wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal KMB

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

1. Seorang klien berusia 45 tahun datang ke ruang IGD bersama teman kerjnya. Satu jam yang lalu, klien ketika dan temannya ingin memasang teralis plafon rumah temannya klien terserang listrik, terdapat luka bakar pada telapak tangan sampai kesiku sebelah kiri dan kanan, kaki kanan sampai ke alat vital klien. Berdaskan rumus rule of 9. Berapa persenkah luas luka bakar pada klien?

a)

28 %

b)

39%

c)

38%

d)

19%

2.

Seorang perempuan umur 25 tahun di rawat di Rumah sakit mawar. Pasien sudah 3 hari post operasi apendictomy. Pasien saat ini masih mengeluh nyeri ringan. Pada pemeriksaan fisik diperoleh terdapat luka operasi di daerah kuadran iri bawah abdomen yang masih tampak basah. Apakah tindakan keperaatan yang harus dilakukan pada kasus di atas?

a)

Penyuluhan kesehatan

b)

Membantu kebutuhan personal hygiene pasien

c)

Mencegah infeksi dengan melakukan perawatan luka

d)

Mengatasi masalah nyeri dengan tehnik relaksasi

3.

Seorang klien berumur 46 Tahun menjalani perawatan pada hari ke lima di ruang cardiac intensive care unit dengan masalah gagal jantung kronik. Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan tekanan darah 180/100 mmHg, nadi 100 kali per menit, pernafasan 28 kali per menit dan suhu 37,5oC. Saat ini Klien mengeluh nyeri dada dan sesak nafas. Setelah satu jam pemberian IV Furosemid (Lasix) untuk klien dengan gagal jantung, denyut pendek takikardia ventrikel muncul pada monitor jantung.

Manakah dari ketidakseimbangan elektrolit berikut harus perawat perhatikan?

a)

Hipokalsemia

b)

Hiperkalsemia

c)

Hipokalemia

d)

Hypernatremia

e)

hypermagnesemia

4.

Seorang klien laki-laki usia 52 Tahun datang dengan masalah angina pectoris stabil, oleh perawat dilakukan pemeriksaan kondisi jantung dengan menggunakan alat EKG. Ketika menilai EKG perawat akan menginterpretasikan hasil EKG tersebut.

Perawat tahu bahwa interval PR merupakan waktu yang dibutuhkan untuk?

a)

AV node untuk melepaskan dorongan untuk memulai repolarisasi ventrikel

b)

SA node untuk melepaskan dorongan untuk memulaidepolarisasi atrium

c)

Impuls berpindah dari atrium ke V node

d)

Impuls untuk memulai kontraksi atrium

e)

Impuls menuju ke ventrikel

5.

Klien berusia 47 Tahun di diagnosis hipertensi sekunder dan dirawat di rumah sakit selama enam hari yang lalu. Klien merasa sering mengalami sakit kepala, nyeri dada, pusing dan mual. Klien saat ini terpasang oksigen kanul nasal 2L/menit dan terpasang dengan infus dengan tetesan 12 x/menit. Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan tekanan darah 180/100 mmHg, nadi 100 kali per menit, pernafasan 26 kali per menit setelah dilakukan pengobatan tekanan darah 120/80 mmHg.

Manakah dari faktor-faktor berikut yang dapat menyebabkan tekanan darah turun ke tingkat normal?

a)

Ekskresi natrium dari ginjal

b)

Retensi natrium dan air dari ginjal

c)

Ekskresi natrium dan air dari ginjal

d)

Retensi natrium dan ekskresi air dari ginjal

e)

Ekskresi natrium dan bikarbonat didalam tubuh.

6.

Seorang klien dengan usia 50 tahun datang ke IGD. Klien saat datang mengeluh nyeri pada bagian pencernaan, klien menginformasikan kepada perawat bahwa ayahnya dulu meninggal karena serangan jantung di usia 58 Tahun. Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan tekanan darah 180/100 mmHg, nadi 110 kali per menit, pernafasan 26 kali per menit dan suhu 37,2oC. Perawat melakukan pemasangan alat EKG dan pemberian oksigen 2 L/menit per nasal kanul.

Manakah berikutnya tindakan perawat yang tepat dilakukan?

a)

Panggil dokter

b)

Lalukan rotgen dada portabel

c)

Mulai memasang infus

d)

Lakukan pemeriksaan tanda-tanda vital

e)

Gambaran darah untuk pemeriksaan laboratorium

7.

