
Sistem kekerabatan yang berdasarkan garis keturunan ibu (Matrilinial)
Urutan garis keturunan dari Ompung Boru ke bawah
Mayoritas orang Batak beragama Kristen dan Islam, tetapi ada pula yang masih menganut kepercayaan animisme yang disebut:
Isumbaon
Tatea Bulan
Parmalim
Toga Laut
Berikut yang bukan termasuk Sub_Etnis Suku Batak adalah:
Batak Simalung
Batak Karo
Batak Pakpak
Batak Samosir
Suku Batak yang mendiami Daerah Induk Dairi dan Aceh Selatan adalah:
Batak Simalungun
Batak Karo
Batak Mandailing
Batak Pakpak
Berikut ini adalah gambar Rumah Adat Batak, kecuali:
Suku Batak yang sebagian besar menganut Agama Islam adalah:
Batak Mandailing
Batak Simalungun
Batak Toba
Batak Karo
Pakaian adat Suku Batak berasal dari tenunan Ulos. Berikut ini yang BUKAN macam Ulos adalah:
Ulos Ragidup
Ulos Ragihotang
Ulos Gondang
Ulos Nametmet
