WorksheetsSOAL UH FABEL
Total questions: 24
Worksheet time: 22mins
Monyet sudah diberi pisang oleh Pak Tani. Rupanya, ia tetap ingin pisang yang masih ada dipohonnya. Sang monyet pun memetik pisang itu.
"Dasar monyet, bisanya mencuri!" teriak Petani ketika memergoki monyet.
Watak tokoh monyet pada cerita tersebut adalah....
cerdik
malas
nakal
rakus
Raja Kuripan mempunyai dua orang putra, yaitu Raden Panji dan Raden Anom. Raden Anom lebih cerdas daripada Raden Panji. Raden Panji menjadi iri hati melihat kecerdasan Raden Anom. Oleh karena itu, ia ingin mencelakai saudaranya.
Perbedaan watak Raden Anom dan Raden Panji adalah....
Raden Anom cerdas dan Raden Panji kurang cerdas
Raden Anom disayang Raja dan Raden Panji dibenci Raja
Raden Anom tampan dan Raden Panji tidak tampan
Raden Anom adil kepada rakyatnya dan Raden Panji zalim
Ketika Ibu Malin Kundang menyapa anaknya, Malin Kundang tidak memperdulikannya. Bahkan, ia menghardik dan berlaku kasar. Sikap seperti itu membuat ibunya tanpa sadar mengeluarkan kutukan terhadap anaknya. Akhirnya, Malin Kundang berubah menjadi batu.
Amanat dalam cuplikan tersebut adalah....
surga itu ada di telapak kaki ibu
perhatikan keinginan orang tua
jangan menyakiti hati orang tua
tidak ada ibu yang tidak menyayangi anaknya
(1) Ketika Ibu Malin Kundang menyapa anaknya, Malin Kundang tidak memperdulikannya. (2) Bahkan, ia menghardik dan berlaku kasar. (3) Sikap seperti itu membuat ibunya tanpa sadar mengeluarkan kutukan terhadap anaknya. (4) Akhirnya, Malin Kundang berubah menjadi batu.
Bagian yang tidak masuk akal dalam cerita tersebut tedapat pada bagian nomor....
(1)
(2)
(3)
(4)
Pada zaman dahulu kala, ada sebuah gunung yang sangat tinggi. Para penduduk setempat menamakannya Gunung Tikus. Orang-orang mengisahkan cerita yang aneh tentang penamaan gunung ini.
Unsur yang tidak tampak pada cuplikan legenda di atas adalah....
tokoh
latar
tema
amanat
Seekor anak ayam berlari-lari di dekat parit. Induk ayam memperingatinya dengan berteriak, "Jangan berlarian di dekat parit!". Anak ayam tidak menghiraukannya, dan akhirnya terperosok ke parit.
Dilihat dari tokoh-tokohnya, cerita di atas disebut dengan....
cerita pendek
fabel
dongeng
legenda
Legenda Malin Kundang menceritakan tentang....
seorang anak miskin yang menjadi pejabat negara
seorang anak yatim piatu yang menjadi kaya raya
seorang anak yang durhaka kepada orang tuanya
seorang anak yang melupakan tanah kelahirannya
Ketika itu, Raden Banterang mengancam istrinya dengan sebilah senjata, tetapi Dewi Surati saat itu juga menceburkan dirinya ke sungai dan tenggelam. "Banyuwangi, istriku tidak bersalah!" seru Raden Banterang. Ketika itu, seketika memang tercium bau yang harum dari sungai itu.
Cuplikan di atas merupakan bagian dari jenis cerita....
fabel
legenda
mitos
dongeng
Akan tetapi, buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, dia membuka mulutnya besar-besar dan akan melahap si sulung. Si sulung melompat, menerjang buaya dengan tanduknya. Buaya menjerit kesakitan, lalu menjatuhkan dirinya ke air.
Cuplikan cerita tersebut termasuk fabel karena....
ceritanya tidak masuk akal
tokohnya biri-biri dan buaya
terjadi pada masa lalu
latarnya terjadi di hutan
"Wah, usul yang bagus sekali Bu Kucing Putih...". Ibu Kucing Belang sangat bergembira. Ia pulang ke rumah dengan wajah cerah, secerah cuaca hari itu.
Peristiwa yang diceritakan itu terjadi pada waktu....
malam hari
dini hari
pagi hari
siang hari
Pada suatu hari, Kera mencuri pisang di kebun Pak Tani, di pinggir hutan. Kera memakan pisang dengan rakus, sampai-sampai dia tak tahu kalau Pak Tani sudah berdiri di bawah pohon pisang itu.
Cuplikan cerita itu merupakan bagian....
orientasi
komplikasi
solusi
koda
"Kalau begitu , Ibu memang tidak adil!" teriak Anak Kucing Belang
Ibu Kucing Belang mengerutkan keningnya, "Tidak adil bagaimana?"
Bagian teks yang bercetak miring harus diungkapkan dengan nada....
marah
heran
sedih
kecewa
Komal tertawa melihat Kodi menerima kain itu. "Untuk apa kain sebanyak itu? Kau mau mebuat daster, piyama, atau seragam sekolah? Di mana pun seekor katak tidak memerlukan pakaian!" komentar Komal.
Dialog Komal harus diperankan dengan nada....
bercanda
meledek
riang
dengki
Dahulu kala, di Kerajaan Kahyangan, ada tujuh puteri yang sangat jelita. Nama-nama mereka diambil dari nama bunga yaitu Mawar, Dahlia, Cempaka, Tanjung, Kenanga, Melati, dan Cendana. Mereka masing-masing mempunyai kesukaan yang berbeda. Diantar mereka yang paling baik adalah si bungsu, Cendana.