Seorang perawat yang merawat klien usia 42 tahun dengan emfisema. Klien mengeluh sesak nafas, nyeri saat ekspirasi serta disertai nyeri dada. Terlihat kuku-kuku jari berwarna biru. Klien memiliki riwayat merokok sejak usia 17 tahun. Klien terpasang oksigen. Perawat menilai laju aliran oksigen yang tepat untuk memastikan klien tidak menerima oksigen berlebih.

Manakah laju aliran oksigen yang sesuai untuk klien?

a)

12 L/menit

b)

10 L/menit

c)

6 L/menit

d)

2 L/menit

e)

1 L/menit

8.

Seorang klien usia 56 tahun menjalani perawatan di RS selama 2 minggu dengan masalah respiratory distres syndrome. Oleh karena itu, dilakukan suction pada klien melalui tabung endotrakeal. Selama prosedur penyedotan, perawat melihat pada monitor penurunan denyut jantung.

Manakah dari berikut ini merupakan intervensi keperawatan yang paling tepat?

a)

Meneruskan suction

b)

Beritahu dokter segera

c)

Memasang infus cairan

d)

Pastikan bahwa suction terbatas hanya 15 detik

e)

Hentikan posedur dan pasang oksigen kembali

9.

Seorang perawat akan mmengganti infus intra vena pada klien dengan diagnose buerger disease diruang perawatan sebuah rumah sakit. Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan tekanan 130/80 mmHg, frekuensi nafas 16 kali/menit, suhu 36,7oC dan nadi 65 kali per menit. Klien mengeluh lemas, sakit kepala dan mual serta susah bergerak.

Manakah tindakan yang harus diperhatikan oleh perawat?

a)

Inspeksi cairan intra vena dan tanggal kedaluarsa

b)

Gunakan tourniquet pada area tempat penusukan

c)

Pastikan kepatenan infus set pada area tempat penusukan

d)

Lakukan kompres hangat pada area yang akan dilakukan tindakan

e)

Lakukan kompres dingin pada area yang akan dilakukan tindakan

10.

Seorang klien berusia 54 tahun dibawa ke RS dengan luka bakar. Klien mengalami kecelakaan di pabrik tempat klien bekerja. Klien tampak gelisah, mengeluh haus, nyeri pada luka dan susah tidur. Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan tekanan darah 100/80 mmHg, frekuensi nafas 20 kali per menit, suhu 38,6oC dan nadi 84 kali per menit. Luka bakar terlihat pada kedua tungkai bawah dan pada area perineal klien.

Berapakan persentase permukaan tubuh klien yang telah terbakar?

a)

9%

b)

18%

c)

36%

d)

37%

e)

45%

11.

Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke rumah sakit ditemani oleh ayahnya. Klien tampak menggigil dan menggunakan jaket. Ayahnya menjelaskan bahwa klien pulang dari kampus dengan keluhan kedinginan dalam kelas akibat AC yang terlalu dingin. Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD klien 100/80 mmHg, frekuensi nadi 94 x/m, pernafasan 16 x/m dan suhu 35oC. Disimpulkan bahwa klien mengalami hipotermi sehingga direncanakan untuk melakukan rewarming.

Rasional utama pemanasan terus-menerus pada daerah yang terkena radang dingin adalah untuk?

a)

Meningkatkan gerak

b)

Mengurangi kerusakan sel

c)

Mencegah pembentukan lepuh

d)

Mencegah rasa nyeri dan ketidaknyamanan

e)

Menyeimbangkan suhu tubuh dan suhu udara luar

12.

Seorang laki-laki berusia 25 tahun dibawa ke UGD oleh ambulans akibat kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor. Klien menabrak truk yang sedang berhenti dan kepalanya terbentur aspal. Hasil pemeriksaan didapatkan GCS klien 8, TD 100/70 mmHd, frekuensi nadi 56 x/m, frekuensi nafas16 x/m, dan suhu 36,5oC. Dokter mendiagnosa adanya trauma kapitis.

Manakah dari tanda-tanda berikut yang menunjukkan peningkatan intracranial (TIK) pada trauma kepala?

a)

Bradikardia

b)

Gelisah dan bingung

c)

Haluaran urine meningkat

d)

Tekanan frekuensi nadi meningkat

e)

Orientasi waktu, orang dan tempat

13.

Seorang laki-laki berumur 45 tahun dirawat diruang paru menderita asma bronchiale dengan mengeluh sesak nafas. Hasil pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg, Nadi 85 kali/menit, suhu tubuh 37 ºC, Pernafasan 36 kali/menit. terdapat pernapasan cuping hidung dan retraksi intercostal.

