wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Hygiene dan Sanitasi Makanan RISMA

Total questions: 30

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.
Prosedur sanitasi bertujuan untuk
a)
memproduksi makanan dengan aman dan sehat dengan mencegah kontaminasi makanan.
b)
memproduksi makanan dengan aman dan sehat dengan menimbulkan kontaminasi makanan
c)
Memproduksi makanan dan minuman dengan tujuan agar makanan dapat terkontaminasi dengan baik
d)
memproduksi makanan dengan buruk dengan menimbulkan kontaminasi makanan
e)
Memproduksi makanan tanpa urutan yang tepat
2.
Standar pada prosedur sanitasi adalah
a)
ISO 9001 dan ISO 22001
b)
ISO 9002 dan ISO 22000
c)
ISO 9001 dan ISO 20002
d)
ISO 9001 dan ISO 22000
e)
ISO 9001 dan ISO 22200
3.

faktor-faktor yang mempengaruhi pada saat pembersihan, kecuali

a)

waktu

b)

suhu

c)

Konsentrasi air

d)

Konsentrasi detergen

e)

Pergerakan mekanik

4.
Berikut iniadalah pengendalian mikroorganisme secara fisik
a)
penggaraman
b)
penyinaran
c)
penggulaan
d)
pengasapan
e)
pengasaman
5.

Bahan detergen yang aman untuk membersihkan kotoran garam adalah

a)

alkali

b)

klorin

c)

panas

d)

anionik

e)

