Font size
WorksheetsSoal KMB
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
1. Seorang klien berusia 45 tahun datang ke ruang IGD bersama teman kerjnya. Satu jam yang lalu, klien ketika dan temannya ingin memasang teralis plafon rumah temannya klien terserang listrik, terdapat luka bakar pada telapak tangan sampai kesiku sebelah kiri dan kanan, kaki kanan sampai ke alat vital klien. Berdaskan rumus rule of 9. Berapa persenkah luas luka bakar pada klien?
28 %
39%
38%
19%
Seorang perempuan umur 25 tahun di rawat di Rumah sakit mawar. Pasien sudah 3 hari post operasi apendictomy. Pasien saat ini masih mengeluh nyeri ringan. Pada pemeriksaan fisik diperoleh terdapat luka operasi di daerah kuadran iri bawah abdomen yang masih tampak basah. Apakah tindakan keperaatan yang harus dilakukan pada kasus di atas?
Penyuluhan kesehatan
Membantu kebutuhan personal hygiene pasien
Mencegah infeksi dengan melakukan perawatan luka
Mengatasi masalah nyeri dengan tehnik relaksasi
Seorang klien berumur 46 Tahun menjalani perawatan pada hari ke lima di ruang cardiac intensive care unit dengan masalah gagal jantung kronik. Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan tekanan darah 180/100 mmHg, nadi 100 kali per menit, pernafasan 28 kali per menit dan suhu 37,5oC. Saat ini Klien mengeluh nyeri dada dan sesak nafas. Setelah satu jam pemberian IV Furosemid (Lasix) untuk klien dengan gagal jantung, denyut pendek takikardia ventrikel muncul pada monitor jantung.
Manakah dari ketidakseimbangan elektrolit berikut harus perawat perhatikan?
Hipokalsemia
Hiperkalsemia
Hipokalemia
Hypernatremia
hypermagnesemia
Seorang klien laki-laki usia 52 Tahun datang dengan masalah angina pectoris stabil, oleh perawat dilakukan pemeriksaan kondisi jantung dengan menggunakan alat EKG. Ketika menilai EKG perawat akan menginterpretasikan hasil EKG tersebut.
Perawat tahu bahwa interval PR merupakan waktu yang dibutuhkan untuk?
AV node untuk melepaskan dorongan untuk memulai repolarisasi ventrikel
SA node untuk melepaskan dorongan untuk memulaidepolarisasi atrium
Impuls berpindah dari atrium ke V node
Impuls untuk memulai kontraksi atrium
Impuls menuju ke ventrikel
Klien berusia 47 Tahun di diagnosis hipertensi sekunder dan dirawat di rumah sakit selama enam hari yang lalu. Klien merasa sering mengalami sakit kepala, nyeri dada, pusing dan mual. Klien saat ini terpasang oksigen kanul nasal 2L/menit dan terpasang dengan infus dengan tetesan 12 x/menit. Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan tekanan darah 180/100 mmHg, nadi 100 kali per menit, pernafasan 26 kali per menit setelah dilakukan pengobatan tekanan darah 120/80 mmHg.
Manakah dari faktor-faktor berikut yang dapat menyebabkan tekanan darah turun ke tingkat normal?
Ekskresi natrium dari ginjal
Retensi natrium dan air dari ginjal
Ekskresi natrium dan air dari ginjal
Retensi natrium dan ekskresi air dari ginjal
Ekskresi natrium dan bikarbonat didalam tubuh.
Seorang klien dengan usia 50 tahun datang ke IGD. Klien saat datang mengeluh nyeri pada bagian pencernaan, klien menginformasikan kepada perawat bahwa ayahnya dulu meninggal karena serangan jantung di usia 58 Tahun. Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan tekanan darah 180/100 mmHg, nadi 110 kali per menit, pernafasan 26 kali per menit dan suhu 37,2oC. Perawat melakukan pemasangan alat EKG dan pemberian oksigen 2 L/menit per nasal kanul.
Manakah berikutnya tindakan perawat yang tepat dilakukan?
