WorksheetsMIKROBIOLOGI FARMASI TERAPAN
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Jenis antiseptik yang efektivitasnya cenderung kuat pada bakteri gram positif yaitu..
Iodium
Alkohol
Rivanol
Hidrogen peroksida
Formalin
Pernyataan yang tepat antara antiseptik dan disinfektan adalah ....
Antiseptik dapat dibedakan dengan disinfektan dari tempat kerjanya, yaitu antiseptic digunakan pada suatu yang hidup dan disinfektan digunakan untuk benda yang mati.
Antiseptik dapat dibedakan dengan disinfektan dari tempat kerjanya, yaitu antiseptic digunakan pada benda yang mati dan disinfektan digunakan untuk suatu yang hidup.
Antiseptic dan disinfektan tidak memiliki beda, karena sama-sama digunakan untuk benda yang mati.
Antiseptic dan disinfektan tidak memiliki beda, karena sama-sama digunakan untuk suatu yang hidup.
Antiseptic dan disinfektan kerjanya lebih umum dan disinfektan adalah spesifik dengan mikroorganisme tertentu
Suatu substansi yang melawan infeksi atau mencegah pertumbuhan atau kerja mikroorgasime dengan cara menghancurkan sel yang digunakan pada jaringan hidup adalah...
Antiseptik
Disinfektan
Disinfeksi
Dekontaminasi
Sterlisasi
Pada konsentrasi berapakah alkohol bekerja secara maksimal sebagai antiseptik….
10-20 %
30-40 %
50-60 %
60-80 %
100 %
Agen antimikroba yang diproduksi oleh beberapa mikroorganisme untuk menghambat atau membunuh mikroorganisme lainnya termasuk bakteri yang berbeda, virus dan sel eukariotik adalah…
Antivirus
Antibiotik
Antiseptik
Disinfektan
Bakterisidal
Dibawah ini merupakan kriteria antiseptik, kecuali...
Efektifitas
Kecepatan efektifitas awal
Tidak menyebabkan iritasi kulit
Tidakt menyebabkan alergi
Mudah didapatkan
Dibawah ini merupakan pengawet alami, Kecuali….
Kunyit
Jahe
Temulawak
Benzoate
Lada
Dibawah ini yang merupakan faktor yang mempengaruhi aktifitas pengawet. Kecuali…
Konsentrasi pengawet
pH lingkungan
Organisme
Suhu
Tekanan
Dibawah ini yang bukan merupakan mikroorganisme yang dapat dihambat oleh pengawet benzalkonium klorida yaitu .....
Bakteri gram negatif
Bakteri gram positif
Khamir
Fungi
Protozoa
Pengawet makanan merupakan bahan tambahan makanan yang mencegah atau menghambat fermentasi, pengasaman atau penguraian lain terhadap makanan yang disebabkan oleh…
Kontaminasi udara
Kontaminasi air
Debu
Mikroorganisme
Kotoran
Berikut ini merupakan kelebihan pengawetan makanan dengan menggunakan radiasi, kecuali..
Kesegaran bahan pangan tidak berubah
Tidak membusuk selamanya
Tidak menimbulkan polusi lingkungan
Meningkatkan mutu dan hygiene bahan pangan
Tidak menimbulkan residu zat kimia pada makanan
Pengawetan bahan dengan suhu dingin berfungsi untuk ...
Menghambat kerusakan dan menjaga kesegaran
Mematikan mikroorganisme
Menjaga kelembaban
Menjaga kesegaran, dan memperkuat rasa
Mengaktifkan enzim
Penetapan kadar vitamin B12 dilakukan dengan cara mikrobiologis menggunakan bakteri….
E. coli
Corynebacterium
Lactobacillus leichmani
Staphylococcus aureus
Staphylococcus epidermidis
Berdasarkan golongannya vitamin yang larut dalam air yaitu...
Vit. A
Vit. B
Vit. D
Vit. E
Vit. K
Untuk mencapai hidup sehat manusia memerlukan vitamin, salah satunya adalah vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan….
