WorksheetsPAS B Indo kelas 7 MTs Al Hikmah Palembang
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Pergi pesiar naik sedan
Jalannya cepat laksana kilat
Jika engkau mendengar adzan
Bersegeralah laksanakan Sholat
Ciri-ciri pantun berdasarkan contoh di atas….
Terdiri atas 4 baris, berima sejajar, bersuku kata 8 - 12
Terdiri atas 4 baris, berima silang, tidak ada sampiran
Terdiri atas 4 baris, berima sejajar, bersampiran dan isi
Terdiri atas 4 baris, berima silang, bersuku kata 8 - 12
(1) Jalan-jalan ke Pasar Lempuyang
(2) ….
(3) Jika ingin selalu disayang
(4) ….
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun di atas adala….
(2) jangan lupa membeli nanas
(4) salat dan mengaji jangan lalai
(2) jangan lupa membawa keranjang
(4) salat dan mengaji jangan lalai
(2) membeli kain barang sehelai
(4) salat dan mengaji jangan lalai
(2) jangan lupa membawa uang
(4) beli sesuatu buat oleh oleh
(1) Bila kita rajin belajar
(2) Menanam ketela berjajar jajar
(3) Tentu kita naik kelas
(4) Diapit jagung dengan talas
Larik-larik di atas akan menjadi pantun yang baik dengan urutan ...
(2), (4), (1), (3)
(2), (1), (4), (3)
(4), (2), (1), (3)
(4), (1), (2), (3)
Sandal jepit asyik dipakai
Tidak pas untuk bergaya
Agar cita-cita tercapai
Jangan engkau berputus asa
Isi pantun di atas adalah...
Jenaka
Nasihat
Suka cita
Agama
Puisi yang berbentuk pantun adalah...
Pagi-pagi membaca buku
Buku pelajaran bahasa Indonesia
Kalau ingin pulang denganku
Tunggu aku di parkir sepeda
Matahari telah berjingkrak
Berseri muka becermin hati
Angin menggesek biola
Di rimbun dedaunan pagi
Berapa banyak abad lewat
Berapa banyak arloji pergi
Berapa banyak isyarat dapat
Berapa banyak jejak menapak lagi
Pergi ke dunia luas anakku sayang
Pergi ke hidup bebas
Kembali pulang anakku sayang
Kembali ke balik malam
Bunga melati bunga pilihan
Warnanya putih dan bersahaja
Bila kamu cinta kebersihan
Jangan buang sampah di mana saja
Pantun balasan yang tepat terhadap pantun tersebut adalah...
Banyak nyamuk tidur tak nyenyak
Bangun pagi masih kelelahan
Warga Nesan memang banyak
Orangnya malas jaga kebersihan
Dari utara hendak ke selatan
Jalan rusak laju perlahan
Lihat warga SMP Negeri Anjatan
Tetap kompak jaga kebersihan
Raja Amarta bernama Yudhistira
Tampak baginda sedang istirahat
Warga Nesan selalu bergembira
Tiap hari berbudaya sehat
Cuci tangan airnya di cawan
Jangan lupa pakai sabun wangi
Maafkan aku wahai kawan
Lain kali tak akan kuulangi
Pada final kejuaraan futsal antarpelajar SMP se-Kecamatan Seberang Ulu II Agung membuat sejarah baru. Dalam kedudukan 2:2 dan waktu tinggal 30 detik lagi tendangan saltonya menjebol gawang lawan. Dia pun diarak keliling lapangan
Paragraf yang berisi pengalaman sesuai ilustrasi tersebut adalah …
Tendangan ala Pele diperagakan dengan sempurna dia melakukan disaat yang tepat. Timnya yang dalam keadaan lesu menjadi bersemangat kembali dengan gol yang dibuatnya. Tim merasa berterima kasih kepada Bagas . Dia disanjung-sanjung di elu-eluka dalam setiap kesempatan
Aku bermain mati-matian. Waktu tinggal 30 detik lagi. Fantastis...., final futsal kali ini. Aku berlari ke depan gawang lawan. Tiba tiba bola melayang melewati punggungku. Aku berspekulasi, salto sambil menendang. Wow…, goool! Aku diangkat ramai - ramai diarak keliling lapangan.
Kami tak mengira, Agung bisa menyamakan kedudukan. Semula kami putus asa. Berbagai strategi kami lakukan, tetapi hasilnya nihil. Entah kesurupan apa, tiba tiba Bagas n menyeruak ke daerah pertahanan lawan dari sayap kiri. Dia berhasil mencetak gol ke gawang lawan.
