WorksheetsPAT Listrik
Total questions: 100
Worksheet time: 2hrs 40mins
Suatu sistem yang berfungsi untuk menghidupkan putaran awal mesin adalah…..
Sistem pengapian
Sistem starter
Sistem pengisian
Sistem pendingin
Sistem rem
Baterai → terminal 50 → hold in coil → massa
Baterai → terminal 50 → pull in coil → field coil → armature → massa
Aliran arus berdasakan urutan diatas merupakan cara kerja motor starter ketika….
Pada saat pinion berkaitan penuh
Pada saat starter switch off
Pada saat mesin menyala
Pada saat starter switch on
Pada saat mesin mogok
Baterai → terminal 50 → hold in coil → massa
Baterai → main switch → terminal C → field coil → armature → massa
Aliran arus berdasakan urutan diatas merupakan cara kerja motor starter ketika….
Pada saat starter switch off
Pada saat starter switch on
Pada saat mesin kecepatan penuh
Pada saat berada pada jalan menanjak
Pada saat pinion berkaitan penuh
Baterai → terminal 30 → main switch → terminal C → field coil → armature → massa
Baterai → terminal 30 → main switch → terminal C → pull in coil → hold in coil → massa
Aliran arus berdasakan urutan diatas merupakan cara kerja motor starter ketika….
Pada saat mesin mogok
Pada saat berada pada jalan menanjak
Pada saat starter switch off
Pada saat pinion berkaitan penuh
Pada saat starter switch on
Komponen motor starter yang berfungsi sebagai pengereman putaran armature setelah lepas dari perakitan dengan roda penerus adalah…..
Armature brake
Armature coil
Armature
Kumutator
Yoke
Hasil pengukuran diameter luar kumutator dari motor starter 28 mm. Yang harus dilakukan oleh mekanik adalah….
Hasil pengukuran dibawah standart yang ditentukan, armature perlu diganti
Hasil pengukuran diatas standart yang ditentukan, armature tidak perlu diganti
Terdapat hubungan antara kumutator dan inti coil armature, armature perlu diganti
Hasil pengukuran sesuai standart ukuran yang ditentukan, armature tidak perlu diganti
Tidak terdapat hubungan anatar kumutator dan inti coil armature, armature tidak perlu diganti
Hasil pengukuran panjang sikat dari motor starter 5 mm. Yang harus dilakukan oleh mekanik adalah
Panjang sikat sesuai standart ukuran yang ditentukan, sikat tidak perlu diganti
Panjang sikat dibawah standart ukuran yang ditentukan, sikat perlu diganti
Panjang sikat diatas standart ukuran yang ditentukan sikat tidak perlu diganti
Terdapat hubungan antara sikat dengan massa, sikat perlu diganti
Tidak terdapat hubungan anatara sikat dengan massa, sikat tidak perlu diganti
Hasil tes hubungan terbuka armature menunjukkan terdapat hubungan. Yang harus dilakukan mekanik adalah…
Armature masik baik tidak perlu diganti
Armature rusak perlu diganti
Armature kurang dari standart perlu diganti
Armature masih standart perlu diganti
Armature diatas standart perlu diganti
Hasil tes hubungan massa armature menunjukkan terdapat hubungan. Yang perlu dilakukan mekanik adalah…..
Armature kurang dari standart perlu diganti
Armature diatas standart perlu diganti
Armature rusak perlu diganti
Armature masih baik tidak perlu diganti
Armature masih standart tidak perlu diganti
Hasil tes hubungan terbuka field coil menunjukkan tidak terdapat hubungan. Yang harus dilakukan mekanik adalah….
Field coil masih baik tidak perlu diganti
Field coil masih standart perlu diganti
Field coil kurang dari standart perlu diganti
Field coil diatas standart tidak perlu diganti
Field coil rusak perlu diganti
Hasil tes hubungan massa field coil menunjukkan tidak terdapat hubungan. Yang harus dilakukan mekanik adalah….
Field coil masih baik tidak perlu diganti
Field coil rusak perlu diganti
Field coil masih standart perlu diganti
Field coil kurang dari standart perlu diganti
Field coil diatas standart tidak perlu diganti
Hasil tes pull in coil menunjukkan ada hubungan. Yang harus dilakukan mekanik adalah…
Magnetic switch rusak perlu diganti
Magnetic switch di bawah standart perlu diganti
Magnetic switch masih baik tidak perlu diganti
Magnetic switch diatas standart perlu diganti
Tidak ada jawaban yang benar
Hasil tes hold in coil menunjukkan tidak terdapat hubungan. Yang harus dilakukan mekanik adalah…..
Magnetic switch di bawah standart perlu diganti
Magnetic switch rusak perlu diganti
Tidak ada jawaban yang benar
Magnetic switch masih baik tidak perlu diganti
Magnetic switch diatas standart perlu diganti
Tes pull in coil adalah…..