Panggil dokter
Lalukan rotgen dada portabel
Mulai memasang infus
Lakukan pemeriksaan tanda-tanda vital
Gambaran darah untuk pemeriksaan laboratorium
Seorang perawat yang merawat klien usia 42 tahun dengan emfisema. Klien mengeluh sesak nafas, nyeri saat ekspirasi serta disertai nyeri dada. Terlihat kuku-kuku jari berwarna biru. Klien memiliki riwayat merokok sejak usia 17 tahun. Klien terpasang oksigen. Perawat menilai laju aliran oksigen yang tepat untuk memastikan klien tidak menerima oksigen berlebih.
Manakah laju aliran oksigen yang sesuai untuk klien?
12 L/menit
10 L/menit
6 L/menit
2 L/menit
1 L/menit
Seorang klien usia 56 tahun menjalani perawatan di RS selama 2 minggu dengan masalah respiratory distres syndrome. Oleh karena itu, dilakukan suction pada klien melalui tabung endotrakeal. Selama prosedur penyedotan, perawat melihat pada monitor penurunan denyut jantung.
Manakah dari berikut ini merupakan intervensi keperawatan yang paling tepat?
Meneruskan suction
Beritahu dokter segera
Memasang infus cairan
Pastikan bahwa suction terbatas hanya 15 detik
Hentikan posedur dan pasang oksigen kembali
Seorang perawat akan mmengganti infus intra vena pada klien dengan diagnose buerger disease diruang perawatan sebuah rumah sakit. Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan tekanan 130/80 mmHg, frekuensi nafas 16 kali/menit, suhu 36,7oC dan nadi 65 kali per menit. Klien mengeluh lemas, sakit kepala dan mual serta susah bergerak.
Manakah tindakan yang harus diperhatikan oleh perawat?
Inspeksi cairan intra vena dan tanggal kedaluarsa
Gunakan tourniquet pada area tempat penusukan
Pastikan kepatenan infus set pada area tempat penusukan
Lakukan kompres hangat pada area yang akan dilakukan tindakan
Lakukan kompres dingin pada area yang akan dilakukan tindakan
Seorang klien berusia 54 tahun dibawa ke RS dengan luka bakar. Klien mengalami kecelakaan di pabrik tempat klien bekerja. Klien tampak gelisah, mengeluh haus, nyeri pada luka dan susah tidur. Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan tekanan darah 100/80 mmHg, frekuensi nafas 20 kali per menit, suhu 38,6oC dan nadi 84 kali per menit. Luka bakar terlihat pada kedua tungkai bawah dan pada area perineal klien.
Berapakan persentase permukaan tubuh klien yang telah terbakar?
9%
18%
36%
37%
45%
Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke rumah sakit ditemani oleh ayahnya. Klien tampak menggigil dan menggunakan jaket. Ayahnya menjelaskan bahwa klien pulang dari kampus dengan keluhan kedinginan dalam kelas akibat AC yang terlalu dingin. Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD klien 100/80 mmHg, frekuensi nadi 94 x/m, pernafasan 16 x/m dan suhu 35oC. Disimpulkan bahwa klien mengalami hipotermi sehingga direncanakan untuk melakukan rewarming.
Rasional utama pemanasan terus-menerus pada daerah yang terkena radang dingin adalah untuk?
Meningkatkan gerak
Mengurangi kerusakan sel
Mencegah pembentukan lepuh
Mencegah rasa nyeri dan ketidaknyamanan
Menyeimbangkan suhu tubuh dan suhu udara luar
Seorang laki-laki berusia 25 tahun dibawa ke UGD oleh ambulans akibat kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor. Klien menabrak truk yang sedang berhenti dan kepalanya terbentur aspal. Hasil pemeriksaan didapatkan GCS klien 8, TD 100/70 mmHd, frekuensi nadi 56 x/m, frekuensi nafas16 x/m, dan suhu 36,5oC. Dokter mendiagnosa adanya trauma kapitis.
Manakah dari tanda-tanda berikut yang menunjukkan peningkatan intracranial (TIK) pada trauma kepala?
Bradikardia
Gelisah dan bingung
Haluaran urine meningkat
Tekanan frekuensi nadi meningkat
Orientasi waktu, orang dan tempat
Seorang laki-laki berumur 45 tahun dirawat diruang paru menderita asma bronchiale dengan mengeluh sesak nafas. Hasil pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg, Nadi 85 kali/menit, suhu tubuh 37 ºC, Pernafasan 36 kali/menit. terdapat pernapasan cuping hidung dan retraksi intercostal.
