wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Post Test Dasar Bakteri STR TLM Sm.2 TA.2019-2020.

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Di suatu wilayah terjadi kasus keracunan makanan setelah masyarakat mengkonsumsi ikan dalam kemasan kaleng. Disinyalir bahwa kemasan yang dibeli dari toko kelontong tersebut sudah rusak, manakah yang merupakan faktor penyebab paling dominan pada keracunan makanan ini ?

a)

Distribusi produk yang ceroboh

b)

Proses produksi makanan yang jelek

c)

Penyimpanan di toko tidak standar

d)

Produk makanan rusak dan tak steril

e)

Kurangnya higiene produsen

2.

Pada kasus keracunan makanan ikan dalam kaleng ini mungkin terdapat faktor paling berkontribusi yakni ?

a)

Aflatoksin pseudomonas

b)

Endospora stafilokokkus

c)

Eksotoksin streptokokkus

d)

Enterotoksin salmonella

e)

Neurotoksin botulinum

3.

Apa yang paling mungkin terjadi apabila kemasan makanan ikan dalam kaleng mengalami kontak luar akibat rusak saat produksi ?

a)

Bakteri mati dalam kemasan

b)

Terjadi infeksi bakteri aerob

c)

Proses sterilisasi tidak efektif

d)

Kontaminasi flora normal pekerja

e)

Desinfeksi peralatan produksi buruk

4.

Gejala keracunan makanan akibat ikan dalam kemasan kaleng rusak yang paling mungkin terjadi pada korban adalah ?

a)

Sembelit pada usus

b)

Keram otot pencernaan

c)

Sakit kepala hebat

d)

Dehidrasi berat cairan

e)

Kejang seluruh tubuh

5.

Pada keracunan makanan ikan dalam kaleng yang rusak sangat memungkinkan ditemukannya spora dari bakteri penyebab dibawah ini, ialah ?

a)

Bacillus cereus

b)

Salmonella tiphy

c)

Staphylococcus aureus

d)

Campylobacter jejuni

e)

Clostridium botulinum

6.

Langkah perbaikan paling relevan apa yang disarankan dengan adanya kejadian keracunan makanan ikan dalam kaleng yang rusak ?

a)

Suhu penyimpanan ideal terjaga

b)

Kemasan berkualitas saat sterilisasi

c)

Sterilisasi dengan pemanasan cukup

d)

Higiene pekerja pabrik makanan baik

e)

Pasokan bahan ikan mentah bersih

7.

Terjadi keracunan makanan pada seorang bayi akibat mengkonsumsi susu formula bubuk dengan kemasan masih tersegel baik namun ternyata sudah kadaluarsa. Faktor apa yang paling berkontribusi dengan kejadian diatas ?

a)

Pemanasan tidak membunuh seluruh spora

b)

Penyimpanan tidak menonaktifkan spora

c)

Pengolahan susu dilakukan tidak higienis

d)

Pemerahan susu terkontaminasi pekerja

e)

Pengiriman produk yang tidak profesional

8.

Pada kasus keracunan susu formula bubuk yang sudah kadaluarsa ini mungkin terdapat faktor paling berkontribusi yakni ?

a)

Neurotoksin botulinum

b)

Aflatoksin pseudomonas

c)

Endotoksin stafilokokkus

d)

Eksotoksin streptokokkus

e)

Enterotoksin bacillus cereus

9.

Apa yang paling mungkin menjadi penyebab keracunan makanan pada produk susu formula bubuk tersegel yang sudah kadaluarsa ?

a)

Kualitas susu sapi yang buruk

b)

Higiene pemerah susu kurang

c)

Suhu sterilisasi kurang terpenuhi

d)

Suhu penyimpanan kurang rendah

e)

Distribusi produk kurang berkualitas

10.

Gejala keracunan makanan akibat susu formula bubuk kadaluarsa yang paling mungkin terjadi pada korban adalah ?

a)

Keram otot

b)

Sakit kepala

c)

Diare berdarah

d)

Kejang demam

e)

Kelumpuhan otot

11.

