WorksheetsBENTUK PEMERINTAHAN
Total questions: 10
Worksheet time: 9mins
Ajaran Bentuk Pemerintahan dapat dibedakan:
Bentuk Pemerintahan menurut Ajaran Klasik dan Ajaran Modern
Bentuk Pemerintahan Presidensial
Bentuk Pemerintahan Parlementer
Bentuk Pemerintahan Republik
Bentuk Pemerintahan Monarki
Beberapa Tokoh Ilmu Negara pada zaman Klasik, kecuali ...
Leon Duguit
Plato
Aristoteles
Poliybios
Aristoteles membagi bentuk pemerintahan sebagai berikut
Monarki, Tirani, Aristokrasi, Oligarki, Politeia, anarki, Demokrasi
Aristokrasi, Oligarki, Temokrasi, Demokrasi, Tirani
Monarki, Tirani, Aristokrasi, Oligarki, Demokrasi, Okhlorasi
Monarki dan Republik
Bentuk Pemerintahan menurut ajaran modern sebagai berikut
Monarki dan Republik
Aristokrasi dan Oligarki
Temokrasi, Demokrasi, dan Tirani
Parlementer dan Presidensial
Pada umumya perbedaan Bentuk Pemerintahan Monarki dan Republik adalah
Pada bentuk pemerintahan republik, pemimpin negara dipilih oleh rakyat
Pada bentuk pemerintahan monarki, pemimpin negara dipegang secara turun temurun
Pada bentuk pemerintahan republik, pemimpin negara dipegang secara turun temurun
Pada bentuk pemerintahan monarki, pemimpin negara sipilih oleh rakyat
Sistem Pemerintahan dapat diklasifikasikan sebagai berikut
Sistem Pemerintahan Parlementer
Sistem Pemerintahan Presidensial
Sistem Pemerintahan dengan Pengawasan Langsung oleh Rakyat
Sistem Pemerintahan Monarki dan Republik
Ciri-ciri sistem pemerintahan parlementer antara lain ...
Kepala negara hanya sebagai simbol/lambang
Kepala pemerintahan dipegang oleh Perdana Menteri
Kepala negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan
Kepala pemerintahan sekaligus kepala negara
Ciri-ciri sistem pemerintahan presidensial antara lain
Penyelenggaran negara adalah presiden yang dipilih oleh rakyat
Presiden tidak bertanggung jawab kepada parlemen
Kabinet dibentuk oleh presiden
Kabinet terdiri dari para menteri dan perdana menteri sebagai pemimpin kabinet
Kelebihan dari sistem pemerintahan presidensial antara lain
Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen
Sistem pertanggungjawabannya kurang jelas
Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu
Pembuatan kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dengan legislatif
Kelebihan sistem pemerintaha parlementer
Pembuatan kebijakan dapat ditangani secara cepat
Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik jelas
Kedudukan kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen
Kabinet dapat mengendalikan parlemen
