wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ansis dan PRA

Total questions: 35

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Bidan desa memberikan pelayanan kebidanan komunitas kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam melakukan kegiatannya, beliau bekerjasama dengan kader yang ada. Kegiatannya meliputi pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, posyandu, kelas ibu hamil dan sebagainya, serta berkordinasi dengan pemerintahan setempat.


Aspek – aspek apakah yang ditekankan pada pelayanan asuhan kebidanan komunitas?

a)

Psikososial budaya

b)

Kesehatan ibu dan anak

c)

Kesehatan remaja

d)

Psikologis ibu dan anak

e)

Budaya keluarga

2.

Bidan desa memberikan pelayanan kebidanan komunitas kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam melakukan kegiatannya, beliau bekerjasama dengan kader yang ada. Kegiatannya meliputi pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, posyandu, menerapkan P4K, kelas ibu hamil dan sebagainya, serta berkordinasi dengan pemerintahan setempat.

Bidan menerapkan P4K dan kelas ibu hamil merupakan salah satu langkah dalam mencapai tujuan asuhan kebidanan komunitas.


Apakah tujuan asuhan kebidanan komunitas tersebut?

a)

Meningkatkan cakupan pelayanan kebidanan komunitas sesuai tanggung jawab bidan

b)

Meningkatkan mutu pelayanan asuhan persalinan

c)

Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam deteksi dini dan penanganan segera risiko kehamilan, persalinan, nifas dan perinatal

d)

Membangun fasilitas rujukan ibu hamil

e)

A. Membangun kerjasama dengan pihak tempat rujukan

3.

Bidan desa memberikan pelayanan kebidanan komunitas kepada masyarakat yang membutuhkan. Saat ini bidan dan tenaga kesehatan lainnya sedang melakukan kegiatan pekan imunisasi nasional campak dan rubella (MR) baik di sekolah maupun di posyandu. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk mencapai tujuan bidan komunitas.

Apakah tujuan kebidanan komunitas yang dimaksud ?

a)

Meningkatkan cakupan pelayanan kebidanan komunitas sesuai tanggung jawab bidan.

b)

Meningkatkan mutu pelayanan ibu hamil, pertolongan persalinan, perawatan nifas dan perinatal secara terpadu

c)

Menurunkan jumlah kasus kasus yang berkaitan dengan risiko kehamilan, persalinan, nifas dan perinatal.

d)

Mendukung program program pemerintah lainnya untuk menurunkan angka AKI dan AKB.

e)

Membangun jaringan kerja dengan fasilitas rujukan dan tokoh masyarakat setempat

4.

Di Puskesmas Palasari sedang ada pertemuan rutin bidan Desa se−kecamatan. Bidan koordinator dan bidan desa sepakat untuk melakukan penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan HIV pada ibu hamil, mengingat bahaya yang disebabkan oleh HIV pada ibu hamil. Dalam pelaksanaannya, bidan akan di bantu oleh kader untuk mensosialisasikan kegiatan, mengundang ibu hamil dan menyiapkan tempat yang mudah di jangkau oleh sasaran.

Termasuk ruang lingkup pelayanan kebidanan komunitas manakah kegiatan penyuluhan tersebut?

a)

Preventif

b)

Promottif

c)

Kuratif

d)

Rehabilitatif

e)

Korektif

5.

Di Puskesmas Palasari sedang ada pertemuan rutin bidan Desa se−kecamatan. Bahasan mereka salah satu diantaranya adalah adanya 2 kasus IUFD dalam 3 bulan terakhir. Dari hasil informasi diketahui bahwa ibu hamil tersebut belum pernah melakukan pemeriksaan karena lokasi rumahnya jauh dari puskesmas maupun bidan desa. Bidan sepakat untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil agar mampu mengenali adanya tanda bahaya yang terjadi, dan akan segera memeriksakan diri sehingga tidak terjadi komplikasi.

Termasuk ruang lingkup pelayanan kebidanan komunitas manakah kegiatan tersebut ?

a)

Preventif

b)

Promotif

c)

Kuratif

d)

Rehabilitatif

e)

Deteksi dini tanda bahaya

6.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Pada awal kegiatannya bidan melakukan upaya menilai situasi dan kondisi secara nyata berdasarkan fakta di Desa Sederhana.