Dapat menghambat pertumbuhan bayi dalam kandungan
Dapat meningkatkan resiko gangguan otak seperti depresi
Dapat menyebabkan metabolisme tubuh terganggu dan kerusakan syaraf
Dapat menyebabkan penurunan jumlah sel darah merah atau anemia megaloblastik
Penurunan sistem imun
Prinsip penetapan kadar vitamin secara mikrobiologi yang tepat dibawah ini adalah….
Mikroba mengalami mutasi jika ada vitamin tertentu
Pertumbuhan mikroba berkolerasi positif dengan kadar vitamin
Pertumbuhan mikroba berkolerasi negatif dengan kadar vitamin
Setiap jenis mikroba hanya dapat tumbuh pada kadar vitamin tertentu
Kadar vitamin akan menseleksi jenis mikroba yang tumbuh
Estimasi dari potensi antibiotik melalui perbandingan langsung antara sampel (antibiotik uji) dengan antibiotik standar yang telah disahkan penggunaannya, terkalibrasi dengan baik, dan umum digunakan sebagai rujukan yaitu disebut..
Tujuan uji potensi antibiotik
Metode uji potensi antibiotik
Prosedur uji potensi antibiotik
Prinsip uji potensi antibiotik
Keunggulan uji potensi antibiotik
Perhatikan langkah-langkah uji potensi antibiotik berikut!
1) Pembuatan ektrak
2) Pembuatan medium
3) Peremajaan biakan murni
4) Pembuatan NaCl
5) Pembuatan suspensi bakteri uji
6) Penentuan aktifitas antifungi
7) Penanaman kertas cakram
8) Pengukuran zona hambat
Urutan yang tepat untuk analisis potensi antibiotic adalah…
1-2-3-4-5-6-7-8
1-3-2-4-5-6-8-7
1-3-4-2-5-6-7-8
1-2-4-3-6-7-5-8
1-2-6-3-4-5-7-8
Penetapan aktivitas antibiotik dapat dikelompokkan ke dalam beberapa cara yaitu :
(1) Cara difusi agar menggunakan cakram kertas,
(2) Cara pengecetan deferensial
(3) Cara turbidimetri pada media cair
(4) Cara sentrifuge
Yang termasuk penetapan aktivitas antibiotik secara in vitro yaitu...
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
Dibawah ini yang termasuk dalam faktor-faktor yang mempengaruhi luas daerah hambatan dengan metode lempeng silinder, kecuali…
Komponen medium pertumbuhan
pH
Ukuran inokulum
Waktu inkubasi
Ukuran media
Metode yang didasarkan pada difusi antibiotik adalah
Metode pengenceran
Metode difusi
Metode lempeng silinder
Metode trubidimetri
Metode dilusi
Dibawah ini merupakan mekanisme kerja antibakteri, kecuali…
Penghambatan terhadap sintesis dinding sel
Penghambatan terhadap flagel
Penghambtan terhadap fungsi membrane sel
Penghambatan terhadap sintesis protein
Penghambatan terhadap sintesis asam nuklet
Kondisi ketika suatu strain bakteri dalam tubuh manusia menjadi kebal terhadap antibiotik disebut…
Resistensi
Antibiotik
Resistensi bakteri
Resistensi antibiotik
Kepekaan antibiotik
Resistensi yang dapat dipindahkan disebabkan adanya kemampuan bakteri dalam system transfer genetik untuk menukarkan dan mengakumulasikan gen resistensi disebut….
Resistensi Alamiah
Resistensi kromosomal
Resistensi
Resistensi ekstrakromosomal
Resistensi buatan
Dampak negatif dari penggunaan antibiotik yang tidak rasional, terlalu sering dan dalam jangka waktu lama ialah…….
Timbulnya kepekaan bakteri
Kehabisan stok antibiotik
Timbulnya resistensi antibiotik
Timbulnya penyakit baru
Diagnosa penyakit semakin sulit