asam

6.
Tujuan pengawasan sanitasi dan higienie adalah
a)
Untuk mengawasi proses pengemasan
b)
Untuk membahayakan konsumen
c)
Untuk proses pembelian bahan barang
d)
Untuk memastikan kesesuaian barang dan atau jasa dalam memenuhi standar mutu produksi barang
e)
Untuk memastikan barang sampai di produsen
7.
Dasar hukum Pengawasan pengendalian makanan
a)
Kepres Nomor1098/KEPRES/SK/VII/2003
b)
Kepmenkes Nomor1098/MENKES/SK/VII/2003
c)
PP Nomor1098/PP/SK/VII/2003
d)
UU Nomor1098UU/SK/VII/2003
e)
Kepmenkes Nomor1098/MENKES/SK/VII/2004
8.
pengawasan barang dan/atau jasa yang diberlakukan dalam waktu tertentu dan dilaksanakan secara terprogram. adalah
a)
Pengawasan Preventif
b)
Pengawasan Ekstern
c)
Pengawasan langsung
d)
Pengawasan berkala
e)
pengawasan khusus
9.
pengawasan yang dilakukan secara pribadi oleh pengawas dengan mengamati, meneliti, memeriksa, mengecek sendiri langsung di tempat yang akan diawasi adalah
a)
Pengawasan Preventif
b)
Pengawasan Ekstern
c)
Pengawasan langsung
d)
Pengawasan berkala
e)
pengawasan khusus
10.
pengawasan yang dilakukan oleh aparat dari luar organisasi adalah
a)
Pengawasan Preventif
b)
Pengawasan Ekstern
c)
Pengawasan langsung
d)
Pengawasan berkala
e)
pengawasan khusus
11.
Pengawasan berkaitan dengan pengesahan Peraturan Daerah atau Keputusan Kepala Daerah tertentu adalah
a)
Pengawasan Preventif
b)
Pengawasan Ekstern
c)
Pengawasan langsung
d)
Pengawasan berkala
e)
pengawasan khusus
12.
SSOP adalah
a)
prosedur tertulis yang harus digunakan oleh konsumen pangan untuk memenuhi kondisi dan praktek sanitasi
b)
prosedur tidak tertulis yang harus digunakan oleh pengelola pangan untuk memenuhi kondisi dan praktek sanitasi
c)
prosedur tertulis yang harus digunakan oleh pengelola pangan untuk memenuhi kondisi dan praktek sanitasi
d)
prosedur tertulis yang harus digunakan oleh pengelola pangan untuk memenuhi kondisi dan praktek pengolahan non pangan
e)
prosedur tidak tertulis yang harus digunakan oleh konsumen pangan untuk memenuhi kondisi dan praktek sanitasi
13.
Berikut ini merupakan prosedur standar SSOP kecuali
a)
pendokumentasian
b)
Cara pemantauan
c)
Petugas
d)
Tahap kegiatan produksi
e)
Kebijakan perusahaan
14.
Tahapan higiene dan sanitasi yang bertujuan untuk menghilangkan bakteri dengan menggunakan bahan kimia adalah
a)
Pre Rinse
b)
Pembersihan
c)
Pembilasan
d)
Desinfection
e)
Drying
15.
Tahapan higiene dan sanitasi yang bertujuan untuk menghilangkan tanah & sisa makanan dengan cara mengerik, membilas dg air, menyedot kotoran adalah
a)
Pre Rinse
b)
Pembersihan
c)
Pembilasan
d)
Desinfection
e)
Drying
16.
Delapan kunci SSOP mengacu pada
a)
peraturan dalam Sea Food HACCP Regulation oleh FDA
b)
peraturan dalam Sea world HACCP Regulation oleh FDA
c)
peraturan dalam Sea Food HACCP Regulation oleh TBA
d)
peraturan dalam Sea Food HACCP Regulation oleh FAO
e)
ISO
17.
Yang termasuk kedalam food hygiene standar kecuali
a)
Standar Hygienes Perorangan
b)
Standar Hygienes dan Sanitasi tempat mengelola pangan
c)
Standar Hygienes dan Sanitasi Peralatan
d)
Standar hygiene konsumen
e)
hygiene Penyimpanan Bahan Baku Makanan
18.
sebuah pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi bahaya-bahaya, tindakan-tindakan pengendalian dalam proses persiapan makanan, dimana pengedalian adalah penting dalam memastikan kemanan pangan adalah
a)
HACCP
b)
HCCP
c)
SSOP
d)
GMP
e)
GMO
19.
Salah satu pendekatan HACCP adalah
a)
keaslian
b)
Keselamatan kerja
c)
Aturan laboratorium
d)
Pengujian pangan
e)
Foof safety
20.
Karakteristik HACCP Sebagai suatu sistem managemen keamanan pangan kecuali
a)
Pendekatan abstraktif
b)
Proaktif
c)
team effort
d)
Teknik common sense
e)
Sistem hidup dan dinamis
21.
Tujuan dari HACCP adalah
a)
Untuk menjamin bahwa produksi pangan tidak aman setiap saat
b)
Merupakan bukti sistem produksi dan penanganan produk yang aman
c)
Memberi rasa tidak percaya diri pada produsen akan jaminan keamanan produknya
d)
Memenuhi standar dan regulasi konsumen
e)
Penggunaan sumber daya secara non efektif dan efisien
22.
Ada berapa prinsip pada HACCP
a)
6 prinsip
b)
7 prinsip
c)
8 prinsip
d)
9 prinsip
e)
10 prinsip
23.
menetapkan batas kritis merupakan prinsip HACCP ke
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
24.
menentukan Titik Kendali Kritis merupakan prinsip HACCP ke
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
25.
Melakukan tindakan perbaikan merupakan prinsip HACCP ke
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
26.

berikut ini adalah salah satu pengendalian mikroorganisme secara kimiawi kecuali

a)

penggaraman

b)

curing

c)

pengasaman

d)

pengasapan

e)

pemanasan

27.

detergen asam biasanya digunakan untuk membersihkan kotoran dibawah ini, kecuali

a)

kerak air

b)

besi

c)

sulfat

d)

milkstone

e)

lemak

28.

berikut ini contoh desinfektan oksidasi,

a)

Iodine iodophors

b)

Quarternary Ammonium Compound

c)

ammonium

d)

air

e)

asam

29.

berikut ini merupakan delapan kunci SSOP, kecuali

a)

Keamanan air

b)

kebersihan permukaan yg kontak dengan makanan

c)

pencegahan kontaminasi silang

d)

kebersihan konsumen

e)

perlindungan dari adulterasi

30.

berikut ini beberapa contoh hazard pada HACCP pengolahan produk pangan kecuali

a)

bakteri pathogen

b)

tergores pisau

c)

minyak panas

d)

tersengat listrik

e)

tersiram air dingin