Apakah posisi yaang tepat dianjurkan perawat dengan kodisi pasien?
Posisi miring kanan
Posisi trendelenberg
Posisi fowler tinggi
Posisi supinasi
Posisi semifowler
Seorang perempuan berumur 34 tahun dirawat diruang paru dengan keluhan sesak napas, batuk berdahak, dan sekret tidak bisa keluar. Pada pengkajian pasien megatakan tidak nafsu makan, sering merasa cepat lelah dan merasa nyaman dengan posisi duduk. Dari pemeriksaan fisik terdengar ronchi paru lobus kiri atas, pernapasan 28 kali / menit, nadi 80 kali/ menit.
Bersihan jalan nafas tidak efektif
Gangguan pertukaran gas
Pola nafas tidak efektif
Intoleransi aktifitas
Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Seorang perempuan berusia 25 tahun dirawat diruang paru dengan diagnosa medis asma. Saat dilakukan pengkajian pasien mengeluh sesak pada perawat. Hasil pemeriksaan RR pasien 28x/menit. Perawat akan melakukan pemasangan oksigen. Perawat D menghubungkan kanul ke selang oksigen.
Apakah langkah selanjutnya yang harus dilakukan perawat?
Perawat mengatur aliran oksigen sampai kecepatan yang disarankan.
Perawat memasang kanul oksigen
Perawat mengatur pengikat pada masker
Perawat mencuci tangan
Perawat mengatur posisi pasien
Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat diruang paru dengan diagnose medis asma bronchiale. Pasien mengeluh sesak nafas. Dari hasil pemeriksaan didapatkan tanda-tanda vital tekanan darah 140/90 mmHg, frekuensi nadi: 90 kali/menit, suhu tubuh :37, RR 36x/menit. Terdapat pernapasan cuping hidung dan retraksi intercostae.
Apakah posisi yang tepat dianjurkan perawat pada pasien?
Posisi supinasi
Posisi semifowler
Posisi fowler timggi
Posisi miring
Posisi trendelberg
Seorang wanita usia 25 tahun menderita asma. Perawat melakukan pemeriksaan fisik pada pasien tersebut didapatkan temuan adanya penyempitan jalan napas.
Apakah bunyi pada penyempitan jalan napas.?
Ronchi
Mengi
Friction Rub Pleural
Bronchial
Resonan
Seorang perawat melakukan pemeriksaan fisik paru pada pasien. Saat dilakukan perkusi pada area paru-paru didapatkan perkusi normal.
Apakah perkusi normal yang dimaksud dalam kasus diatas?
Pekak
Resonan
Redup
Bronchial
Timpani
Seorang laki-laki berusia 38 tahun dirawat diruang paru dengan diagnosa medis TB aktif. Pada pengkajian ditemukan saat ini kondisinya sudah mulai membaik dan diizinkan untuk pulang. Pada saat pengkajian didapatkan data bahwa pasien tinggal dengan anak dan istrinya.
Apakah pendidikan kesehatan yang perlu diberikan pada pasien sebelum pulang untuk pencegahan dirumah?
Jika bicara berhadapan
Bila batuk tidak perlu ditutup
Peralatan makan bersama
Ventilasi tertutup dan pencahayaan yang gelap
Berbicara tidak berhadapan, apabila batuk ditutup dan tidak meludah disembarang tempat.
Seorang perempuan berumur 28 tahun masuk dirawat diruang paru dan dilakukan pemasangan selang di dada untuk mengatasi hemothorax. Saat dilakukan pengkajian oleh perawat, pasien mengatakan rasa tidak nyaman pada area pemasangan selang, hasil inspeksi perawat melihat pasien tampak mengerang kesakitan, raut muka yang tegang, postur tubuh yang kaku.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?
