NEW
Font size
Worksheetsal umuru bimaqashidiha
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Berikut potongan ayat yang sesuai dengan kaidah fiqih al umuru bimaqashidiha
وَمَن يُرِدْ ثَوَابَ ٱلدُّنْيَا نُؤْتِهِۦ مِنْهَا وَمَن يُرِدْ ثَوَابَ ٱلْءَاخِرَةِ نُؤْتِهِۦ مِنْهَا ۚ وَسَنَجْزِى ٱلشَّٰكِرِينَ
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْقَارِعَةُ
وَتَكُونُ ٱلْجِبَالُ كَٱلْعِهْنِ ٱلْمَنفُوشِ
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَٱسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابًۢا
فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Berikut adalah perbuatan yang sesuai dengan tujuan niat ibadah adalah…
Mandi sebelum berangkat sekolah
Mandi setelah pulang bekerja
Cuci tangan untuk antisipasi virus covid
Menahan lapar untuk kepentingan menjelang operasi
Menahan lapar untuk puasa senin kamis
Mengenai kaidah la tsawaba binniyah (“Tidak ada pahala kecuali dengan niat”) dalam niat wudhu ada yang mewajibkan (menjadi rukun wudhu), ulama itu adalah…..
ulama Syafi‟iyah dan Malikiyah
ulama Syafi‟iyah dan Hanabilah
ulama Ahmadiyah dan Malikiyah
ulama Hanafiyah dan Malikiyah
ulama Ahmadiyah dan Hanafiyah
Seseorang menunaikan puasa qadha` dengan ta‟yin niat puasa sunnah. Maka kesalahan semacam ini membuat tidak sah puasa yang dilakukannya. Karena menurut hukum Islam, ada tuntutan ta‟yin niat yang fungsinya membedakan antara satu ibadah dengan ibadah yang lain hal ini sesuai dengan kaidah…..
“Tidak ada pahala kecuali dengan niat”
“Dalam perbuatan yang disyaratkan menyatakan niat (ta‟yin) maka kesalahan pernyataan dapat membatalkan perbuatan tersebut.”
“Perbuatan disyaratkan ta‟arrudh niat secara global dan tidak disyaratkan ta‟yin niat secara rinci, bila ta‟yin niatnya salah maka berbahaya.”
“Suatu perbuatan yang, baik secara keseluruhan atau secara terperinci, tidak disyaratkan mengemukakan niat, bila dinyatakannya dan ternyata keliru, maka tidak berbahaya”
“Tujuan ucapan tergantung pada niat orang yang mengucapkan, kecuali dalam satu tempat, yaitu sumpah di hadapan Qadhi. Dalam kondisi ini, maksud lafadz adalah menurut niat qadhi.”
Seseorang yang shalat berjamaah diniatkan berdua saja, namun kemudian ada yang menyusul untuk ikut jama'ah , maka shalatnya tetap sah. Sebab meniatkan siapa yang menjadi makmumnya itu tidaklah disyaratkan, hal ini sesuai dengan kaidah…..
“Tidak ada pahala kecuali dengan niat”
“Dalam perbuatan yang disyaratkan menyatakan niat (ta‟yin) maka kesalahan pernyataan dapat membatalkan perbuatan tersebut.”
“Perbuatan disyaratkan ta‟arrudh niat secara global dan tidak disyaratkan ta‟yin niat secara rinci, bila ta‟yin niatnya salah maka berbahaya.”
“Suatu perbuatan yang, baik secara keseluruhan atau secara terperinci, tidak disyaratkan mengemukakan niat, bila dinyatakannya dan ternyata keliru, maka tidak berbahaya”
“Tujuan ucapan tergantung pada niat orang yang mengucapkan, kecuali dalam satu tempat, yaitu sumpah di hadapan Qadhi. Dalam kondisi ini, maksud lafadz adalah menurut niat qadhi.”
