NEW
Font size
WorksheetsLatihan ujikompetensi Keperawatan Gerontik
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Seorang laki-laki berusia 75 tahun yang tinggal di panti X terlihat lemah dan kurang bersemangat. Pada saat dikaji mengenai status emosional, ia mengeluh susah tidur tetapi tidak merasa gelisah atau khawatir. Apakah yang harus dikaji lebih lanjut oleh perawat?
Menanyakan apakah klien merasa kesepian?
Menanyakan kebiasaan apa yang dilakukan jika susah tidur?
Menanyakan hal apa yang membuat klien mengalami susah tidur ?
Menanyakan apakah keluhan baru dirasakan sejak seminggu yang lalu?
Menanyakan apakah menggunakan obat tidur atau penenang atas anjuran dari dokter?
Seorang laki-laki berusia 70 tahun tinggal bersama istri anaknya. Ia mengalami stroke sejak 2 tahun yang lalu sehingga harus bedrest. Manakah kategori yang tepat bagi lansia tersebut jika dilihat berdasarkan KATZ indeks?
Kategori C
Kategori D
Kategori E
Kategori F
Kategori G
Seorang perawat gerontik (45 tahun) sedang merencanakan intervensi seorang lansia dengan usia 70 tahun dengan gangguan pola istirahat tidur di Panti Wreda Jalaksana Kabupaten Kuningan. Intervensi yang sesuai di lakukan pada lansia dengan gangguan tidur adalah?
Berolahraga di pagi hari
Hindari makanan yang mengandung cafein
Mandi air dingin sebelum malam
Menjaga kebersihan diri
Upaya pencegahan terhadap batuk
Perawat Gerontik sedang melakukan intervensi pada Lansia di sebuah Panti Wreda Sidamulya Kabupaten Kuningan dengan diagnosa Ansietas berhubungan dengan ketidak mampuan menyesuaikan krisis situasi kanker “mendorong klien untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan”. Rasionalisasi terhadap intervensi di atas yang sesuai adalah ?
Membantu dalam identifikasi rasa takut dan kesalahan konsep berdasarkan pada pengalaman kanker
Memberikan kesempatan untuk eksplorasi rasa takut yang realistis serta kesalahan konsep tentang diagnosis
Memberikan keyakinan bahwa pasien tidak sendiri
Penyimpangan sensori dapat terjadi nilai stimulasi sehingga memperberat perasaan ansietaS
Ketrampilan koping sering rusak setelah diagnosis terjadi
Perawat lansia di sebuah panti Werdha mengidentifikasi satu permasalahan kesehatan lansia yang menjadi masalah kesehatan 75 % lansia di Panti tersebut salah satunya adalah ; Arthtitis. Pada saat Intervensi apa yang dapat di lakukan sebagai tindakan untuk mengurangi gangguan Arthtitis?
Kurangi garam, kontrol berat badan
Kontrol Berat badan, Exercise
Stop rokok
Intake kalsium, Exercise
Diet rendah lemak
Seorang perawat Gerontik sedang mempersiapkan prosedur Terapi Validasi pada lansia yang mengalami konfusi berat dan disorientasi di panti Wreda Sangkanerang Kabupaten Kuningan. Hal penting apa yang perlu di lakukan oleh perawat dalam melakukan terapi tersebut?
Menunjukan realitas dan menemukan arti di balik prilaku lansia tersebut
Membuat ukuran, struktur, proses, tujuan dan kegiatan kelompok
Melakukan upaya agar pengunjung tidak mempersingkat kunjunganya ke lansia
Menjaga agar pertemuan dengan perawat cukup singkat untuk mencegah kepenatan (20 menit)
Memilih partisipan yang dapat berpartisipasi dalam diskusi
Seorang perawat melakukan intervensi keperawatan pada lansia dengan gangguan pencernaan dan nutrisi. Apa saja yang perlu di perhatikan oleh perawat `dalam proses intervensi dengan gangguan pencernaan dan nutrisi sbb:
Anjurkan untuk mengkomsumsi obat Kusia
Anjurkan menggunakan obat-obat pencahar
Merangsang produksi saliva dengan makanan yang tdk mengandung gula
Penyuluhan urgensi defekasi harus setiap hari
Hindari pemakaian fluor
Terapi Validasi Adalah salah satu terapi yang di terapkan pada lansia yang mengalami konfusi berat dan disorientasi. Hal penting apa yang perlu di lakukan oleh perawat dalam melakukan terapi tersebut?