Risiko tinggi infeksi
Perubahan kenyamanan: nyeri
Risiko tinggi pertukaran gas
Intoleransi aktifitas
Hambatan mobilitas fisik
Seroang laki-laki berusia 40 tahaun di bawa oleh keluarga nya ke IGD, keluarganya mengatakan baru saja mengalami kecelakaan. Hasil pemeriksaan di dapatkan pasien mengalami fraktur tulang terbuka derajat II pada bagian tibia fibula sinistra, terdapat kerusakan kulit sampai subkutis\hypodermis dan perdarahan aktif pada bagian luka. Pasien sudah di laukan deep bleeding untuk menghentikan perdarahannya. Pasien tampak meringis kesakitan tampak melindungi bagian luka, tampak cemas. Tetapkan diagnose keperawatan yang paling tepat
Nyeri akut berhubungan dengan agens cedrea fisik
Nyeri akut berhubungan dengan agens cedera biologis
Nyeri akut berhubungan dengan agens cedera kimiawi
Nyeri akut berhubungan dengan agens cedera patologis
Nyeri akut berhubungan dengan agens cedera traumatic
Seorang laki-laki berusia 49 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri punggung bawah rasa nyeri pada tulang punggung bagia bawah yang terasa hingga ke bokong dan paha. Hasil pengkajian didapatkan pasien tampak meringisi kesakitan sambil memegangi punggung bagian bawahnya, tampak kesulitan untuk duduk tenang, tampak gelisah dan terlihat cemas. Tetapkan intervensi apa yang paling tepat pada kasus diatas
Lakukan pengkajian nyeri komprehensif
Ajarkan teknik relaksai dan distraksi serta pemijatan
Pertimbangkan pengaruh budaya terhadap respon nyeri
Gali pengetahuan dan kepercayaan pasien mengenai nyeri
Gunakan strategi komunikasi terapeutik untuk mengetahui pengalaman nyeri
Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke poliklinik untuk memeriksakan keadaan luka nya, pasien mengatakan sudah 3 hari mengalami luka akibat kecelakaan. Saat dilakukan pengkajian didapatkan panjang dan lebar luka sebasar 89 Cm, kedalaman luka sampai hypodermis, undermaining > 2 Cm, tepi luka jelas tidak menyatu dengan dasar luka, tipe eksudat terdapat cairan bercampur sedikit darah, tidak ada jaringan granulasi dan epitelisasi < 25%. Pasien mengeluh nyeri pada luka, tampak kemerahan, bengkak, saat palpasi teraba hangat. Tentukan diagnose keperawatan apa yang paling tepat pada kasus diatas
Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan sekresi
Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan nyeri akut
Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan hipotermia
Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan hipertermia
Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan agens cedera kimiawi
Seorang balita berusia 2 tahun dibawa ibunya ke RS A, dengan keluhan rewel, sering tidur, tidak mau menyusu, terkadang muntah, pernah kejang dan ibu mengatakan kepala anaknya semakin hari semakin membesar dan mengalami masalah pada anaknya ini sudah 5 hari. Saat dilakukan pemeriksaan penunjang terdapat produksi berlebihan cairan dalam otak, suspect hydrocepalus. Hasil pengkajian turgor kulit tidak elatis dan kering, membrane mukosa kering, suhu 38,70C dan tampak lemah. Tentukan diagnose keperawatan apa yang paling tepat
Defisien volume cairan berhubungan dengan agens farmaseutika
Defisien volume cairan berhubungan dengan asupan cairan kurang
Defisien volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan aktif
Defisien volume cairan berhubungan dengan hambatan mengakses cairan
Defisien volume cairan berhubungan dengan kurang pengetahuan tentang kebutuhan cairan
Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke klinik dengan keluhan pada wajahnya yang penuh dengan jerawat yang tidak sembuh-sembuh, pasien mengatakan mau mengobati jerawatnya karena malu dan mau meningkatkan kepercayaan diri, pasien mengatakan apabila jerawatnya hilang akan merasa puas pada dirinya dan merasa berharga. Tentukan diagnose keperawatan apa yang paling tepat
Gangguan citra tubuh
Gangguan identitas pribadi
Harga diri rendah situasional
Risiko gangguan identitas pribadi
Kesiapan meningkatkan konsep diri
Seorang perempuan umur 73 tahun, dibawa anaknya ke klinik dokter untuk memeriksakan keadaan ibunya. Ibunya menyatakan tidak mampu mencapai toilet pada waktunya berkemih, tiba-tiba kencingnya sudah keluar dan mengatakan dorongan hasrat ingin berkemih terlalu kuat apabila saatnya berkemih sehingga tidak mampu menahan sampai ke dalam toilet. Klien tidak mengkonsumsi obat apapun. Anda sebagai perawat diagnosa apa yang tepat pada kasus diatas
Inkontinensia urin dorongan berhubungan dengan asupan kafein
Inkontinensia urin dorongan berhubungan dengan penggunaan diuretik
Inkontinensia urin dorongan berhubungan dengan tekanan intra abdomen tinggi
nkontinensia urin dorongan berhubungan dengan penurunan kapasitas kandung kemih
Inkontinensia urin dorongan berhubungan dengan hiperaktivitas detrusor kontraktilitas bladder
Seorang perempuan berusia 30 tahun, sudah 4 hari dirawat di RS A. saat dilakukan pengakjian hari ke 4 pada shift pagi oleh perawat F, didapatkan data subjektif (DS) : klien mengatakan ingin dilepaskan selang perkemihannya, klien mengatakan tidak nyaman dengan adanya selang diperkemihannya, klien kurang nyenyak tidur, adapaun data objektif (DO) : klien terpasang kateterisasi, klien tampak risih dan tampak memegangi selang kateter, klien tampak gelisah, klien masih dalam anjuran dokter bedrest total. Anda sebagai perawat intervensi keperawatan apa yang tepat pada kasus diatas?
