WorksheetsReview Bhs Indonesia
Total questions: 10
Worksheet time: 30mins
Bacalah cerita berikut untuk menjawab soal nomer 1-4!
Alkisah, pada dahulu kala terdapat sebuah kerajaan besar yang bernama Prambanan.
Bandung Bondowoso seorang yang suka memerintah dengan kejam. “Siapapun yang tidak menuruti perintahku, akan dijatuhi hukuman berat!”, ujar Bandung Bondowoso pada rakyatnya. Bandung Bondowoso adalah seorang yang sakti dan mempunyai pasukan jin. Tidak berapa lama berkuasa, Bandung Bondowoso suka mengamati gerak-gerik Loro Jonggrang, putri Raja Prambanan yang cantik jelita. “Cantik nian putri itu. Aku ingin dia menjadi permaisuriku,” pikir
Bandung Bondowoso.
Esok harinya, Bondowoso mendekati Roro Jonggrang. “Kamu cantik sekali, maukah kau menjadi permaisuriku ?”, Tanya Bandung Bondowoso kepada Roro Jonggrang.
“Laki-laki ini lancang sekali, belum kenal denganku langsung menginginkanku menjadi permaisurinya”, ujar Roro Jongrang dalam hati. “Apa yang harus aku lakukan ?”. Roro Jonggrang menjadi kebingungan. Pikirannya berputar-putar.
Jika ia menolak, maka Bandung Bondowoso akan marah besar dan membahayakan keluarganya serta rakyat Prambanan.
“Bagaimana, Roro Jonggrang ?” desak Bondowoso. Akhirnya Roro Jonggrang mendapatkan ide. “Saya bersedia menjadi istri Tuan, tetapi ada syaratnya,” Katanya. “Apa syaratnya? Ingin harta yang berlimpah? Atau Istana yang megah?”. “Bukan itu, tuanku, kata Roro Jonggrang. Saya minta dibuatkan candi, jumlahnya harus seribu buah. “Seribu buah?” teriak Bondowoso. “Ya, dan candi itu harus selesai dalam waktu semalam.”
Bandung Bondowoso menatap Roro Jonggrang, bibirnya bergetar menahan amarah. Sejak saat itu Bandung Bondowoso berpikir bagaimana caranya membuat 1000 candi. Akhirnya ia bertanya kepada penasehatnya. “Saya percaya tuanku bias membuat candi tersebut dengan bantuan Jin!”, kata penasehat.
Tokoh utama dalam penggalan cerita diatas adalah….
Penasihat
Jin
Bandung Bondowoso
Roro Jonggrang
Di dalam cerita tersebut yang memiliki watak antagonis adalah….
Roro Jonggrang
Penasihat
Bandung Bondowoso
Jin
Watak tokoh Roro jonggrang dalam cerita tersebut adalah….
antagonis
protagonis
tritagonis
semua benar
Tokoh yang selalu membela Bandung Bondowoso adalah….
Penasihat
Rakyat
Roro Jonggrang
Jin
Bacalah cerita berikut untuk menjawab soal nomer 5-8!
Pada jaman dahulu, ada dua orang putri dari Kerajaan Pasundan. Mereka adalah Praburarang dan Purbasari yang memiliki wajah sangat cantik serta berkulit putih.
Sepeninggalnya sang Raja, Purbasari diperintahkan untuk menggantikan tahtanya. Mendengar hal tersebut, Praburarang merasa sangat iri dan ingin mencelakakan Purbasari.
Ia memutuskan untuk menemui nenek sihir agar mengutuk adiknya, Purbasari. Oleh karenanya, wajah dan tubuh Purbasari berubah menjadi bertotol-totol hitam. Hal tersebut kemudian dijadikan sebuah alasan untuk mengusirnya ke sebuah hutan, sehingga tahta pun berhasil pindah ke tangan Praburarang.
Selama tinggal di hutan, Purbasari berteman dengan seekor kera berbulu hitam. Kera tersebut bernama Lutung Kasarung..
Untuk membantu Purbasari, Lutung bersemedi di tempat yang sepi pada saat bulan purnama. Tidak lama kemudian, terciptalah sebuah telaga kecil yang berair sangat jernih. Lutung pun meminta Purbasari mandi di telaga tersebut.
Hebatnya, air dari telaga tersebut mampu mengembalikan kecantikannya. Purbasari pun bisa kembali ke wajahnya yang semula, yaitu putih dan cantik.
Berikut ini bagian cerita diatas yang menggambarkan sifat jahat dari Purba Rarang adalah….
Purba Rarang menemani Purbasari hidup di hutan
Purba Rarang mendatangi seorang penyihir
Purba Rarang membuat telaga untuk Purbasari
Purba Rarang menerima Purbasari kembali ke istana dengan senang hati
Tokoh yang menyayangi dan perhatian terhadap Purbasari adalah….
Penyihir
Purba Rarang
Raja
Lutung kasarung
Tokoh utama dalam cerita tersebut adalah….
Raja
Purba Rarang
Purbasari
Penyihir
Tokoh yang memiliki sifat tritagonis adalah…
Raja
Lutung kasarung
Penyihir
Purbasari
Bacalah kutipan teks drama berikut untuk menjawab soal nomor 9 dan 10!
Rina: “Tidak Ibu, Rina tidak mau ikut Ayah pergi….sekalipun Ibu memohon Rina tetap tidak mau”.
Ibu: “Yasudahlah Rina, Ibu tidak akan memaksamu”.
Rina: “Lagian Ayah juga sudah tidak peduli dengan kita Ibu, kenapa aku harus peduli dengannya”.
Ibu: “Bagaimanapun dia tetap Ayahmu nak”.
Dari sepenggal teks drama diatas, menunjukkan bahwa sifat Rina adalah….
pembantah
penurut
pendiam
pemarah
Tokoh ibu dalam penggalan teks drama tersebut memiliki watak….
pemarah
pendendam
penyabar
penyayang