Tes antara terminal 50 dengan switch body
Tes antara terminal 30 dengan terminal 50
Tes antara terminal 30 dengan switch body
Tes antara terminal C dengan terminal 30
Tes antara terminal 50 dengan terminal C
Tes hold in coil adalah…..
Tes antara terminal 30 dengan switch body
Tes antara terminal C dengan switch body
Tes antara terminal 30 dengan terminal 50
Tes antara terminal 50 dengan switch body
Tes antara terminal C dengan terminal 30
Nama komponen nomor 9, 1 dan 2 pada gamabar diatas adalah….
Field coil, Magnetic switch dan drive lever
Brush, brush sspring dan yoke
Brush spring, yoke dan armature
Yoke, armature dan drive lever
Drive lever, magnetic switch dan field coil
Nama komponen pada nomor 8, 7 dan 6 pada gambar diatas adalah…..
Yoke, Brush spring dan brush
Yoke, armatrure dan pinion gear
Brush, brush spring dan yoke
Drive lever, magnetic switch dan starter clutch
Starter cluth, pinion gear dan yoke
Komponen starter clutch, pinion gear dan armature pada gambar diatas ditunjukkan oleh nomor….
1, 2 dan 3
4, 3 dan 5
5, 6 dan 7
7, 8 dan 9
5, 3 dan 4
Fungsi komponen nomor 1, 2 dan 3 pada gambar diatas adalah…..
Mendorong pinion gear agar dapat berhubungan dengan fly wheel dan Memungkinkan arus yang besar dari baterai mengalir ke motor starter, Mendorong pinion gear kea rah posisi berkaitan dengan roda penerus dan melepaskan perkaitan pinion gear dari perakitan roda penerus, serta Meneruskan daya putar starter ke mesin dengan memutar ring gear
Mendorong pinion gear kea rah posisi berkaitan dengan roda penerus, melepaskan perkaitan pinion gear dari perakitan roda penerus, serta Untuk menopang pole core dan untuk menopang field serta memperkuat medan magnet
Untuk menopang pole core, untuk menopang field, dan memperkuat medan magnet
Merubah energy listrik menjadi energy mekanik, sebagai pengereman putaran armature setelah lepas dari perakitan dengan roda penerus dan memperkuat medan magnet
Meneruskan putaran armature ke ring gear flywheel, Mencegah terjadinya perpindahan putaran dari mesin ke armature dan untuk menopang pole core
Komponen yang berfungsi untuk menekan sikat agar selalu berhubungan dengan komutator, komponen yang berfungsi Meneruskan putaran armature ke ring gear flywheel dan Mencegah terjadinya perpindahan putaran dari mesin ke armature, serta Komponen yang berfungsi untuk merubah energy listrik menjadi energy mekanik. Pada gamabar diatas ditunjukkan oleh nomor…..
8, 7 dan 6
7, 4 dan 5
6, 5 dan 4
5, 4 dan 7
9, 8 dan 7
Komponen yang berfungsi untuk meneruskan arus listrik dari field coil ke armature coil langsung ke massa melalui komutator, dan Komponen yang berfungsi untuk menopang pole core, pada gambar diatas ditunjukkan oleh nomor….
2 dan 4
8 dan 6
7 dan 9
6 dan 8
5 dan 7
Komponen motor starter yang berfungsi untuk menopang field dan memperkuat medan magnet adalah….
Pole core
Field coil
Yoke
Armature
Brush
Fungsi field coil pada motor starter adalah….
Merubah energy listrik menjadi energy mekanik
Membangkitkan medan magnet
Menopang pole core
Memperkuat medan magnet
Menopang field
Suatu system yang digunakan untuk Mengisi arus listrik ke baterai dan Mensuplai arus listrik ke seluruh sistem kelistrikan selama mesin hidup adalah….
Sistem pengisian
System starter
System bahan bakar
System pengapian
System penerangan lampu
Hasil pengetesan kebocoran pada altenator menunjukkan hasil sebesar 4 Ω. Yang harus dilakukan mekanik adalah….
Hasil pengukuran masih sesuai standart yang ditentukan, altenator tidak perlu diganti
Altenator rusak perlu diganti
Hasil pengukuran menunjukkan ada hubungan, altenator perlu diganti
Hasil pengukuran diatas standart yang ditentukan, altenator tidak perlu diganti
Hasil pengukuran dibawah standart yang ditentukan, altenator perlu diganti
Hasil pengetesan hubungan dengan massa pada altenator menunjukkan tidak ada hubungan dengan massa. Yang harus dilakukan mekanik adalah…
Altenator masih baik tidak perlu diganti
Altenator kurang dari standart perlu diganti
Altenator rusak perlu diganti
Altenator masih standart perlu diganti
Altenator diatas standart perlu diganti
Hasil pengetesan terbuka pada stator altenator menunjukkan terdapat hubungan antara tiap – tiap ujung gulungan kabel. Yang harus dilakukan mekanik adalah…
Stator kurang dari standart perlu diganti
Stator masih baik tidak perlu diganti
Stator masih standart perlu diganti
Stator diatas standart perlu diganti
Stator rusak perlu diganti
Hasil pengetesan hubungan dengan massa (ground test) stator menunjukkan terdapat hubungan antara masing – masing ujung gulungan dengan kabel inti stator. Yang harus dilakukan mekanik adalah….