Apakah posisi yaang tepat dianjurkan perawat dengan kodisi pasien?

a)

Posisi miring kanan

b)

Posisi trendelenberg

c)

Posisi fowler tinggi

d)

Posisi supinasi

e)

Posisi semifowler

14.

Seorang perempuan berumur 34 tahun dirawat diruang paru dengan keluhan sesak napas, batuk berdahak, dan sekret tidak bisa keluar. Pada pengkajian pasien megatakan tidak nafsu makan, sering merasa cepat lelah dan merasa nyaman dengan posisi duduk. Dari pemeriksaan fisik terdengar ronchi paru lobus kiri atas, pernapasan 28 kali / menit, nadi 80 kali/ menit.

a)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

b)

Gangguan pertukaran gas

c)

Pola nafas tidak efektif

d)

Intoleransi aktifitas

e)

Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

15.

Seorang perempuan berusia 25 tahun dirawat diruang paru dengan diagnosa medis asma. Saat dilakukan pengkajian pasien mengeluh sesak pada perawat. Hasil pemeriksaan RR pasien 28x/menit. Perawat akan melakukan pemasangan oksigen. Perawat D menghubungkan kanul ke selang oksigen.

Apakah langkah selanjutnya yang harus dilakukan perawat?

a)

Perawat mengatur aliran oksigen sampai kecepatan yang disarankan.

b)

Perawat memasang kanul oksigen

c)

Perawat mengatur pengikat pada masker

d)

Perawat mencuci tangan

e)

Perawat mengatur posisi pasien

16.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat diruang paru dengan diagnose medis asma bronchiale. Pasien mengeluh sesak nafas. Dari hasil pemeriksaan didapatkan tanda-tanda vital tekanan darah 140/90 mmHg, frekuensi nadi: 90 kali/menit, suhu tubuh :37, RR 36x/menit. Terdapat pernapasan cuping hidung dan retraksi intercostae.

Apakah posisi yang tepat dianjurkan perawat pada pasien?

a)

Posisi supinasi

b)

Posisi semifowler

c)

Posisi fowler timggi

d)

Posisi miring

e)

Posisi trendelberg

17.

Seorang wanita usia 25 tahun menderita asma. Perawat melakukan pemeriksaan fisik pada pasien tersebut didapatkan temuan adanya penyempitan jalan napas.

Apakah bunyi pada penyempitan jalan napas.?

a)

Ronchi

b)

Mengi

c)

Friction Rub Pleural

d)

Bronchial

e)

Resonan

18.

Seorang perawat melakukan pemeriksaan fisik paru pada pasien. Saat dilakukan perkusi pada area paru-paru didapatkan perkusi normal.

Apakah perkusi normal yang dimaksud dalam kasus diatas?

a)

Pekak

b)

Resonan

c)

Redup

d)

Bronchial

e)

Timpani

19.

Seorang laki-laki berusia 38 tahun dirawat diruang paru dengan diagnosa medis TB aktif. Pada pengkajian ditemukan saat ini kondisinya sudah mulai membaik dan diizinkan untuk pulang. Pada saat pengkajian didapatkan data bahwa pasien tinggal dengan anak dan istrinya.

Apakah pendidikan kesehatan yang perlu diberikan pada pasien sebelum pulang untuk pencegahan dirumah?

a)

Jika bicara berhadapan

b)

Bila batuk tidak perlu ditutup

c)

Peralatan makan bersama

d)

Ventilasi tertutup dan pencahayaan yang gelap

e)

Berbicara tidak berhadapan, apabila batuk ditutup dan tidak meludah disembarang tempat.

20.

Seorang perempuan berumur 28 tahun masuk dirawat diruang paru dan dilakukan pemasangan selang di dada untuk mengatasi hemothorax. Saat dilakukan pengkajian oleh perawat, pasien mengatakan rasa tidak nyaman pada area pemasangan selang, hasil inspeksi perawat melihat pasien tampak mengerang kesakitan, raut muka yang tegang, postur tubuh yang kaku.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Risiko tinggi infeksi

b)

Perubahan kenyamanan: nyeri

c)

Risiko tinggi pertukaran gas

d)

Intoleransi aktifitas

e)

Hambatan mobilitas fisik

21.

