WorksheetsPAT Bahasa Indonesia kelas XI IPA
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Berikut ini yang bukan merupakan kegiatan dalam meresensi buku ialah ….
Menyunting
Menimbang
Membahas
Mengkritik
Mengungkapkan Kembali
Berikut merupakan kalimat yang mengungkapkan kelemahan buku….
Buku ini sangat menarik, banyak sekali gambar-gambar yang menarik. Cerita yang disampaikan mudah untuk dimengerti.
Penulis sangat enjoy menggunakan kata-kata yang digunakan dalam membuat novel sehingga memberi kesan tidak menggurui
Kemunculan buku ini telah memperkaya pengetahuan bisnis khususnya untuk para pembisnis.
Kekuatan novel ini tidak hanya dari covernya saja yang menarik, isi perlembar dari novel ini pun sangat menarik sehingga orang yang membacanya tidak mudah bosan
Sayang sekali banyak sekali kata-kata yang sulit sehingga para pembaca sulit mengartikan kata.
Berikut bukan merupakan langkah-langkah menulis resensi ….
Menentukan jenis buku yang ingin diresensi
Menentukan bagian paling menarik dari buku
Menyusun iktisar dari buku tersebut
Menaksir harga buku
Membaca buku hingga halaman terakhir
Tujuan dari resensi novel adalah ….
Memberikan informasi kepada khalayak akan kehadiran sesuatu buku
Mensugesti khalayak agar membaca buku-buku yang lain
Memberitahu khalayak manfaat dari membaca buku
Menyebar kekurangan dari suatu buku
Memaksa khalayak untuk membaca buku
Bacalah kutipan resensi berikut ini!
Meskipun merupakan jenis bacaan yang berat, novel ini sangat tidak membosankan. Dan Brown berhasil mengajak pembaca untuk mengikuti setiap jejak Langdon dalam menyingkap misteri. Sayangnya, buku ini lumayan tebal sehingga agak sulit untuk dibawa dan dibaca dalam perjalanan. Buku ini sangat seru dan cocok untuk kalian yang suka dengan cerita konspirasi.
Sesuai dengan struktur resensi, kutipan di atas merupakan bagian ....
sinopsis
kandungan nilai
refleksi nilai
penutup
keunggulan buku
Bacalah kutipan resensi di bawah ini!
Buku ini merupakan buku pertama dari seri The Naked Traveler yang sudah diterbitkan. Sang penulis, Trinity, mempunyai hobi jalan-jalan dan dia menceritakan beberapa pengalamannya yang menarik ke dalam buku ini. Buku ini ditulis berdasarkan beberapa cerita yang dikumpulkan dalam satu tema, seperti tema tips travelling, tema pengalaman menyebalkan, tema pengalaman lucu, dan banyak lagi.
Sesuai dengan struktur resensi, kutipan di atas merupakan bagian ....
sinopsis
ikhtisar
pembuka
tentang penulis
komentar
Perhatikan data buku berikut!
Judul:Akhlak Mulia bagi RemajaPenulis:Agus SulaimanPenerbit:PT PijarCetak:Pertama tahun 2010 BekasiKeunggulan:Penyampaian masalah yang kompleks dengan bahasa yang sederhana dan tata letak yang baik.Kelemahan:Ada beberapa contoh studi kasus yang tidak sesuai dengan kehidupan ramaja.
Paragraf yang sesuai data tersebut adalah ...
Buku karya sulaiman ini cukup berhasil menyampaikan persoalan remaja. Sebenarnya persoalannya cukup kompleks. Namun, karena dikemas dengan bahasa sederhana dan didukung dengan tata letak yang baik, buku ini menjadi menarik. Walaupun masih ada contoh yang menyimpang, tetapi buku ini layak dibaca para pembaca.
PT Pijar sering menerbitkan buku-buku remaja bermutu. Salah satunya buku Akhlak Mulia bagi Remaja. Buku tersebut menyampaikan contoh-contoh kasus yang sesuai dengan kehidupan remaja. Bahasanya pun sederhana cocok dan sesuai dengan bahasa remaja.
