wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ALAT-ALAT OPTIK

Total questions: 15

Worksheet time: 58mins

Name
Class
Date
1.

Ana menderita rabun jauh dan memiliki titik jauh 50 cm. Jenis lensa kaca mata yang harus digunakan dan dayanya adalah

a)

cembung dengan ukuran 0,5 dioptri

b)

cekung dengan ukuran 1 dioptri

c)

cembung dengan ukuran 1 dioptri

d)

cekung dengan ukuran 2 dioptri

e)

cembung dengan ukuran 2 dioptri

2.

Sebuah lup berkekuatan 10 dioptri dipakai oleh pengamat bermata normal untuk mengamati sebuah benda. Jika mata berakomodasi maksimum, perbesaran yang terjadi adalah

a)

10 kali

b)

5 kali

c)

4 kali

d)

3,5 kali

e)

2,5 kali

3.

Seorang siswa berpenglihatan normal mengamati benda kecil melalui lup dengan mata berakomodasi maksimum. Jika benda itu 10 cm di depan lup, kekuatan lensa lup adalah

a)

10 diopri

b)

12 dioptri

c)

14 dioptri

d)

15 dioptri

e)

25 dioptri

4.

Pak Galih menderita hipermetropia +2,5 dioptri. Suatu ketika Pak Galih lupa membawa kacamatanya, kemudian meminjam kacamata rekan kerjanya. Ternyata pak Galh harus menempatkan surat kabar sejauh 50 cm dari matanya agar membaca dengan jelas. Kekuatan kacamata yang dimiliki rekan kerja Pak Galih sebesar

a)

0,50 dioptri

b)

0,75 dioptri

c)

1,0 dioptri

d)

1,5 dioptri

e)

2,0 dioptri

5.

Seorang arkeolog menggunakan lup untuk meneliti benda prasejarah. Titik dekat mata arkeolog 25 cm. Jika lup berkekuatan 20 D dan berakomodasi maksimum, perbesaran lup adalah

a)

5,0 kali

b)

5,5 kali

c)

6,0 kali

d)

6,25 kali

e)

6,5 kali

6.

Jarak antara lensa obyektif dan okuler pada mikroskop sejauh 27 cm. Jarak fokus lensa obyektif sebesar 2 cm. Jika benda diletakkan pada jarak 2,2 cm dan pengamatan dilakukan tanpa akomodasi, perbesaran total mikroskop adalah

a)

5 kali

b)

10 kali

c)

20 kali

d)

40 kali

e)

50 kali

7.

Sebuah teropong bintang digunakan untuk mengamati bintang dengan perbesaran 16 kali untuk mata tidak berakomodasi. Jika jarak lensa obyektif dan okuler 68 cm, jarak fokus lensa okuler adalah ...

a)

8 cm

b)

4 cm

c)

3 cm

d)

2 cm

e)

1,5 cm

8.

Sebuah mikroskop terdiri atas lensa obyektif dan lensa okuler dengan jarak fokus masing-masing 8 mm dan 60 mm. Jika seorang siswa mengamati obyek pada preparat yang diletakkan 10 mm di depan obyektif dengan titik dekat siswa tersebut 30 cm, perbesaran mikroskop yang teramati siswa saat matanya tidak berakomodasi adalah ....

a)

20 kali

b)

30 kali

c)

40 kali

d)

50 kali

e)

60 kali

9.

Sebuah mikroskop mempunyai lensa obyektif yang menghasilkan perbesaran 100 kali. Mikroskop itu digunakan orang yang titik dekat matanya 25 cm. Agar memperoleh perbesaran maksimum 600 kali, maka jarak fokus okuler yang diperlukan ....

a)

1,25 cm

b)

4,00 cm

c)

5,00 cm

d)

6,00 cm

e)

6,25 cm

10.

Sebuah mikroskop yang jarak fokus okulernya 2,5 cm dan jarak fokus obyektifnya 0,9 cm digunakan oleh orang bermata normal (Sn = 25 cm) tanpa berakomodasi dan ternyata perbesarannya 90 kali. Panjang mikroskop adalah ....

a)

11,0 cm

b)

11,5 cm

c)

12,0 cm

d)

12,5 cm

e)

13,0 cm

11.

Sebuah teropong diarahkan ke bintang menghasilkan perbesaran anguler 20 kali. Jika jarak fokus lensa obyektifnya 100 cm, maka jarak antara lensa obyektif dan lensa okuler teropong tersebut adalah ....

a)

120 cm

b)

105 cm

c)

100 cm

d)

95 cm

e)

80 cm

12.

Sebuah teropong bintang memiliki panjang fokus objektif 20 cm. Jika perbesaran sudutnya 5 kali dan mata tidak berakomodasi, maka panjang teropong bintang itu adalah . . .

a)

20 cm

b)

16 cm

c)

30 cm

d)

24 cm

e)

25 cm

13.

Sebuah teropong medan (teropong bumi) memiliki lensa objektif, pembalik, dan okuler masing-masing dengan kekuatan 2 D , 20 D, dan 20 D. Jika teropong digunakan untuk melihat benda pada jarak tak berhingga, ternyata mata berakomodasi sejauh 45 cm. Jika mata normal dan tidak berakomodasi, maka lensa okuler harus digeser sejauh . . .

a)

0,5 cm ke dalam

b)

0,5 cm ke luar

c)

1,0 cm ke luar

d)

1,0 cm ke dalam

e)

2,0 cm ke dalam

14.

Perhatikan diagram pembentukan bayangan dari mikroskop di atas. Jarak fokus lensa objektif 0,9 cm, jarak fokus lensa okuler 5 cm dan benda terletak 1 cm di depan lensa objektif. Jika titik dekat mata pengamat adalah 30 cm maka perbesaran yang dihasilkan pengamat adalah .... kali

a)

50

b)

55

c)

60

d)

65

e)

70

15.

Seorang penderita hipermetropia +1,5 D akan menggunakan mikroskop dengan mata berakomodasi maksimum pada pengaturan perbesaran lensa obyektifnya 10 kali. Orang tersebut mengamati mikroskop tanpa menggunakan kacamata. Jika perbesaran total bayangan 50 kali, jarak fokus lensa okuler mikroskop adalah

a)

50 cm

b)

40 cm

c)

30 cm

d)

20 cm

e)

10 cm