Aku memilikki tendangan salto yang akurat. Barangkali hal ini akan menambah kekuatan tim. Namun, sayang hal itu tidak membuat timku berhasil. Untung, Agung datang menyelamatkan timku. Gol tercipta dan mengubah kedudukan menjadi 2:2.
Sabtu 12 Desember 2015. Ibu Intan, Munirah pulang dari Hongkong setelah ia mengadu nasib di negeri orang. Intan sudah membayangkan wajah ibu dan pelukan hangatnya, Dia berharap tak akan lagi kehilangan sosok seorang ibu.
Kalimat dalam buku harian yang sesuai dengan ilustrasi adalah ....
Hati Intan berdebar-debar, karena ia bertemu dengan ibunya di bandara. Dia berharap tak akan lagi kehilangan sosok seorang ibu
Di bandara aku menanti Ibu pulang dari Hongkong.Hatiku berdebar-debar mendengar kabar kecelakaan pesawat dari televisi.
Senin, 12 Desember memang hari yang menyenangkan, karena Ibu akan pulang dari Hongkong, tapi sayangnya Intan tak bisa menjemputnya di bandara
Hatiku berdebar-debar menunggu Ibu di bandara hari Sabtu, 12 Desember 2015 tepat jam 13.00. Ibu yang bekerja mengadu nasib di negeri orang demi aku. Aku rindu ibu memelukku dengan hangat, tak kusadari air mataku mengalir.
Indramayu, 30 November 2015 Badanku terasa capek karena seharian ini aku mengerjakan pekerjaan rumah. Mulai dari menyapu, mengepel, belanja, dan memasak aku kerjakan sendiri. Duh repotnya! Selama ini aku hanya sekolah, les, ikut ekstrakulikuler, dan nonton tv. Tak pernah sekalipun aku membantu ibuku […]
Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang […] catatan harian diatas adalah ...
Uang saku menipis, malam Minggu kelabu, ingin main dan makan bersama teman teman menjadi tidak terlaksana
Kali ini aku tidak bisa duduk saja. Ibuku masuk rumah sakit sehingga aku harus menggantikan tugas ibu
Untung saja aku menghafal malamnya. Ternyata pelajaran Bahasa Indonesia mengadakan ulangan.
Malam ini, aku benar-benar lelah, baik badan maupun pikiran, karena seharian bek membantu korban tanah longsor
Hari Senin, 2 November 2015, upacara bendera di sekolahku sedikit berbeda. Aku bertugas sebagai pembaca janji siswa agak gugup. Kebebetulan yang menjadi pembina upacara Kepala Sekolah menyampaikan amanat tentang bela negara.
Intisari catatan harian di atas adalah…
pembaca janji siswa
pembina upacara
bela negara
upacara bendera
Si kancil berjingkat-jingkat di kebun pak Tani, kancil hendak mencuri mentimun. Di tengah kebun ada boneka orang-orangan, si kancil tidak takut, sehingga dia mendekati boneka itu lalu menendangnya. Ternyata boneka orang -orangan pak Tani telah diberi getah nangka sehingga kaki si kancil menempel di boneka itu dan sulit dilepaskan. Kemudian pak Tani datang menangkap si kancil.
Hal menarik dari dongeng di atas adalah…
Si kancil yang pemberani dan Pak Tani yang baik
Si kancil yang hendak mencuri mentimun
Si kancil yang serakah dan pemberani mendapat balasan dari perbuatannya
Si kancil berjingkat-jingkat di kebun pak Tani
“Hai semut sahabat ku, aku kelaparan. Maukah kau berbagi sedikit makanan untuk ku?” Kata si belalang memelas. “Ma’af, aku tak punya sahabat seorang pengemis seperti mu. Makanan ku hanya cukup untuk keluarga ku sendiri. Memang makanan mu dimana kok sampai kau mengemis?”. Tanya si semut. Sebenarnya dia mengenali belalang itu. Tapi karena rasa sakit hatinya, dia acuh dan pura-pura tak mengenalnya. (Semut dan Belalang).
Watak semut dalam kutipan cerita di atas adalah …
pemalas dan suka berbagi suka
pendendam dan kikir
berpura-pura tapi pengiba
pengiba dan suka berbagi
Matahari tepat di atas kepala. "Hai kelinci.. kami tahu bahwa kamu bisa lari cepat, tapi apakah kamu bisa menghargai juga teman teman di sekitar mu?". Teriak kura-kura karena kesal. Mendengar perkataan kura-kura kelinci berhenti dan menghampiri mereka. "Hah buat apa? Mengapa aku harus mendengarkan perkataan dari komunitas hewan lambat seperti kalian? Pasti karena kalian iri sebab tak mampu berlari secepat aku, dan hanya bisa merayap pelan pelan saja. hahahaha..". Kata kelinci malah mengejek sambil terus berlari melewati rimbunan pohon dan semak.