Stator masih baik tidak perlu diganti
Stator masih pada ukuran standart tidak perlu diganti
Stator kurang dari ujuran standart perlu diganti
Stator masih diatas ykyran srandart tidak perlu dganti
Stator rusak harus diganti
Standart hasil pengujian pada pemegang sikat positif dan negatif rectifer altenator adalah....
Tidak terdapat hubungan
Tak terhingga
3,9 – 4,1 Ω
Terdapat hubungan
23 Ω
Standart hasil pengujian pemegang sikat positif dan negatif rectifer altenator dengan menukar kutub dari ujung alat uji adalah....
Terdapat hubungan
Tidak terdapat hubungan
Tak terhingga
23 Ω
3,9 – 4,1 Ω
Panjang standart brush altenator adalah....
10,5 mm
10, 2 mm
10 mm
1,5 mm
9,5 mm
Panjang minimal brush altenator adalah.....
10,5 mm
1 mm
2,5 mm
1,5 mm
3,5 mm
Hasil pengukuran tahanan terminal L – E pada regulator adalah....
Terbuka 0 Ω dan tertutup 11 Ω
Terbuka tak terhingga dan tertutup 0 Ω
Terbuka 0 Ω dan tertutup 100 Ω
Terbuka tak terhingga dan tertutup 100 Ω
Terbuka 100 Ω dan tertutup 0 Ω
Hasil pengukuran tahanan terminal B – E pada regulator adalah....
Terbuka tak terhingga dan tertutup 100 Ω
Terbuka 100 Ω dan tertutup tak terhingga
Terbuka 0 Ω dan tertutup 11 Ω
Terbuka 0 Ω dan tertutup 100 Ω
Terbuka tak terhingga dan tertutup 0 Ω
Hasil pengukuran tahanan terminal pada regulator menunjukkan terbuka tak teringga dan tertutup 0 Ω. Terminal yang dilakukan pengukuran dari hasil tersebut adalah....
B – E
N – E
B – L
L – E
IG – F
Hasil pengukuran tahanan terminal pada regulator menunjukkan hasil 23 Ω. Terminal yang dilakukan pengukuran dari hasil tersebut adalah....
B – L
N – E
B – E
L – E
IG – F
Peratikan langkah – langkah berikut ini :
1. Dengan menggunakan obeng/palu, congkel/pukul drive end frame, dan lepaskan besrsma – sama rotor
2. Beri tanda rumah depan dan belakang dengan penitik atau alat tanda yang lai supaya mudah saat perakitan lagi. Lepas roda dan puli dengan alat khusus. Lepaskan ketiga baut pengikat ( three throgh screw)
3. Lepaskan mur pengikat dudukan diode/sikat kemudian pisahkan rumah altenator bagian belakang (rectifier end frame) dari stator
4. Posisikan kunci kontak pada OFF dan lepaslah kabel negatif baterai
5. Lepaskan kabel – kabel terminal ke altenator. Kendurkan baut – baut pengikat altenator, lepas tali kipas, kemudian lepaslah baut pengikat altenator
Urutan langkah yang benar pembongkaran altenator adalah.....
1 – 2 – 3 – 4 – 5
5 – 4 – 3 – 2 – 1
3 – 4 – 2 – 1 – 5
2 – 4 – 5 – 1 – 3
4 – 5 – 2 – 1 – 3
Perhatikan langkah – langkah berikut ini :
1. Rakit drive end frame (rumah bagian depan) dengan rectifier end frame (rumah bagian belakang). Gunakan kawat penahan sikat untuk membebaskan sikat teradap rotor
2. Pasang ketiga baut pengikat (through screw). Lepaskan kawat yang menahan sikat. Periksa bahwa rotor dapat berputar dengan lembut
3. Pasang mur – mur pengikat dudukan diode pada bagian rectifier end frame (rumah bagian belakang).
4. Tekan sikat – sikat sedalam mungkin dan tahan pada posisi tersebut dengan memasukkan kawat penahan sikat ke lubang dalam rectifier end frame sehingga sikat tertahan dan bebas terhadap rotor. Rakit drive end frame (rumah bagian depan) dengan rectifier end frame (rumah bagian belakang) dengan memasukkan rear bearing pada rotor shaft ke dalam rectifier end frame.
