Font size
WorksheetsAkuntansi Biaya
Total questions: 16
Worksheet time: 7mins
Biaya yang berhubungan dengan hal hal yang dapat menghasilkan pendapatan untuk perusahaan seperti bahan baku langsung, tenaga kerja langsung dan overhead disebut
Biaya Utama
Biaya Converse
Biaya Produksi
Biaya Periode
Berikut ini adalah alasan sebuah perusahaan menggunakan tarif overhead yang telah ditetapkan daripada membebankan biaya overhead aktual ke produk atau jasanya adalah, kecuali
Tarif overhead yang telah ditetapkan memperbaiki ketepatan waktu dari informasi
Membuat proses alokasi biaya overhead lebih efektif
Untuk mengalokasikan sejumlah biaya overhead yang seragam ke barang-barang atau jasa berdasarkan usaha produksi yang berhubungan
Kegiatan produksi lebih besar atau kurang untuk menyerap bagian biaya overhead pabrik tetap untuk bulan tertentu.
Sistem perhitungan biaya berdasarkan hal-hal dibawah ini:
-Sifat produksi yang dilakukan terputus-putus
-Terdapat spesifikasi dan bentuk produk
-Pencatatan biaya produksi dilakukan pada kartu biaya secara terperinci
Merupakan pencatatan perusahaan berbasis...
Proses
Pesanan
Manufaktur
Jasa
Siklus akuntansi biaya dalam perusahaan manufaktur yang bertjuan untuk menyajikan informasi harga pokok produksi adalah .....
Mencatat biaya penyerahan jasa dan penyajian harga pokok jasa yang diserahkan
Pencatatan harga pokok barang yang dibeli dan diakhiri dengan penyajian harga pokok barang yang terjual
Pencatatan harga pokok bahan baku, dilanjutkan dengan pencatatan biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik dan diakhiri dengan penyajian harga pokok produk yang diserahkan ke bagian gudang
Mencatat harga pokok produk jadi yang ditransfer dari bagian produksi ke gudang dan harga pokok produksi yang dijual
Untuk memudahkan pengendalian terhadap biaya tenaga kerja, perusahaan manufaktur akan menggolongakan biaya tenaga kerjanya. Biaya tenaga kerja bagian akuntansi digolongkan berdasarkan kegiatan departemen dalam perusahaan sebagai biaya.....
Non pabrik
Departemen penyelia
Departemen non produksi
Departemen produksi
PT. Alibaba memproduksi pesanan pada bulan Oktober 20xx sebanyak 3 pesanan dengan identifikasi A1, A2, dan A3. Untuk memproduksi pesanan tersebut dilakukan pembelian:
-Bahan baku 5000 unit @Rp 5000
-Bahan Penolong10.000 unit @Rp 4.000
Buatlah Journal Pembelian Bahan Baku dan bahan Penolong!
Persediaan BB Rp 25,000,000(D)
Persediaan Bahan Penolong Rp 40.000.000(D)
Kas Rp 65.000.000 (K)
Kas Rp 65.000.000 (D)
Persediaan BB Rp 25,000,000(K)
Persediaan Bahan Penolong Rp 40.000.000(K)
Hutang Rp 65.000.000 (D)
Persediaan BB Rp 25,000,000(K)
Persediaan Bahan Penolong Rp 40.000.000(K)
Kas Rp 65.000.000 (D)
Persediaan BB Rp 25,000,000(D)
Persediaan BP Rp 40.000.000(K)
Pemakaian bahan baku untuk memproduksi pesanan tersebut adalah:
Pesanan A1 BBB: 2000 unit; Pesanan A2 BBB: 1500 unit; Pesanan A3 BBB: 1000 unit
Penggunaan Bahan Penolong Pesanan A1: 4000 unit; Pesanan A2: 3000 unit dan Pesanan A3 : 2000 unit
Buatlah journal pemakaian Bahan baku dan Bahan Penolong!