Latar yang terdapat pada kutipan dongeng di atas adalah...
pagi hari di hutan
sore hari di hutan
malam hari di hutan
siang hari di hutan
“Wahai pohon apel, bolehkah aku ikut tinggal di dahanmu?”. Tanya Lili ulat pada pohon apel. “Kau tak boleh tinggal di sini. Karena makanmu banyak. Jika kau terlalu banyak memakan daun ku, maka aku tak akan bisa lagi berbuah. Carilah pohon lainya..”. kata pohon apel dengan ketusnya. “Tapi aku janji, suatu saat budi mu pasti akan aku balas. Izinkan aku tinggal di sini, karena aku tak lagi memiliki rumah lain”. Kata Lili ulat memelas. “Pokoknya tidak boleh..!! karena para hewan yang ikut tinggal di pohon ku pasti juga tidak setuju. Karena jika buahku berkurang, mereka juga akan kekurangan makanan.
Amanat yang terkandung dalam kutipan dongeng di atas adalah..
Kita harus ber teduh di bawah pohon agar dapat buahnya
Makanlah yang banyak biar badan menjadi sehat dan kuat
Kita harus bersikap baik agar dipercaya orang lain
Mintalah persetujuan bila kekurangan makanan
Suatu hari, Sang Kancil berjalan jalan di dalam hutan untuk mencari makanan. Karena makanan d sekitar kawasan kediaman telah berkurang, Sang Kancil mencari makanan di luar kawasan kediamannya. Cuaca pada hari itu sangat panas, Sang Kancil merasa kehausan karena terlalu lama berjalan, lalu ia berusaha mencari sungai yang berdekatan. Akhirnya, kaancil menemukan sebuah sungai yang sangat jernih airnya. Tanpa berpikir panjang, Sang Kancil minum sepuasnya. Segarnya air sungai tersebut telah menghilangkan rasa haus Sang Kancil.
Kutipan dongeng di atas berisi....
segarnya air sungai
kancil mencari makanan
cuaca hari itu panas sekali
kancil berjalan-jalan
Mts Al Hikmah menjadi menarik. Tidak hanya memiliki jumlah siswa yang banyak dan letaknya strategis tetapi lebih kecil lagi, MTs Al Hikmah mempunyai segudang prestasi.
Kata yang tepat untuk menggantikan kata bercetak miring tersebut adalah...
potensial, sempit
produktif, istimewa
favorit, khusus
bermutu, sempit
Pemerintah menggalakkan program reboisasi untuk mengantisipasi hutan yang gundul.
Makna kata reboisasi adalah…
penghijauan tanah
pengusahaan kesehatan
pelestarian lingkungan
. penanaman kembali
Pak Habib sedang membudidayakan tanaman hias. Kalimat yang sama maknanya dengan kalimat di atas adalah
Pelayan mencampuradukkan gula dan kopi.
Dodi memperjualbelikan batu akik di kiosnya
Fathan tertarik mengembangbiakkan hewan langka
Alin memperkenalkan Nely kepada Santi.
(1) Zahra masih keturunan darah biru.(2) Ke mana pun ia pergi selalu diantar tangan kanan orang tuanya. (3) Tak pernah sekali pun Zahra dibiarkan pergi seorang diri. (4) Padahal Zahra sendiri tidak suka diperlakukan seperti itu.
Berdasarkan paragraf tersebut, kata yang bermakna denotasi terdapat pada nomor ...
(1) , (2)
(1) , (3)
(2) , (3)
(3) , (4)
Seperti biasa, Roro Anteng memberikan persyaratan yaitu dia ingin dibuatkan sebuah lautan di Bukit Penanjakan dalam waktu satu malam. Ternyata laki laki itu menyanggupinya. Laki laki itu bekerja menggunakan tempurung kelapa Ketika pekerjaannya hampir selesai, Roro Anteng memukul-mukulkan alu pada lesung. Ayampun berkokok. Lelaki kekar itu merasa gagal.
Kesimpulan dari kutipan dongeng di atas adalah…
Laki-laki itu gagal dalam pekerjaannya
Roro Anteng ingin dibuatkan sebuah lautan
Roro Anteng tidak mencintai laki laki itu
Roro Anteng menghentikan pekerjaan itu