5. Pasang terminal rectifier dengan tang runcing (needle bose piler) selama menyolder kawatnya.
Urutan langkah langkah yang benar perakitan altenator adalah....
5 – 3 – 1 – 4 – 2
1 – 2 – 3 – 4 – 5
4 – 2 – 5 – 3 – 1
2 – 4 – 1 – 3 – 5
3 – 5 – 4 – 1 – 2
Generator pada system pengisian akan menghasilkan arus….
Kuat
Lemah
AC
Tidak beraturan
DC
Altenatorpada system pengisian akan menghasilkan arus…
DC
Tidak beraturan
Lemah
AC
Kuat
Prinsip kerja generator pada system pengisian adalah….
Membangkitkan arus dengan cara memutarkan magnet listrik di dalam kumparan
Membangkitkan arus dengan cara memutarkan kumparan di dalam medan magnet
Memperbesar medan magnet
Membangkitkan medan magnet
Memperbesar arus listrik
Prinsip kerja altenator pada system pengisian adalah…
Membangkitkan arus dengan cara memutarkan kumparan di dalam medan magnet
Memperbesar arus listrik
Memperbesar medan magnet
Membangkitkan medan magnet
Membangkitkan arus dengan cara memutarkan magnet listrik di dalam kumparan
Alasan penggunaan altenator pada system pengisian adalah….
Konstruksi besar tetapi tidak tahan lama serta tidak mampu menghasilkan arus output saat kecepatan idle
Dapat menghasilkan energy listrik dari putaran mesin
Konstruksi lebih kecil, tahan lama serta mampu menghasilkan arus output saat kecepatan idle
Dapat membangkitkan medan magnet
Tidak ada jawaban yang benar
Karakteristik dari motor starter adalah……
Jika sebuah inti besi kita lilit dengan kawat tembaga, kemudian pada kawat tersebut kita alirkan arus listrik maka pada inti besi tersebut akan timbul medan magnet
Makin kecil arus yang dipergunakan motor, makin besar torsi yang dibangkitkan serta makin cepat berputarnya motor, makin kecil gaya elektromotive yang dibangkitkanarmature, tetapi semakin besar arus yang mengalir
Jika serbuk besi diletakkan diatas kaca dan dibawahnya diletakkan sebuah magnet maka serbuk besi tersebut akan membentuk garis gaya magnet
Makin besar arus yang dipergunakan motor, makin besar torsi yang dibangkitkan serta akin cepat berputarnya motor, makin besar gaya elektromotive yang dibangkitkanarmature, tetapi semakin kecil arus yang mengalir
Tidak ada jawaban yang benar
Nama komponen nomor 1 dan 2 pada gambar diatas adalah....
Fan dan pulley
Pulley dan fan
Rotor coil dan stator coil
Stator coil dan fan
Rectifier dan pulley
Nama komponen nomor 3, 4 dan 5 pada gambar diatas adalah....
Fan, pulley dan stator coil
Stator coil, rectifier dan fan
Pulley, rotor coil dan rectifier
Rotor coil, stator coil dan rectifier
Rectifier, stator coil dan rotor coil
Fungsi komponen nomor 5, 4 dan 3 pada gambar diatas adalah....
Untuk membangkitkan arus listrik bolak – balik, untuk tempat tali kipas penggerak rotor dan untuk membangkitkan kemagnetan
Untuk menyearahkan arus bolak – balik (AC) yang diasilkan oleh stator coil menjadi arus seara (DC), Untuk membangkitkan arus listrik bolak - balik dan Untuk membangkitkan kemagnetan
Untuk membangkitkan kemagnetan, untuk membangkitkan arus bolak – balik, dan Untuk menyearahkan arus bolak – balik (AC) yang diasilkan oleh stator coil menjadi arus seara (DC
Untuk mendinginkan diode dan kumparan – kumparan pada altenator, untuk membangkitkan kemagnetan dan untuk tempat tali kipas penggerak rotor
Untuk tempat tali kipas penggerk rotor, untuk membangkitkan arus listik bolak – balik dan Untuk menyearahkan arus bolak – balik (AC) yang diasilkan oleh stator coil menjadi arus seara (DC
Fungsi komponen nomor 2 pada gambar diatas adalah......
Untuk membangkitkan arus listrik bolak – balik
Untuk mendinginkan diode dan kumparan – kumparan pada altenator
Untuk menyearahkan arus bolak – balik (AC) yang diasilkan oleh stator coil menjadi arus seara (DC)
Untuk tempat tali kipas penggerk rotor
Untuk membangkitkan kemagnetan
Fungsi komponen nomor 1 pada gambar diatas adalah......