Apakah nama kegiatan yang dilakukan oleh bidan tersebut?

a)

Musyawarah desa

b)

Analisis Situasi

c)

Penelusuran wilayah

d)

Moitoring

e)

Evaluasi

7.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Pada awal kegiatannya bidan melakukan upaya menilai situasi dan kondisi secara nyata berdasarkan fakta di Desa Sederhana.

Apakah salah satu manfaat dari kegiatan tersebut?

a)

Menentukan alternatif solusi pemecahan masalah

b)

Menentukan siapa yang bertanggung jawab

c)

Menentukan siapa yang paling terkena masalah

d)

Menentukan masalah yang dihadapi

e)

Menentukan situasi kondisi kesehatan ibu dan anak

8.

Indonesia merupakan negara berkembang yang jumlah penduduknya padat. Banyaknya jumlah penduduk menjadi perhatian khusus karena berdampak terhadap derajat kesehatan manusia.

a)

Angka kematian dan angka kesakitan

b)

Angka kelahiran dan angka pertumbuhan penduduk

c)

Angka kesakitan dan angka kelahiran

d)

Angka kelahiran dan kesakitan

e)

Angka pertumbuhan penduduk dan angka kematian

9.

Indonesia merupakan negara berkembang yang jumlah penduduknya padat. Banyaknya jumlah penduduk menjadi perhatian khusus karena berdampak terhadap derajat kesehatan manusia. Derajat kesehatan manusia di pengaruhi oleh beberapa faktor yang disebut faktor determinan. Saat ini banyak warga penduduk Indonesia yang mengalami penyakit DM, darah tinggi dan lainnya sehingga memengaruhi derajat kesehatan manusia.


Faktor determinan apakah kondisi tersebut ?

a)

Genetika

b)

Sarana Prasarana

c)

Lingkungan

d)

Pengobatan

e)

Perilaku

10.

Indonesia merupakan negara berkembang yang jumlah penduduknya padat. Banyaknya jumlah penduduk menjadi perhatian khusus karena berdampak terhadap derajat kesehatan manusia. Derajat kesehatan manusia di pengaruhi oleh beberapa faktor yang disebut faktor determinan. Salah faktor determinan yang memengaruhi derajat kesehatan adalah lingkungan.

Manakah yang termasuk faktor determinan lingkungan yang memengaruhi derajat kesehatan?

a)

Dekatnya puskesmas dengan masyarakat

b)

Kebiasaan makan makanan cepat saji

c)

Sungai yang tercemar limbah pabrik

d)

Banyaknya penduduk yang berusia non−produktif

e)

Kepercayaan masyarakat terhadap pencarian pengobatan

11.

Upaya pemerintah untuk meningkatkan pelayanan dalam bidang kesehatan adalah dengan menempatkan bidan di desa. Bidan diharapkan ada disetiap desa dengan perbandingan 1 : 1000 penduduk.

Apakah indikator pelayanan kesehatan yang ingin dipenuhi dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah diatas?

a)

Mutu (quality)

b)

Ketersediaan (availability)

c)

Kompetensi (competency)

d)

Dapat diterima (acceptability)

e)

Keterjangkauan (affordability)

12.

Musim kemarau menyebabkan beberapa wilayah di Indonesia mengalami kekeringan. Masyarakat di kabupaten “C” terpaksa menggunakan air kubangan bahkan air limbah untuk mandi dan mencuci. Hal tersebut menyebabkan meningkatnya insiden diare di kabupaten tersebut. Sementara di kabupaten lain, terdapat tren kenaikan masyarakat yang mengalami ISPA akibat kebakaran hutan yang banyak terjadi di musim kemarau.

Apakah determinan yang menyebabkan meningkatnya permasalahan kesehatan pada kasus tersebut?

a)

Fisik

b)

Udara

c)

Musim

d)

Life Style

e)

Lingkungan

13.