Buku yang dicetak pertama kali 2010 sudah habis terjual. ini menunjukkan anak remaja haus akan membaca yang berkenaan dengan pergaulan meskipun ada beberapa contoh kasus yang tidak sesuai, ini tidak mengurangi antusias remaja untuk membacanya
Agus Sulaiman pemerhati kehidupan remaja. Dia begitu piawai menyampaikan topik untuk remaja sehingga sanyang jika remaja tidak memiliki buku ini,Buku ini layad dibaca
Agus Sulaiman merupakan pengarang buku remaja yang banyak digemari
Judul : Mengarang, Apa Susahnya?
Pengarang : Saya Harto
Penerbit : Pustaka Cahaya
Tahun terbit : 2015
Tebal : 180 halaman
Kelebihan : Mampu menyajikan ide-ide kreatif dan motivasi dalam proses belajar mengarang
Kekurangan : Buku tersebut terkesan mahal
Paragraf yang tepat berdasarkan buku tersebut adalah ....
Buku ini telah menjadi pedoman awal bagi orang yang ingin belajar. Ada beberapa teori yang menjadi acuan dalam mengarang bisa gampang.
Buku setebal 180 halaman ini sangat baik sebagai acuan dalam mengarang. Tiap bagiannya pun dijelaskan dengan baik.
Buku setebal 180 halaman ini sangat baik sebagai acuan dalam mengarang. Tiap bagiannya pun dijelaskan dengan baik. Idenya kreatif, tapi harganya mahal.
Buku setebal 180 halaman ini sangat baik. Ide-ide kreatif dan motivasi dalam proses belajar mengarang disajikan dengan baik pula. Sayangnya, buku ini terkesan mahal.
Buku setebal 180 halaman ini kurang baik. Ide-ide kreatif dan motivasi dalam proses belajar mengarang disajikan dengan kurang baik pula. lagipula, buku ini terkesan mahal.
udul buku : Gunung Meletus dan Antisipasinya
Pengarang : Dewayani C. Tiyas
Penerbit : CV. Aneka Ilmu Demak, 2208
Kelebihan : pembahasan sangat menarik
Kekurangan : ada beberapa gambar sulit dimengerti
Paragraf resensi yang tepat berdasarkan data buku tersebut adalah ...
Buku ini mendeskripsikan seluk beluk gunung berapi. Kita diajak untuk memahami gunung meletus dan antisipasinya.
Meskipun ada beberapa gambar yang sulit dimengerti, buku tulisan Dewayani C. Tiyas ini layak dibaca. Pembahasan tentang gunung meletus disajikan secara menarik.
Buku yang ditulis oleh Dewayani C. Tiyas ini layak untuk dibaca. Selain gambar yang menarik, bahasanya mudah dipahami.
Buku setebal 60 halaman ini membahas gunung meletus dengan menarik. Selain itu, buku ini dilengkapi dengan gambar yang jelas.
Buku setebal 60 halaman ini tidak layak untuk dibaca karena ada beberapa gambar yang sulit dimengerti
Penulisan daftar pustaka yang benar adalah . . . .
Sugiyono, 1997, Statistik untuk Penelitian, Bandung: CV Alpabeta.
Sugiyono. 1997. Statistik untuk Penelitian. Bandung: CV Alpabeta.
Sugiyono. 1997, Statistik untuk Penelitian. Bandung: CV Alpabeta
Sugiyono. 1997. Statistik untuk Penelitian. Bandung: CV Alpabeta
Sugiyono. 1997: Statistik untuk Penelitian. Bandung: CV Alpabeta.
Perhatikan identitas buku berikut!
Pengarang : Abdul Rozak
Judul Buku : Kalimat Efektif
Penerbit : PT Gramedia
Kota tempat terbit : Jakarta
Tahun terbit : 1986
Penulisan daftar pustaka yang tepat berdasarkan identitas buku tersebut adalah . .
Rozak, Abdul. Kalimat Efektif. Jakarta: PT Gramedia. 1986.
Rozak, Abdul. 1986. Kalimat Efektif. Jakarta: PT Gramedia
Abdul, Rozak. 1986. Kalimat Efektif. Jakarta: PT Gramedia.
Abdul, Rozak. Kalimat Efektif. Jakarta: PT Gramedia. 1986.