BDP BBB Rp 10.000.000 (D)
BDP BOP Rp 16.000.000 (D)
Kas Rp 26.000.000 (K)
Persediaan BBB Rp 10.000.000 (D)
Persediaan BP Rp 16.000.000 (D)
BDP BB Rp 10.000.000 (K)
BDP BOP Rp 16.000.000 (K)
BDP BBB Rp 10.000.000 (D)
BDP BTKL Rp 16.000.000 (D)
Persediaan BB Rp 10.000.000 (K)
Persediaan BP Rp 16.000.000 (K)
BDP BBB Rp 10.000.000 (D)
BDP BOP Rp 16.000.000 (D)
Persediaan BB Rp 10.000.000 (K)
Persediaan BP Rp 16.000.000 (K)
Pemakaian Tenaga Kerja Langsung untuk memproduksi pesanan tersebut adalah:
Pesanan A1: 750 jam @Rp 12.500; Pesanan A2: 800 jam @Rp 17.750; Pesanan A3: 655 jam @ Rp 20.500
Jika jumlah BTKTL Rp 1.200.000, Biaya Adm dan Umum Rp Rp 4.500.000, dan gaji bag. Pemasaran Rp 5.000.000, Bagaimana pencatatan Tenaga Kerja yang terutang?
Hutang Gaji dan Upah Rp 47.702.500 (D)
Biaya Gaji dan Upah Rp 47.702.500 (K)
Biaya Gaji dan Upah Rp 47.702.500 (D)
Hutang Gaji dan Upah Rp 47.702.500 (K)
Hutang Gaji dan Upah Rp 10.700.000 (D)
Biaya Gaji dan Upah Rp 10.700.000 (K)
Biaya Gaji dan Upah Rp 10.700.000 (D)
Hutang Gaji dan Upah Rp 10.700.000 (K)
Pemakaian Tenaga Kerja Langsung untuk memproduksi pesanan tersebut adalah:
Pesanan A1: 750 jam @Rp 12.500; Pesanan A2: 800 jam @Rp 17.750; Pesanan A3: 655 jam @ Rp 20.500
Jika jumlah BTKTL Rp 1.200.000, Biaya Adm dan Umum Rp Rp 4.500.000, dan gaji bag. Pemasaran Rp 5.000.000, Bagaimana pencatatan Distribusi Tenaga Kerja?
BDP BTKL Rp 37.002.500 (D)
BDP BTKTL Rp 1.200.000 (D)
Bi. Gaji Adm & Umum Rp 4.500.000 (D)
Bi. Gaji Pemasaran Rp 5.000.000 (D)
Biaya Gaji dan Upah Rp 47.702.500 (K)
BDP BTKL Rp 37.002.500 (D)
BDP BOP Rp 1.200.000 (D)
Bi. Gaji Adm & Umum Rp 4.500.000 (D)
Bi. Gaji Pemasaran Rp 5.000.000 (D)
Biaya Gaji dan Upah Rp 47.702.500 (K)
BDP BOP Rp 1.200.000 (D)
Bi. Gaji Adm & Umum Rp 4.500.000 (D)
Bi. Gaji Pemasaran Rp 5.000.000 (D)
Biaya Gaji dan Upah Rp 10.700.000(K)
BDP BTKTL Rp 1.200.000 (D)
Bi. Gaji Adm & Umum Rp 4.500.000 (D)
Bi. Gaji Pemasaran Rp 5.000.000 (D)
Biaya Gaji dan Upah Rp 10.700.000(K)
Jika Bahan Baku Pesanan A1 adalah 2000 unit @Rp 5.000, Bahan Penolong 4000 unit @Rp 4000 dan BOP yang dibebankan adalah 80% dari BTKL (750 jam @Rp 12.500)Berapakah Biaya Produksi pesanan A1?
Rp 47.500.000
Rp 33.500.000
Rp 26.000.000
Rp 26.875.000
Berikut ini adalah data produksi PT. Jaka yang memproduksi mentega. Pada bulan Januari 20xx diolah sebesar 1000 unit, 70% dari produk tersebut menjadi produk jadi. Tingkat penyelesaian BBB 100%, biaya konversi 80%. Biaya yang digunakan adalah sebagai Berikut: Biaya Bahan Baku Rp 8.150.000; Biaya Tenaga Kerja Rp. 7.144.000; dan BOP Rp 6.110.000
Hitunglah Biaya produk/unitnya!