Melepaskan kateterisasi
Melakukan perawatan kateterisasi
Melakukan latihan bledder training
Membimbing relaksasi dan distraksi
Menganjurkan minum air putih yang banyak
Seorang perempuan berusia 55 tahun, sudah 8 hari menjalani pengobatan dan perawatan di RS, berdasarkan hasil pemeriksaan penunjang keadaan ginjal klien sudah tidak berfungsi secara normal untuk bertahan hidup lebih lama klien memilih dengan prosedur pembedahan yang menempatkan kateter plastic kedalam perut untuk dijadikan port akses sebagai pencucian darah. Klien merasa sedih dengan penyakit yang dialaminya, klien mengatakan malu dengan keadaanya setelah selesai pembedahan tersebut. Tampak klien terkadang melamun dan tampak gelisah dan menyendiri. Anda sebagai perawat diagnose keperawatan apa yang lebih tepat diberikan pada kasus diatas ?
Gangguan citra diri berhubungan dengan penyakit
Gangguan citra diri berhubungan dengan perubahan fisik
Gangguan citra diri berhubungan dengan kelemahan fisik
Gangguan citra diri berhubungan dengan personal hygiene
Gangguan citra diri berhubungan dengan intolransi aktivitas
Seorang perempuan berusia 29 tahun, datang ke klinik dokter untuk memeriksakan keadaanya. Klien mengatakan akhir-akhir ini sering sekali merasakan selalu haus, sering kencing dan sering makan namun badan tetap kurus, klien mengatakan cepat cape, lemah dan lesu tidak begitu bersemangat setiap pagi selalau menguap dan mengantuk. Saat dilakukan cek GDS didapatkan 205mg/dl. Menurut anda termasuk DM tipe berapa kasus diatas?
Diabetes Melitus Tipe 1
Diabetes Melitus Tipe 2
Diabetes Melitus Tipe 3
Diabetes Melitus Tipe 4
Diabetes Melitus Tipe 2
Seorang laki-laki berusia 64 tahun dibawa anaknya ke IGD, anak klien mengatakan menemukan ayah nya pingsan dikursi saat menonton TV. Anak klien mengatakan ayah nya sempat muntah dan mengeluh nyeri dada walaupun sudah beristirahat tetap mengeluh nyeri. Saat dilakukan pemeriksaan klien tampak diaphoresis, tampak pucat dan terdapat artimia saat dilakukan palpasi pada nadi, badan klien teraba panas serta napas terdengar ronki kasar dan dyspnea. Saat dilakukan pemeriksaan penunjang dengan EKG ditemukan elevasi ST dan inversi gelombang T dan terjadi gangguan gelombang Q. Anda sebagai perawat intervensi keperawatan apa yang tepat pada kasus tersebut?