Akseptor KB pria sangat sedikit jika dibandingkan dengan akseptor KB perempuan.

Apakah health belief yang menyebabkan hal tersebut terjadi?

a)

Pria harus ke RS apabila ingin ber-KB

b)

Alat kontrasepsi untuk pria yang terbatas

c)

Adanya persepsi banyak anak banyak rejeki

d)

Adanya persepsi bahwa wanitalah yang bereproduksi (melahirkan anak)

e)

Pria malas ber KB karena sulit mendapatkan alat kontrasepsi yang cocok

14.

Kasus DBD (demam berdarah dengue) ,di desa ‘Sukamaju’ dari tahun ke tahun masih saja banyak. Upaya penyuluhan sudah dilakukan tetapi untuk penyemprotan (fogging) cukup sulit dilakukan karena wilayah desa yang cukup luas sedangkan petugas dan peralatan terbatas.

Apakah determinan yang diungkapkan pada kasus diatas?

a)

SDM dan Sarana kesehatan yang kurang

b)

Vektor penyakit semakin banyak

c)

Lingkungan desa yang kotor

d)

Penduduk yang cukup padat

e)

Lingkungan desa yang luas

15.

Cakupan linakes di suatu daerah masih belum mencapai target. Beberapa upaya dilakukan untuk meningkatkan cakupannya.


Manakah yang menjadi prioritas untuk mencapai tujuan program diatas?

a)

Membangun polindes di setiap desa.

b)

Meratakan komposisi penduduk antara pedesaaan dan perkotaan

c)

Membuka banyak pendidikan bidan agar kebutuhan tenaga bidan dapat terpenuhi

d)

Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masayarakat agar mau bersalin di tenaga kesehatan

e)

Meningkatkan anggaran pemerintah untuk jampersal untuk semua kalangan agar semua bersalin di tenaga kesehatan

16.

Di suatu desa banyak ditemukan ibu hamil yang anemia karena cacingan. Dari hasil analisis terhadap wilayah desa tersebut, ternyata banyak masyarakat yang masih BAB di kebun dan tidak menggunakan alas kaki. Mereka mempercayai kebiasaan tersebut dapat menyuburkan tanaman dan mengurangi biaya untuk membeli pupuk.

Apakah penyebab utama dari kasus diatas?

a)

Health belief masyarakat

b)

Kurangnya penyuluhan anemia

c)

Perilaku kesehatan yang kurang

d)

Banyaknya larva cacing di daerah tersebut

e)

Masyarakat kurang mampu membeli pupuk

17.

Seorang bidan ditempatkan di sebuah wilayah yang memiliki banyak permasalahan kesehatan. Sebelum membuat dan melaksanakan suatu program bidan terlebih dahulu melakukan analisis situasi kesehatan diwilayah kerjanya tersebut


Apakah tujuan bidan melakukan kegiatan tersebut?

a)

Mengetahui hambatan dan peluang sebelum mengembangkan program

b)

Mengetahui kondisi sosial, ekonomi & budaya di wilayah tersebut

c)

Sebagai titik tolak perubahan sosial dalam masyarakat

d)

Mengetahui akar masalah wilayah tersebut

e)

Mempermudah dalam membuat program

18.

Penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat semakin memprihatinkan. Pengedarannya sudah sampai kalangan remaja dan anak sekolah.

Apakah penyebab paling dominan dari permasalahan tersebut?

a)

Akses ke napza semakin mudah karena penduduk yang semakin banyak

b)

Remaja yang sering pergi ke tempat hiburan malam

c)

Keinginan mencoba menikmati napza

d)

Kondisi sosial ekonomi yang mapan

e)

Keluarga broken home

19.

Pemberian ASI ekslusif di Indonesia hanya 15,3% (data risdakes 2010), padahal ASI ekslusif sangat bermanfaat baik bagi bayi maupun bagi ibu dan keluarganya.

Apakah determinan perilaku yang menyebabkan permasalahan diatas?

a)

Kondisi sosial ekonomi yang sudah mapan

b)

Iklan susu formula yang semakin gencar

c)

Penyuluhan tentang ASI Eksklusif jarang

d)

Pengetahuan ibu yang kurang

e)

Banyak ibu yang bekerja

20.