Seroang laki-laki berusia 40 tahaun di bawa oleh keluarga nya ke IGD, keluarganya mengatakan baru saja mengalami kecelakaan. Hasil pemeriksaan di dapatkan pasien mengalami fraktur tulang terbuka derajat II pada bagian tibia fibula sinistra, terdapat kerusakan kulit sampai subkutis\hypodermis dan perdarahan aktif pada bagian luka. Pasien sudah di laukan deep bleeding untuk menghentikan perdarahannya. Pasien tampak meringis kesakitan tampak melindungi bagian luka, tampak cemas. Tetapkan diagnose keperawatan yang paling tepat

a)

Nyeri akut berhubungan dengan agens cedrea fisik

b)

Nyeri akut berhubungan dengan agens cedera biologis

c)

Nyeri akut berhubungan dengan agens cedera kimiawi

d)

Nyeri akut berhubungan dengan agens cedera patologis

e)

Nyeri akut berhubungan dengan agens cedera traumatic

22.

Seorang laki-laki berusia 49 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri punggung bawah rasa nyeri pada tulang punggung bagia bawah yang terasa hingga ke bokong dan paha. Hasil pengkajian didapatkan pasien tampak meringisi kesakitan sambil memegangi punggung bagian bawahnya, tampak kesulitan untuk duduk tenang, tampak gelisah dan terlihat cemas. Tetapkan intervensi apa yang paling tepat pada kasus diatas

a)

Lakukan pengkajian nyeri komprehensif

b)

Ajarkan teknik relaksai dan distraksi serta pemijatan

c)

Pertimbangkan pengaruh budaya terhadap respon nyeri

d)

Gali pengetahuan dan kepercayaan pasien mengenai nyeri

e)

Gunakan strategi komunikasi terapeutik untuk mengetahui pengalaman nyeri

23.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke poliklinik untuk memeriksakan keadaan luka nya, pasien mengatakan sudah 3 hari mengalami luka akibat kecelakaan. Saat dilakukan pengkajian didapatkan panjang dan lebar luka sebasar 89 Cm, kedalaman luka sampai hypodermis, undermaining > 2 Cm, tepi luka jelas tidak menyatu dengan dasar luka, tipe eksudat terdapat cairan bercampur sedikit darah, tidak ada jaringan granulasi dan epitelisasi < 25%. Pasien mengeluh nyeri pada luka, tampak kemerahan, bengkak, saat palpasi teraba hangat. Tentukan diagnose keperawatan apa yang paling tepat pada kasus diatas

a)

Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan sekresi

b)

Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan nyeri akut

c)

Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan hipotermia

d)

Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan hipertermia

e)

Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan agens cedera kimiawi

24.

Seorang balita berusia 2 tahun dibawa ibunya ke RS A, dengan keluhan rewel, sering tidur, tidak mau menyusu, terkadang muntah, pernah kejang dan ibu mengatakan kepala anaknya semakin hari semakin membesar dan mengalami masalah pada anaknya ini sudah 5 hari. Saat dilakukan pemeriksaan penunjang terdapat produksi berlebihan cairan dalam otak, suspect hydrocepalus. Hasil pengkajian turgor kulit tidak elatis dan kering, membrane mukosa kering, suhu 38,70C dan tampak lemah. Tentukan diagnose keperawatan apa yang paling tepat

a)

Defisien volume cairan berhubungan dengan agens farmaseutika

b)

Defisien volume cairan berhubungan dengan asupan cairan kurang

c)

Defisien volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan aktif

d)

Defisien volume cairan berhubungan dengan hambatan mengakses cairan

e)

Defisien volume cairan berhubungan dengan kurang pengetahuan tentang kebutuhan cairan

25.

Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke klinik dengan keluhan pada wajahnya yang penuh dengan jerawat yang tidak sembuh-sembuh, pasien mengatakan mau mengobati jerawatnya karena malu dan mau meningkatkan kepercayaan diri, pasien mengatakan apabila jerawatnya hilang akan merasa puas pada dirinya dan merasa berharga. Tentukan diagnose keperawatan apa yang paling tepat

a)

Gangguan citra tubuh

b)

Gangguan identitas pribadi

c)

Harga diri rendah situasional

d)

Risiko gangguan identitas pribadi

e)

Kesiapan meningkatkan konsep diri

26.