Untuk tempat tali kipas penggerk rotor
Untuk mendinginkan diode dan kumparan – kumparan pada altenator
Untuk membangkitkan kemagnetan
Untuk membangkitkan arus listrik bolak – balik
Untuk menyearahkan arus bolak – balik (AC) yang diasilkan oleh stator coil menjadi arus seara (DC)
Sebuah instalasi yang terdiri dari berbagai rangkaian penerangan pada kendaraan dengan tujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan saat berkendara adalah…..
Sistem pengapian
Sistem kelistrikan bodi
Sistem starter
Sistem pengisian
Sistem efi
Komponen kelistrikan body yang digunakan untuk menghubungkan komponen – konponen kelistrikan dan melindungi sirkuit kelistrikan adalah…..
Switch dan relay
System penerangan
Meter kombinasi dan gauge
Jaringan kabel
Wiper dan washer
Jenis – jenis komponen penghubung pada kelistrikan bodi dibawah ini kecuali….
Fuse
Junction blok
Relay block
Konector
Baut massa
Yang bukan termasuk jenis komponen pelindung pada kelistrikan body dibawah ini kecuali….
Sekring ( fuse )
Fusible link
Circuit breaker
Jawaban a, b, dan c salah
Jawaban a, b, dan c benar
Suatu kotak (blok) dengan connector yang dikelompokkan bersama-sama untuk sirkuit kelistrikan adalah…..
Baut massa
Fuse
Junction dan relay block
Konector
Fusible link
Komponen penghubung pada kelistrikan bodi yang digunakan untuk menghubungkan kelistrikan antara dua jaringan kabel atau antara sebuah jaringan kabel dan sebuah komponen adalah….
Konektor
Accu
Fusible link
Fuse
Kunci kontak
Baut khusus untuk menjamin massa yang dapat dipercaya dari jaringan kabel dan komponen listrik lainnya ke bodi adalah….
Junction dan relay block
Konector
Sakelar
Baut massa
Flasher
Komponen elektrokimia yang menghasilkan tenaga listrik memalui adanya reaksi kimia antara elektrolit baterai dengan pelat baterai adalah…..
Fusible link
Accu
Fuse
Kunci kontak
Flasher
Memberikan energy listrik untuk system penerangan atau lampu dan aksesoris merupakan fungsi baterai pada saat kondisi kendaraan……
Pada saat start
Pada saat mesin hidup
Pada saat mesin panas
Pada saat mesin dingin
Pada saat mesin sebelum hidup
Memberikan energy listrik untuk memutar motor starter dan system pengapian merupakan fungsi baterai pada saat kondisi kendaraan…..
Pada saat mesin hidup
Pada saat mesin sebelum hidup
Pada saat start
Pada saat mesin panas
Pada saat mesin mati
Menerima dan menyimpan energy listrik yang diberikan oleh system pengisian bateri merupakan fungsi baterai pada saat kondisi kendaraan….
Pada saat mesin mati
Pada saat mesin dingin
Pada saat mesin hidup
Pada saat start
Pada saat mesin sebelum hidup
Komponen kelistrikan body yang berfungsi untuk mencegah kerusakan akibat kelebihan arus dengan kapasitas 0,5 A sampai 35 A adalah…..
Fusible link
Kabel penghantar
Relay
Sakelar
Fuse
Komponen kelistrikan body yang berfungsi untuk mencegah kerusakan akibat kelebihan arus dengan kapasitas lebih dari 30 A adalah….
Fuse
Fusible link
Lampu
Konektor
Flasher
Komponen kelistrikan body yang berfungsi untuk memutus dan menghubungkan semua system kelistrikan dengan sumber tenaga adalah…..
Kabel penghantar
Sakelar
Flasher
Kunci kontak
Relay
Pernyatan yang sesuai tentang terminal pada kunci kontak dibawah ini kecuali……
Terminal ST dihubungkan dengan terminal 30 baterai
Terminal B dihubungkan dengan + baterai
Terminal IG dihubungkan dengan + koil pengapian dan terminal IG regulator serta beban lainnya yang membutuhkan
Terminal ST dihubungkan dengan terminal 50 selenoide starter
Terminal ACC dihubungkan dengan aksesoris kendaraan seperti lampu penerangan, radio, tape dan sebagainya
Fungsi sakelar adalah……
Untuk memutus dan menghubungkan semua system kelistrikan dengan sumber tenaga
Untuk mencegah kerusakan akibat kelebihan arus dengan kapasitas lebih dari 30 A
Untuk menghubungkan dan memutus arus secara elektromagnetik
Untuk menghubungkan dan memutus arus pada suatu rangkain
Sebagai sumber cahaya
Fungsi flasher adalah…..
Untuk mencegah kerusakan akibat kelebihan arus dengan kapasitas 0,5 A sampai 35 A
Untuk menghubungkan dan memutus arus secara periodic/berkala yang menghasilkan kedipan pada lampu tanda belok sebanyak 60 sampai 120 kedipan setiap menitnya
Untuk mencegah kerusakan akibat kelebihan arus dengan kapasitas lebih dari 30 A
Untuk memutus dan menghubungkan semua system kelistrikan dengan sumber tenaga
Untuk menghubungkan dan memutus arus secara elektromagnetik
Fungsi relay adalah….