Legenda mempunyai kekhasan dengan adanya urutan waktu, yakni....
dahulu kala
Kerajaan Kahyangan
tujuh puteri
si bungsu
Dahulu kala, di Kerajaan Kahyangan, ada tujuh puteri yang sangat jelita. Nama-nama mereka diambil dari nama bunga yaitu Mawar, Dahlia, Cempaka, Tanjung, Kenanga, Melati, dan Cendana. Mereka masing-masing mempunyai kesukaan yang berbeda. Diantar mereka yang paling baik adalah si bungsu, Cendana.
Kata sandang tokoh dalam cuplikan itu adalah....
si
nama
yang
Melati
Bagian cerita yang tepat ditempatkan sebagai solusi adalah...
Terima kasih atas pertolonganmu.
Demikianlah, segera Tikus itu pergi dengan pengalaman baru baginya. Ia berlari dan ingin segera melanjutkan hidupnya yang bahagia.
Ketika melepaskanmu dulu, aku tidak berpikir sama sekali bahwa suatu saat kau dapat menolongku.
Pada suatu hari, aku berniat menyebrang sungai dengan arus yang deras itu.
Akhirnya, Ja'ran memasuki goa dan ribuan tikus mengikutinya dari belakang dan terus masuk, sehingga hampir menutupi seluruh pintu goa. Tikus-tikus itu bersembunyi di dalam goa. Sejak saat itu, orang-orang tidak lagi melihat tikus satu pun, juga tidak pernah melihat Ja'ran. Demikianlah, sejak saat itu gunung itu disebut Gunung Tikus.
Kata yang berguna sebagai penanda bahwa bagian itu merupakan suatu solusi adalah....
sehingga
kemudian
sejak saat itu
demikianlah
(1) Akhirnya, Ja'ran memasuki goa dan ribuan tikus mengikutinya dari belakang dan terus masuk, sehingga hampir menutupi seluruh pintu goa. (2) Tikus-tikus itu bersembunyi di dalam goa. (3) Sejak saat itu, orang-orang tidak lagi melihat tikus satu pun, juga tidak pernah melihat Ja'ran. (4) Demikianlah, sejak saat itu gunung itu disebut Gunung Tikus.
Bukti bahwa cuplikan itu merupakan bagaian dari legenda tampak pada kalimat nomor....
(1)
(2)
(3)
(4)
Tikus semakin ketakutan. Ia mencoba memberanikan diri berbicara dengan Singa.
"Tolonglah, ampuni hamba, Tuan. Jangan bunuh hamba. Mungkin suatu saat Tuan membutuhkan hamba." Mendengar itu Singa tertawa.
Cuplikan tersebut termasuk bagian....
orientasi
komplikasi
konflik
solusi
Cerita yang didalamnya menceritakan perilaku tetapi tokohnya binatang disebut....
Fabel
Prosedur
Eksplanasi
Eksposisi
Pernyataan berikut ini yang tepat digunakan pada bagian orientasi dalam sebuah fabel adalah….
Cici akhirnya tahu ternyata Neneknya dimangsa oleh Si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam.
Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici Si Cicak bersama dengan neneknya.
Cici Si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja baik di dalam maupun di luar sarang.
Akhirnya kedua binatang yang saling bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.
Pernyataan di bawah ini yang merupakan keterangan waktu adalah….
Rini melirik jam dinding, ia gelisah adiknya belum pulang padahal matahari sudah semakin condong ke barat.
Jam alarm Rosi berbunyi sangat nyaring, namun ia masih tetap saja memejamkan matanya karena masih mengantuk.
Saat Serigala tertidur, Ibu Domba merobek perut Serigala dan mengeluarkan anak-anak Kambing yang telah dimakan Serigala jahat itu.
Pak Tani membuat jebakan di kebun wortelnya supaya Si Kancil yang suka memakan wortelnya tertangkap.
Bacalah penggalan cerita berikut!
Si Lancang sudah mulai bosan dengan kehidupan yang serba kekurangan itu. Ia mulai mengeluh. Ia tampak mulai putus asa. Berkali-kali ibunya memberi nasihat kepada si Lancang agar anaknya itu tetap tekun bekerja.
“Sabarlah, Nak. Janganlah kamu terus-terusan mengeluh. Kita memang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup kita sehari-hari. Jangan putus asa dan jangan menyerah,” begitu ibu si Lancang menasihati anak semata wayangnya itu.
Watak tokoh ibu dalam kutipan cerita tersebut adalah….
suka mengeluh
mudah putus asa
mudah menyerah
suka menasihati
Berikut ini pengungkapan komplikasi yang diawali dengan konflik batin adalah ….
Semakin lama Kuda merasa hidupnya tak berguna lagi. Dia merasa hanya merepotkan teman-temannya. Dia sangat terpuruk dengan kepergian ibunya.
Ketika Banteng sedang berada di tepi sungai untuk minum, Buaya langsung menyergapnya.
Ketika Gajah memasuki perkampungan Semut Merah, tanpa diduga pasukan Semut Merah langsung menyerangnya.
Hari berganti hari. Bulan berganti bulan. Bahkan, tahun pun silih berganti. Akan tetapi, kabar Ajisaka tidak kunjung diterima Sembada.
