wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Menelaah Struktur dan Kebahasaan Teks Fabel

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Di salah satu kolam yang besar, hiduplah seekor kadal yang tengah berjalan di bagian pinggir kolam. Kadal tersebut rupanya sedang mencari kegiatan baru karena ia ingin mendapatkan sesuatu yang baru. Bahkan, ia ingin berpetualang saat ia berjalan di pinggiran kolam sembari mengeluarkan lidahnya.


Teks tersebut merupakan struktur fabel bagian....

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

2.

Singa terbangun kaget. Wajahnya teramat marah. Mulutnya menganga, memperlihatkan gigi-giginya yang tajam dan menakutkan. Terdengarlah aumannya uang sangat keras. Tikus-tikus tadi tersentak kaget. Mereka berlarian ke dalam bebatuan tempat mereka tinggal. Sementara Tikus yang terjatuh ke muka Singa tadi membeku dan diam tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya.


Kutipan fabel tersebut adalah bagian komplikasi karena memiliki ciri....

a)

berisi pengenalan tokoh

b)

berisi pemunculan masalah

c)

berisi penyelesaian masalah

d)

berisi nilai moral

3.

Sesudah sampai di dekat kadal, ular tersebut meninggikan bagian kepalanya dan berkata, “Apa yang sedang dilakukan seekor kadal gemuk di pinggir kolam?” Kadal pun agak menjauh lantaran takut dimangsa sang ular. “Aku hanya sedang mencari kegiatan dan juga petualangan baru” Tutur sang kadal.


Pola pengembangan penokohan fabel tersebut berdasarkan....

a)

deskripsi fisik tokoh

b)

kegiatan tokoh

c)

monolog

d)

dialog dengan tokoh lain

4.

Berikut adalah variasi pengungkapan orientasi diawali dengan latar dan kegiatan tokoh adalah....

a)

Pagi itu sang mentari menampakkan diri dengan senyum terindahnya.

b)

Pada suatu masa, hiduplah seekor keledai yang sedang pergi untuk mencari seekor anjing gunung.

c)

Di keheningan malam, kura-kura nampak tidur pulas bersama katak dan sahabat baiknya.

d)

Macan tutul yang awalnya marah akhirnya reda ketika melihat anjing gunung berhasil membagikan hewan tangkapan dengan sangat adil.

5.

Melihat hal tersebut, sang macan tutul menjadi marah dan langsung menerkam kedelai hingga mati. Dengan demikian, bertambahlah tumpukan hewan tangkapannya. Lalu, macan tutul pun menoleh kepada anjing gunung dan berkata, “Sekarang kamu yang harus membagikan hewan tersebut”.


Konflik yang terjadi pada fabel tersebut adalah....

a)

konflik fisik

b)

konflik batin

c)

konflik lahir dan batin

d)

perubahan latar dan tidak mengenakkan tokoh

6.

Daun jagung milik petani tersebut kerap dimangsa oleh kelinci sehingga tanamannya tidak bisa tumbuh dengan baik.


Sinonim yang tepat dari kata yang dicetak miring tersebut adalah....

a)

digigit

b)

dimakan

c)

disantap

d)

diambil

7.

Penulisan kalimat langsung yang tepat adalah....

a)

Hujan telah tiba! Hujan telah tiba! Hai ikan, aku sangat suka dengan hujan.

b)

"Ulu, aku tidak suka dengan hujan. Kamu lihat betapa mungilnya tubuhku."

c)

“Ternyata seekorn kelinci bisa lari lebih kencang dibanding anjing!”

d)

“Apakah engkau tidak melihat perbedaan yang amat mencolok di antara aku dengan kelinci tersebut?”

8.

Akhirnya, sang buaya melihat ada seekor bebek yang tengah berenang. Ketika sang bebek tahu sedang diincar oleh buaya, ia pun akhirnya menepi. Melihat bebek yang hendak dimangsa tersebut kabur, akhirnya buaya pun mengejarnya dan alhasil bebek tertangkap olehnya.


Ciri kebahasaan pada kutipan fabel tersebut adalah....

a)

digunakannya kalimat langsung.

b)

digunakannya kata sandang.

c)

digunakannya kata depan.

d)

digunakannya konjungsi penambahan

9.

Di dalam hutan lereng gunung tempat kera berada, hidup juga seekor ular piton yang cukup besar. Ia adalah seekor pemangsa yang sangat hebat. Ia pun membuat sebuah sarang di pohon yang suah ditebang. Ia hidup sepi menyendiri ... menanti sesuatu untuk kemudian dimangsa.


Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat dalam kutipan fabel tersebut adalah....

a)

atau

b)

untuk

c)

dan

d)

agar

10.

Akhirnya ular piton pun pergi lebih dulu meninggalkan sang kera yang mungil yang cerdik akalnya. Di dalam hati, sang kera tertawa berbahak-bahak karena ia bisa menyelamatkan diri dari ancaman sang ular dengan sangat mudah.


Dalam kutipan fabel tersebut, terdapat konjungsi...

a)

syarat

b)

penambahan

c)

pemilihan

d)

penyebaban