Untuk menghubungkan dan memutus arus secara elektromagnetik
Untuk memutus dan menghubungkan semua system kelistrikan dengan sumber tenaga
Untuk menghubungkan dan memutus arus pada suatu rangkaian
Sebagai sumber cahaya
Sebagai tempat penyambungan kabel
Fungsi lampu adalah.....
Sebagai penghubung komponen-komponen pada sistem kelistrikan dan penghantar arus listrik ke rangkaian sistem penerangan
Untuk menghubungkan dan memutus arus pada suatu rangkaian
Sebagai sumber cahaya yang merupakan hasil dari arus listrik yang mengalir melaui kawat halus yang mempunyai tahanan serta titik lebur yang tinggi sehingga menimbulkan panas dan cahaya
Untuk menghubungkan dan memutus arus secara periodic/berkala yang menghasilkan kedipan pada lampu tanda belok sebanyak 60 sampai 120 kedipan setiap menitnya
Untuk memutus dan menghubungkan semua system kelistrikan dengan sumber tenaga
Lampu penerangan kendaraan yang digunakan untuk menerangi jalan yang berada di bagian depan kendaraan adalah....
Lampu rem
Lampu jarak dan lampu belakang
Lampu kabut
Lampu belok
Lampu besar
Lampu penerangan kendaraan yang digunakan sebagai isyarat ukuran lebarnya kendaraan pada malam hari adalah.....
Lampu hazard
Lampu jarak dan lampu belakang
Lampu belok
Lampu rem
Lampu kabut
Lampu penerangan kendaraan yang digunakan sebagai isyarat untuk mencegah terjadinya benturan dengan kendaraan di belakang yang mengikut saat kendaraan akan berhenti adalah....
Lampu rem
Lampu belok
Lampu hazard
Lampu besar
Lampu mundur
Lampu penerangan kendaraan yang digunakan untuk memberi isyarat pada kendaraan lain yang ada di depan, belakang, dan sisi kendaraan bahwa pengendara bermaksud untuk membelokkan kendaraannya atau akan berpindah jalur adalah.....
Lampu hazard
Lampu mundur
Lampu jarak dan lampu belakang
Lampu tanda belok
Lampu rem
Lampu penerangan kendaraan yang digunakan untuk memberi isyarat keberadaan kendaraan dari bagian depan, belakang, dan kedua sisi selama berhenti/parkir dalam kedaan darurat adalah.....
Lampu tanda belok
Lampu rem
Lampu hazard
Lampu mundur
Lampu kabut
Lampu penerangan kendaraan yang digunakan untuk memberikan penerangan tambahan untuk melihat ke belakang kendaraan pada saat mundur adalah......
Lampu kabut
Lampu rem
Lampu hazard
Lampu tanda belok
Lampu mundur
Suatu sistem yang berfungsi untuk membakar campuran udara dan bensin didalam ruang bakar pada akhir langkah kompresi adalah.....
Sistem pengisian
Sistem pengapian
Sistem starter
Sistem bahan bakar
Sistem efi
Nama komponen nomor 1dan 2 pada gambar diatas adalah.....
Accu dan ignittion coil
Distributor cap dan rotor
Spark plug dan breaker points
Cam dan vacuum advencer
Centrifugal advencer dan condenser
Nama komponen nomor 3 dan 4 pada gambar diatas adalah....
Centrifugal advencer dan condenser
Distributor cap dan rotor
Cam dan vacuum advencer
Accu dan ignittion coil
Spark plug dan breaker points
Nama komponen nomor 5 dan 6 pada gambar diatas adalah....
Cam dan vacuum advencer
Accu dan ignittion coil
Spark plug dan breaker points
Distributor cap dan rotor
Centrifugal advencer dan condenser
Nama komponen nomor 7 dan 8 pada gambar diatas adalah....
Spark plug dan breaker points
Distributor cap dan rotor
Accu dan ignittion coil
Cam dan vacuum advencer
Centrifugal advencer dan condenser
Nama komponen nomor 9 dan 10 pada gambar diatas adalah,,,,,
Accu dan ignittion coil
Distributor cap dan rotor
Spark plug dan breaker points
Cam dan vacuum advencer
Centrifugal advencer dan condenser
Fungsi komponen nomor 9 dan 10 pada gambar diatas adalah....