Seorang perempuan umur 73 tahun, dibawa anaknya ke klinik dokter untuk memeriksakan keadaan ibunya. Ibunya menyatakan tidak mampu mencapai toilet pada waktunya berkemih, tiba-tiba kencingnya sudah keluar dan mengatakan dorongan hasrat ingin berkemih terlalu kuat apabila saatnya berkemih sehingga tidak mampu menahan sampai ke dalam toilet. Klien tidak mengkonsumsi obat apapun. Anda sebagai perawat diagnosa apa yang tepat pada kasus diatas

a)

Inkontinensia urin dorongan berhubungan dengan asupan kafein

b)

Inkontinensia urin dorongan berhubungan dengan penggunaan diuretik

c)

Inkontinensia urin dorongan berhubungan dengan tekanan intra abdomen tinggi

d)

nkontinensia urin dorongan berhubungan dengan penurunan kapasitas kandung kemih

e)

Inkontinensia urin dorongan berhubungan dengan hiperaktivitas detrusor kontraktilitas bladder

27.

Seorang perempuan berusia 30 tahun, sudah 4 hari dirawat di RS A. saat dilakukan pengakjian hari ke 4 pada shift pagi oleh perawat F, didapatkan data subjektif (DS) : klien mengatakan ingin dilepaskan selang perkemihannya, klien mengatakan tidak nyaman dengan adanya selang diperkemihannya, klien kurang nyenyak tidur, adapaun data objektif (DO) : klien terpasang kateterisasi, klien tampak risih dan tampak memegangi selang kateter, klien tampak gelisah, klien masih dalam anjuran dokter bedrest total. Anda sebagai perawat intervensi keperawatan apa yang tepat pada kasus diatas?

a)

Melepaskan kateterisasi

b)

Melakukan perawatan kateterisasi

c)

Melakukan latihan bledder training

d)

Membimbing relaksasi dan distraksi

e)

Menganjurkan minum air putih yang banyak

28.

Seorang perempuan berusia 55 tahun, sudah 8 hari menjalani pengobatan dan perawatan di RS, berdasarkan hasil pemeriksaan penunjang keadaan ginjal klien sudah tidak berfungsi secara normal untuk bertahan hidup lebih lama klien memilih dengan prosedur pembedahan yang menempatkan kateter plastic kedalam perut untuk dijadikan port akses sebagai pencucian darah. Klien merasa sedih dengan penyakit yang dialaminya, klien mengatakan malu dengan keadaanya setelah selesai pembedahan tersebut. Tampak klien terkadang melamun dan tampak gelisah dan menyendiri. Anda sebagai perawat diagnose keperawatan apa yang lebih tepat diberikan pada kasus diatas ?

a)

Gangguan citra diri berhubungan dengan penyakit

b)

Gangguan citra diri berhubungan dengan perubahan fisik

c)

Gangguan citra diri berhubungan dengan kelemahan fisik

d)

Gangguan citra diri berhubungan dengan personal hygiene

e)

Gangguan citra diri berhubungan dengan intolransi aktivitas

29.

Seorang perempuan berusia 29 tahun, datang ke klinik dokter untuk memeriksakan keadaanya. Klien mengatakan akhir-akhir ini sering sekali merasakan selalu haus, sering kencing dan sering makan namun badan tetap kurus, klien mengatakan cepat cape, lemah dan lesu tidak begitu bersemangat setiap pagi selalau menguap dan mengantuk. Saat dilakukan cek GDS didapatkan 205mg/dl. Menurut anda termasuk DM tipe berapa kasus diatas?

a)

Diabetes Melitus Tipe 1

b)

Diabetes Melitus Tipe 2

c)

Diabetes Melitus Tipe 3

d)

Diabetes Melitus Tipe 4

e)

Diabetes Melitus Tipe 2

30.

Seorang laki-laki berusia 64 tahun dibawa anaknya ke IGD, anak klien mengatakan menemukan ayah nya pingsan dikursi saat menonton TV. Anak klien mengatakan ayah nya sempat muntah dan mengeluh nyeri dada walaupun sudah beristirahat tetap mengeluh nyeri. Saat dilakukan pemeriksaan klien tampak diaphoresis, tampak pucat dan terdapat artimia saat dilakukan palpasi pada nadi, badan klien teraba panas serta napas terdengar ronki kasar dan dyspnea. Saat dilakukan pemeriksaan penunjang dengan EKG ditemukan elevasi ST dan inversi gelombang T dan terjadi gangguan gelombang Q. Anda sebagai perawat intervensi keperawatan apa yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Mengurangi aktifitas fisik

b)

Menganjurkan minum air putih yang banyak

c)

Menganjurkan berolah raga yang rutin dan teratur

d)

Menganjurkan tirah baring selama masa pengobatan

e)

Menganjurkan mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air

31.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan sulit bernafas dan tubuh membengkak. Pada pengkajian yang dilakukan perawat pitting edema 5 mm dan kembali dalam 7 detik, berat badan mengalami kenaikan 5 kg selama 1 minggu. TTV: TD= 130/90 mmHg, N= 108 x/ menit, RR= 30x/ menit, T=36,80C.