Jika ada seorang anak diabsen oleh gurunya dengan nama Dita Leni Rafia sedang maksudnya adalah memanggil namanya bukan menyuruh anak tersebut untuk ditaleni rafia ( yang dalam bahasa jawanya berarti diikat dengan tali rafia) maka itu bukan perintah untuk mengikat anak tersebut, melainkan semata- mata hanya memanggil nama siswa tersebut, hal ini sesuai dengan kaidah…..
“Tidak ada pahala kecuali dengan niat”
“Dalam perbuatan yang disyaratkan menyatakan niat (ta‟yin) maka kesalahan pernyataan dapat membatalkan perbuatan tersebut.”
“Perbuatan disyaratkan ta‟arrudh niat secara global dan tidak disyaratkan ta‟yin niat secara rinci, bila ta‟yin niatnya salah maka berbahaya.”
“Suatu perbuatan yang, baik secara keseluruhan atau secara terperinci, tidak disyaratkan mengemukakan niat, bila dinyatakannya dan ternyata keliru, maka tidak berbahaya”
“Tujuan ucapan tergantung pada niat orang yang mengucapkan, kecuali dalam satu tempat, yaitu sumpah di hadapan Qadhi. Dalam kondisi ini, maksud lafadz adalah menurut niat qadhi.”
Berikut contoh yang tepat untuk kaidah ”yang dipertimbangkan dalam transaksi adalah maksud dan makna, bukan lafal dan bentuk ucapan.”.....
Memanggil nama seseorang dengan namanya “ Mall- ing” yang bukan berarti menuduh pencuri
Ucapan Hasna ketika sedang ngelindur dalam tidurnya tidak seperti yang dimaksud karena diucapkan ketika dalam keadaan tidak sadar
Mengucapkan niat ketika sedang berwudhu
Menahan lapar ketika sedang diet
Mandi untuk kesehatan
Berikut contoh yang tepat untuk kaidah “Tidak ada pahala kecuali dengan niat” tentang perbuatan ibadah yang bernilai pahala…..
Memberikan sembako kepada tetangga tanpa niat shadaqah
Saat haul zakat pak Zuhri memberikan uang sepuluh juta kepada fakir miskin tanpa niat zakat
Saat khaul zakat pak Zuhri memberikan uang sepuluh juta kepada fakir miskin dengan niat zakat
Mandi pagi sebagai ritual kesehatan tanpa niat mandi wajib maupun sunnah
Sering mencuci tangan untuk protocol kesehatan new normal pencegahan covid 19
Berikut contoh yang tepat untuk perbuatan yang bernilai ibadah sesuai niat dengan kaidah “Dalam perbuatan yang disyaratkan menyatakan niat (ta‟yin) maka kesalahan pernyataan dapat membatalkan perbuatan tersebut.”
Melafaldkan Niat shalat dhuhur padahal sedang shalat maghrib
Saat khaul zakat pak Zuhri memberikan uang sepuluh juta kepada fakir miskin tanpa niat zakat
Saat khaul zakat pak Zuhri memberikan uang sepuluh juta kepada fakir miskin dengan niat zakat
Mandi pagi sebagai ritual kesehatan tanpa niat mandi wajib maupun sunnah
Sering mencuci tangan untuk protocol kesehatan new normal pencegahan covid 19
Berikut contoh yang tepat untuk perbuatan yang bernilai ibadah sesuai niat dengan kaidah “Perbuatan disyaratkan ta‟arrudh niat secara global dan tidak disyaratkan ta‟yin niat secara rinci, bila ta‟yin niatnya salah maka berbahaya.”
Niat shalat di rumah tetapi shalatnya di mushala
niat shalat jenazah laki- laki padahal jenazahnya perempuan
Saat khaul zakat pak Zuhri memberikan uang sepuluh juta kepada fakir miskin tanpa niat zakat
Saat khaul zakat pak Zuhri memberikan uang sepuluh juta kepada fakir miskin dengan niat zakat
Memanggil nama seseorang dengan namanya “ Mall- ing” yang bukan berarti menuduh pencuri
