wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Protein2

Total questions: 11

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

Tahapan pada penentuan kadar protein dengan metode semi mikro Kjeldahl secara berurutan adalah…

a)

Destilasi, Destruksi, Titrasi

b)

Persiapan Sampel, Destilasi, Destruksi

c)

Destruksi, Destilasi, Titrasi

d)

Destilasi, Titrasi, Destruksi

e)

Persiapan Sampel, Destruksi, Destilasi

2.

Senyawa yang terbentuk pada tahapan destruksi adalah…

a)

Amonium Klorida

b)

Amonium Sulfida

c)

Amonium Tiosianat

d)

Amonium Sulfat

e)

Amonium Hidroksida

3.

Pada tahap destruksi digunakan selenium sebagai katalisator, kelemahan selenium adalah …

a)

Karena oksidasinya sangat cepat sehingga nitrogen justru mungkin ikut hilang

b)

Menurunkan titik didih sehingga membutuhkan waktu lama

c)

Memerlukan perlakuan awal terlebih dahulu

d)

Tidak mengadakan perubahan dari valensi tinggi ke valensi rendah atau sebaliknya

e)

Dibutuhkan dalam jumlah yang banyak sehingga tidak efisien

4.

Tujuan tahapan destilasi pada penentuan protein metode semi mikro Kjeldahl adalah…

a)

Mengoksidasi elemen Karbon sehinga menghasilkan CO dan CO2

b)

Mengoksidasi elemen Hidrogen sehingga menghasilkan H2O

c)

Memecah Amonium sulfat menjadi NH3

d)

Menghasilkan Amonium sulfat

e)

Menghasilkan Amonium sulfide

5.

Senyawa yang terbentuk jika larutan penangkap pada tahapan destilasi adalah H3BO3 ...

a)

Amonium klorida

b)

Amonium Borak

c)

Amonia

d)

Amonium Sulfat

e)

Amonium Hidroksida

6.

Jika larutan penangkap yang digunakan pada tahap destilasi penentuan protein dengan metode semi mikro Kjeldahl adalah H3BO3 0,01 N, maka larutan penitrasinya adalah …

a)

HCl 0,1 N

b)

HNO3 0,1N

c)

NaOH 0,1 N

d)

H2SO4 0,1 N

e)

H3BO3 0,1 N

7.

Reaksi yang terjadi pada tahapan titrasi jika larutan penangkap yang digunakan HCl adalah…

a)

NH4BO2 + HCl ® NH4Cl + HBO2

b)

NH3 + HCl berlebih ® NH4Cl

c)

NH3 + HBO2 ® NH4BO2

d)

HCl sisa/berlebih + NaOH ® NaCl + H2O

e)

NH4+ + NaOH ® H2O + NH3

8.

Pada penentuan protein semi mikro Kjeldahl factor konversi untuk sampel anggur adalah…

a)

6,25

b)

5,95

c)

5,70

d)

5,46

e)

5,15

9.

Pada penentuan protein metode semi miro Kjeldahl sampel biscuit 0,5 gram, didapatkan selisih titrasi HCl 0,01N sampel dan blanko adalah 5 ml, kadar protein untuk sampel tersebut adalah…

a)

0,14%

b)

0,798%

c)

1,4%

d)

14%

e)

79,8%

10.

Pada penentuan protein metode semi mikro Kjeldahl untuk 1,4 gram sampel kedelai, titrasi sampel menggunakan HCl 0,01N adalah 11 ml diperoleh % N adalah 0,01%, maka volume titrasi blankonya adalah…

a)

21 ml

b)

12 ml

c)

10 ml

d)

5 ml

e)

1 ml

11.

Berikut ini merupakan urut – urutan langkah kerja penentuan protein metode semi mikro kjeldahl :

1. Memanaskan labu destruksi hingga larutan jernih kehijauan

2. Menitrasi larutan penangkap hasil destilasi

3. Menambahkan larutan H2SO4 pekat dan katalis

4. Menimbang sampel dan memasukkan ke labu destruksi

5. Menetralkan larutan sampel dengan NaOH

6. Mendestilasi larutan sampel hingga netral pada tetesan terakhir

Urut – Urutan langkah yang tepat adalah ...

a)

4 – 3 – 5 – 1 – 6 – 2

b)

4 – 3 – 1 – 5 – 6 – 2

c)

4 – 1 – 3 – 5 – 6 – 2

d)

4 – 1 – 6 – 5 – 3 – 2

e)

2 – 4 – 3 – 1 – 5 – 6