Apakah tindakan kolaboratif yang dapat dilakukan perawat pada kasus tersebut?

a)

Membatasi cairan yang masuk

b)

Memonitor saturasi oksigen berkala

c)

Berkolaborasi dalam pemberian deuretik

d)

Berkolaborasi dalam pemberian antideuretik

e)

Memberikan oksigen 5 liter per menit via nasal kanul

32.

Seorang perempuan berusia 33 tahun dibawa ke rumah sakit karena sudah 3 hari mengalami keluhan demam, merasa tidak puas saat buang air kecil, klien menangis kesakitan saat kencing dan memegang area perut bawahnya, warna urine pekat berwarna kemerahan dan rasa terbakar pada bagian uretra. Pemeriksaan tanda vital, Tekanan darah= 130/100 mmHg, Nadi= 120 kali/ menit, T= 38oC, RR= 26 kali/ menit, skala nyeri 8 (0-10).

Apakah masalah prioritas keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Nyeri akut

b)

Hipertermia

c)

Resiko infeksi

d)

Inkontinensia urin

e)

Kelebihan volume cairan

33.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dibawa ke IGD karena mengalami keletihan, malaise dan anorexia serta kencing sedikit. Hasil pemeriksaan AGD pH: 7, 30, PCO2: 35 mmHg, HCO3-: 18 mEq/lt. TTV: TD= 100/60 mmHg, 110x/ menit, RR= 29x/ menit, T=350C.

apa interpretasi analisa gas darah pada klien tersebut?

a)

Asidosis metabolik

b)

Alkalosis metabolik

c)

Asidosis respiratorik

d)

Alkalosis respiratorik

e)

Asidosis respiratorik dan metabolik

34.

Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD karena mengalami nyeri hebat di pinggul sebelah kiri dan sesak. Hasil pemeriksaan AGD pH: 7, 50, PCO2: 48 mmHg, HCO3-: 22 mEq/lt, BE: +5. TTV: TD= 100/80 mmHg, 105x/ menit, RR= 37x/ menit, T=36,80C.

apa interpretasi analisa gas darah pada klien tersebut?

a)

Asidosis metabolik terkompenasi

b)

Asidosis respiratorik dan metabolik

c)

Alkalosis respiratori terkompensasi

d)

Alkalosis metabolik tidak terkompensasi

e)

Asidosis respiratorik tidak terkompensasi

35.

Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke rumah sakit dengan keluhan seluruh tubuh membengkak dan berat badannya meningkat dari 50 kg menjadi 54 kg dalam waktu 1 minggu. Pada pemeriksaan fisik yang dilakukan perawat pitting edema 4 mm, klien tampak kehausan dan menghabiskan air cukup banyak namun pengeluaran urin 500 cc/ 24 jam.

Apakah masalah prioritas keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Pola nafas tidak efektif

b)

Gangguan eleminasi urin

c)

Kelebihan volume cairan

d)

Gangguan perfusi jaringan: cardiopulmonari

e)

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

36.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke rumah sakit karena mengalami penurunan kesadaran. Anak klien mengatakan ayahnya memiliki riwayat hipertensi sejak 3 tahun yang lalu. Pada saat pemeriksaan tingkat kesadaran mata pasien terbuka dengan rangsangan nyeri, suara yang keluar dari mulut pasien hanya mengerang dan respon motorik melokalisir terhadap stimulus nyeri.

Berapa gaslow coma Scale pada klien diatas?

a)

E1V1M6

b)

E2V1M5

c)

E2V2M6

d)

E3V5M6

e)

E2V2M5

37.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke rumah sakit karena mengalami kelemahan. Anak pasien mengatakan ayahnya memiliki riwayat hipertensi sejak 3 tahun yang lalu. Pada saat pemeriksaan tingkat kesadaran adalah sadar penuh dengan GCS E4V5M6, pemeriksaan skala kekuatan otot pada ektremitas atas dan bawah dextra klien mampu melawan gravitasi dengan tahanan maksimal sedangkan pada ekstremitas atas dan bawah sinistra terdapat pergerakan namun tidak dapat melawan gravitasi.