Angka kesakitan akibat diare pada balita di desa ‘Bugar’ dalam 1 tahun sebelumnya adalah 50 orang dari 600 orang balita yang ada di desa tersebut. Tahun ini jumlah balita bertambah 10% dari tahun sebelumnya. Satu bulan terakhir sudah 5 orang yang menderita diare akibat musim kemarau yang panjang. Jika dijumlahkan dalam satu tahun terakhir kasus diare pada balita adalah 66 orang. Hal ini meningkat 32% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.


Berapa prevalensi kasus diare pada balita di desa tersebut dalam tahun terakhir?

a)

7.5%

b)

10%

c)

11%

d)

32%

e)

83%

21.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Bidan tersebut dalam melakukan asuhan kebidanan di komunitas menggunakan metode Participatory rural appraisal (PRA).

Apakah maksud metode tersebut?

a)

Metode efektif untuk melaksanakan program

b)

Metode yang digunakan untuk mengevaluasi kegiatan dan program yang telah dilakukan di suatu tempat

c)

Metode pemecahan masalah untuk membantu pihak Puskesmas mencarikan solusi yang dapat dilakukan oleh masyarakat

d)

Metode untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menganalisa keadaan mereka terhadap kehidupan dan kondisinya

e)

Metode yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kebidanan dalam menganalisis masalah masyarakat saat kegiatan Praktik Kegiatan Lapangan

22.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Bidan akan melakukan intervensi untuk meningkatkan cakupan dengan melakukan PRA sebagai upaya untuk mengetahui dasar penyebab masalah rendahnya Linakes.

Teknik apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Pemetaan

b)

Transect

c)

Diagram Venn

d)

Focus Group Discussion

e)

Pohon harapan dan akar masalah

23.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Bidan akan melakukan intervensi untuk meningkatkan cakupan dengan melakukan PRA sebagai upaya untuk mengetahui potensi sumber daya umum yang ada di Desa Sederhana.

Teknik apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Pemetaan

b)

Transect

c)

Diagram Venn

d)

Focus Group discussion

e)

Pohon harapan dan akar masalah

24.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Bidan akan melakukan intervensi untuk meningkatkan cakupan dengan melakukan PRA sebagai upaya untuk menganalisis bagaimana manfaat dan pengaruh lembaga yang ada di desa Sederhana terhadap cakupan Linakes.

Teknik apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Pemetaan

b)

Transect

c)

Diagram venn

d)

Focus group discussion

e)

Pohon harapan dan akar masalah

25.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Bidan akan melakukan intervensi untuk meningkatkan cakupan dengan melakukan PRA sebagai upaya untuk menganalisis sebaran sasaran KIA.

Teknik apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Pemetaan

b)

Transect 

c)

Diagram Venn

d)

Focus Group Discussion

e)

Pohon harapan dan akar masalah

26.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Bidan akan melakukan intervensi untuk meningkatkan cakupan dengan melakukan PRA teknik Diagram Venn.

Apakah tujuan dari kegiatan di atas ?

a)

Melihat pengaruh lembaga/ tokoh masyarakat terhadap kehidupan dan persoalan masyarakat

b)

Melihat kepedulian lembaga dalam mengatasi pemecahan persoalan yang dihadapi

c)

Melihat manfaat lembaga dalam mengatasi masalah dan kebutuhan masyarakat

d)

Melihat manfaat kelembagaan dalam mengidentifikasi masalah

e)

Melihat sejumlah lembaga yang ada di masyarakat

27.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Sebelum melakukan intervensi, Bidan bersama masyarakat melakukan pemetaan sasaran kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja Desa Sederhana.


Apakah tujuan dari kegiatan tersebut?

a)

Mengajak masyarakat untuk kesiapan posyandu

b)

Menilai kemajuan pembangunan di desa mereka

c)

Mengajak ibu hamil untuk memeriksakan diri ke bidan

d)

Memfasilitasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan kesehatan

e)

Memfasilitasi masyarakat untuk mengungkapkan keadaan desa dan lingkungannya sendiri

28.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Bidan melakukan PRA dengan teknik Diagram Venn (seperti gambar diatas).