Abdul, Rozak. 1986. Kalimat Efektif. Jakarta: PT Gramedia.
Urutan cara menulis Daftar Pustaka :
1. Tahun
2. Nama Panjang
3. Judul Buku
4. Nama Penerbit
5. Kota Tempat Buku diterbitkan
Manakah pernyataan dibawah ini urutan cara menulis daftar pustaka yang benar..
1-3-4-5-2
2-5-1-3-4
2-1-3-5-4
2-4-3-1-5
2-4-1-3-5
Djiwandoro M. Soenardi. 1996, Tes Bahasa dalam Pengajaran. Bandung”ITB Bandung
Kesalahan yang terjadi pada keterangan Daftar Pustaka diatas adalah..
Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda bagi, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda titik bagi, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dgn huruf tebal (bold), setelah Badung tanda petik dua (“) diganti tanda tanya
Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda koma, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda titik, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dgn huruf miring (Italic), setelah Badung tanda petik dua (“) diganti tanda titik
Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda seru, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda titik, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dgn huruf tebal (bold), setelah Badung tanda petik dua (“) diganti tanda titik
Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda titik, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda bagi, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dgn huruf garis bawah (underline), setelah Badung tanda petik dua (“) diganti tanda seru
Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda bagi, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda titik bagi, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dgn huruf tebal (bold), setelah Badung tanda petik dua (“) diganti tanda tanya
Manakah pernyataan dibawah ini yang benar..
Chaer, Abdul. 2000, Penghantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta; Rineka Cipta
Chaer Abdul. 2000. Penghantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta
Chaer, Abdul. 2000. Penghantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. 2000. Penghantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta
Chaer, Abdul, 2000, Penghantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta; Rineka Cipta
Pada tahun terbit, judul buku, dan nama penerbit diakhiri dengan tanda..
Tanda koma (,)
Tanda titik (.)
Tanda garis miring (/)
Tanda tanya (?)
tanda seru (!)
Perhatikan unsur karya tulis berikut!
1) Latar belakang
2) pendahuluan
3) kesimpulan
4) pembahasan
5) penutup
Sistematika yang tepat dari unsur-unsur karya tulis di atas adalah...
1, 2, 3, 4, 5
2, 3, 4, 5, 1
3, 4, 5, 1, 2
1, 3, 5, 4, 2
2, 1, 4, 5, 3
Hal yang perlu dicantumkan pada bab pendahuluan sebuah karya tulis ilmiah adalah ….
Tujuan Penelitian
Instrumen penelitian
Langkah-langkah penelitian
Daftar riwayat hidup
Teknik pengumpulan data
Perhatikan topik-topik berikut!
1. otonomi daerah
2. kearifan local
3. pengelolaan wisata
Kalimat latar belakang yang tepat berdasarkan topik-topik karya tulis tersebut adalah ….
Kearifan lokal akan meninggalkan kualitas otonomi daerah dan pengelolaan wisata
Pengelolaan pariwisata merupakan bagian dari otonomi daerah yang potensial
Otonomi daerah dalam peningkatan wisata perlu ditangani sungguh-sungguh
pelaksanaan otonomi daerah saat ini diharuskan berbasis kearifan local, diantaranya dalam mengelola wisata
Setiap otonomi daerah harus melakukan kearifan lokal yang berpijak pada pengelolaan pariwisata
Berikut ini adalah bagian-bagian proposal secara acak.
I Nama Kegiatan
II Jenis Kegiatan
III Latar Belakang Kegiatan
IV Anggaran Kegiatan
V Tujuan Kegiatan
VI Pelaksanaan Kegiatan
Urutan bagian proposal yang tepat adalah ….
I – II – V – VI – III – IV
III – I – V – VI – II – IV
III – I – V – II – VI - IV
II – V – I – IV – VI - III
V – III – II – I – IV – VI
Kata makan dalam kalimat berikut termasuk makna konotasi ;
Orang tua itu sudah banyak makan garam dalam dunia persilatan.
Adik makan durian cukup banyak.
Makan bersama sangat menyenangkan.
Makan saat lapar sangat nikmat.
Pada saat berbuka puasa yang pertama dimakan kolak.