Mengurangi aktifitas fisik
Menganjurkan minum air putih yang banyak
Menganjurkan berolah raga yang rutin dan teratur
Menganjurkan tirah baring selama masa pengobatan
Menganjurkan mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air
Seorang laki-laki berusia 40 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan sulit bernafas dan tubuh membengkak. Pada pengkajian yang dilakukan perawat pitting edema 5 mm dan kembali dalam 7 detik, berat badan mengalami kenaikan 5 kg selama 1 minggu. TTV: TD= 130/90 mmHg, N= 108 x/ menit, RR= 30x/ menit, T=36,80C.
Apakah tindakan kolaboratif yang dapat dilakukan perawat pada kasus tersebut?
Membatasi cairan yang masuk
Memonitor saturasi oksigen berkala
Berkolaborasi dalam pemberian deuretik
Berkolaborasi dalam pemberian antideuretik
Memberikan oksigen 5 liter per menit via nasal kanul
Seorang perempuan berusia 33 tahun dibawa ke rumah sakit karena sudah 3 hari mengalami keluhan demam, merasa tidak puas saat buang air kecil, klien menangis kesakitan saat kencing dan memegang area perut bawahnya, warna urine pekat berwarna kemerahan dan rasa terbakar pada bagian uretra. Pemeriksaan tanda vital, Tekanan darah= 130/100 mmHg, Nadi= 120 kali/ menit, T= 38oC, RR= 26 kali/ menit, skala nyeri 8 (0-10).
Apakah masalah prioritas keperawatan pada kasus tersebut?
Nyeri akut
Hipertermia
Resiko infeksi
Inkontinensia urin
Kelebihan volume cairan
Seorang laki-laki berusia 45 tahun dibawa ke IGD karena mengalami keletihan, malaise dan anorexia serta kencing sedikit. Hasil pemeriksaan AGD pH: 7, 30, PCO2: 35 mmHg, HCO3-: 18 mEq/lt. TTV: TD= 100/60 mmHg, 110x/ menit, RR= 29x/ menit, T=350C.
apa interpretasi analisa gas darah pada klien tersebut?
Asidosis metabolik
Alkalosis metabolik
Asidosis respiratorik
Alkalosis respiratorik
Asidosis respiratorik dan metabolik
Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD karena mengalami nyeri hebat di pinggul sebelah kiri dan sesak. Hasil pemeriksaan AGD pH: 7, 50, PCO2: 48 mmHg, HCO3-: 22 mEq/lt, BE: +5. TTV: TD= 100/80 mmHg, 105x/ menit, RR= 37x/ menit, T=36,80C.
apa interpretasi analisa gas darah pada klien tersebut?
Asidosis metabolik terkompenasi
Asidosis respiratorik dan metabolik
Alkalosis respiratori terkompensasi
Alkalosis metabolik tidak terkompensasi
Asidosis respiratorik tidak terkompensasi
Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke rumah sakit dengan keluhan seluruh tubuh membengkak dan berat badannya meningkat dari 50 kg menjadi 54 kg dalam waktu 1 minggu. Pada pemeriksaan fisik yang dilakukan perawat pitting edema 4 mm, klien tampak kehausan dan menghabiskan air cukup banyak namun pengeluaran urin 500 cc/ 24 jam.
Apakah masalah prioritas keperawatan pada kasus tersebut?
Pola nafas tidak efektif
Gangguan eleminasi urin
Kelebihan volume cairan
Gangguan perfusi jaringan: cardiopulmonari
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke rumah sakit karena mengalami penurunan kesadaran. Anak klien mengatakan ayahnya memiliki riwayat hipertensi sejak 3 tahun yang lalu. Pada saat pemeriksaan tingkat kesadaran mata pasien terbuka dengan rangsangan nyeri, suara yang keluar dari mulut pasien hanya mengerang dan respon motorik melokalisir terhadap stimulus nyeri.
Berapa gaslow coma Scale pada klien diatas?
E1V1M6
E2V1M5
E2V2M6
E3V5M6
E2V2M5
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke rumah sakit karena mengalami kelemahan. Anak pasien mengatakan ayahnya memiliki riwayat hipertensi sejak 3 tahun yang lalu. Pada saat pemeriksaan tingkat kesadaran adalah sadar penuh dengan GCS E4V5M6, pemeriksaan skala kekuatan otot pada ektremitas atas dan bawah dextra klien mampu melawan gravitasi dengan tahanan maksimal sedangkan pada ekstremitas atas dan bawah sinistra terdapat pergerakan namun tidak dapat melawan gravitasi.