Pada keracunan susu formula bubuk (PIF) yang kadaluarsa sangat memungkinkan ditemukannya spora dari bakteri penyebab dibawah ini, ialah ?

a)

Campylobacter jejuni

b)

Clostridium botulinum

c)

Salmonella tiphy

d)

Bacillus cereus

e)

Staphylococcus aureus

12.

Langkah perbaikan paling relevan apa yang disarankan dengan adanya kejadian keracunan makanan susu formula bubuk yang kadaluarsa ?

a)

Suhu penyimpanan ideal terjaga

b)

Kemasan berkualitas saat sterilisasi

c)

Sterilisasi dengan pemanasan cukup

d)

Higiene pekerja pabrik makanan baik

e)

Pasokan bahan susu mentah bersih

13.

Bagaimana mekanisme kelumpuhan otot akibat neurotoksin botulinum pada keracunan makanan botulisme ?

a)

Hancurnya asetilkolin

b)

Rusaknya protein Snare

c)

Gagalnya difusi membran

d)

Pecahnya endopeptidase

e)

Belahnya endopeptidase

14.

Terjadi keracunan makanan akibat mengkonsumsi susu skim bubuk dengan kemasan masih tersegel juga tidak kadaluarsa. Faktor apa yang tidak berkontribusi dengan kejadian diatas ?

a)

Pemanasan tidak membunuh seluruh spora

b)

Penyimpanan tidak menonaktifkan spora

c)

Pengolahan susu dilakukan tidak higienis

d)

Pemerahan susu terkontaminasi pekerja

e)

Pengiriman produk pada suhu sangat rendah

15.

Pada kasus keracunan susu skim bubuk tanpa pengolahan yang higienis walaupun kemasan tersegel baik dan tidak kadaluarsa ini mungkin terdapat faktor paling berkontribusi yakni ?

a)

Neurotoksin botulinum

b)

Aflatoksin campylobacter

c)

Enterotoksin stafilokokkus

d)

Eksotoksin streptokokkus

e)

Endotoksin bacillus cereus

16.

Gejala keracunan makanan akibat susu skim bubuk tanpa pengolahan yang higienis walaupun kemasan tersegel baik dan tidak kadaluarsa namun jarang timbul pada korban adalah ?

a)

Keram perut

b)

Diare hebat

c)

Sakit kepala

d)

Demam tinggi

e)

Dehidrasi berat

17.

Pada keracunan makanan akibat susu skim bubuk dengan kondisi pekerja yang tidak higienis walaupun produk akhir kemasan tersegel baik dan tidak kadaluarsa sangat memungkinkan ditemukannya enterotoksin tahan panas dari bakteri penyebab dibawah ini, yakni ?

a)

Bacillus anthracis

b)

Salmonella tiphy

c)

Staphylococcus aureus

d)

Campylobacter jejuni

e)

Clostridium botulinum

18.

Pada keracunan makanan akibat produk susu pasteurisasi dengan kondisi sterilisasi panas yang kurang tinggi sangat memungkinkan ditemukannya enterotoksin tahan panas dari bakteri penyebab dibawah ini, yakni ?

a)

Bacillus cereus

b)

Salmonella tiphy

c)

Campylobacter jejuni

d)

Clostridium botulinum

e)

Pseudomonas aeruginosa

19.

Pada keracunan makanan akibat produk susu pasteurisasi dengan kondisi sterilisasi panas yang kurang memadai sangat memungkinkan ditemukannya gejala dibawah ini, kecuali ?

a)

Nyeri perut

b)

Diare berat

c)

Mual muntah

d)

Keram perut

e)

Demam tinggi

20.

Pencegahan keracunan makanan akibat produk susu pasteurisasi dengan kondisi sterilisasi kurang efektif yang paling direkomendasikan adalah ?

a)

Memberantas spora secara menyeluruh

b)

Menyimpan produk pada suhu ruangan

c)

Memanaskan makanan dalam penyajian

d)

Mengurangi jumlah enterotoksin produk

e)

Mempersingkat waktu penyimpanan