Membuka breaker points pada sudut crankshaft yang tepat untuk masing-masing silinder dan memajukan saat pengapian dengan beban mesin
Mengeluarkan arus listrik tegangan tinggi menjadi bunga api melalui electroda dan memutuskan arus listrik yang mengalir melalui kumparan primer dari ignition coil untuk menghasilkan arus listrik tegangan tinggi pada kumparan sekunder dengan jalan induksi magnet listrik
Membagikan arus listrik tegangan tinggi rotor ke kabel tegangan tinggi untuk masing-masing silinder dan membagikan arus listrik tegangan tinggi yang dihasilkan oleh ignition coil ke tiap-tiap busi
Menyediakan arus listrik tegangan rendah untuk ignition coil dan menaikkan tegangan yang diterima dari baterai menjadi tegangan tinggi yang diperlukan untuk pengapian
Memajukan saat pengapian sesuai putaran mesin dan menyerap bunga api yang terjadi antara breaker points pada saat membuka dengan tujuan untuk menaikkan tegangan coil sekunder
Fungsi komponen nomor 7 dan 8 pada gambar diatsa adalah....
Menyediakan arus listrik tegangan rendah untuk ignition coil dan menaikkan tegangan yang diterima dari baterai menjadi tegangan tinggi yang diperlukan untuk pengapian
Memajukan saat pengapian sesuai putaran mesin dan menyerap bunga api yang terjadi antara breaker points pada saat membuka dengan tujuan untuk menaikkan tegangan coil sekunder
Mengeluarkan arus listrik tegangan tinggi menjadi bunga api melalui electroda dan memutuskan arus listrik yang mengalir melalui kumparan primer dari ignition coil untuk menghasilkan arus listrik tegangan tinggi pada kumparan sekunder dengan jalan induksi magnet listrik
Membuka breaker points pada sudut crankshaft yang tepat untuk masing-masing silinder dan memajukan saat pengapian dengan beban mesin
Membagikan arus listrik tegangan tinggi rotor ke kabel tegangan tinggi untuk masing-masing silinder dan membagikan arus listrik tegangan tinggi yang dihasilkan oleh ignition coil ke tiap-tiap busi
Fungsi komponen nomor 5 dan 6 pada gambar diatas adalah....
Membuka breaker points pada sudut crankshaft yang tepat untuk masing-masing silinder dan memajukan saat pengapian dengan beban mesin
Memajukan saat pengapian sesuai putaran mesin dan menyerap bunga api yang terjadi antara breaker points pada saat membuka dengan tujuan untuk menaikkan tegangan coil sekunder
Mengeluarkan arus listrik tegangan tinggi menjadi bunga api melalui electroda dan memutuskan arus listrik yang mengalir melalui kumparan primer dari ignition coil untuk menghasilkan arus listrik tegangan tinggi pada kumparan sekunder dengan jalan induksi magnet listrik
Membagikan arus listrik tegangan tinggi rotor ke kabel tegangan tinggi untuk masing-masing silinder dan membagikan arus listrik tegangan tinggi yang dihasilkan oleh ignition coil ke tiap-tiap busi
Menyediakan arus listrik tegangan rendah untuk ignition coil dan menaikkan tegangan yang diterima dari baterai menjadi tegangan tinggi yang diperlukan untuk pengapian
Fungsi komponen nomor 3 dan 4 pada gambar diatas adalah....
Mengeluarkan arus listrik tegangan tinggi menjadi bunga api melalui electroda dan memutuskan arus listrik yang mengalir melalui kumparan primer dari ignition coil untuk menghasilkan arus listrik tegangan tinggi pada kumparan sekunder dengan jalan induksi magnet listrik
Membagikan arus listrik tegangan tinggi rotor ke kabel tegangan tinggi untuk masing-masing silinder dan membagikan arus listrik tegangan tinggi yang dihasilkan oleh ignition coil ke tiap-tiap busi
Membuka breaker points pada sudut crankshaft yang tepat untuk masing-masing silinder dan memajukan saat pengapian dengan beban mesin
Menyediakan arus listrik tegangan rendah untuk ignition coil dan menaikkan tegangan yang diterima dari baterai menjadi tegangan tinggi yang diperlukan untuk pengapian
Memajukan saat pengapian sesuai putaran mesin dan menyerap bunga api yang terjadi antara breaker points pada saat membuka dengan tujuan untuk menaikkan tegangan coil sekunder
Fungsi komponen nomor 1 dan 2 pada gambar diatas adalah....
Menyediakan arus listrik tegangan rendah untuk ignition coil dan menaikkan tegangan yang diterima dari baterai menjadi tegangan tinggi yang diperlukan untuk pengapian
Memajukan saat pengapian sesuai putaran mesin dan menyerap bunga api yang terjadi antara breaker points pada saat membuka dengan tujuan untuk menaikkan tegangan coil sekunder
Mengeluarkan arus listrik tegangan tinggi menjadi bunga api melalui electroda dan memutuskan arus listrik yang mengalir melalui kumparan primer dari ignition coil untuk menghasilkan arus listrik tegangan tinggi pada kumparan sekunder dengan jalan induksi magnet listrik
Membagikan arus listrik tegangan tinggi rotor ke kabel tegangan tinggi untuk masing-masing silinder dan membagikan arus listrik tegangan tinggi yang dihasilkan oleh ignition coil ke tiap-tiap busi
Membuka breaker points pada sudut crankshaft yang tepat untuk masing-masing silinder dan memajukan saat pengapian dengan beban mesin
Langkah – langkah pemeriksaan, pembersihan rotor dan tutup distributor dibawah ini kecuali....