Menunjukan realitas dan menemukan arti di balik prilaku lansia tersebut
Membuat ukuran, struktur, proses, tujuan dan kegiatan kelompok
Melakukan upaya agar pengunjung tidak mempersingkat kunjunganya ke lansia
Menjaga agar pertemuan dengan perawat cukup singkat untuk mencegah kepenatan (20 menit)
Memilih partisipan yang dapat berpartisipasi dalam diskusi
Seorang laki-laki berusia 75 tahun sedang menjalani masa perawatan di Panti Wredha, sudah semenjak 4 hari yang lalu mengeluh mual dan muntah, saat ini setiap diberikan 1 porsi makanan, klien hanya menghabiskan ¼ porsi saja. Aktivitas saat ini yang sering dilakukan oleh pasien hanya terbaring lemah di tempat tidur. Aktivitas dan rutinitas lainnya tidak bisa diikuti oleh pasien. Apakah aspek lain yang sangat penting harus dikaji pada pasien tersebut
Riwayat kesehatan sebelumnya
Riwayat kesehatan keluarga
Jenis dan Pola makan
Aktivitas kegiatan sehari-hari
Pola istirahat
Seorang laki-laki berusia 75 tahun sudah berada di Panti Rukun Ibu selama 2 bulan. Menurut dokter, pasien didiagnosis mengalami Rematik. Berdasarkan hasil pengkajian tingkat kemandirian (Katz Index) didapatkan: dalam memenuhi kebutuhannya pasien dikategorikan mandiri dalam semua hal, kecuali mandi, berpakaian, ke kamar kecil, dan satu fungsi yang lain. Apakah kategori Katz Index untuk pasien tersebut ?
C
D
E
F
G
Dari hasil pengkajian terhadap seorang pasien perempuan berusia 80 tahun yang sudah dirawat dipanti selama 4 tahun, didapatkan dataxDCx sebagai berikut: pasien terlihat bingung, cemas, paranoid, gelisah, mudah tersinggung dan marah, tidak konsentrasi, sulit untuk memecahkan persoalan, pasien mengatakan sudah mengalami kemunduran dalam merasakan rasa makanan. Apakah diagnosis keperawatan yang tepat untuk kasus diatas ?
Sindrom stress relokasi
Perubahan proses piker
Perubahan persepsi-sensori
Kurang pengetahuan (kebutuhan belajar) mengenai kondisi, prognosis, dan pengobatan
Ketidakefektifan koping individu
Seorang perempuan berusia 63 tahun tinggal sendiri di rumahnya dan mempunyai riwayat hipertensi, nyeri leher dan punggung. Hasil pengkajian didapatkan tekanan darah 180/110 mmHg, denyut nadi 88x/menit, respirasi 26x/menit. Pasien sering merasa sedih dan khawatir sampai akhirnya mengalami gangguan tidur karena tidak bisa melakukan pekerjaan rumah tangga dan tidak dapat bersosialisasi dengan lingkungannya..Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk klien di atas?
Mengkaji tingkat kemandirian klien
Mengkaji kemampuan kognitif klien
Mengkaji status psikologis klien
Mengkaji Status Mental (SPMSQ/Short Portable Mental Status Questionare)
Mengkaji barthel indeks klien
Seorang perempuan berusia 68 tahun mengatakan saat ini sendi-sendi tangan dan jari terasa linu-linu, demikian juga panggul, pinggang dan kaki terasa sakit dan tidak kuat untuk berdiri lama. Menurut pasien ketika bekerja seperti mencuci baju atau peralatan makan dan menyapu sering terasa mudah lelah. Keluhan tersebut sudah dirasakan oleh pasien selama kurang lebih satu tahun. kasus di atas berapakah nilai tingkat kemandirian klien?
Tingkat kemandirian B
Tingkat kemandirian E
Tingkat kemandirian A
Tingkat kemandirian D
Tingkat kemandirian C
Klien laki-laki berusia 75 tahun masuk panti wreda dalam keadaan post stroke 2 bulan yang lalu, Klien mengalami kelumpuhan pada ektremitas kanan, sehingga perlu bantuan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Apakah tindakan yang paling tepat bagi Klien tersebut?