Berapakah skala kekuatan otot pada klien diatas?
5555 2222
2222 5555
5555 3333
3333 4444
3333 5555
Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke rumah sakit karena sesak nafas. Klien memiliki riwayat tuberkulosis 1 tahun yang lalu dan telah mengikuti program OAT selama 6 bulan. Pada saat dilakukan pengkajian klien tampak menggigil, batuk produktif, terjadi deviasi trakea dextra. Pada pemeriksaan fisik dada bunyi nafas redup, taktil fremitus teraba lemah pada paru sinistra. Tanda vital, TD= 120/80 mmHg, RR=30 kali/ menit, T= 380C, Nadi= 88 kali/ menit.
Apa pemeriksaan diagnostik yang harus dilakukan dalam menegakkan diagnosa pada kasus diatas?
Biopsi pleura
Sputum BTA
Analisa gas darah
Pemeriksaan radiologi
Pengukuran fungsi paru
Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke rumah sakit karena sesak nafas. Klien memiliki riwayat tuberkulosis 1 tahun yang lalu dan telah mengikuti program OAT selama 6 bulan. Pada saat dilakukan pengkajian klien tampak menggigil, batuk produktif, terjadi deviasi trakea dextra. Pada pemeriksaan fisik dada bunyi nafas redup, taktil fremitus teraba lemah pada paru sinistra. Tanda vital, TD= 120/80 mmHg, RR=30 kali/ menit, T= 380C, Nadi= 88 kali/ menit, SPO2= 90% tanpa alat bantu nafas.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?
Intoleransi aktivitas
Ketidakefektifan pola nafas
Ketidakefektifan bersihan jalan nafas
Ketidakefektifan perfusi jaringan serebral
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke rumah sakit karena sesak nafas. Klien memiliki riwayat tuberkulosis 1 tahun yang lalu dan telah mengikuti program OAT selama 6 bulan. Pada saat dilakukan pengkajian klien tampak sesak saat berbaring telentang, menggigil, batuk produktif, terjadi deviasi trakea dextra. Pada pemeriksaan fisik dada bunyi nafas redup, taktil fremitus teraba lemah pada paru sinistra. Tanda vital, TD= 120/80 mmHg, RR=30 kali/ menit, T= 380C, Nadi= 88 kali/ menit, SPO2= 90% tanpa alat bantu nafas.
Apakah tindakan yang harus dilakukan?
Terapi oksigen
Airway suction
Terapi aktivitas
Airway management
Monitor tanda-tanda vital
Seorang laki-laki berusia 45 tahun dengan keluhan nyeri saat berkemih. Perawat melakukan pengkajian mengenai keluhan utama, adanya rasa nyeri pada bagian meatus uretra selama dan sesudah berkemih, TTV: TD=130/80 mmHg, N= 88x/ menit, RR=25x/ menit, T=380C. Klien pernah memiliki riwayat cystitis. Perawat curiga klien mengalami infeksi saluran kemih berulang.
Apakah tindakan kolaboratif perawat untuk menegakan diagnosis infeksi saluran kemih pada kasus diatas?
CT scan
Sputum BTA
Rontgen dada
USG abdomen
Pemeriksaan urinalisis
Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke poli penyakit dalam rumah sakit X dengan keluhan nyeri pada pinggang sebelah kiri sejak 1 minggu yang lalu. Klien bekerja sebagai supir angkot, klien sering minum minuman bersoda dan kafein untuk menghilangkan kantuk. Perawat akan melakukan pemeriksaan fisik ginjal.
Apakah langkah persiapan yang penting dilakukan klien pada kasus diatas?
Posisi sims
Posisi telentang
Melepas pakaian bawah
Mengosongkan vesika urinaria
Menghangatkan telapak tangan pemeriksa
Seorang laki-laki berusia 27 tahun akan melaksanakan operasi batu ginjal. Klien dilakukan pemasangan kateter pria untuk pengosongan kandung kemih sebelum operasi. Perawat telah memasukan kateter sepanjang 18 cm pada uretra dan terlihat urin keluar pada ujung selang kateter.
Apakah langkah yang selanjutnya dilakukan perawat pada prosedur pemasangan kateter pria?