Periksa tahanan rotor dan tutup distributor dengan ohmmeter
Lepas tutup distributor dengan melepas kait penguncinya
Periksa tutup distributor dari kemungkinan retak, karat/kotor pada terminal kabel tegangan tinggi
Bersihkan terminal kabel tegangan tinggi dengan ampelas
Lepas rotor, besrsihkan karat/deposit pada ujung rotor menggunakan ampelas
Ukuran tahanan kabel tegangan tinggi yang diperbolehkan adalah.....
Lebih dari 25 KΩ
Kurang dari 25 Ω
Lebih dari 25 Ω
Kurang dari 20 KΩ
Kurang dari 25 KΩ
Busi yang relatif sulit untuk membuang panas yang diterima adalah….
Busi dingin
Busi dengan resistor
Busi platinum
Busi iridium
Busi panas
Busi yang dengan cepat sekali membuang panas adalah….
Busi panas
Busi dingin
Busi iridium
Busi platinum
Busi dengan resistor
Busi yang mempunyai tahanan dari ceramic yang dapat mencegah terjadinya penyebab gangguan electromagnetis adalah…..
Busi dingin
Busi panas
Busi platinum
Busi dengan resistor
Busi iridium
Isolator berwarna kuning atau coklat mudadan puncak isolator bersih, ( berwarna coklat muda atau abu – abu ) merupakan cirri busi dalam keadaan….
Kondisi normal
Kondisi terbakar
Berkerak karena oli
Berkerak Karena karbon
Rusak / mati
Electrode terbakar, pada permukaan kaki isolator ada partikel – partikel kecil mengkilap yang menempeldansolator berwarna putih atau kuning, merupakan kondisi busi dalam keadaan....
Rusak / mati
Kondisi normal
Kondisi terbakar
Berkerak karena karbon
Berkerak Karena oli
Ring piston aus, bush penghantar katup / katup aus dan ada penghisapan oli melalui sistim ventilasi karter ( blow by gass ) akan membuat kondisi busi menjadi…..
Berkerak karena karbon
Terbakar
Normal
Berkerak karena oli
Mati / rusak
Tanda/ cirri busi berkerak karena karbon adalah….
Isolator berwarna kuning atau coklat mudadan puncak isolator bersih, ( berwarna coklat muda atau abu – abu
Kaki isolator elektroda sangat kotor, warna coklat oli mesin
Kaki isolator elektroda rumah busi berkerak jelaga
Electrode terbakar, pada permukaan kaki isolator ada partikel – partikel kecil mengkilap yang menempel dan isolator berwarna putih atau kuning
Tidak ada jawaban yang benar
Ukuran celah busi yang sesuai adalah...
0,40 mm
0,50 mm
0,60 mm
0,70 mm
0,80 mm
Sistem pengapian yang dirancang pertama kali dengan masih mengandalkan distributor dan platina sebagai sumber utama sistem pengapian adalah....
Sistem pengapian CDI
Sistem pengapian elektronik
Sistem pengapian DLI
Sistem pengapian konvensional
Sistem pengapian EFI
Sistem pengapian yang menggunakan model pengapian dengan prinsip pengosongan arus (discharger) pada kapasitor untuk menghasilkan tegangan pada coil serta menggunakan platina sebagai pemutus arus adalah....
Sistem pengapian konvensional
Sistem pengapian CDI
Sistem pengapian EFI
Sistem pengapian elektronik
Sistem pengapian DLI
Sistem pengapian yang tidak menggunakan platina sebagai pemutus arus melainkan menggunakan transistor sebagai pemutus arus adalah....
Sistem pengapian elektronik
Sistem pengapian CDI
Sistem pengapian DLI
Sistem pengapian konvensional
Tidak ada jawaban yang benar
Fungsi altenator pada system pengisian adalah….
Mengatur besar arus listrik yang masuk kedalam rotor koil
Membangkitkan medan magnet
Memperbesar arus listrik
Mensuplai arus listrik
Merubah energy mekanis dari mesin menjadi energy listrik
Fungsi regulator pada system pengisian adalah….
Merubah energy mekanis dari mesin menjadi energy listrik
Mensuplai arus listrik
Mengatur besar arus listrik yang masuk kedalam rotor koil
Memperbesar arus listrik
Membangkitkan medan magnet
