Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bahasa Indonesia Klas 7 Al Madinah

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah teks fabel berikut ini dengan saksama saksama untuk menjawab soal nomor 1 – nomor 5!

Burung Hantu dan Belalang

Burung hantu selalu tidur di siang hari. Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.

Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.

“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut. “Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya. “Anda setidaknya harusmenghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak beradadi tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini. Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.

“Tuang Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda. Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus. Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya.” sanjung Burung Hantu Tua.

Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua. Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.Watak tokoh Belalang dalam kutipan teks fabel di atas adalah….

a)

bijaksana

b)

pendendam

c)

keras kepala

d)

rendah hati

2.

Bacalah teks fabel berikut ini dengan saksama saksama untuk menjawab soal nomor 1 – nomor 5!

Burung Hantu dan Belalang

Burung hantu selalu tidur di siang hari. Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.

Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.

“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut. “Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya. “Anda setidaknya harusmenghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak beradadi tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini. Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.

“Tuang Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda. Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus. Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya.” sanjung Burung Hantu Tua.

Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua. Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.Latar waktu terjadinya peristiwa dalam teks cerita di atas adalah….

a)

pada pagi hari

b)

pada malam hari

c)

pada siang hari

d)

pada sore hari

3.

Burung Hantu dan Belalang

Burung hantu selalu tidur di siang hari. Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.

Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.

“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut. “Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya. “Anda setidaknya harusmenghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak beradadi tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini. Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.

“Tuang Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda. Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus. Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya.” sanjung Burung Hantu Tua.

Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua. Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.Kalimat yang menyatakan keterangan tempat berikut ini adalah...

a)

Belalang melihat pohon tua yang ada di hadapannya.

b)

Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua

c)

Belalang merapikan sarangnya setiap bangun tidur.

d)

Burung Hantu Tua melirik ke arah belalang yang tak menghiraukannya

4.

Burung Hantu dan Belalang

Burung hantu selalu tidur di siang hari. Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.

Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.

“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut. “Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya. “Anda setidaknya harusmenghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak beradadi tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini. Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.

“Tuang Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda. Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus. Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya.” sanjung Burung Hantu Tua.

Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua. Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.

Pesan moral yang tersirat dalam kutipan teks fabel tersebut adalah….

a)

Ikutilah nasihat seorang sahabat agar tidak salah jalan

b)

Jangan mudah terhanyut oleh sanjungan orang lain

c)

Tak ada gunanya berbuat baik dengan orang yang keras kepala.

d)

Jangan suka menyakiti orang lain jika ingin hidup bahagia.

5.

Burung Hantu dan Belalang

Burung hantu selalu tidur di siang hari. Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.

Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.

“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut. “Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya. “Anda setidaknya harusmenghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak beradadi tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini. Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.

“Tuang Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda. Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus. Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya.” sanjung Burung Hantu Tua.

Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua. Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.

Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan isi kutipan teks fabel di atas adalah….

a)

Belalang terhanyut oleh sanjungan Burung Hantu Tua

b)

Akhirnya, Sang Belalang diterkam dan dimakan Si Brung Hantu Tua

c)

Belalang mendengarkan teguran burung hantu dengan lapang dada

d)

Burung Hantu Tua menyanjung Belalang dengan pujian.

6.

Perhatikan pernyataan berikut!

Akhirnya, Induk Domba berhasil menyelamatkan anak-anak Domba dari cengkraman Serigala jahat. Serigala itu tewas karena kerakusannya.

Dalam teks fabel, pernyataan tersebut sering digunakan pengarang pada tahap…

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

7.

Perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada….

a)

alur

b)

tema

c)

tokoh

d)

latar

8.

Pernyataan di bawah ini yang merupakan keterangan waktu adalah….

a)

Rini melirik jam dinding. Ia gelisah adiknya belum pulang

b)

Jam alarm Rosi berbunyi sangat nyaring, namun ia masih tetap saja memejamkan matanya karena masih mengantuk.

c)

Saat serigala tertidur, Ibu Domba merobek perut Serigala dan mengeluarkan anak-anak kambing yang telah dimakan serigala jahat itu

d)

Pak Tani membuat jebakan di kebun wortelnya supaya Si Kancil yang suka memakan wortelnya tertangkap.

9.

Kalimat berikut ini yang menggunakan kata sifat adalah…..

a)

Si Kupu-kupu menolong Si Semut yang terkebak di lumpur hidup

b)

Ia adalah seekor Burung Hantu yang sombong

c)

Si Semut menyesali perbuatannya dan mau bertobat

d)

Serigala mengamuk dan membuatseluruh penghuni hutan ketakutan.

10.

Kalimat berikut ini yang menggunakan kata kerja aktif transitif adalah….

a)

Padi-padi nenekku mulai menguning dan siap untuk dipanen

b)

Balon adik dan perahu kecil kakak sama-sama mengapung di air

c)

Pak Beruang Melemparkan pisang itu kerah Monyet

d)

Rina bernyanyi di depan para penonton.