Anjurkan teknik relaksasi nafas dalam
Isi ballon kateter dengan aquadest sebanyak 20 cc
Fiksasi kateter mengguakan plester pada paha klien
Masukan lagi kateter sepanjang 2 cm sambil sedikit diputar
Gantungkan urine bag pada posisi lebih rendah dari kandung kemih
Seorang laki-laki berusia 30 tahun telak menjalani operasi close fracture femur dextra 3 jam yang lalu. Klien mengatakan tidak merasakan sensasi pada kakinya, klien akan melaksanakan operasi batu ginjal. Klien dilakukan pemasangan kateter pria untuk pengosongan kandung kemih sebelum operasi. Perawat telah memasukan kateter sepanjang 18 cm pada uretra dan terlihat urin keluar pada ujung selang kateter.
Apakah langkah yang selanjutnya dilakukan perawat pada prosedur pemasangan kateter pria?
Anjurkan teknik relaksasi nafas dalam
Isi ballon kateter dengan aquadest sebanyak 20 cc
Fiksasi kateter mengguakan plester pada paha klien
Masukan lagi kateter sepanjang 2 cm sambil sedikit diputar
Gantungkan urine bag pada posisi lebih rendah dari kandung kemih
Seorang perempuan berusia 32 tahun mengalami hematuria, distensi kandung kemih dan nyeri selama serta sesudah kencing. Klien akan dilakukan pemasangan kateter wanita. Perawat sudah menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk tindakan pemasangan kateter.
Posisi apakah yang diberikan perawat untuk prosedur tersebut?
Sims
Pronasi
Litotomi
Fowler 30 derajat
Dorsal Recumbent
Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke pelayanan kesehatan, pemeriksaan fisik, RR=24 kali/ menit, T= 36,5C, Nadi= 80 kali/ menit, dengan keluhan nyeri, terdapat benjolan yang berisi cairan berwarna putih pada kulit bagian belakang tubuh pasien.
Apakah masalah prioritas keperawatan pada kasus tersebut?
Nyeri akut
Hipertermia
Resiko infeksi
Gangguan citra tubuh
Kerusakan integritas jaringan
Seorang perempuan di bawa ke IGD dengan keluhan nyeri kepala, peradangan pada jaringan otak yang berpusat pada satu area bisa menyerang lobus temporal yang mengatur fungsi memori dan bicara seseorang yang disebabakan oleh:
Autoimun
PAeradangan otak primer
Gangguan lobus frontal
SrokeHemoragik
Peradangan otak sekunder
1. Seorang perempuan berusia 35 tahun memeriksakan diri ke poli orthopedi, tanda vital, TD 100/90 mmHg, RR=20 kali/ menit, T= 370C, Nadi= 80 kali/ menit dengan keluhan nyeri, sering kebas pada pergelangan tangan dan jari sebelah kiri, gejala ini sering hilang dan timbul dan mengganggu .
Apa tindakan keperawatan yang harus dilakukan?
Terapi oksigen
Imobilisasi
Terapi aktivitas
Airway management
Monitor tanda-tanda vital
Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke rumah sakit karena terjatuh dari kamar mandi dan tidak sadarkan diri. Klien memiliki riwayat hipertensi 1 tahun yang lalu dan telah mengikuti pengobatan. Pada saat dilakukan pengkajian klien tampak tidak bisa menggerakan lengan,tungkai dan wajah sebelah kirinya,hasil ct scan tamapak ada sumbatan pada pembuluh darah di kepala pasien, Tanda vital, TD= 170/100 mmHg, RR=28 kali/ menit, T= 380C, Nadi= 88 kali/ menit.
Apa diagnosa pada kasus diatas?
Meningitis
Enshafalitis
polio
Stroke hemoragik
Stroke non heroragik
Seorang laki-laki berusia 17 tahun datang memeriksakan diri bersama orang tua dengan keluhan kulit merah karena tersiram air panas dan kulit pasien tampak melepuh dengan pemeriksaan fisik Tanda vital, RR=20 kali/ menit, T= 390C, Nadi= 80 kali/ menit.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?
Nyeri
Intoleransi aktivitas
Kerusakan integritas kulit
Ketidakefektifan pola nafas
Ketidakefektifan bersihan jalan nafas