Rp 22.250
Rp 21.404
Rp 7.134,67
Rp 30.577,14
Berikut ini adalah data produksi PT. Jaka yang memproduksi mentega. Pada bulan Januari 20xx diolah sebesar 1000 unit, 70% dari produk tersebut menjadi produk jadi. Tingat penyelesaian BBB 100%, biaya konversi 80%. Biaya yang digunakan adalah sebagai Berikut: Biaya Bahan Baku Rp 8.150.000; Biaya Tenaga Kerja Rp. 7.144.000; dan BOP Rp 6.110.000
Berapa Harga Produk dalam prosesnya?
Rp 8.529.000
Rp 5.829.000
Rp 2.589.000
Rp 9.285.000
Berikut ini adalah data produksi PT. Jaka yang memproduksi mentega. Pada bulan Januari 20xx diolah sebesar 1000 unit, 70% dari produk tersebut menjadi produk jadi. Tingat penyelesaian BBB 100%, biaya konversi 80%. Biaya yang digunakan adalah sebagai Berikut: Biaya Bahan Baku Rp 8.150.000; Biaya Tenaga Kerja Rp. 7.144.000; dan BOP Rp 6.110.000
Berapakah Harga Pokok Produksi Barang yang ditransfer ke gudang?
Rp 21.404.000
Rp 15.294.000
Rp 15.575.000
Rp 14.260.000
Jika Bahan Baku Pesanan A1 adalah 2000 unit @Rp 5.000, Bahan Penolong 4000 unit @Rp 4000 dan BOP yang dibebankan adalah 80% dari BTKL (750 jam @Rp 12.500). BTKTL Rp 1.200.000 BOP sesungguhnya adalah Rp1.500.000. Bagaimana pencatatan selisih BOP?
Selisih BOP Rp 11.200.000 (D)
BOP Sesungguhnya Rp 11.200.000 (K)
BOP Sesungguhnya Rp 11.200.000 (D)
Selisih BOP Rp 11.200.000 (K)
BOP dibebankan Rp 11.200.000 (D)
BOP Sesungguhnya Rp 11.200.000 (K)
BOP sesungguhnya Rp 1.500.000 (D)
Berbagai rekening BOP yang dikredit (K)
Jika Bahan Baku Pesanan A1 adalah 2000 unit @Rp 5.000, Bahan Penolong 4000 unit @Rp 4000 dan BOP yang dibebankan adalah 80% dari BTKL (750 jam @Rp 12.500). BTKTL Rp 1.200.000 BOP sesungguhnya adalah Rp1.500.000. Bagaimana pencatatan Produk Jadi?
BDP BBB Rp 10.000.000 (D)
BDP BTKL Rp 9.375.000 (D)
BDP BOP Rp 7.500.000 (D)
Persediaan Barang Jadi Rp 26.875.000 (K)
Persediaan barang Dalam Proses Rp 26.875.000 (D)
BDP BBB Rp 10.000.000 (K)
BDP BTKL Rp 9.375.000 (K)
BDP BOP Rp 7.500.000 (K)
Persediaan barang Jadi Rp 26.875.000 (D)
BDP BBB Rp 10.000.000 (K)
BDP BTKL Rp 9.375.000 (K)
BDP BOP Rp 7.500.000 (K)
Harga Pokok Penjualan Rp 26.875.000 (D)
Persediaan Barang Jadi Rp 26.875.000 (K)
Diketahui persediaan bahan baku awal bulan sebanyak Rp 8.000.000 sedangkan pada akhir bulan sebesar 3.500.000 bahan baku tersedia dan digunakan sebesar Rp 17.500.000, biaya tenaga kerja Rp 9.000.000, BOP Rp 21.000.000 persediaan BDP awal Rp 3.700.000 dan BDP Akhir Rp 1.800.000. Berapa harga pokok produksi? Berapa pembelian bahan baku?
(a)