Berapakah skala kekuatan otot pada klien diatas?

a)

5555 2222

b)

2222 5555

c)

5555 3333

d)

3333 4444

e)

3333 5555

38.

Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke rumah sakit karena sesak nafas. Klien memiliki riwayat tuberkulosis 1 tahun yang lalu dan telah mengikuti program OAT selama 6 bulan. Pada saat dilakukan pengkajian klien tampak menggigil, batuk produktif, terjadi deviasi trakea dextra. Pada pemeriksaan fisik dada bunyi nafas redup, taktil fremitus teraba lemah pada paru sinistra. Tanda vital, TD= 120/80 mmHg, RR=30 kali/ menit, T= 380C, Nadi= 88 kali/ menit.

Apa pemeriksaan diagnostik yang harus dilakukan dalam menegakkan diagnosa pada kasus diatas?

a)

Biopsi pleura

b)

Sputum BTA

c)

Analisa gas darah

d)

Pemeriksaan radiologi

e)

Pengukuran fungsi paru

39.

Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke rumah sakit karena sesak nafas. Klien memiliki riwayat tuberkulosis 1 tahun yang lalu dan telah mengikuti program OAT selama 6 bulan. Pada saat dilakukan pengkajian klien tampak menggigil, batuk produktif, terjadi deviasi trakea dextra. Pada pemeriksaan fisik dada bunyi nafas redup, taktil fremitus teraba lemah pada paru sinistra. Tanda vital, TD= 120/80 mmHg, RR=30 kali/ menit, T= 380C, Nadi= 88 kali/ menit, SPO2= 90% tanpa alat bantu nafas.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Intoleransi aktivitas

b)

Ketidakefektifan pola nafas

c)

Ketidakefektifan bersihan jalan nafas

d)

Ketidakefektifan perfusi jaringan serebral

e)

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

40.

Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke rumah sakit karena sesak nafas. Klien memiliki riwayat tuberkulosis 1 tahun yang lalu dan telah mengikuti program OAT selama 6 bulan. Pada saat dilakukan pengkajian klien tampak sesak saat berbaring telentang, menggigil, batuk produktif, terjadi deviasi trakea dextra. Pada pemeriksaan fisik dada bunyi nafas redup, taktil fremitus teraba lemah pada paru sinistra. Tanda vital, TD= 120/80 mmHg, RR=30 kali/ menit, T= 380C, Nadi= 88 kali/ menit, SPO2= 90% tanpa alat bantu nafas.

Apakah tindakan yang harus dilakukan?

a)

Terapi oksigen

b)

Airway suction

c)

Terapi aktivitas

d)

Airway management

e)

Monitor tanda-tanda vital

41.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dengan keluhan nyeri saat berkemih. Perawat melakukan pengkajian mengenai keluhan utama, adanya rasa nyeri pada bagian meatus uretra selama dan sesudah berkemih, TTV: TD=130/80 mmHg, N= 88x/ menit, RR=25x/ menit, T=380C. Klien pernah memiliki riwayat cystitis. Perawat curiga klien mengalami infeksi saluran kemih berulang.

Apakah tindakan kolaboratif perawat untuk menegakan diagnosis infeksi saluran kemih pada kasus diatas?

a)

CT scan

b)

Sputum BTA

c)

Rontgen dada

d)

USG abdomen

e)

Pemeriksaan urinalisis

42.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke poli penyakit dalam rumah sakit X dengan keluhan nyeri pada pinggang sebelah kiri sejak 1 minggu yang lalu. Klien bekerja sebagai supir angkot, klien sering minum minuman bersoda dan kafein untuk menghilangkan kantuk. Perawat akan melakukan pemeriksaan fisik ginjal.

Apakah langkah persiapan yang penting dilakukan klien pada kasus diatas?

a)

Posisi sims

b)

Posisi telentang

c)

Melepas pakaian bawah

d)

Mengosongkan vesika urinaria

e)

Menghangatkan telapak tangan pemeriksa

43.

Seorang laki-laki berusia 27 tahun akan melaksanakan operasi batu ginjal. Klien dilakukan pemasangan kateter pria untuk pengosongan kandung kemih sebelum operasi. Perawat telah memasukan kateter sepanjang 18 cm pada uretra dan terlihat urin keluar pada ujung selang kateter.