Memberikan kursi roda
Melatih pergerakan sendi
Memijat daerah ektremitas
Memotivasi untuk ambulasi
Memberi kebutuhan penuh
Klien berusia 80 tahun dengan kesadaran penuh dipindahkan ke fasilitas perawatan jangka panjang oleh keluarganya. Pada malam kedua klien menjadi bingung dan tidak mengenali keluarganya. Diagnosa keperawatan apa yang paling sesuai dengan kasus di atas?
kurang pengetahuan
gangguan memori
gangguan sensori persepsi
perubahan proses pikir.
Devisit perawatan diri
Seorang keluarga klien mengatakan kepada Anda bahwa, dalam budaya mereka orang meninggal tidak boleh ditinggalkan seorang diri sebelum penguburan. Kebijakan rumah sakit menyatakan bahwa setelah jam 6 sore saat kamar jenazah ditutup, tubuh disimpan dialat pendingin kamar jenazah rumah sakit sampai hari berikutnya. Bagaimana cara terbaik untuk mengatasi pada keluarga yang di tinggalkan?
menjelaskan kebijakan rumah sakit kepada keluarga secara lembut.
bertanya kepada pemilik rumah sakit mengenai kebijakan yang dapat diberikannya.
menghubungi dokter klien untuk meminta saran.
pindahkan jenazah keruang kosong dan tugaskan seorang asisten untuk menemaninya.
menganjurkan kepada klien untuk meningkatkan kemampuan sistem imun
Saat menunggu kedatangan keluarga dari klien yang sudah meninggal, jadwal dinas telah berganti. Perawat yang akan dinas belum pernah bertemu dengan kelurga dari klien yang meninggal dunia. Bagaimana cara perawat untuk menyatakan rasa simpati pada situasi tersebut?
“saya ikut berduka atas kehilangan yang anda rasakan”.
“saya akan membwa anda masuk untukmelihat jenazahnya”.
“saya tidak tahu keluarga anda, tetapi saya yakin anda adalah orang yang sabar”
“Berapa lama anda ingin terus menerus mengalami kesedihan keluarga yang sudah meninggal”
”saya rasa kita semua kehilangan”
Tn X berusia 72 tahun mengeluh sesak nafas setelah berolahraga lari pada sore hari. Klien mengeluh tubuhnya terasa dingin, denyut nadi tidak teratur. Hasil wawancara : klien memiliki riwayat hipertensi sejak 5 tahun yang lalu. Apakah tindakan keperawatan prioritas akan anda berikan?
Memberikan oksigen sesuai dosis
Menganjurkan lanjut usia untuk bedrest
Memberikan posisi semi fowler
Menganjurkan lanjut usia istirahat.
Memberikan perhatian pada klien
Ketika anda membawa obat ke pasien, ia melihat dan berkata ”Saya pikir, saya telah meminum obat tersebut. Perawat lain membawakan obat yang terlihat sama seperti ini.” Respon terbaik untuk meyakinkan pasien dalam situasi tersebut adalah?
“Tidak, anda belum mendapatkan obat ini.”
”Anda pasti bingung dengan obat kemarin. Silahkan, jangan khawatir diminum saja.”
”Saya yakin anda belum mendapatkan obat ini, tapi saya akan kembali dan cek untuk kepastianya”
”Saya telah mengecek sebelumnya, maka anda tidak perlu khawatir.”
“Saya rasa perlu minum obat ini
Seorang klien berusia 70 tahun control rawat jalan karena hipertensi bersama anaknya. Klien sudah memiliki tanda – tanda penurunan fungsi kognitif, ditandai dengan sering lupa terhadap hari atau meletakan kaca mata.
Untuk menjaga keamanan pengobatan hipertensi, apakah hal terpenting yang harus diajarkan kepada keluarga?
Cara minum obat yang Aman
Memberikan obat untuk satu kali minum dalam tempatnya.
Memberikan nomor obat sesuai tanggal dan waktu minum obat.
Memantau klien minum obat.
Menghubungi dokter untuk memerintahkan
