NEW
Font size
WorksheetsHIPOTESIS
Total questions: 13
Worksheet time: 7mins
Dalam ranah penelitian, hipotesis seringkali disebut sebagai:
Jawaban pasti
Dugaan sementara
Dugaan sekilas
Dugaan yang benar
Untuk bisa memastikan kebenaran dari pendapat tersebut, maka suatu hipotesis harus:
Diuji atau dibuktikan kebenarannya
Dicari jawabannya
Diteliti jawabannya
Diduga jawabannya
Untuk membuktikan kebenaran suatu hipotesis, seorang peneliti dapat dengan sengaja menciptakan suatu gejala, yakni melalui
dibuktikan kebenarannya
percobaan atau penelitian
jawabannya
dugaannya
Jika sebuah hipotesis telah teruji kebenarannya, maka hipotesis akan disebut
Teori
Fakta
Jawaban
Proposisi
Pengujian hipotesis penelitian merujuk pada...
menguji apakah hipotesis tersebut betul-betul terjadi pada sampel yang diteliti atau tidak
menguji apakah hipotesis tersebut cocok dengan jawaban
menguji apakah hipotesis tersebut dapat dipercaya
Semua salah
Dalam penelitian ada dua jenis hipotesis yang seringkali harus dibuat oleh peneliti, yakni ...
hipotesis sementara dan hipotesis pasti
hipotesis pasti dan tidak pasti
hipotesis penelitian dan hipotesis statistik
hipotesis analitik dan hipotesis statistik
Pengujian hipotesis penelitian yang telah terbukti atau tidak terbukti berdasarkan data sampel tersebut dapat diberlakukan pada populasi atau tidak, disebut
hipotesis sementara
hipotesis pasti
hipotesis statistik
hipotesis analitik
Berikut adalah macam hipotesis, kecuali...
Hipotesis Deskriptif
Hipotesis Komparatif
Hipotesis Asosiatif
Semua benar
Berikut merupakan ciri hipotesis, kecuali...
Harus menyatakan hubungan
Harus sesuai dengan fakta
Harus dapat diuji
Harus benar
Meskipun hipotesis berasal dari terkaan, namun sebuah hipotesis tetap harus dibuat berdasarkan pada sebuah acuan, yakni
fakta ilmiah dan coba-coba
fakta ilmiah dan reka-reka
teori dan hayalan peneliti
teori dan fakta ilmiah
Kebenaran yang dapat diterima oleh nalar dan sesuai dengan kenyataan yang dapat dikenali dengan panca indera, disebut:
fakta
hipotesis
teori
semua salah
Fakta Ilmiah sebagai acuan perumusan hipotesis dapat diperoleh dengan berbagai cara, kecuali:
Memperoleh dari sumber aslinya
Fakta yang diidentifikasi dengan cara menggambarkan dan menafsirkannya dari sumber yang asli.
Fakta yang diperoleh dari orang mengidentifikasi dengan jalan menyusunnya dalam bentuk abstract reasoning (penalaran abstrak).
1.Memperoleh dari sumber sekunder
Selain teori dan fakta ilmiah, hipotesis dapat pula dirumuskan berdasarkan beberapa sumber lain, kecuali:
Kebudayaan dimana ilmu atau teori yang relevan dibentuk
Ilmu yang menghasilkan teori yang relevan
Analogi
Reaksi individu terhadap sesuatu dan pengalaman
Dugaan personal individu
