NEW
Font size
WorksheetsKuis V Budaya Dayak dan Budaya Tionghoa
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Suku Dayak secara umum mendiami Pulau Kalimantan dan terdiri dari ratusan sub-suku dayak. Suku Dayak yang berada di Kab. Barito Selatan dan mendiami sepanjang tepi timur Sungai Barito adalah:
Ngaju
Ot-Danum
Ma'anyan
Banjar
Bahasa yang digunakan oleh Suku Dayak terdiri banyak ragamnya. Berikut adalah bahasa yang sedikit digunakan oleh Suku Dayak
Bahasa Banjar
Bahasa Mendawai
Bahasa Ngaju
Bahasa Katingan
Suku Dayak tidak mengenal tulisan, sehingga komunikasinya hanya melalui tradisi lisan. Hal ini sejalan dengan syarat utama sistem norma yang berlaku, KECUALI:
Daya ingat baik
Kesetiaan
Kekuatan Fisik
Kejujuran
Baju Adat Suku Dayak untuk perempuan seperti gambar di atas disebut:
King Baba
Baju Sangkurat
King Bibinge
Baju Pawang
Suku Dayak memiliki berbagai macam senjata adat yang disegani oleh suku lainnya. Senjata adat Suku Dayak yang sangat ditakuti seperti gambar di atas bernama:
Lonjo
Mandau
Sumpit
Dohong
Rumah adat Suku Dayak di atas disebut:
Rumah Panjang
Rumah Panggung
Rumah Betang
Rumah Kebaya
Agama asli Suku Dayak adalah
Agama Budha
Agama Hindu
Agama Kaharingan
Agama Kristen atau Kekristenan
Tarian adat Suku Dayak pada gambar di atas adalah tarian:
Tari Gantar
Tari Giring-Giring
Tari Mandau
Tari Kayau
Orang Tionghoa yang ada di Indonesia sebagian besar berasal dari Propinsi:
Fujian dan Kwantung
Hubei dan Henan
Liaoning dan Jiangsu
Yunnan dan Gansu
Berikut ini BUKAN Bahasa Cina yang banyak digunakan di Indonesia, yaitu:
Hokkien
Teo-Chiu
Mandarin
Hakka
Sistem budaya tradisional Tionghoa mengenal adanya Tri Dharma. Berikut yang BUKAN termasuk dalam Tri Dharma adalah:
Taoisme
Komunisme
Konfusianisme
Budhisme
Sistem pengetahuan Tionghoa yang menyangkut metodologi peramalan dan analisis tata letak disebut:
Wu Su
Shio
Feng Shui
Hanzi
Kota di Kalimantan Barat yang dikenal sebagai pusat perkembangan Budaya Tionghoa di Indonesia adalah:
Pontianak
Singkawang
Sambas
Sanggau
Perayaan hari besar yang dilakukan 15 hari setelah Perayanaan Tahun Baru Imlek oleh Orang Tionghoa adalah
Cap Go Meh
Qi Xi
Ceng Beng
Duan Wu
Gambar tersebut di atas adalah tempat ibadah Orang Tionghoa yang disebut:
Vihara
Klenteng
Siheyuan
Tulou
Sistem kemasyarakatan Suku Dayak di Kalimantan Tengah - Kayan meliputi bangsawan, warga biasa, dan dipan. Orang bangsawan disebut
Pinyin
Banua
Hipi
Pangkam
Dalam sistem pemerintahan desa di Dayak - Kalimantan Tengah, dikenal pembekal dan penghulu. Pembekal adalah pemimpin administratif, sementara penghulu adalah kepala adat. Syarat untuk menjadi pembekal adalah, kecuali..
Mampu membaca dan menulis
Mempunyai rumah
Mempunyai pengaruh
Mengetahui hukum adat
Masyarakat Dayak sangat dekat dengan alam, mereka memenuhi kebutuhan hidup dari hutan, tetapi mereka juga mengenal hutan adat untuk menjaga kelestariannya. Menurut masyarakat Dayak, tidak semua hewan bisa dibunuh untuk dijadikan makanan, contohnya
Burung enggang
Babi
Pelanduk
Rusa
Baju adat yang biasa digunakan oleh pemimpin adat dalam upacara keagamaan adalah
King Baba
Baju Pawang
Baju Sangkarut
Baju Tenunan
Patung yang dibuat Suku Dayak sebagai bentuk penghormatan dan bukti kasih kepada para leluhur dan dipercaya memiliki kekuatan mistis
Patuhu
Sapundu
Tutang
Tiwah