Apakah maksud dari kasus tersebut?

a)

Mantri kurang memiliki pengaruh pada masyarakat

b)

PONED kurang memiliki pengaruh pada masyarakat

c)

Bidan paling memiliki pengaruh pada masyarakat

d)

Paraji memiliki pengaruh pada masyarakat

e)

Kader memiliki pengaruh pada masyarakat

29.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Bidan mengajak masyarakat untuk berdiskusi dan menemukan akar masalah penyebab masalah tersebut sesuai dengan hasil PRA Diagram Venn.

Apakah kemungkinan akar masalah dari kasus tersebut?

a)

Pengetahuan kurang

b)

Ekonomi masyarakat rendah

c)

Bidan kurang mempengaruhi masyarakat

d)

Masyarakat sudah terbiasa dengan paraji

e)

PONED dan rumah bidan yang terlalu jauh

30.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Bidan mengajak masyarakat untuk berdiskusi dan mencari solusi dari hasil PRA Diagram Venn dan pohon masalah diatas.

Apakah tindakan yang paling tepat dari kasus tersebut?

a)

Bidan memberikan keterampilan untuk meningkatkan perekonomian keluarga

b)

Bidan memberikan pendidikan kesehatan mengenai pentingnya Linakes

c)

Bidan Melakukan pendekatan interpersonal dengan masyarakat

d)

Menyediakan rumah singgah bagi masyarakat yang rumahnya jauh

e)

Bidan melakukan promosi persalinan gratis

31.

Seorang bidan di Wilayah Desa Y akan melaksanakan pengumpulan data KIA dan KB dengan teknik PRA mapping.

Siapakah responden yang paling tepat untuk kasus tersebut?

a)

Bidan

b)

Ibu Hamil

c)

Tokoh masyarakat

d)

perwakilan masyarakat umum

e)

ibu kader perwakilan dari setiap RW

32.

Seorang bidan di Wilayah Desa Y akan melaksanakan pengumpulan data KIA dan KB dengan teknik PRA mapping.

Siapakah responden yang paling tepat untuk kasus tersebut?

a)

Ibu hamil

b)

Ibu kader

c)

Tokoh masyarakat

d)

Pasangan usia subur

e)

Seluruh lapisan masyarakat

33.

Seorang bidan di Wilayah Desa Y akan melaksanakan pengumpulan data KIA dan KB dengan teknik PRA Focus Group Discussion.

Apakah syarat yang paling tepat untuk kasus tersebut?

a)

Jumlah group 8-12 orang saja

b)

Kepala Desa sebagai moderator

c)

Peserta yang dominan ditunjuk sebagai moderator

d)

Semua lapisan masyarakat boleh ikut sebagai peserta FGD

e)

Waktu tidak boleh lebih dari 30 menit untuk mengurangi kebosanan

34.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Bidan akan melakukan intervensi untuk meningkatkan cakupan dengan melakukan FGD. Salah satu kriteria sebuah diskusi tersebut dikatakan sukses adalah bila terjadi dinamika dalam kelompok tersebut.

Apakah maksud pernyataan tersebut?

a)

Peserta memberikan jawaban normative

b)

Semua pendapat peserta disetujui

c)

Suasana diskusi hidup

d)

Debat seluruh peserta

e)

Ketua harus dominan

35.

Seorang bidan baru bekerja 1 bulan yang lalu di Desa Sederhana. Data PWS KIA menunjukkan bahwa cakupan Linakes sebesar 70%. Bidan akan melakukan intervensi untuk meningkatkan cakupan dengan mengetahui faktor-faktor dan opini masyarakat tentang hal ini. Untuk mengetahui hal itu, bidan mengundang masyarakat untuk melakukan diskusi secara sistematis dan terarah membahas tentang permasalahan tersebut.


Teknik apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

PRA

b)

Mapping

c)

Transect

d)

Diagram Venn

e)

Focus Group Discussion