Apakah langkah yang selanjutnya dilakukan perawat pada prosedur pemasangan kateter pria?

a)

Anjurkan teknik relaksasi nafas dalam

b)

Isi ballon kateter dengan aquadest sebanyak 20 cc

c)

Fiksasi kateter mengguakan plester pada paha klien

d)

Masukan lagi kateter sepanjang 2 cm sambil sedikit diputar

e)

Gantungkan urine bag pada posisi lebih rendah dari kandung kemih

44.

Seorang laki-laki berusia 30 tahun telak menjalani operasi close fracture femur dextra 3 jam yang lalu. Klien mengatakan tidak merasakan sensasi pada kakinya, klien akan melaksanakan operasi batu ginjal. Klien dilakukan pemasangan kateter pria untuk pengosongan kandung kemih sebelum operasi. Perawat telah memasukan kateter sepanjang 18 cm pada uretra dan terlihat urin keluar pada ujung selang kateter.

Apakah langkah yang selanjutnya dilakukan perawat pada prosedur pemasangan kateter pria?

a)

Anjurkan teknik relaksasi nafas dalam

b)

Isi ballon kateter dengan aquadest sebanyak 20 cc

c)

Fiksasi kateter mengguakan plester pada paha klien

d)

Masukan lagi kateter sepanjang 2 cm sambil sedikit diputar

e)

Gantungkan urine bag pada posisi lebih rendah dari kandung kemih

45.

Seorang perempuan berusia 32 tahun mengalami hematuria, distensi kandung kemih dan nyeri selama serta sesudah kencing. Klien akan dilakukan pemasangan kateter wanita. Perawat sudah menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk tindakan pemasangan kateter.

Posisi apakah yang diberikan perawat untuk prosedur tersebut?

a)

Sims

b)

Pronasi

c)

Litotomi

d)

Fowler 30 derajat

e)

Dorsal Recumbent

46.

Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke pelayanan kesehatan, pemeriksaan fisik, RR=24 kali/ menit, T= 36,5C, Nadi= 80 kali/ menit, dengan keluhan nyeri, terdapat benjolan yang berisi cairan berwarna putih pada kulit bagian belakang tubuh pasien.

Apakah masalah prioritas keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Nyeri akut

b)

Hipertermia

c)

Resiko infeksi

d)

Gangguan citra tubuh

e)

Kerusakan integritas jaringan

47.

Seorang perempuan di bawa ke IGD dengan keluhan nyeri kepala, peradangan pada jaringan otak yang berpusat pada satu area bisa menyerang lobus temporal yang mengatur fungsi memori dan bicara seseorang yang disebabakan oleh:

a)

Autoimun

b)

PAeradangan otak primer

c)

Gangguan lobus frontal

d)

SrokeHemoragik

e)

Peradangan otak sekunder

48.

1. Seorang perempuan berusia 35 tahun memeriksakan diri ke poli orthopedi, tanda vital, TD 100/90 mmHg, RR=20 kali/ menit, T= 370C, Nadi= 80 kali/ menit dengan keluhan nyeri, sering kebas pada pergelangan tangan dan jari sebelah kiri, gejala ini sering hilang dan timbul dan mengganggu .

Apa tindakan keperawatan yang harus dilakukan?

a)

Terapi oksigen

b)

Imobilisasi

c)

Terapi aktivitas

d)

Airway management

e)

Monitor tanda-tanda vital

49.

Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke rumah sakit karena terjatuh dari kamar mandi dan tidak sadarkan diri. Klien memiliki riwayat hipertensi 1 tahun yang lalu dan telah mengikuti pengobatan. Pada saat dilakukan pengkajian klien tampak tidak bisa menggerakan lengan,tungkai dan wajah sebelah kirinya,hasil ct scan tamapak ada sumbatan pada pembuluh darah di kepala pasien, Tanda vital, TD= 170/100 mmHg, RR=28 kali/ menit, T= 380C, Nadi= 88 kali/ menit.

Apa diagnosa pada kasus diatas?

a)

Meningitis

b)

Enshafalitis

c)

polio

d)

Stroke hemoragik

e)

Stroke non heroragik

50.

Seorang laki-laki berusia 17 tahun datang memeriksakan diri bersama orang tua dengan keluhan kulit merah karena tersiram air panas dan kulit pasien tampak melepuh dengan pemeriksaan fisik Tanda vital, RR=20 kali/ menit, T= 390C, Nadi= 80 kali/ menit.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Nyeri

b)

Intoleransi aktivitas

c)

Kerusakan integritas kulit

d)

Ketidakefektifan pola nafas

e)

Ketidakefektifan bersihan jalan nafas